Sabtu, 14 Oktober 2017

AUDIO - Tema : (Bab 19) Kuburan Bukan Tempat Ibadah [ Diambil Dari Pembahasan Kitab Fathul Majid Syarh Kitabut Tauhid ]

💽🔊 Audio Rekaman Muhadhoroh Ilmiah Purwokerto

📆 Sabtu, 24 Al-Muharrom 1439 H / 14 Oktober 2017 M

💺 Pemateri : Al-Ustadz Abu Ibrohim Muhammad 'Umar As-Sewed حفظه الله تعالى

📚 Tema : (Bab 19) Kuburan Bukan Tempat Ibadah [ Diambil Dari Pembahasan Kitab Fathul Majid Syarh Kitabut Tauhid ]

🕌 Tempat : Masjid Agung Baitussalam Purwokerto

----------------------

☎ Informasi :
👤+62 857 2652 6662 [Abu Fariha]
👤+62 857 4262 8686 [Abu Umamah Sisno]​​​

🏢 Penyelenggara : Ma’had Al Faruq As-Salafy Purwokerto
🌍 www.alfaruq.net

-------------------

📂 Sesi 1 || http://bit.ly/2yoPWcT || 40.46
📂 Sesi 2 || http://bit.ly/2yn6JNj || 42.42
📂 Sesi TJ || http://bit.ly/2ynTzQ0 || 14.07

🌐 https://alfaruq.net/audio-kajian-islam-ilmiah-purwokerto-24-muharrom-1439-h/

Diperbolehkan Menggandakan/mengcopy Dengan tujuan Berda’wah, Bukan untuk tujuan komersil

:: Semoga Bermanfaat ::
:::: بارك الله فيكم ::::

© Tasjilat Al Faruq As-Salafy Purwokerto || www.alfaruq.net || http://t.me/Tasjilat_Al_Faruq

📝💻 Majmu'ah Hikmah Salafiyyah || ▶ https://t.me/hikmahsalafiyyah
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Selasa, 10 Oktober 2017

HUKUM BERBISNIS DENGAN HIZBIYYUN

➖➖➖➖➖➖➖➖➖
🚇HUKUM BERBISNIS DENGAN HIZBIYYUN
➖➖➖➖➖➖➖➖➖

_Asy-Syaikh Al-'Allamah 'Ubaid bin 'Abdillah Al-Jabiry hafizhohulloh_

❓PERTANYAAN:

Semoga Allah Subhanahu wa ta’ala membalas anda dengan kebaikan dan juga menjaga Anda. Apakah boleh melakukan kerjasama dengan hizbiyyun dalam urusan dunia, misalnya dagang?

Beberapa pemuda melakukan hal ini dan mereka berkata: _“Saya tidak melakukan kerja sama dengan mereka kecuali dalam urusan dunia saja.”_

✏JAWABAN:

☝🏻 "Saya katakan, jika Anda mampu menjauhi dari ahli bid’ah hingga Anda tidak melakukan kerjasama apapun dengan mereka, baik urusan agama maupun dunia, maka lakukanlah.

Dalam urusan agama, mereka seringnya berupaya untuk mengarahkan semua aktivitasnya kepada aktivitas dakwah.
✋ *Karena itu, jangan sekali-kali kita mengakomodasi mereka.*
Diantaranya jangan bantu mereka dalam mendirikan Masjid atau menerbitkan buku-buku mereka yang dengan itu kebid’ahan akan makin menyebar.
✋ *Jangan pernah hal ini dilakukan, selamanya.*

Karena bila ada orang yang bekerjasama dengan mereka (dalam urusan agama) dalam keadaan ia tahu keadaan mereka,
👉🏻 maka ia sama saja dengan mereka, baik ia menyadarinya atau tidak.

🛒Sedangkan dalam urusan dunia,
*jika Anda memang dalam keadaan membutuhkan (kerjasama tersebut) dalam keadaan Anda adalah orang yang kokoh aqidahnya, kokoh dalam memegang Sunnah dan keras dalam menyikapi kebid’ahan,*
maka tidak mengapa untuk dilakukan (kerjasama tersebut) sekedar sesuai kebutuhan.
⚠Namun harus tetap diperhatikan untuk tidak terlalu jauh berhubungan dengan mereka.
 
🌹Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

المرء على دين خليله فلينظر أحدكم من يخالل

_“seseorang itu tergantung kepada agama teman dekatnya. Maka lihatlah kepada siapa mereka berteman.”_
 
Ini adalah permasalahan yang berbahaya.

▪Berapa banyak orang yang "menghilang" (dari dakwah) disebabkan masalah dunia, dia semakin jauh hingga akhirnya menjadi musuh dakwah.

▪Atau berapa banyak orang yang kehilangan kecemburuan (ghiroh) terhadap agama, kehilangan sikap wala’ dan baro’ (disebabkan pergaulan dalam masalah dunia).
 
🚲 Jika Anda ingin bekerjasama dengan ahli bid’ah (hizbiyyun) dalam keadaan Anda menjadikannya sebagai pekerja dan Anda menjadi atasan bagi dia, maka tidak ragu lagi bahwa hal ini lebih aman.

