Rabu, 18 April 2018

DO'A KEBAIKAN DUNIA DAN AKHIRAT

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
*DO'A KEBAIKAN DUNIA DAN AKHIRAT*

اللَّهُمَّ إنِّي أسْألُكَ الهُدَى ، والتُّقَى ، والعَفَافَ ، والغِنَى

"Allahumma inni as-alukal huda wat tuqo wal ‘afaf wal ghina.”
(HR. Muslim no. 2721)

Syaikh As-Sa'di berkata :
"Do'a ini mencakup kebaikan dunia dan akhirat".

1⃣ *Al-Huda.*
    Menurut bahasa adalah petunjuk/alamat.
Menurut istilah syari'at adalah sebuah bimbingan menuju jalan kebenaran,yaitu jalannya Alloh dan RosulNya.

    Hidayah ada 2 macam :
1. *Hidayah Taufik dan Ilham.*
    Yaitu sebuah hidayah yang bersumber dari Alloh yang berkaitan dengan hati seorang hamba.
( Hidayah yang Alloh berikan secara langsung kepada hambaNya tanpa perantara ).
*Contoh*
* Seseorang diberi hidayah menjadi muslim.
* Berkaitan dengan sunnah,yaitu bisa mengamalkan sunnah (ahlussunnah).
* Dimudahkan dalam mendatangi majelis ilmu.
* Mudah menerima nasehat apabila dia tergelincir dalam kesalahan.

2. *Hidayah Bayan dan Irsyad.*
    Sumbernya dari Alloh tetapi melalui perantara makhlukNya.,yaitu sangat erat hubungannya dengan ilmu nafi '

2⃣ *At-Tuqo.*
     Menurut bahasa adalah berlindung/takut.
Menurut istilah syari'at adalah mengamalkan keta'atan kepada Alloh diatas cahaya,dibawah bimbingan Alloh dan RosulNya.
Meninggalkan kemaksiatan kepada Alloh diatas cahaya,dibawah bimbingan Alloh dan RosulNya.

3⃣ *Al-Afaf.*
     Menurut bahasa adalah menjaga kehormatan.
Menurut istilah syari'at adalah  mencakup ;
* menjaga aurot.
* menjaga aib diri sendiri maupun orang lain.
* tidak meminta-minta atau bergantung kepada orang

4⃣ *Al-Ghina.*
     Menurut bahasa adalah merasa cukup.
Menurut istilah syari'at adalah dicukupkan oleh Alloh dari apa yang ada di sisi manusia,selalu merasa cukup ketika Alloh memberinya harta sedikit atau pun banyak.
Merasa cukup dibagi menjadi 2 :
* *Terpuji.*
   Merasa cukup dengan pemberian Alloh.
* *Tercela.*
   Merasa cukup dari ibadah yang dia lakukan.

*( Faedah dari kitab Bahjatu Qulubil Abror karya Syaikh As-Sa'di yang disampaikan Ust.Abu Tholhah ).*

      ✏ *Majelis Ta'lim Gresik* 📚

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

BACAAN ISTIFTAH YANG 12 MALAIKAT BEREBUT MENGANGKAT KE LANGIT

💐📝 *BACAAN ISTIFTAH YANG 12 MALAIKAT BEREBUT MENGANGKAT KE LANGIT*

وَحَدَّثَنِى زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَخْبَرَنَا قَتَادَةُ وَثَابِتٌ وَحُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَجُلاً جَاءَ فَدَخَلَ الصَّفَّ وَقَدْ حَفَزَهُ النَّفَسُ فَقَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ. فَلَمَّا قَضَى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- صَلاَتَهُ قَالَ « أَيُّكُمُ الْمُتَكَلِّمُ بِالْكَلِمَاتِ ». فَأَرَمَّ الْقَوْمُ فَقَالَ « أَيُّكُمُ الْمُتَكَلِّمُ بِهَا فَإِنَّهُ لَمْ يَقُلْ بَأْسًا ». فَقَالَ رَجُلٌ جِئْتُ وَقَدْ حَفَزَنِى النَّفَسُ فَقُلْتُهَا. فَقَالَ « لَقَدْ رَأَيْتُ اثْنَىْ عَشَرَ مَلَكًا يَبْتَدِرُونَهَا أَيُّهُمْ يَرْفَعُهَا ».

