Tampilkan postingan dengan label Ahkam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ahkam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Juni 2019

SIAPA MAHRAM KITA?


SIAPA MAHRAM KITA?

✒ Mahram adalah seseorang yang diharamkan untuk dinikahi karena sebab nasab (keturunan), sepersusuan, dan pernikahan. Kedudukan mahram sangat penting untuk diketahui oleh setiap muslim. Kenapa? Karena akan terkait dengan beberapa ketentuan syariat, seperti safar wanita bersama mahramnya, laki-laki dan perempuan tidak diperkenankan berjabat tangan selain dengan mahramnya, perkara pendampingan lainnya yang harus disertakan mahram, serta masalah yang lainnya.

๐ŸŒพ Alhamdulillah, dengan pertolongan Allah ta'ala serta mengharap ridha-Nya, telah terbentuk bagan ringkas mengenai *mahram*. Sekali lagi, kedudukan mahram begitu penting untuk diketahui. Terlebih pada era kini yang sarat dengan fitnah.

๐ŸŒด Dari sahabat Ma’qil bin Yasar radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

«ู„َุฃَู†ْ ูŠُุทْุนَู†َ ูِูŠ ุฑَุฃْุณِ ุฑَุฌُู„ٍ ุจِู…ِุฎْูŠَุทٍ ู…ِู†ْ ุญَุฏِูŠุฏٍ ุฎَูŠْุฑٌ ู„َู‡ُ ู…ِู†ْ ุฃَู†ْ ูŠَู…َุณَّ ุงู…ْุฑَุฃَุฉً ู„َุง ุชَุญِู„ُّ ู„َู‡ُ»

*“Ditusuknya kepala seorang laki-laki dengan jarum besi lebih baik bagi dirinya daripada menyentuh seorang wanita yang tidak halal baginya.”*

(H.R. Ath-Thabarani dalam al-Kabir, no.486 dan 487; ar-Ruyani dalam Musnadnya, no.1283; disahihkan oleh asy-Syaikh al-Albani rahimahullah dalam Shahih al-Jami', no. 5045 dan ash-Shahihah, no. 226)

๐Ÿ“— Hadis di atas merupakan satu ketentuan larangan bersentuhan antar lawan jenis (laki-laki dan wanita) yang tidak terikat mahram. Karenanya, mengetahui kedudukan mahram merupakan upaya agar tidak terjatuh dalam kubang kemaksiatan.

๐Ÿ“œ Semoga dengan adanya bagan ringkas ini akan lebih memudahkan kita untuk mengerti perihal kedudukan mahram. 

๐Ÿ“ *Berikut penjelasan ringkas mengenai bagan.*

✅ Cara membaca mulai dari posisi "SAYA"

✅ Lihat penjelasannya pada keterangan gambar siapa saja mahram kita dan yang bukan mahram.

✅ *Bagan nomor 1⃣ dan 2⃣ berkenaan dengan bagan mahram sebab nasab,*




1⃣ https://drive.google.com/file/d/1uoCoedEGMV5JKLgEwLHFEZBuT6vM4XuF/view?usp=drivesdk [Versi Kualitas Tinggi]

2⃣ https://drive.google.com/file/d/1--Ia_u81EI4YjLdarZeg5t1crqJtsryZ/view?usp=drivesdk [Versi Kualitas Tinggi]

✅ *Bagan nomor 3⃣ dan 4⃣ berkenaan dengan bagan mahram sebab pernikahan,*




3⃣ https://drive.google.com/file/d/1--SdS6WKXVgtzrjw5OK9Ek-KDEvoNEnB/view?usp=drivesdk [Versi Kualitas Tinggi]

4⃣ https://drive.google.com/file/d/1-4MokMtbIpqxvF4pwcR0TaKfcgXlU_Vx/view?usp=drivesdk [Versi Kualitas Tinggi]

✅ *Bagan nomor 5⃣ dan 6⃣ berkenaan dengan bagan mahram sebab sepersusuan.*




5⃣ https://drive.google.com/file/d/1-4QdbBh5rVfaJdBjCIGBBQk-gUxzx3ZG/view?usp=drivesdk [Versi Kualitas Tinggi]

6⃣ https://drive.google.com/file/d/1-XfRSZdh9K_Cuets5wQPXWotAf6GaXqU/view?usp=drivesdk
[Versi Kualitas Tinggi]

⛔ ๐Ÿ“ Ibarat pepatah tak ada gading yang tak retak, demikian pula penyajian bagan terkait kedudukan mahram ini tentu tidaklah sempurna. Karenanya, saran atau kritik untuk lebih baik, sangat kami harapkan. Semoga upaya ini menjadi amal saleh kami dan bisa memberi manfaat kepada segenap kaum muslimin.

๐ŸŒด _Semoga Allah memberkahi apa yang telah kami usahakan._

ุจุงุฑูƒ ุงู„ู„ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู‡ ููŠูƒู…

๐Ÿ“ฒ *Ayo Join dan Share* :
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
↘️ Faedah:
๐Ÿ“š telegram.me/Riyadhus_Salafiyyin
↘️ Poster dan Video:
๐Ÿ–ผ telegram.me/galerifaedah
↘️ Website:
๐ŸŒ www.riyadhussalafiyyin.com

=================

UPDATE/REVISI 
ุจู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ุณู€ู€ู€ู… ุงู„ู„ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู‡

⛔๐Ÿ“ *REVISI KETERANGAN* ๐Ÿ“⛔

✒ Mahram adalah seseorang yang diharamkan untuk dinikahi karena sebab nasab (keturunan), sepersusuan, dan pernikahan. Kedudukan mahram sangat penting untuk diketahui oleh setiap muslim. Kenapa? Karena akan terkait dengan beberapa ketentuan syariat, seperti safar wanita bersama mahramnya, laki-laki dan perempuan tidak diperkenankan berjabat tangan selain dengan mahramnya, perkara pendampingan lainnya yang harus disertakan mahram, serta masalah yang lainnya.

๐ŸŒพ Alhamdulillah, dengan pertolongan Allah ta'ala serta mengharap ridha-Nya, telah terbentuk bagan ringkas mengenai mahram. Sekali lagi, kedudukan mahram begitu penting untuk diketahui. Terlebih pada era kini yang sarat dengan fitnah. 

๐ŸŒด Dari sahabat Ma’qil bin Yasar radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

«ู„َุฃَู†ْ ูŠُุทْุนَู†َ ูِูŠ ุฑَุฃْุณِ ุฑَุฌُู„ٍ ุจِู…ِุฎْูŠَุทٍ ู…ِู†ْ ุญَุฏِูŠุฏٍ ุฎَูŠْุฑٌ ู„َู‡ُ ู…ِู†ْ ุฃَู†ْ ูŠَู…َุณَّ ุงู…ْุฑَุฃَุฉً ู„َุง ุชَุญِู„ُّ ู„َู‡ُ»

“Ditusuknya kepala seorang laki-laki dengan jarum besi lebih baik bagi dirinya daripada menyentuh seorang wanita yang tidak halal baginya.”

(H.R. Ath-Thabarani dalam al-Kabir, no.486 dan 487; ar-Ruyani dalam Musnadnya, no.1283; disahihkan oleh asy-Syaikh al-Albani rahimahullah dalam Shahih al-Jami', no. 5045 dan ash-Shahihah, no. 226)

๐Ÿ“— Hadis di atas merupakan satu ketentuan larangan bersentuhan antar lawan jenis (laki-laki dan wanita) yang tidak terikat mahram. Karenanya, mengetahui kedudukan mahram merupakan upaya agar tidak terjatuh dalam kubang kemaksiatan. 

๐Ÿ“œ Semoga dengan adanya bagan ringkas ini akan lebih memudahkan kita untuk mengerti perihal kedudukan mahram.  

๐Ÿ“ Berikut penjelasan ringkas mengenai bagan.

✅ Cara membaca mulai dari posisi "SAYA"

✅ Lihat penjelasannya pada keterangan gambar siapa saja mahram kita dan yang bukan mahram. 

✅ Bagan nomor 1⃣ dan 2⃣ berkenaan dengan bagan mahram sebab nasab,

1⃣ https://drive.google.com/file/d/1-YEliucHFxrvq2JVMzXytn5JZRhwBOGy/view?usp=drivesdk [Versi Kualitas Tinggi, REVISI ] 

2⃣ https://drive.google.com/file/d/1-_vFAZ90qOMW1K2_J05-JTXjUx5KWr1L/view?usp=drivesdk [Versi Kualitas Tinggi, REVISI]

✅ Bagan nomor 3⃣ dan 4⃣ berkenaan dengan bagan mahram sebab pernikahan,

3⃣ https://drive.google.com/file/d/1-rYRg2-Kv2dzuISWr5OlEp4sjo8hXml1/view?usp=drivesdk [Versi Kualitas Tinggi, REVISI] 

4⃣ https://drive.google.com/file/d/1-s0k9AbxVSyc9Bii0pLG0BJJqfl8kU8_/view?usp=drivesdk [Versi Kualitas Tinggi, REVISI] 

✅ Bagan nomor 5⃣ dan 6⃣ berkenaan dengan bagan mahram sebab sepersusuan.