⚠ Namun tetaplah berhati-hati dari dia dan jadikan kerjasama ini semata hanya dalam urusan dunia.

❌ Jangan sampai Anda merasa nyaman (akrab) dengannya, hingga akhirnya terbuka kesempatan bagi dia untuk mengajak Anda melakukan kerjasama yang bersifat agama atau dakwah.
 
✔ Jika Anda mampu untuk mencukupkan diri tidak bekerjasama dengan mereka dengan beralih kepada yang lain, wahai para Salafiyyin, maka ini akan lebih memuliakan Anda.

*Sesuatu yang lebih saya sukai adalah bila Anda tidak menjalin kerjasama dengan hizbiyyun, orang-orang revolusioner (yang hobi mengkritik pemerintah-pent), ataupun ahli bid’ah.* 

(Diambil dari al-Haddul Fashil Baina Muamalah Ahlus Sunnah wa Ahlil Bathil, pertanyaan no. 3)

Dinukil dari:
Majalah Al-Fawaaid Edisi 04
http://bit.ly/29OTvwj

AMBILAH PELAJARAN, WAHAI ORANG YANG BERAKAL

Forum Salafy Purbalingga:
🌌 Renungan...!!

🌷✔AMBILAH PELAJARAN, WAHAI ORANG YANG BERAKAL...

📆Dihikayatkan bahwa ada seorang bernama "Bahlul" seorang lelaki gila pada masa khilafah abbasiyyah Harun ar Rasyid...

🌈Pada suatu hari, Khalifah Harun ar Rasyid melewatinya, dalam keadaan Bahlul sedang duduk di salah satu kuburan.

🔸Maka khalifah Harun berkata kepadanya:
"Wahai Bahlul...Wahai Majnun...kapan kamu akan berakal?!

🌴🔹Maka Bahlul pun lari kemudian memanjat pohon yang paling tinggi, kemudian iapun menyeru kepada Harun dengan suara yang paling tinggi:
"Ya Harun...ya Majnun...kapan engkau akan berakal?.

🔸🌾Maka Harun pun menghampirinya di bawah pohon, dalam keadaan beliau menunggang di atas kudanya dan berkata kepada Bahlul:
"Aku yang gila ataukah engkau yang duduk di atas kuburan?

🔹Maka Bahlul berkata kepadanya:
"Bahkan aku orang yang berakal !!
🔸Berkata Harun:
"Bagaimana bisa demikian?!

🔹Berkata Bahlul:
"Dikarenakan aku mengetahui bahwa ini semua akan lenyap (sambil mengisyaratkan ke istana Harun).
Adapun ini akan kekal (sambil mengisyaratkan ke kubur).
Akupun sudah terbiasa tinggal di sini, sebelum aku akan benar-benar akan tinggal di sini (kuburan).

Sementara engkau terbiasa hidup di istanamu.
Engkau pun meninggalkan dari mengingat kubur, engkau juga tidak suka untuk berpindah dari istana kepada kehancuran, dalam keadaan engkau mengetahui bahwa itulah tempat kembalimu. Bukan perkara yang mustahil, tapi pasti...
🔹Bahlul pun menimpali: "Maka katakan kepadaku, siapa orang yang GILA?!

🔰💦Maka Harun ar Rasyid pun bergetar hatinya, kemudian menangis sampai basah jenggotnya.
Lalu berkata: "Sungguh engkau benar..."

🔸Kemudian Harun berkata:
"Tambahkanlah kepadaku nasihat wahai Bahlul !!"

🔹Bahlul pun berkata:
"Cukup bagimu Kitabullah, berpegang teguhlah dengannya!!"

🔸Harun berkata:
"Apakah engkau memilki kebutuhan, sehingga aku akan memenuhinya untukmu?"

🔹Bahlul berkata:
"Iya. Aku punya 3 kebutuhan...
Kalau engkau mampu untuk memenuhinya, maka aku akan sangat berterima kasih kepadamu.
🔸Berkata Harun:
Mintalah !!

🔹Berkata Bahlul:
"Apakah engkau mampu untuk menambah umurku?!
🔸Harun menjawab:
"Aku tidak mampu."

🔹Bahlul berkata lagi:
"Apakah engkau mampu menjagaku dari malakul maut!!
🔸Harun menjawab:
"Aku tidak mampu."

🔹Bahlul berkata:
"Apakah engkau mampu untuk memasukkanku ke dalam al Jannah dan menjauhkan aku dari an Naar?!
🔸Harun pun menjawab:
"Aku tidak mampu..."

🔹Berkatalah Bahlul:
"Maka ketahuilah, engkau hanyalah seorang raja dunia...engkau bukanlah Raja yang sesungguhnya (Allah ta'ala).
Aku tidak butuh kepadamu.

📕Uqalaul Majanin-Abul Qasim al Hasan bin Muhammad bin Habib an Naisaburiy (Wafat 406H).

=======
🔰🌠Forum Salafy Purbalingga

↗JOIN dengan kami di chanel:
http://tlgrm.me/ForumSalafyPurbalingga