📚 (al-Imam Muslim menyatakan) telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb (ia berkata) telah menceritakan kepada kami Affaan (ia berkata) telah menceritakan kepada kami Hammad (ia berkata) telah mengkhabarkan kepada kami Qotadah dan Tsabit dan Humaid dari Anas _radhiyallahu anhu_ bahwasanya seorang laki-laki datang dan masuk shaf dengan nafas tersengal. Ia berkata: *Alhamdulillahi hamdan katsiiron thoyyiban mubaarokan fiih* (segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, baik, lagi diberkahi padanya). Ketika Rasulullah shollallahu alaihi wasallam menyelesaikan sholatnya, beliau bersabda: Siapakah di antara kalian yang mengucapkan kalimat-kalimat itu? Orang-orang terdiam. Nabi berkata: Siapa di antara kalian yang mengucapkan ucapan itu, sesungguhnya yang diucapkannya tidak mengapa (bukan dosa). Orang tadi berkata: Aku datang dengan nafas tersengal dan mengucapkan hal itu. Nabi menyatakan: Sungguh aku melihat ada 12 Malaikat berlomba menjadi siapakah yang akan mengangkat (ucapan itu ke langit, -pent)
(H.R Muslim dalam Kitab al-Masaajid wa Mawaadhi’us Sholaah)

📜 *Penjelasan dan Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Hadits tersebut, di antaranya* :

1⃣ Salah satu bacaan istiftah setelah takbiratul ihram yang disunnahkan adalah: Alhamdulillahi hamdan katsiiron thoyyiban mubaarokan fiih. Bacaan yang pendek namun keutamaannya besar. Sampai 12 Malaikat berebut mengangkatnya ke langit.

2⃣ Perbuatan ibadah Sahabat Nabi yang mendapat persetujuan dari Nabi, tidak diingkari oleh beliau, menjadi Sunnah yang bisa diamalkan orang setelahnya.

3⃣ Amal kebaikan dan ucapan yang baik, seperti dzikir, baca alQuran, dan semisalnya, akan diangkat naik menuju Allah. Sebagaimana juga disebutkan dalam Firman Allah :

...إِلَيْهِ يَصْعَدُ الْكَلِمُ الطَّيِّبُ وَالْعَمَلُ الصَّالِحُ يَرْفَعُهُ...

"Kepada-Nya lah naik ucapan yang baik dan amal sholih diterima olehNya..."
(Q.S Faathir ayat 10)

4⃣ Hadits tersebut dan juga surat Fathir ayat ke-10 itu adalah satu dari sekian banyak dalil yang menunjukkan ketinggian Allah Ta’ala. Dialah Yang Maha Tinggi di atas segalanya. Allah Maha Tinggi dalam Dzat-Nya, keagungan, maupun Sifat-SifatNya.

5⃣ Para Malaikat adalah makhluk yang taat sekaligus bergegas, tangkas, cepat dalam menjalankan ketaatan itu. Tidak sekedar taat, namun cepat menjalankannya, bahkan mereka berlomba manakah yang terlebih dahulu mampu mempersembahkan kebaikan menuju Allah Ta’ala.

✍🏻 _Ustadz Abu Utsman Kharisman_ حفظه الله

➖ ➖ ➖ ➖ ➖
🕌 _“Tetap hadir di majelis ilmu syar'i (tempat pengajian) untuk meraih pahala dan barokah lebih banyak dan lebih besar, insyaAllah.”_

📲 *JOIN TELEGRAM* :
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
*Fawaaid, Info Khatib Jum'at & Kajian Dauroh (Tabligh Akbar) di BARLINGMASCAKEB dan Sekitarnya* :
📚 https://telegram.me/Riyadhus_Salafiyyin

*Unduh Video Fawaid, Audio Kajian/Dauroh* :
📥 https://telegram.me/AKSI_AudioKajianSalafyIndonesia

Jumat, 13 April 2018

HENDAKLAH NIATKAN UNTUK MENDAPAT PAHALA DARI ALLAH TA'ALA

...📜Renungan Untuk Para Suami ....