5⃣ https://drive.google.com/file/d/1-t495zYDhszjLjhnmM01xHelJE51BGSG/view?usp=drivesdk [Versi Kualitas Tinggi, REVISI] 

6⃣ https://drive.google.com/file/d/1-yQMVl6X5odPhViApmqGwoMv8H8pqg8H/view?usp=drivesdk [ Versi Kualitas Tinggi, REVISI] 

⛔ ๐Ÿ“ Ibarat pepatah tak ada gading yang tak retak, demikian pula penyajian bagan terkait kedudukan mahram ini tentu tidaklah sempurna. Karenanya, saran atau kritik untuk lebih baik, sangat kami harapkan. Semoga upaya ini menjadi amal saleh kami dan bisa memberi manfaat kepada segenap kaum muslimin. 

๐ŸŒด Semoga Allah memberkahi apa yang telah kami usahakan.

ุจุงุฑูƒ ุงู„ู„ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู‡ ููŠูƒู…

๐Ÿ“ฒ Ayo Join dan Share:
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
↘️ Faedah:
๐Ÿ“š telegram.me/Riyadhus_Salafiyyin
↘️ Poster dan Video:
๐Ÿ–ผ telegram.me/galerifaedah
↘️ Website:
๐ŸŒ www.riyadhussalafiyyin.com


Jumat, 02 Maret 2018

Bab Hutang dan Hukum-Hukumnya

๐Ÿ“š Fiqh Ringkas

๐Ÿ“œ *Bab Hutang dan Hukum-Hukumnya.*

✅ุจุงุจ ููŠ ุฃุญูƒุงู… ุงู„ู‚ุฑุถ

✅ุงู„ู‚ุฑุถ ู„ุบุฉ: ุงู„ู‚ุทุน؛ ู„ุฃู† ุงู„ู…ู‚ุฑุถ ูŠู‚ุทุน ุดูŠุฆุง ู…ู† ู…ุงู„ู‡ ูŠุนุทูŠู‡ ู„ู„ู…ู‚ุชุฑุถ،

✅ูˆุชุนุฑูŠูู‡ ุดุฑุนุง: ุฃู†ู‡ ุฏูุน ู…ุงู„ ู„ู…ู† ูŠู†ุชูุน ุจู‡ ูˆูŠุฑุฏ ุจุฏู„ู‡.

✅ูˆู‡ูˆ ู…ู† ุจุงุจ ุงู„ุฅุฑูุงู‚ ูˆู‚ุฏ ุณู…ุงู‡ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู…ู†ูŠุญุฉ؛ ู„ุฃู†ู‡ ูŠู†ุชูุน ุจู‡ ุงู„ู…ู‚ุชุฑุถ، ุซู… ูŠุนูŠุฏู‡ ุฅู„ู‰ ุงู„ู…ู‚ุฑุถ.

✅ูˆุงู„ุฅู‚ุฑุงุถ ู…ุณุชุญุจ ูˆููŠู‡ ุฃุฌุฑ ุนุธูŠู…؛ ู‚ุงู„ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…: "ู…ุง ู…ู† ู…ุณู„ู… ูŠู‚ุฑุถ ู…ุณู„ู…ุง ู‚ุฑุถุง ู…ุฑุชูŠู† ุฅู„ุง ูƒุงู† ูƒุตุฏู‚ุฉ ู…ุฑุฉ"، ุฑูˆุงู‡ ุงุจู† ู…ุงุฌู‡.

✅ูˆู‚ุฏ ู‚ูŠู„: ุฅู† ุงู„ู‚ุฑุถ ุฃูุถู„ ู…ู† ุงู„ุตุฏู‚ุฉ؛ ู„ุฃู†ู‡ ู„ุง ูŠู‚ุชุฑุถ ุฅู„ุง ู…ุญุชุงุฌ، ูˆููŠ ุงู„ุญุฏูŠุซ ุงู„ุตุญูŠุญ: "ู…ู† ู†ูุณ ุนู† ู…ุณู„ู… ูƒุฑุจุฉ ู…ู† ูƒุฑุจ ุงู„ุฏู†ูŠุง؛ ู†ูุณ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ูƒุฑุจุฉ ู…ู† ูƒุฑุจ ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ".

✅ูุงู„ู‚ุฑุถ ูุนู„ ู…ุนุฑูˆู، ูˆููŠู‡ ุชูุฑูŠุฌ ู„ู„ุถุงุฆู‚ุฉ ุนู† ุงู„ู…ุณู„ู…، ูˆู‚ุถุงุก ู„ุญุงุฌุชู‡.
ูˆู„ูŠุณ ุงู„ุงู‚ุชุฑุงุถ ู…ู† ุงู„ู…ุณุฃู„ุฉ ุงู„ู…ูƒุฑูˆู‡ุฉ؛ ูู‚ุฏ ุงู‚ุชุฑุถ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู….

✅ Pengertian Hutang (Al-Qardh) secara bahasa adalah Al-Qath’u yang berarti memotong. Seorang yang memberi pinjaman memotong sebagian hartanya untuk diserahkan kepada orang yang meminjam,

๐Ÿ“š Sedangkan secara istilah syar’i makna Al-Qardh ialah menyerahkan harta  kepada orang lain yang akan memanfaatkannya kemudian orang tersebut mengembalikan  sebagai gantinya.

✔ Pinjaman merupakan bentuk tolong-menolong dan kasih sayang. Rasul ๏ทบ Menamainya dengan Maniihah/Anugerah sebab peminjamnya mendapat manfaat kemudian mengembalikan kepada yang meminjamkan.

๐Ÿ’Ž Memberi pinjaman hukumnya sunnah dan memperoleh pahala besar, Nabi ๏ทบ bersabda :

: "ู…ุง ู…ู† ู…ุณู„ู… ูŠู‚ุฑุถ ู…ุณู„ู…ุง ู‚ุฑุถุง ู…ุฑุชูŠู† ุฅู„ุง ูƒุงู† ูƒุตุฏู‚ุฉ ู…ุฑุฉ"، ุฑูˆุงู‡ ุงุจู† ู…ุงุฌู‡.

Artinya :
_“Tidaklah seorang muslim memberi pinjaman kepada sesamanya dua kali pinjaman. Melainkan seperti bersedekah satu kali kepadanya”_
(Hadits Hasan Riwayat Ibnu Majah No 2430)

✅ Bahkan ada yang menyebutkan pinjaman itu lebih utama dari sedekah, sebab seseorang tidak akan menghutang melainkan sangat butuh.

✔ Dalam Hadits Shahih Disebutkan :

ู…ู† ู†ูุณ ุนู† ู…ุณู„ู… ูƒุฑุจุฉ ู…ู† ูƒุฑุจ ุงู„ุฏู†ูŠุง؛ ู†ูุณ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ูƒุฑุจุฉ ู…ู† ูƒุฑุจ ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ"

Artinya :
_“Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang Mukmin, maka Allah akan melapangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat”_
(Hadits Riwayat Bukhariy No 2442)

✅ Jadi memberi pinjaman adalah perbuatan yang baik yang dapat menyelesaikan kesulitan sesama muslim dan memenuhi keperluanya. Meminjam bukanlah perbuatan meminta- minta yang tercela karena Rasul ๏ทบ juga pernah melakukanya.

๐Ÿ“ Akhukum Fillah Mahad Annashihah Cepu, dikutip dari (Kitab Mulakhos Fiqh Syaikh Sholeh Bin Fauzan _hafidzahullah_)

๐Ÿ“ฑ@Pesantren Online

๐Ÿ“‘✒ _Al-Ustadz Abu Amina_ ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡

➖ ➖ ➖ ➖ ➖
๐Ÿ•Œ _“Tetaplah hadir di majelis ilmu syar'i (tempat pengajian) untuk meraih pahala dan barokah lebih banyak dan lebih besar, insyaAllah.”_

๐Ÿ“ฒ *TURUT PUBLIKASI* :
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
*Fawaaid, Info Khatib Jum'at & Kajian Dauroh (Tabligh Akbar) di BARLINGMASCAKEB dan Sekitarnya* :
๐Ÿ“š https://telegram.me/Riyadhus_Salafiyyin

*Unduh Video Fawaid, Audio Kajian/Dauroh* :
๐Ÿ“ฅ https://telegram.me/AKSI_AudioKajianSalafyIndonesia


๐Ÿ“š Fiqh Ringkas 


๐Ÿ“œ *Jangan mudah berhutang dan kewajiban orang yang berhutang untuk menjelaskan kondisinya dalam pelunasan hutangnya.*


