Sabtu, 08 Juli 2017

AL IKHWANUL MUSLIMUN DALAM PANDANGAN ASY SYAIKH MUHAMMAD AMAN AL JAMI RAHIMAHULLAH


💥⛔️🔥⚠️

AL IKHWANUL MUSLIMUN DALAM PANDANGAN ASY SYAIKH MUHAMMAD AMAN AL JAMI RAHIMAHULLAH

🌹Asy Syaikh Al Allamah Muhammad Amad Al Jami رحمه الله berkata :

"Kelompok Al Ikhwanul Muslimun ibarat seorang laki-laki yang membangun masjid di pasar yang penuh dengan manusia kemudian ia berdiri diantara mereka mengajak mereka untuk melakukan shalat dengan mengatakan : "Hendaknya masing-masing orang datang sesuai kondisinya masing-masing, orang yang berwudhu' datang dalam kondisi telah  berwudhu', orang yang mengalami hadats datang dalam kondisi berhadats bahkan wanita yang sedang mengalami haidh dan nifas", dikarenakan kita tidak ingin membantah seorangpun, sebab tujuan kita adalah menciptakan masyarakat islami yang umum dan menyeluruh dan kita semua adalah saudara sesama muslim, dan tidak ada faktor pendorong untuk bersikap keras, dikarenakan sikap keras bisa memecah belah shaf-shaf kaum muslimin".

📑Majallatul Jami'atul Islamiyyah hal 283 edisi 56/1402

🌼Asy Syaikh Usamah Bin Su'ud Al Amry berkata :

"وصف شيخنا العلامة محمد أمان الجامي رحمه الله لفرقة اﻹخوان المسلمين قبل ٣٥ سنة فهذه المقالة منذ عام ١٤٠٢ هجريا فما أحسن أثر علماء السنة على الناس".

"Guru kami Asy Syaikh Al Allamah Muhammad Aman Al Jami rahimahullah menyifati kelompok Al Ikhwanul Muslimun 35 tahun yang lalu, ucapan ini beliau ucapkan semenjak tahun 1402 Hijriyyah maka alangkah bagusnya pengaruh ulama sunnah terhadap manusia.

🌏  Sumber : https://twitter.com/OsamaAlamri99/status/875153627719114754?s=09

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
telegram.me/dinulqoyyim

Rabu, 05 Juli 2017

JIKA DI AKHIR ROMADHON BELUM JUGA MENDAPATKAN MANISNYA IMAN


🍒. JIKA DI AKHIR ROMADHON
BELUM JUGA MENDAPATKAN
MANISNYA IMAN

💐💽. Syaikhul-Islam Ibnu Taimiyyah -rohimahulloh- berkata :

📙. "Barangsiapa yang belum merasakan lapangnya dada,

📔. dan belum juga mendapatkan manisnya iman dan cahaya hidayah,

📒. maka perbanyaklah
TAUBAT dan ISTIGHFAR."

📂. (Al-Fataawaa 5/62)

❐ قَـال شَيخُ الإسلَام ابن تَيمية

رحِمه الله ُ:

« مَن رأَى أنّـه لا َيَنشرح صَـدره،

ولَا يَحصُـل لَه حَـلَاوة الإيمَـان،

ونُـور الهِدايَـة فَـليُكثِر التّوبَـة

والإسْتغفَـار».

📚[الفتاوى5/62]📚

📇 Join Channel Telegram :
🔘 http://telegram.me/KEUTAMAANILMU
🔘 http://telegram.me/SERIAKHLAQULKARIMAH

Senin, 03 Juli 2017

LARANGAN MENUNDUKKAN KEPALA (Atau Membungkuk) UNTUK SESEORANG

🍃💢 LARANGAN MENUNDUKKAN KEPALA (Atau Membungkuk) UNTUK SESEORANG. 💢🍃
—------------—

🔰 Dari shahabat Anas bin Malik -rodhiyallahu ‘anhu- , Beliau mengatakan:
“Seorang lelaki pernah mengatakan kepada Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- :

يَا رَسُولَ اللَّهِ الرَّجُلُ مِنَّا يَلْقَى أَخَاهُ أَوْ صَدِيقَهُ أَيَنْحَنِي لَهُ؟

“Wahai Rasulullah! Apabila salah seorang dari kami bertemu saudaranya atau sahabatnya;
🔻 Bolehkah ia menunduk (atau membungkuk) untuk (menghormati) nya?”

⛔️ Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- menjawab: ”Tidak boleh”

( ... )

📚 [ HR. At-Tirmidzi no. 2728 , Ibnu Majah no.3702, Ahmad no.13044, Al-Baihaqi dalam ”Al-Kubro” no.13573, Dan selainnya. ] , Derajat Hadits: Hasan.
Dihasankan Asy-Syaikh Al-Albani –rohimahullah- karena adanya 3 riwayat penguat. Lihat “Ash-Shohihah” no. 160, dan “Al-Misykah” no.4680.

〰〰〰〰〰
🌺 Para ulama ‘Al-Lajnah Ad-Daimah’ (*) pernah ditanya:
((  (*) Al-Lajnah Ad-Daimah adalah komite tetap untuk pembahasan ilmiah dan fatwa Kerajaan Saudi Arabia. ))

“Apakah boleh seorang anak kecil membungkuk (atau menundukkan diri) kepada orang yang lebih tua ketika bertemu saat memberikan salam; dalam rangka memberikan penghargaan dan penghormatan?”

🔘 Jawaban:
👉Para ulama sepakat; Membungkuk (atau menunduk) tidak boleh diberikan kepada satu jenis makhlukpun. Karena perbuatan itu hanya boleh diberikan untuk Allah, dalam rangka mengagungkan-Nya -subhanahu wata’ala-.

🔻 Dan sungguh telah sah sebuah riwayat dari Nabi -shollallahu ‘alaihi wasallam- tentang larangan perbuatan itu (membungkuk, -pent.) untuk selain Allah.
Seorang shahabat pernah bertanya kepada Rasul -shollallahu ‘alaihi wasallam-, -Sebagaimana disebutkan dari shahabat Anas -rodhiyallahu ‘anhu-- ;

“Wahai Rasulullah! Apabila salah seorang dari kami bertemu saudaranya atau sahabatnya;
🔻 Bolehkah ia menunduk (atau membungkuk) untuk (menghormati) nya?”
⛔️ Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- menjawab: ”Tidak boleh”.
Hadits ini diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan Ibnu Majah.

Wabillahittaufiq.
(…)

Ttd. Al-Lajnah Ad-Daimah.

📎[ Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah Vol.1 (131/24). ]

Wallahul Muwaffiq. (AH)

#Larangan_Membungkuk_UntukMakhluk
〰〰➰〰〰
🔰 YOOK NGAJI YANG ILMIAH
🔻(Memfasilitasi Kajian Islam secara Ilmiah)
🌐🔻 Situs Blog: https://Yookngaji.com
🚀🌐🔻 Gabung Saluran Telegram: https://t.me/yookngaji