Senin, 20 November 2017

FENOMENA ADZAN KETIKA PEMAKAMAN

⚖ FATWA ULAMA ⚖

════════════════════

📢💦🥀 FENOMENA ADZAN KETIKA PEMAKAMAN

✒ asy-Syaikh al-Muhaddits Muqbil bin Hadi rahimahullah

☎ Pertanyaan :
Apa Hukum menyuarakan ADZAN ketika pemakaman mayit ❓

📞 Jawaban :

⚠ Termasuk bid'ah dan tidak ada dalilnya.❗

👉🏼 Yang dituntunkan ketika memasukkan mayit ke kuburan adalah :

[•••Bismillah wa 'ala millati rasulillah -shallallahu alaihi wa ala alihi wa sallam•••]

👋🏼 Kemudian setelah pemakaman mengatakan :

(...Mintalah keteguhan untuk saudara kalian karena dia sekarang sedang ditanya...)

☝🏻 Demikianlah yang diriwayatkan dari Nabi shallallahu alaihi wa alihi wa sallam.

📜 Sumber : As'ilah Syabab Qoryah as-Sa'id

•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••

✒ من فتاوى العلامة مقبل الوادعي :

السؤال
ما حكم الأذان عند دفن الميت ؟

الجواب

يعتبر بدعة ؛ لم يثبت 
والذي ثبت أنه عند إدخال الميت القبر يقال : بسم الله ، وعلى ملة رسول الله - صلى الله عليه وعلى آله وسلم - ، وبعد دفنها يقال : سلوا لأخيكم التثبيت فإنه الآن يُسأل ، هذا هو الذي ورد عن النبي  صلى الله عليه وعلى آله وسلم  .

📜 من شريط : ( أسئلة شباب قرية السعيد )

•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••

✍🏻WhatsApp
Ⓚ①ⓉⒶ🌏ⓈⒶⓉⓊ
Channel Ⓚ①Ⓣ
https://bit.ly/KajianIslamTemanggung

📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ]  Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2

📩. Share >> http://telegram.dog/KEUTAMAANILMU

≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

Sabtu, 18 November 2017

DUA FAIDAH MEMPERLUAS KATA TATKALA BERDOA


💾 “DUA FAIDAH MEMPERLUAS KATA TATKALA BERDOA”

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam berkata di dalam sujudnya:

(( اللَّهُمَّ اغْفِرْ لي ذَنْبِي كُلَّهُ : دِقَّهُ وَجِلَّهُ ، وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ ، وَعَلاَنِيَتَهُ وَسِرَّهُ ))

”Ya Allah Ampunilah dosaku seluruhnya, yang kecil dan besarnya, awal dan akhirnya, yang terang dan tersembunyi.” H.R. Muslim dan Abu Daud.

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata:

“Di sini sudah ditentukan tempat dari dzikir ini yaitu ketika sujud.

Dan hadits ini ada penjabaran (kata-kata doa) di dalamnya. Dengan mengingat bahwa mungkin bagi Nabi –shalallahu ‘alaihi wasallam- untuk berkata “Ya Allah ampunilah aku” saja. Dan bisa pula untuk beliau tidak menyebut “dosa” (dalam doanya) karena memohon ampunan tidak lain pasti terkait dengan dosa.

Namun dalam menjabarkan (kata dalam  doa) terkandung dua hal:

1⃣ Pertama:

Bahwa manusia berada di hadapan Rabbnya ketika sedang berdoa -dan seorang mukmin mencintai Rabbnya- dan memperpanjang berposisi (doa) di hadapan Allah ‘azza wa jalla sangat menunjukkan sifat cinta (kepada-Nya).

2⃣ Kedua:

Bahwa ia merasakan kehadiran dosa-dosanya. Sebab ada dosa yang besar dan kecil, terdahulu dan akan datang. Sehingga perincian (dalam doa memohon ampunan) tidak diragukan lebih kuat efeknya (bagi jiwa) daripada (ucapan doa yang)global.

Dan beranjak dari ini, ia akan lebih khusyuk dalam doanya dan lebih bersih (jiwanya) dalam permohonan (ampunan).

📖 At-Ta’liq ‘alal Muntaqo min Akhbaaril Musthofa: 1/ 407.

🔖 Faidah dari al-Ustadz Abu Yahya Abdullah al Maydaniy hafizhahullah

•••┈••••○❁📖❁○••••┈•••

📠 Dikutip dari channel @salafybaturaja

🚀 Dipublikasikan oleh:
👉🏿 http://bit.ly/telegramTIC
👉🏿 http://bit.ly/websiteTIC

📚 WA Tholibul Ilmi Cikarang
______________________________

JENIS-JENIS TAWASSUL YANG DISYARIATKAN DAN UPAYA AHLUL BIDA' UNTUK MENGHIDUPKAN BUDAYA JAHILIYYAH KETIKA MEREKA MENAMAKAN KESYIRIKAN DENGAN NAMA TAWASSUL

📖🌘⚠️JENIS-JENIS TAWASSUL YANG DISYARIATKAN DAN UPAYA AHLUL BIDA' UNTUK MENGHIDUPKAN BUDAYA JAHILIYYAH KETIKA MEREKA MENAMAKAN KESYIRIKAN DENGAN NAMA TAWASSUL

🌼Asy Syaikh Al Allamah Muhammad Aman Al Jamy rahimahullah berkata :

"وقد ثبت بالإستقراء أن التوسل يطلق ويستعمل في المعاني التالية :
أولا : طلب الدعاء من الحي الصالح.
ثانيا : التقرب إلى اللّٰه بالإيمان والعمل الصالح والتقوى.
ثالثا : دعاء العبد ربه بالأعمال الصالحة خالصة لله، ودعاؤه بأسمائه الحسنى".

"Telah tetap berdasarkan penelitian (terhadap nash-nash Al Quran dan As Sunnah) bahwa tawassul digunakan dengan beberapa makna berikut :

✔️Yang pertama : Meminta doa dari orang shalih yang masih hidup.

✔️Yang kedua : Mendekatkan diri kepada Allah dengan cara beriman dan beramal shalih serta bertakwa kepadaNya.

✔️Yang ketiga : Seorang hamba berdoa kepada Rabbnya dengan menyebutkan amalan-amalan shalih yang murni ia tujukan kepada Allah dan berdoa kepadaNya dengan menyebut nama-namaNya yang husna".

📚Majmu'ur Rasail hal. 101.

⚪️Asy Syaikh Al Allamah Rabi' Bin Hadi Al Madkhaly hafizhahullah berkata :

"Tawassul dengan iman dan amalan yang shalih dan tawassul dengan nama-nama Allah dan sifat-sifatNya serta perbuatan-perbuatanNya yang mengandung hikmah merupakan jenis-jenis tawassul yang terbesar, dan sungguh Allah telah menyebarkan penyebutan jenis-jenis tawassul tersebut di banyak ayat dalam Al Quran.
Dan jenis-jenis tawassul ini telah dimatikan di dalam benak Ahlul Bida' hingga tawassul tatkala disebutkan tidaklah terpalingkan kecuali kepada amalan-amalan kebatilan dan kesyirikan serta amalan-amalan yang rendah dan hina".

📚Min Shifaatil Abrar hal. 33

🌏Sumber : https://mobile.twitter.com/DrRabeeM/status/854710033908674560/photo/1

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
telegram.me/dinulqoyyim