✅ ูˆ ู‚ุงู„ ุงู„ุดูŠุฎ ุงุจู† ุนุซูŠู…ูŠู† ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ :"ูู„ู‡ุฐุง ูŠู†ุจุบูŠ ู„ู„ุฅู†ุณุงู† ุฃู† ู„ุง ูŠู‚ุชุฑุถ ุฅู„ุง ู„ุฃู…ุฑ ู„ุง ุจุฏ ู…ู†ู‡ .ู‡ุฐุง ุฅุฐุง ูƒุงู† ู„ู‡ ูˆูุงุก ؛ ุฃู…ุง ุฅุฐุง ู„ู… ูŠูƒู† ู„ู‡ ูˆูุงุก ، ูุฅู† ุฃู‚ู„ ุฃุญูˆุงู„ู‡ ุงู„ูƒุฑุงู‡ุฉ ، ูˆุฑุจู…ุง ู†ู‚ูˆู„ ุจุงู„ุชุญุฑูŠู… ، ูˆููŠ ู‡ุฐู‡ ุงู„ุญุงู„ ูŠุฌุจ ุนู„ูŠู‡ ุฃู† ูŠุจูŠู† ู„ู„ู…ู‚ุฑุถ ุญุงู„ู‡ ؛ ู„ุฃุฌู„ ุฃู† ูŠูƒูˆู† ุงู„ู…ู‚ุฑุถ ุนู„ู‰ ุจุตูŠุฑุฉ "

["ุงู„ุดุฑุญ ุงู„ู…ู…ุชุน ู„ุงุจู† ุนุซูŠู…ูŠู† ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡" (9/95)]


✅ Syaikh ibnu 'Utsaimin _rahimahullah_ berkata :


_“Oleh sebab itu tidak sepantasnya orang itu berhutang kecuali dalam perkara yang memang mendesak itupun jika dia mampu melunasinya, adapun apabila dia tidak mampu untuk melunasi, maka hukum paling ringannya berhutang pada saat itu adalah makruh bahkan munkin kami katakan haram. itupun dalam kondisi seperti ini tidak ada yang dia andalkan untuk melunasi wajib baginya untuk menjelaskan kondisinya pada orang yang akan menghutanginya sehingga yang menghutanginya dalam kejelasan akan menghutangi atau tidak._


๐Ÿ“ Akhukum Fillah Dipondok Annashihah Cepu, dikutip dari (Syarhul mumti' 9/95)


๐Ÿ“ฑ@Pesantren Online


๐Ÿ“‘✒ _Al-Ustadz Abu Amina_ ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡


➖ ➖ ➖ ➖ ➖

๐Ÿ•Œ _“Tetaplah hadir di majelis ilmu syar'i (tempat pengajian) untuk meraih pahala dan barokah lebih banyak dan lebih besar, insyaAllah.”_


๐Ÿ“ฒ *TURUT PUBLIKASI* :

➖➖➖➖➖➖➖➖➖

*Fawaaid, Info Khatib Jum'at & Kajian Dauroh (Tabligh Akbar) di BARLINGMASCAKEB dan Sekitarnya* :

๐Ÿ“š https://telegram.me/Riyadhus_Salafiyyin


*Unduh Video Fawaid, Audio Kajian/Dauroh* : 

๐Ÿ“ฅ https://telegram.me/AKSI_AudioKajianSalafyIndonesia


Senin, 08 Januari 2018

HUKUM MEMBASAHI JARI DENGAN AIR LIUR KETIKA MEMBALIK LEMBARAN MUSHAF AL QUR'AN

📛💧🖐
*HUKUM MEMBASAHI JARI DENGAN AIR LIUR KETIKA MEMBALIK LEMBARAN MUSHAF AL QUR'AN*

💺Berkata Al Imam Ibnul 'Araby رحمہ الله تـــعالـــﮯ : :

Telah menjadi kebiasaan kebanyakan manusia, apabila ingin membaca mushaf (Al Qur'an) atau kitab ilmu, mereka membasahi ludah (pada jari) mereka, kemudian mereka menempelkan pada lembaran-lembaran (mushaf) agar mudah untuk dibolak- balik.

Padahal ini adalah suatu hal yang menjijikkan lagi berbau tidak sedap, dan bahkan ini termasuk bentuk penghinaan yang sangat jelek,

⚠️Hendaknya seorang muslim meninggalkan hal ini semata-mata karena agamanya.

Dan sungguh aku pernah melihat sebagian orang yang begitu serius menghitung lembaran-lembaran Mushaf, setiap kali membalik (lembaran) dia menggunakan ludah, dan menempelkannya pada lembaran kertas tersebut dengan tujuan untuk mempermudah membalik lembaran.

Innalillaah❗️atas merebaknya kebodohan yang bisa mengantarkan kepada kekufuran,
Walhamdulillah 'alaa kulli haal.

📚 'Aaridhotul Akhwadzi Syarh Sunan At-Tirmidzi
(10/240,241)
———————————
Teks Arab:

حكم بل الأصابع بالريق لتقليب أوراق المصحف

قال ابن العربي : وقد اعتاد كثير من الناس إذا أرادوا أن يقرؤوا في مصحف أو كتاب علم يطرقون البزاق عليهم ، ويلطخون صفحات الأوراق ليسهل قلبها ! وهذه قذارة كريهة ، وإهانة قبيحة ينبغي للمسلم أن يتركها ديانة .

ولقد رأيتُ بعض من يعتني بعدِّ ورقات المصحف فيأخذ مع كل تحويلة بزقة ويدهن بها صفحة الورقة ليسهل قلبها ! فإنا لله على غلبة الجهل المؤدي إلى الكفر ، والحمد لله على كل حال ."

عارضة الأحوذي شرح سنن الترمذي " ( 10 / 240 ، 241 ) .