📁💰HENDAKLAH NIATKAN UNTUK MENDAPAT PAHALA DARI ALLAH TA'ALA

🔸Dari Ka'b bin 'Ujrah radhiyallahu 'anhu, ia mengisahkan,

"🛡Ada seseorang melewati Nabi ﷺ dan para sahabatnya. Mereka melihat kesabaran dan jiwa semangat orang itu. Kemudian para sahabat berkata kepada Nabi ﷺ :

🗂
"Wahai Rasulullah ﷺ seandainya hal ini (jiwa semangatnya) ia peruntukkan (berperang/jihad) di jalan Allah Ta'ala.

🔸Maka Rasulullah ﷺ menjawab,

*"إنْ كَانَ خَرَجَ يَسْعَى عَلَى وَلَدِهِ صِغَارًا، فَهُوَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ،*

📁
Apabila dia keluar (rumah) untuk berusaha (mencari penghasilan)  karena anaknya yang masih kecil, maka itu di jalan Allah Ta'ala.

*وَإِنْ كَانَ خَرَجَ يَسْعَى عَلَى أَبَوَيْنِ شَيْخَيْنِ كَبِيرَيْنِ فَهُوَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ,*

📁
Apabila dia keluar (rumah) berusaha (mencari penghasilan) karena kedua orang tuanya yang sudah tua renta, maka itu di jalan Allah Ta'ala.

*وَإِنْ كَانَ خَرَجَ يَسْعَى عَلَى نَفْسِهِ يُعِفُّهَا فَهُوَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ،*

📁
Apabila dia keluar (rumah) untuk berusaha (mencari penghasilan) bagi dirinya dalam rangka menjaga sifat 'iffahnya (menjaga kehormatan untuk tidak minta-minta), maka itu adalah di jalan Allah
Ta' ala.

*وَإِنْ كَانَ خَرَجَ يَسْعَى رِيَاءً وَمُفَاخَرَةً فَهُوَ فِي سَبِيلِ الشَّيْطَانِ.*

📁
Apabila dia keluar (rumah) untuk berusaha (mencari penghasilan) karena riya dan bangga, maka itu di jalan setan".

📚HR. Ath Thabrani dan disahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jami'.

🔸Rasulullah ﷺ bersabda,

*(( دِينَارٌ أنْفَقْتَهُ في سَبيلِ اللهِ، وَدِينار أَنْفَقْتَهُ فِي رَقَبَةٍ، وَدِينارٌ تَصَدَّقْتَ بِهِ عَلَى مِسْكِينٍ، وَدِينَارٌ أنْفَقْتَهُ عَلَى أهْلِكَ، أعْظَمُهَا أجْرًا الَّذِي أَنْفَقْتَهُ عَلَى أهْلِكَ))*

💡
"Dinar yang engkau infakkan di jalan Allah, dinar yang engkau infakkan untuk membebaskan budak, dinar yang engkau sedekahkan untuk orang yang miskin dan dinar yang engkau infakkan untuk keluargamu, maka yang paling besar pahalanya adalah yang engkau infakkan untuk keluargamu."

📚 Shahih Muslim, no. 995.

↪Dalam hadits ini terkandung faedah,

🎗
"Bahwa nafkah yang wajib, lebih besar pahalanya daripada nafkah yang bersifat sunnah."

🔸Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah mengungkapkan,

طلبُ الحلال ، والنفقة على العيال ؛ بابٌ عظيم لا يعدِلُه شيﺀٌ مِن أعمال البرِّ .

📁💰
"Mencari yang halal dan memberikan nafkah kepada keluarga adalah perkara yang agung, tidak ada sesuatu pun yang bisa menandingi dari amal kebaikan (dari amalan yang bersifat sunnah) ".

📚Al Imanul Ausath hal. 609.

📤Sumber:
@ForumSalafyPurbalingga
------------💎------------
🔑 Arsip Fawaid Ilmiyah:
https://telegram.me/fawaidsolo
------------💎------------
📬. Share > http://telegram.me/KEUTAMAANILMU