———————————
🌏💫 *Minhajussunnah An-Nabawiyyah*

📮*JOIN Channel Telegram*||
📲https://telegram.me/minhajussunnah_m
~~~~~~~~~~~

📮 Publikasi

🛑 *Salafy Cirebon*
https://www.salafycirebon.com

📲 Join Channel :
https://t.me/salafycirebon

◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻

Minggu, 07 Januari 2018

SUNNAH-SUNNAH DAN HUKUM-HUKUM YANG BERKAITAN DENGAN HUJAN

TRANSKIP  KHUTBAH JUM'AT
--------------------------------------------
SUNNAH-SUNNAH DAN HUKUM-HUKUM YANG BERKAITAN DENGAN HUJAN

🎙 Asy-Syaikh Dr. Khalid bin Dhahwiy Azh-Zhafiri حفظه الله

Faedah-faedah yang bisa diambil.

[Khutbah pertama]

1. Hujan adalah nikmat dan anugerah dari Allah untuk manusia, hewan, dan tetumbuhan. Air hujan adalah air yang diberkahi.

2. Segala sesuatu pasti membutuhkan air.

3. Wajib bagi kita untuk beribadah hanya kepada Allah yang telah menganugerahkan kepada kita air ini.

4. Disyareatkannya shalat istisqa bila hujan tak kunjung turun sedang manusia membutuhkannya.

5. Kezhaliman termasuk sebab yang menjadikan tanah gersang dan tertahannya hujan.

6. Taubat dan istighfar termasuk sebab yang akan mendatangkan hujan.

7. Termasuk jenis istisqa adalah khatib berdoa kepada Allah saat khutbah agar Dia menurunkan hujan.

8. Disunnahkan untuk berdoa ketika turun hujan
اللهم صيبا نافعا

9. Dan ketika berhenti
مطرنا بفضل الله و رحمته

10. Disunnahkan untuk menimpakan  hujan ke tubuh mengguyurkan langsung), karena hujan itu baru turun dari Allah.

11. Saat turun hujan adalah waktu mustajab.

12. Dibolehkan untuk menjamak shalat Zhuhur dan Ashr, dan shalat Maghrib dan Isya baik taqdim maupun ta`khir.

13. Hujan yang lebat adalah udzur untuk tidak menghadiri shalat jama'ah di masjid. Demikian juga dingin yang sangat dan angin yang kencang.

[Khutbah kedua]

14. Alam semesta ini adalah makhluk Allah dan di bawah pengaturan-Nya. Maka bila kita meminta hujan maka hendaknya kita meminta hanya kepada-Nya. Dan Dialah satu-satunya Yang berhak untuk diibadahi.

15. Maka karena Allah Yang telah memberi hujan kepada kita serta menghidupkan bumi sesudah matinya dengannya. Maka kita wajib untuk mentauhidkan-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun.

16. Bolehnya bertawassul dengan orang shalih yang masih hidup.

17. Bertawassul dengan orang yang sudah mati atau orang yang ghaib adalah perbuatan syirik.

18. Kapan datangnya hujan adalah perkara ghaib yang hanya diketahui oleh Allah.

19. Hujan yang itu merupakan nikmat, terkadang juga bisa berubah menjadi adzab, sebagaimana yang menimpa kaumnya Nabi Nuh.

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
📱 Majmu'ah Raudhatul Anwar menyajikan faedah-faedah ilmiyyah sesuai dengan manhaj Salafus Sholih
↘🌏 Join Channel telegram:
🔘 📠 https://t.me/RAUDHATULANWAR
📬 Saran, kritik, atau pertanyaan: 085641854768 / 082322152812

Jumat, 22 Desember 2017

HUKUM MENJAMA' MANDI JANABAH DAN MANDI JUM'AT

🚿🚿💧💧💦
HUKUM MENJAMA' MANDI JANABAH DAN MANDI JUM'AT

💺 Asy Syeikh Muhammad  Bin Sholih Al Utsaimin :

🔊 TANYA :

📝 Apa hukum menjama' mandi jum'at dan mandi junub?

🔊 JAWAB :

📝 Tidak mengapa yang demikian ini, karena seseorang yang dalam keadaan junub kemudian dia mandi dan meniatkan untuk menghilangkan junub dan untuk mandi jum'at maka tidak mengapa yg demikian.

💡 Ini sebagaimana seseorang yang masuk masjid dan solat dua rokaat, dia meniatkan untuk sholat Rowatib dan untuk sholat tahiyyatul masjid maka ini tidak mengapa.

💐🌀 Dan permasalahan ini tidak terlepas dari tiga macam:

1⃣ Yang pertama: dia hanya meniatkan mandi junub saja.

2⃣ Yang kedua: dia meniatkan mandi junub dan mandi jum'at.

3⃣ Yang ketiga: dia meniatkan mandi jum'at saja.

4⃣ Tersisa Yang keempat dan ini tidak mungkin, dia tidak meniatkan kedua duanya dan ini tidak mungkin.

👉A pabila dia mandi junub maka maka ini cukup untuk mandi jum'at apabila dia mandi setelah terbit matahari

👉 Apabila dia meniatkan kedua duanya maka ini cukup dan dia mendapatkan pahala keduanya sekaligus

✋ Apabila dia meniatkan mandi jumat maka ini tidak cukup untuk untuk mandi junub karena mandi jum'at wajib tanpa adanya hadats, sedangkan mandi janabah wajib karena adanya hadast, maka harus adanya niat untuk nengangkat hadast ini.
•••••••••••••••••••••••••
🌎 Sumber: Majmuah Fatawa Wa Rosail Asy Syeikh Al Utsaimin, jilid 16 kitab sholat jumat.

💾 Telegram: https://bit.ly/Berbagiilmuagama

📑 Alih bahasa: Abu Arifah Muhammad Bin Yahya Bahraisy

Turut Publikasi :

🛑 WhatsApp Salafy Cirebon

◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻

Jumat, 15 Desember 2017

HUKUM MENJAMAK SHALAT JUM'AT DAN SHALAT ASHAR

::
*🚇 HUKUM MENJAMAK SHALAT JUM'AT DAN SHALAT ASHAR*

Apakah sah untuk menjamak antara shalat Jum’at dan shalat ‘Ashar ketika mukim atau safar?

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin – semoga Allah merahmatinya – menjawab:

✅ Gambaran hal ini ketika mukim:
Seorang yang sakit menghadiri shalat Jum’at dan menyulitkannya untuk shalat ‘Ashar pada waktunya, kemudian ia menjamak (keduanya).

✅ Dan bentuknya ketika safar:
Apabila seorang musafir melewati suatu negeri yang sedang ditegakkan shalat Jum’at di dalamnya dan ia ikut shalat Jum’at bersama mereka.

👉🏻 Adapun ketika safar, maka tidak ada shalat Jum’at di dalamnya, karena Nabi – shalallahu ‘alaihi wasallam – ketika safar tidak menegakkan shalat Jum’at.

Sampai-sampai ketika di Arafah, Beliau – shalallahu ‘alaihi wasallam – mendapati hari Jum’at, bersamaan dengan itu tidak menegakkan shalat Jum’at. Bahkan, Beliau – shalallahu ‘alaihi wasallam – melaksanakan shalat Zhuhur dan menjamaknya dengan shalat ‘Ashar.

☝🏻Akan tetapi, TIDAK SAH UNTUK MENJAMAK SHALAT ‘ASHAR DENGAN SHALAT JUM'AT. Karena (yang datang dalam) sunnah hanya menyebutkan shalat ‘Ashar dijamak dengan shalat Zhuhur.

▪Dan shalat Jum’at bukan shalat zhuhur, sebagaimana yang diketahui, bahkan berbeda dari shalat zhuhur lebih dari dua puluh bentuk.

▪Jika demikian halnya maka ia(shalat Jum’at) dianggap shalat tersendiri seperti shalat Shubuh, tidak dijamak dengan shalat yang lainnya.

✍🏻 Sehingga TIDAK BOLEH untuk seseorang menjamak shalat Ashar dengan shalat Jum’at, walaupun ia termasuk seorang yang dibolehkan baginya untuk menjamak (misal: musafir atau orang sakit, pent.).”

📊 Sumber:
Liqaa’atul Baabil Maftuh, Syaikh al-Utsaimin, jilid 2 hal. 451 – 452.

📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafidzahullah

••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net

Selasa, 09 Agustus 2016

Hukum Sumbangan Acara Perayaan Agustusan


:.
```🚇HUKUM SUMBANGAN ACARA PERAYAAN AGUSTUSAN```

🔬Oleh: 
_Al-Ustadz Muhammad Afifuddin -hafidzahullah ta'ala-_

                                          ✹✹✹   

Biasanya dalam bulan Agustus para pamong desa meminta dana Agustusan di masyarakat untuk mensukseskan beragam agenda acara yang mereka buat, seringnya disebutkan minimalnya.

Bila kita memahami apa yang telah diuraikan di atas, maka kita akan tahu bahwa penarikan dana ini tidak sesuai syar'i dengan alasan sebagai berikut :

❶ Termasuk membantu acara yang tidak ada bimibinganya dalam agama Islam. Allah Subhaanahu wa ta'ala  berfirman :

وَتَعَاوَنُواْ عَلَى الْبرِّ وَالتَّقْوَى وَلاَ تَعَاوَنُواْ عَلَى الإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُواْ اللّهَ إِنَّ اللّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran." [QS. Al Maidah 2].

❷ Penarikan dana tersebut tidak berdasar pada sebuah Perda sedikitpun bahkan terkesan memaksa, terbukti mereka marah bila ada yang tidak menyumbang.

Ketahuilah! Semoga Allah Ta'ala menambahkan umur kepada kita, bahwa harta seorang muslim adalah haram untuk diambil kecuali dengan izin dan kerelaannya, maka menarik pungutan tanpa dasar syar'i termasuk memakan harta orang lain dengan kebatilan. Allah Ta'ala menyatakan :

وَلا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوا بِهَا إِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوا فَرِيقًا مِنْ أَمْوَالِ النَّاسِ بِالإثْمِ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

"Dan janganlah sebahagian kalian memakan harta sebahagian yang lain di antara kalian dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kalian membawa (urusan) harta itu kepada Hakim, supaya kalian dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kalian Mengetahui."  [QS. Al Baqarah 188]

❸ Uang tersebut dipergunakan untuk acara yang sia-sia, hanya bersenang-senang dan berfoya-foya. Walaupun ada sedikit unsur olah raga namun kemadlorotannya lebih banyak, di antaranya :

❚ Menghambur-hamburkan uang untuk perkara yang sia-sia,
❚ Bercampurnya lelaki dan wanita,
❚ Alunan musik yang bertalu-talu,
❚ Keluarnya wanita dengan bersolek dan dandanan yang sengaja dipertunjukkan,
❚ Adanya sikap fanatisme terhadap desanya masing-masing karena diperlombakan,
❚ Tidak jarang terjadi tindakan anarkis antar anak desa,
❚ Melalaikan sholat jama'ah pada waktunya, seringkali kita melihat mereka tidak mengubris panggilan adzan untuk menghadap Allah dan masih banyak lagi kerusakan yang lainnya.

Allah telah mengecam tindakan tabdzir (sia-sia) dan pelakunya tergolong saudara syaithon, FirmanNya :

ِوَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا

"Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros, Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaihon dan syaithon itu adalah sangat ingkar kepada Robbnya." [QS. Al Israa' 26-27]

Dan ini adalah tindakan yang sangat dibenci oleh Allah , Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda :

إِنَّ اللَّه َكَـــــــرِهَ لَــــكُمْ ثَلاَثًا ... وَإِضــــــَاعَةِ الْمــــَالِ

"Sesungguhnya Allah Ta'ala membenci tiag perkara dari kalian …. dan menyia-nyiakan harta." [HR. Muslim 1715]

 _____________________________________
▪Bagaimana mungkin kita bisa bergembira bila tindakan tadi dibenci dan dikecam oleh Allah Ta'ala?
▪Siapa yang mau digolongkan dengan saudara-saudara syaithon?  Orang yang berakal sehat tentu akan menghindar dari hal-hal demikian.

▪Seharusnya kita berpikir jernih, bukankah dahulu para pejuang kita membebaskan bumi pertiwi ini dari kungkungan penjajah dengan tetesan darah dan air mata?
Mengorbankan jiwa raga, harta benda, sabar dalam berjuang dan menanggung penderitaan demi penderitaan..

▪Akankah kita generasi masa kini membalas budi bakti mereka dengan tindakan sia-sia, foya-foya, senang-senang yang dibenci oleh Allah Ta'ala bergembira di atas penderitaan orang lain?
▪Apakah kita tidak melihat bahwa bangsa ini sedang terjajah justru oleh anak-anak bangsa sendiri?
▪Dapatkah hati

kita lapang ketika di saat yang sama kita menyaksikan anak-anak bangsa dirundung duka dengan bencana yang menimpa mereka?
▪Sekali lagi, akankah kita bisa tenang berbahagia di saat anak-anak bangsa sendiri menderita?

_____________________________________

Coba kita pikirkan, kalau seandainya dana tersebut dikumpulkan, anggaplah satu desa bisa mengumpulkan satu juta, berapa ribu desa yang ada ditanah air dari Sabang sampai Merauke?

Niscaya, akan terkumpul uang milyaran bahkan triliyunan rupiah, coba kalau uang itu dialokasikan ke anak bangsa yang dirundung musibah, tentunya akan sangat membantu dan menyenangkan hati mereka, pikirkanlah hal ini baik – baik wahai anak bangsa !!!.

                                          ✺✺✺

🌐 Sumber:
http://bit.ly/2aIbFyG
_____________________
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــوائد
*📌✆ Channel Telegram:*
tlgrm.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀| www.alfawaaid.net

Kamis, 19 Mei 2016

Hukum Membawa Anak Kecil Ke Masjid

Alhaqqu Ahabbu Ilaina || الحَقُّ أَحَبُّ إِلَيْنَا:
✅ HUKUM MEMBAWA ANAK KECIL KE MASJID (Bagian 1⃣)

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن ولاه

☑️ Sebagian orang tua terpaksa membawa sang buah hatinya ke masjid. Selain ingin menanamkan kecintaan kepada masjid, para suami juga ingin meringankan beban isterinya yang lelah mengerjakan tugas rumah tangga seharian penuh. Secara asalnya membantu tugas isteri merupakan perkara yang mulia, dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam memuji para suami yang membantu isterinya,

خيركم خيركم لأهله، وأنا خيركم لأهلي

▶️ “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya. Dan aku adalah orang yang paling baik terhadap keluargaku.”  (HR. Tirmidzi no.3895 dan Ibnu Majah no.1977,  dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no.285)

Membawa anak kecil ke masjid pernah dicontohkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam ketika beliau membawa cucunya yang masih balita, yaitu Umamah bintu Abil ‘Ash; anak dari puteri beliau Zainab Radhiallahu ‘anha. Dikisahkan oleh Abu Qatadah al-Anshari radhiallahu ‘anhu,

«بَيْنَا نَحْنُ جُلُوسٌ فِي الْمَسْجِدِ، إِذْ خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَحْمِلُ أُمَامَةَ بِنْتَ أَبِي الْعَاصِ بْنِ الرَّبِيعِ وَأُمُّهَا زَيْنَبُ بِنْتُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهِيَ صَبِيَّةٌ يَحْمِلُهَا فَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهِيَ عَلَى عَاتِقِهِ يَضَعُهَا إِذَا رَكَعَ، وَيُعِيدُهَا إِذَا قَامَ حَتَّى قَضَى صَلَاتَهُ يَفْعَلُ ذَلِكَ بِهَا»

▶️ “Ketika kami sedang duduk di masjid, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam datang sambil menggendong Umamah bintu Abil ‘Ash bin Rabi’, puteri Zainab bintu Rasulillah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam yang masih balita. Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam melakukan shalat sedangkan Umamah diletakkan di atas bahunya. Apabila hendak ruku’, beliau menurunkannya, dan beliau kembali menggendongnya ketika bangkit (dari sujud,pen). Demikianlah yang beliau lakukan terhadap Umamah sampai selesai shalat.” (HR. Abu Daud no.918, al-Bukhari dan Muslim juga meriwayatkannya secara ringkas)

▶️ Ditambahkan dalam riwayat Muslim bahwa kisah ini terjadi di masjid saat beliau sedang mengimami para shahabat. (Shahih Muslim no.543)

✳️ Al-Imam an Nawawi rahimahullah menjelaskan, “Hadits ini sebagai dalil bagi madzhab Syafi’i dan yang sepaham dengannya atas dibolehkannya menggendong anak kecil laki-laki dan perempuan dan selainnya dari hewan yang suci ketika shalat fardhu dan shalat sunnah. Diperbolehkan bagi imam, makmum, dan orang yang shalat sendirian. Para pengikut Malik radhiallahu ‘anhu memaknakan (hadits ini) hanya untuk shalat sunnah dan tidak boleh untuk shalat fardhu. Tetapi ini adalah penakwilan yang tidak tepat.”  Al-Minhaj (5/32)

Al-Imam asy-Syaukani Rahimahullah berkata,

وَمِنْ فَوَائِدِ الْحَدِيثِ جَوَازُ إدْخَالِ الصِّبْيَانِ الْمَسَاجِدَ

“Dan di antara faedah hadits ini ialah bolehnya memasukkan anak kecil ke masjid.” (Nailul Authar 2/143)

Demikian juga yang menunjukkan bolehnya membawa anak kecil ke masjid adalah hadits Abu Qatadah radhiallahu ‘anhu,

إِنِّي لَأَقُومُ فِي الصَّلاَةِ أُرِيدُ أَنْ أُطَوِّلَ فِيهَا، فَأَسْمَعُ بُكَاءَ الصَّبِيِّ، فَأَتَجَوَّزُ فِي صَلاَتِي كَرَاهِيَةَ أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمِّهِ

“Aku pernah ingin memanjangkan shalat, namun aku mendengar suara tangisan bayi. Maka aku memendekkan shalatku karena khawatir akan memberatkan ibunya.” (HR. Al-Bukhari no.707)

BERSAMBUNG ...

Oleh: Tim Warisan Salaf
〰〰➰〰〰
Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

✅ HUKUM MEMBAWA ANAK KECIL KE MASJID (Bagian 2⃣)

☝️ (Lanjutan...)

Dalam riwayat Ahmad dari Anas bin Malik Radhiallahu ’anhu,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَوَّزَ ذَاتَ يَوْمٍ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ، فَقِيلَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، لِمَ جَوَّزْتَ؟ قَالَ: «سَمِعْتُ بُكَاءَ صَبِيٍّ، فَظَنَنْتُ أَنَّ أُمَّهُ مَعَنَا تُصَلِّي، فَأَرَدْتُ أَنْ أُفْرِغَ لَهُ أُمَّهُ»

”Bahwasanya Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Sallam suatu ketika memendekkan shalat shubuh. Maka ada yang bertanya, wahai Rasulullah, mengapa engkau memendekkannya (shalat)? Beliau menjawab, ’aku mendengar suara tangisan bayi, aku mengira ibunya shalat bersama kita maka aku ingin menenangkan ibunya.” (HR. Ahmad no.13701)

Asy-Syaikh al-Albani rahimahullah berkata, ”Pada hadits ini dan hadits yang semisalnya (terdapat faedah) bolehnya memasukkan anak-anak ke masjid. Adapun hadits yang begitu terkenal di lisan-lisan (kaum muslimin),

«جنبوا مساجدكم صبيانكم ومجانينكم»

▶️ “Jauhkan masjid-masjid kalian dari anak-anak dan orang gila.” Ini adalah hadits yang lemah sehingga tidak dapat dijadikan sebagai hujjah dengan kesepakatan (ulama). Di antara yang melemahkannya adalah Ibnul Jauzi, al-Mundziri, al-Haitsami, al-Hafizh Ibnu Hajar, dan al-Bushiri. Sedangkan Abdul Haq al-Isybili mengatakan, ”(hadits ini) tidak ada asalnya.”  (Ashlu Shifati Shalah An-Nabi 1/391)

✅ CATATAN
Namun satu hal yang harus kita pahami, dimana banyak kita temui orang tua berlepas tanggung jawab ketika berada di masjid. Dia menyibukkan diri dengan shalat dan membaca al-qur’an sementara anaknya berlari dan berteriak di masjid menganggu orang yang sedang beribadah. Tak jarang pula dari mereka yang kencing di karpet masjid sehingga menajisinya atau mengenai baju orang lain sehingga merusak ibadahnya.

Jangan sampai orang tua lalai dari perkara seperti ini. Hendaknya ia memantau kelakuan anak selama di masjid, mengajarinya adab yang baik dan meletakkannya di sampingnya sehingga tidak bermain dengan teman sebayanya, karena bermain dengan teman sebaya hanya akan menimbulkan kegaduhan.

Bagi anaknya yang masih balita, gunakanlah pengaman seperti pampers agar tidak menajisi masjid. Anak kecil belum bisa membedakan yang baik dan yang buruk, apa yang menurutnya menyenangkan akan dilakukan walaupun tidak baik dalam pandangan orang dewasa. Maka kewajiban orang tua adalah memperhatikan tingkah laku anaknya semenjak masuk hingga keluar masjid.

☑️ Adapun bagi anak-anak yang sulit diberi pengertian dan cenderung membuat kegaduhan yang akan mengganggu kekhusyu’an orang yang beribadah di dalamnya, maka sebaiknya mereka tidak dibawa ke masjid. Karena mendahulukan kemaslahatan orang banyak lebih didahulukan ketimbang maslahat pribadi. Wallahul muwaffiq.

Wallahu a'lam bish shawwab
-Selesai-

Oleh: Tim Warisan Salaf
〰〰➰〰〰
Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

Rabu, 17 Februari 2016

Hukum "Nasyid Islami"

○●○●○●○
Silsilah Fatawa Kontemporer
——————————————————
HUKUM NASYID ISLAMI.
——————————————————
Fadhilatus syaikh Sholeh Al-Fawzan hafizhohulloh:

PERTANYAAN:

Aku memiliki tempat untuk berjualan kaset-kaset diniyah, dan aku membuat kaset-kaset nasyid islami dan lainnya, maka apa hukum jualanku ini? Semoga Allah menjaga dan memelihara Anda.

✍ JAWABAN:

『 Nasyid Islami jangan engkau jual tidak ada di sana nasyid islami, ini adalah nasyid nyanyian wahai saudaraku, katakan: "nasyid" dan cukup jangan engkau katakan: "islami".

❌ Tidak ada di dalam islam nasyid, ini adalah nama yang diada-adakan.

☝️ Dan nasyid-nasyid pada umumnya:
▪️ boleh Jadi milik kaum shufi karena mereka beribadah dengan nasyid-nasyid,
▪️ dan boleh jadi milik hizbiyyun yang mereka memiliki manhaj-manhaj khusus dan memberikan motivasi kepada pengikut mereka dengan nasyid-nasyid ini atas keikutsertaan mereka.

❝ Maka ia merupakan syiar bagi kaum shufi dan boleh jadi bagi hizbiyyun. ❞ 』

         •┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•

Audio:
http://ar.alnahj.net/audio/download/2109/sh-alfawzan-annashed.mp3
——————————————————
حكم الأناشيد الإسلامية:

❪✵❫ السُّــــ☟ـــؤَالُ:

[.عندي محل لبيع الأشرطة الدينية, وأقوم بإنتاج الأناشيد الإسلامية وغيرها, فما حكم بيعي هذا؟ والله يحفظكم ويرعاكم ]

❪✵❫ الجَـــ☟ـــوَابُ:

《 الأناشيد الإسلامية لا تبعها, ما هناك أناشيد إسلامية هذا أناشيد أغاني يا أخي, قل" "أناشيد" وبس لا تقل "إسلامية"

ما في الإسلام أناشيد، هذا اسم مُحدَث.

❗> والأناشيد الغالب عليها:

>> إما أن تكون للصوفية لأنهم يتعبدون بالأناشيد.

>> وإما أن تكون للحزبيين الذين لهم مناهج خاصة ويشجعون أتباعهم بهذه الأناشيد على متابعتهم.

⛔ فهي شعار إما للصوفية وإما للحزبيين》.

الصوتية للشيخ صالح الــفوزان
http://ar.alnahj.net/audio/download/2109/sh-alfawzan-annashed.mp3
----------------------
Broadcast by :
Channel MutiaraASK :
http://bit.do/mutiaraASK
Website ASK :
http://bit.do/webASK
BBM Mutiara Salaf :
Pin:54ABD49E | Channel:C001C7FFE

➥ #fatawa #kontemporer #nasyid

Hukum-hukum Terkait Penggunaan Air Zamzam

SILSILAH FAWAID MUHIMMAH

‼️HUKUM-HUKUM TERKAIT PENGGUNAAN AIR ZAMZAM

Berkata Asy Saikh Badr Al Anazi Rahimahullah: “Menggunakan air Zamzam Untuk Bersuci (Thoharah) terbagi menjadi dua keadaan:

✅A. Digunakan Untuk Menghilangkan Hadats, dan ini ada dua keadaaan:

1. Digunakan untuk berwudhu, hukumnya adalah Jaiz (boleh) oleh mayoritas ulama, berdasarkan Hadits Ali radhiyallahu ‘anhu, : “Nabi meminta, satu timba besar air zam zam, beliau minum darinya dan berwudhu” (HR. Al Fakihi* dalam Kitab Akhbaru Makkah, dan di Hasankan Syaikh Al Albany dalam Al Irwa’).

✅2. Digunakan untuk Mandi , pada permasalahan ini terdapat perbedaan pendapat ulama yang Shohih adalah Boleh, yang demikian adalah pendapat mayoritas para ulama, berdasarkan hadits abu Jamrah Adh Dhuba’i, beliau berkata: “Aku duduk di majlis Ibnu Abbas Radhyallahu ‘anhuma di Makkah, kemudian aku terserang penyakit panas”. Lalu  Ibnu Abbas berkata kepadaku “Dinginkanlah panas tersebut dengan air zam zam, karena Rasulullahu Shollallahu ‘alaihi wa Sallam berkata: “Demam panas (Al Humma) berasal dari panasnya Neraka Jahannam, maka dinginkan panas tersebut dengan air zamzam” (HR. Al Bukhari 3261).

☑️Berkata Al Imam Ibnu Qudamah Rahimahullah,

“Tidaklah makruh mandi dan berwudhu dengan air zam zam, karena Air Zamzam adalah air bersuci sehingga jadilah seperti air-air yang lain dan pendapat lain adalah makruh, pendapat pertama adalah lebih utama.” (Al Mughni 1/29).

✏️Catt: *Al Fakihi adalah Abu Abdillah Muhammad bin ishaq Al Makki, Al Faqihi Lahir 217 H , wafat 275 H.

Sumber: https://Telegram.me/baderAlbder

Ditulis oleh : Ustadz Abu Khuzaimah Al Fadanji Hafizhahullah

(Padang 20 Rabiul Awwal 1437 H, 1 januari 2016)

_____________

حالات استعمال ماء زمزم في الطهارة

الحالة الأولى:
استعمال ماء زمزم في رفع الحدث.
وله حالتان:

•أولاهما: استعماله في الوضوء، وهذا جائز عند أكثر أهل العلم.
لحديث  علي -رضي الله عنه-
أن النبي -ﷺ-:
«دعا بسجل من ماء زمزم ، فشرب منه وتوضأ»١.

•ثانيهما: استعماله في الغسل، وهذا فيه خلاف، والصحيح الجواز، وبه قال أكثر أهل العلم.
لحديث أبي جمرة الضبعي قال: كنت أُجالس ابن عباس-رضي الله عنه- بمكة فأخذتني الحمى فقال أبردها عنك بماء زمزم فإن رسول الله -ﷺ- قال:
«الحمى من فيح جهنم فأبردوها بالماء أو قال بماء زمزم»٢.

-قال الإمام ابن قدامة:
"ولا يكره الوضوء والغُسل بماء زمزم لأنه ماء طهور فأشبه سائر المياه، وعنه يكره ، والأول أولى"٣.اهـ

__________

Hashtag:
#hukum_air_zamzam

Posting:
Jum'at, 1 Jan 2016
Jam 12.00 WIB

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Publikasi :
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Link Access :
https://bit.ly/SilsilatusSholihinPadang
---------------------------
https://telegram.me/SilsilatusSholihin

====================
Ⓜ️Ma'had Silsilatus Sholihin Padang
====================

SILSILAH FAWAID MUHIMMAH

‼️HUKUM-HUKUM TERKAIT PENGGUNAAN AIR ZAMZAM (2)

Asy Syaikh Badr hafizhahullah menjelaskan, "Menggunakan air zamzam untuk bersuci, ada dua keadaan,

✅PERTAMA: Digunakan untuk mengangkat hadats, dan ini juga terbagi menjadi dua :
(1) digunakan untuk wudhu
(2) digunakan untuk mandi (penjelasan bisa dilihat pada bagian pertama artikel ini)

Asy Syaikh Badar mengatakan keadaan yang KEDUA dalam penggunaan Air Zamzam untuk bersuci adalah penggunaannya untuk menghilangkan najis.

Pada permasalahan ini terdapat khilaf / perbedaan pendapat diantara para ulama,

‼️Sebagian mengatakan : penggunaannya untuk menghilangkan najis adalah makruh, ini adalah pendapat dari madzhab Hanbali dan selainnya. Berkata Al Allamah Ibnu Dhouyan: ”tidaklah makruh penggunaan air zamzam kecuali dalam penggunaannya untuk menghilangkan kotoran, sebagai bentuk penghormatan padanya” (Manarus Sabil 7/26).

Sebagian mengatakan : penggunaannya untuk menghilangkan najis adalah boleh.

☑️Berkata Al Allamah Ibnu Baz: ”Air Zamzam adalah air yang mulia dan mempunyai barakah yang banyak, berdasarkan banyak hadits yang shohih” (Ahkamul Musafir: 6).

Dalam sebuah hadits riwayat Muslim, bahwa Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam, mengatakan, tentang air zamzam,: “Air Zamzam adalah air yang penuh berkah (kebaikan yang banyak, pen), dan merupakan minuman yang mengenyangkan” (HR. Muslim: 2473).

➡️Dan terdapat tambahan pada riwayat Abu Daud, dengan sanad yang bagus,: “Penyembuh bagi penyakit”.

Dan ini adalah hadits-hadits yang shohih yang menunjukkan tentang keutamaan air zamzam, yaitu minuman yang mengenyangkan seperti makanan, penyembuh dari penyakit, dan mempunyai barakah /kebaikan yang banyak.

MAKA YANG DISUNNAHKAN:

MEMINUM AIR ZAMZAM, SEPERTI NABI PERNAH MEMINUMNYA, DIPERBOLEHKAN WUDHU’ DENGAN AIR ZAMZAM, & JUGA ISTINJA’ (CEBOK), DEMIKIAN JUGA MANDI JANABAH, JIKA MEMANG DIBUTUHKAN.

Telah Shohih dari Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa dari antara jari jemari beliau keluar air yang akhirnya air tersebut digunakan oleh orang-orang untuk memenuhi kebutuhan mereka, seperti: minum, berwudhu’, mencuci pakaian, instinja’, yang demikian itu semuanya dilakukan.

Sumber : https://telegram.me/baderAlbder

Alih bahasa oleh : Ustadz Abu Khuzaimah Al Fadanji Hafizhahullah

(Padang 21  Rabi’ul Awwal 1437 H,  2 januari 2016)

_____________

الحالة الثانية:
استعمال ماء زمزم في إزالة النجاسة.
وهذا فيه خلاف بين أهل العلم
قيل يكره استعماله في إزالة النجاسة، وهو قول الحنابلة وغيرهم.

-قال العلامة ابن ضويان:
"ولا يكره ماء زمزم إلا في إزالة الخبث، تعظيماً له"٧.اهـ

-وقيل يجوز استعماله في إزالة النجاسة-

- قال العلامة ابن باز:
"ماء زمزم قد دلت الأحاديث الصحيحة على أنه ماء شريف مبارك"٨.

وقد ثبت في صحيح مسلم أن النبي -ﷺ- قال في زمزم:
«إنها مباركة إنها طعام طعم»
و زاد في رواية عن أبي داود بسند جيد: «وشفاء سقم»

فهذا الحديث الصحيح يدل على فضل ماء زمزم وأنه طعام طعم وشفا سقم وأنه مبارك.

والسنة: الشرب منه كما شرب النبي -ﷺ- منه.
و يجوز الوضوء منه والاستنجاء وكذلك الغسل من الجنابة اٍذا دعت الحاجة اٍلى ذلك.

وقد ثبت عنه -ﷺ- أنه نبع الماء من بين أصابعه: ثم أخذ الناس حاجتهم من هذا الماء
ليشربوا ويتوضأوا وليغسلوا ثيابهم وليستنجوا كل هذا واقع.اهـ
______________

Hashtag:
#hukum_air_zamzam2

Posting:
Sabtu, 2 Jan 2016
Jam 12.00 WIB

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Publikasi :
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Link Access :
https://bit.ly/SilsilatusSholihinPadang
---------------------------
https://telegram.me/SilsilatusSholihin

====================
Ⓜ️Ma'had Silsilatus Sholihin Padang

Hal-hal Yang Disunnahkan Untuk Dilakukan Bagi Seseorang Yang Melihat Orang Hampir Menemui Ajalnya

SILSILAH AHKAMIL MUHIMMAH

HAL-HAL YANG DISUNNAHKAN UNTUK DILAKUKAN BAGI SESEORANG YANG MELIHAT ORANG HAMPIR MENEMUI AJALNYA (Bag 1)

1.Mentalqin kalimat La Ilaha illallah
☝Berdasarkan Hadits :

«لَقِّنُوا مَوْتَاكُمْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ».

Artinya : “Talqin-lah orang yang mendekati ajal diantara kalian dengan kalimat  La Ilaha illallah” (HR : Muslim 916 )

Berkata Al Imam An Nawawi Rahimahullah : “Makna hadits ini adalah siapa yang akan menemui ajalnya (maka) disebutkan padanya kalimat La Ilaha illallah, supaya akhir kata yang dia ucapkan adalah kalimat ini.”
Seperti dalam hadits :

مَنْ كَانَ آخِرُ كَلِمَتِهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ دَخَلَ الْجَنَّة
َ
Artinya : “Siapa yang akhir kalimat (yang dia ucapkan adalah ) La Ilaha illallah maka dia akan masuk Jannah ”

Perintah yang ada dalam hadits ini adalah bersifat anjuran, para ulama sepakat akan (disunnahkannya ) Talqin ini dan para ulama menganggap makruh ketika terlalu banyak melakukannya dan berturut-turut, agar dia (orang yg ditalqin ini ) tidak merasa risau dengan sempitnya  keadaannya, serta beratnya keadaan dia ,sehingga dia jadi membenci talqin tersebut dan akhirnya berbicara yang tidak baik ” (Selesai perkataan imam An Nawawi)

Referensi :

-Al Minhaj , Al Imam An Nawawi ( 4/234)
-Ahkamil Janaiz  Asy Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albany (19)

Ditulis oleh : Ustadz Abu Khuzaimah Al Fadanji Hafizhahullah

(Padang  2 Rabi’ul Akhir 1437 H,  12 januari 2016)

Hastag:
#hal_sunnah_melihat_seseorang_sebelum_menemui_ajal

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Publikasi :
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Link Access :
https://bit.ly/SilsilatusSholihinPadang
---------------------------
https://telegram.me/SilsilatusSholihin

====================
Ⓜ️Ma'had Silsilatus Sholihin Padang
====================

بسم الله الرحمن الرحيم

SILSILAH AHKAMIL MUHIMMAH

HAL-HAL YANG DISUNNAHKAN UNTUK DILAKUKAN BAGI SESEORANG YANG MELIHAT ORANG HAMPIR MENEMUI AJALNYA (Bag : 2)

☝Telah kami sebutkan pada bagian pertama tulisan ini , bahwa yang disunnahkan pertama kali adalah mentalqin kalimat La ilaha illallah.

Tuntunan yang berikutnya adalah seperti yang disebutkan oleh Asy Syaikh Al Albany dalam kitab Ahkamul Janaiz:

2. Berdoa untuk orang yang hampir menemui ajalnya ini dan tidaklah mengatakan disisinya kecuali perkataan yang baik-baik saja.

Berdasarkan hadits Ummu Salamah Radhiyallahu ‘anha beliau berkata, berkata Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wa Sallam :

إذا حضرتم المريض أو الميت، فقولوا خيرا، فإن الملائكة يؤمنون على ما تقولون " أخرجه مسلم والبيهقي (3/ 384) وغيرهما.

Artinya : “Jika kalian melihat orang yang sakit atau orang yang sudah meninggal dunia, maka hendaklah kalian mengucapkan perkataan yang baik, karena sesungguhnya para malaikat Men-aminkan apa yang kalian ucapkan.”  (HR Muslim dan Al Baihaqi 3/384 dan selain keduanya)

3.Tidak dituntunkan bagi orang yang menjenguknya untuk membacakan surat Yasin  atau menghadapkannya kearah kiblat, karena tidak ada dalil yang shohih tentang perkara ini, bahkan  Penghadapannya ke arah kiblat ini dibenci oleh seorang Ulama Kibaru Tabi’in (Murid Shahabat)  Sa’id bin Al Musayyib  berdasarkan sebuah atsar yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam Mushonnafnya :

حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ الْعَقَدِيُّ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ قَيْسٍ، قَالَ: حَدَّثَنِي زُرْعَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، أَنَّهُ شَهِدَ سَعِيدَ بْنَ الْمُسَيِّبِ فِي مَرَضِهِ وَعِنْدَهُ أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، فَغُشِيَ عَلَى سَعِيدٍ، فَأَمَرَ أَبُو سَلَمَةَ، أَنْ يُحَوَّلَ فِرَاشُهُ إِلَى الْكَعْبَةِ، فَأَفَاقَ، فَقَالَ: «حَوَّلْتُمْ فِرَاشِي؟»، فَقَالُوا: نَعَمْ، فَنَظَرَ إِلَى أَبِي سَلَمَةَ، فَقَالَ: «أُرَاهُ عَمَلَكَ» فَقَالَ: أَنَا أَمَرْتُهُمْ، فَقَالَ: فَأَمَرَ سَعِيدٌ أَنْ يُعَادَ فِرَاشُهُ

Artinya : Telah mengabarkan kepada saya Abu ‘Amir Al Aqdiyyu, dari Muhammad bin Qois beliau berkata : Telah mengabarkan kepada saya Zur’ah bin Abdurrahman bahwasanya dia menyaksikan Sa’id bin Al Musayyib dalam keadaan sakit dan disisinya ada Abu Salamah bin Abdirrahman. Said tidak sadarkan diri, kemudian abu salamah memerintahkan untuk memutar ranjang said menghadap Ka’bah, Setelah Said sadar dari pingsannya, beliau berkata : “Apakah kalian yang memindahkan Ranjangku?” Mereka berkata : “Iya” , Maka Said memandang kearah Abu Salamah, Aku melihat ini adalah berdasarkan tindakanmu? * Abu Salamah berkata : “aku yang memerintahkan mereka” Maka Said Memerintahkan mereka untuk mengembalikan posisi ranjangnya (HR Ibnu Abi Syaibah : 10877)

Asy Syaikh Al Albany mengatakan : sanadnya shohih (Ahkamul Janaiz : 21)

* dalam kitab Ahkamul Janaiz Syaikh Albany menetapkan lafazh (بعلمك) : sehingga maknanya :
“Aku melihat ini adalah berdasarkan keilmuanmu”

Referensi :

☝-Ahkamil Janaiz  Asy Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albany (20-21)
☝-Mushonnaf Ibnu Abi Syaibah

Ditulis oleh : Ustadz Abu Khuzaimah Al Fadanji Hafizhahullah

(Padang  3 Rabi’ul Akhir 1437 H,  13 januari 2016)
⌚Pukul 19.41 WIB

Hastag :
#hal_sunnah_melihat_seseorang_sebelum_menemui_ajal
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Publikasi :
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Link Access :
https://bit.ly/SilsilatusSholihinPadang
---------------------------
https://telegram.me/SilsilatusSholihin

====================
Ⓜ️Ma'had Silsilatus Sholihin Padang

Selasa, 19 Januari 2016

LAFADZ-LAFADZ YANG TERLARANG

=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×
SILSILAH FAWAID MUHIMMAH

‼️LAFADZ-LAFADZ YANG TERLARANG (1)‼️

⚠️❌LAFAZH :

الحمد لله الذي لا يحمد على مكروه سواه

❌Artinya : “Alhamdulillah (segala puji bagi Allah) yang tidaklah ada sesuatupun yang dipuji dalam keadaan yang dibenci kecuali hanya Allah”

Berkata Asy Syaikh Badr bin Muhammad Al Anazi, Hafizhahullah :

“Adalah wajib bagi setiap muslim, jika tertimpa musibah untuk dia mengucapkan :

«الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ»

Artinya: “Segala puji bagi Allah dalam semua keadaan“

Seperti yang datang dari hadits “Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wa sallam jika tertimpa oleh sesuatu yang menyenangkannya beliau mengatakan:

«الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ»

☑️Artinya: Segala Puji Bagi Allah yang dengan nikmatnya sempurnalah perkara-perkara yang baik”

⛈Dan jika beliau ditimpa oleh yang sebaliknya maka beliau mengatakan :

«الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ»

Artinya: “Segala Puji Bagi Allah dalam semua keadaan“

(HR. Ibnu Sunni dalam Kitab Amal Al Yaumu wal Lailah 378, di shohihkan Al Hakim 1/499, dan dishohihkan oleh Asy Syaikh Al Albany dalam Silsilah Shohihah 265).

Berkata Asy Syaikh Al ‘Utsaimin rahimahullah, "Apa yang sering diucapkan manusia dizaman sekarang (yaitu ):

الحمد لله الذي لا يحمد على مكروه سواه

"Alhamdulillah (segala puji bagi Allah ) yang tidaklah ada sesuatupun yang dipuji dalam keadaan yang dibenci kecuali hanya Allah”

Adalah salah dan keliru, karena jika engkau katakan perkataan ini, maka ini berarti engkau membenci terhadap apa yang Allah takdirkan terhadap engkau, akan tetapi katakanlah seperti apa yang diucapkan oleh Nabi Shollallahu ‘alaihi wa sallam,

«الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ»

“Segala Puji Bagi Allah dalam semua keadaan “

✅Inilah yang benar dan ini adalah Sunnah yang datang dari Nabi Shollallahu ‘alaihi wa sallam”

Sumber : https://telegram.me/baderAlbder

Alih bahasa oleh : Ustadz Abu Khuzaimah Al Fadanji Hafizhahullah

(Padang 23  Rabi’ul Awwal 1437 H, 4 Januari 2016)

______________

سلسلة الألفاظ المنهية:(١١)

١- (الحمد لله الذي لا يحمد على مكروه سواه)

الواجب على المسلم إذا أصابته مصيبة أن يقول(الحمد لله على كل حال)
كما ورد ذلك في حديث عائشة رضي الله عنها قالت: كان النبي عليه الصلاة والسلام إذا أتاه ما يسره قال: (الحمد لله الذي بنعمته تتم الصالحات) وإذا أتاه ما يخالف ذلك قال: (الحمد لله على كل حال).
رواه ابن السني في عمل اليوم والليلة(٣٧٨)
والحاكم وصححه(١/٤٩٩)
وصححه الألباني في الصحيحة(٢٦٥)

قال العلامة ابن عثيمين في شرح الرياض(٤/٣١):
ما يقوله بعض الناس اليوم(الحمد لله الذي لا يحمد على مكروه سواه) فهو خطأ غلط ، لأنك إذا قلت: الحمد لله الذي لا يحمد على مكروه سواه فهو عنوان على أنك كاره لما قدره عليك ، ولكن قل كما قال النبي عليه الصلاة والسلام (الحمد لله على كل حال) هذا هو الصواب ، وهو السنة التي جاءت عن النبي عليه الصلاة والسلام.اهـ

_____________

Hashtag:
#lafadz_terlarang

Posting:
Senin, 4 Jan 2016
Jam 10.00 WIB

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Publikasi :
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Link Access :
https://bit.ly/SilsilatusSholihinPadang
---------------------------
https://telegram.me/SilsilatusSholihin

====================
Ⓜ️Ma'had Silsilatus Sholihin Padang

=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×
SILSILAH FAWAID MUHIMMAH

LAFAZH-LAFAZH YANG TERLARANG (2)⚠️‼️

❎LAFAZH :

كوارث طبيعية

❌Artinya: ”Bencana yang terjadi secara alamiah”

Berkata Asy Syaikh Badr Al Anazy Hafizhahullah : “Perkataan ini adalah haram, terdapat padanya penyerupaan terhadap para ahli ilmu tabiat, yang mereka menyandarkan kebaikan dan keburukan kepada tabiat (kebiasaan / fitrah/alam)”.

⚖Tabiat / fitrah yang ada pada suatu makhluq tidak mempunyai kemampuan dalam penciptaan sesuatu. Seluruh apa-apa yang terjadi pada alam /penciptaan dalam bentuk perkara-perkara yang baik dan buruk terjadi dengan izin Allah Subhanah wa Ta’ala.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

✏️Artinya : “Tidaklah Apa yang terjadi dari bentuk musibah di bumi dan juga tidak juga dalam diri kalian kecuali dia telah tercatat dalam sebuah kitab (lauh mahfuzh) sebelum kami menciptakannya, sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah” (Surat Al Hadid : 22).

Berkata Al Allamah Ahmad An Najmi, dalam kitabnya Asy Syarhu Al Wajiz, : “Yang perlu menjadi perhatian adalah bahwa kebanyakan manusia menamakan sebuah bencana, apakah dia dalam bentuk gempa bumi yang merusak, atau angin topan yang menghancurkan ataupun bencana air bah, dan selainnya, mereka namakan dengan bencana yang (terjadi) secara alamiah. Dan hal ini bisa terhitung sebagai tindakan kesyirikan bahkan sampai kepada tingkat Syirik Akbar, ketika mereka menyandarkan seluruh bencana ini kepada alam dan melupakan Pencipta dan Pengatur dari seluruh Alam tersebut.”

Sumber: https://telegram.me/baderAlbder

Alih bahasa oleh : Ustadz Abu Khuzaimah Al Fadanji Hafizhahullah

(Padang 24  Rabi’ul Awwal 1437 H, 5 Januari 2016)

______________

لصواب ، وهو السنة التي جاءت عن النبي عليه الصلاة والسلام.اهـ

٢- (كوارث طبيعية)

هذا كلام محرم لا يجوز وهو يشبه كلام الطبائعيين ، الذي ينسبون الشر والخير إلى الطبيعة ، والطبيعة مخلوقة ليس لها تصرف في الكون ، وإنما كل ما يحدث في الكون من خير أو شر يحدث بإذن الله سبحانه وتعالى.

قال تعالى: (مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِّن قَبْلِ أَن نَّبْرَأَهَا ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ )

قال العلامة أحمد النجمي في الشرح الوجيز الممهد لتوحيد الخالق الممجد(٢٩٩): ومن الملاحظ أن كثيراً من الناس
يسمون الكوارث من زلازل مدمرة ، وأعاصير مهلكة وفيضانات وغير ذلك ، يسمون هذه الأمور كوارث طبيعية وهذا يعتبر شركاً ، وقد يكون من الشرك الأكبر حينما ينسبون هذه الكوارث إلى الطبيعة وينسون خالق هذا الكون ، والمتصرف فيه.اهـ

Hashtag:
#lafadz_terlarang2

Posting:
Selasa, 5 Jan 2016
Jam 10.40 WIB

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Publikasi :
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Link Access :
https://bit.ly/SilsilatusSholihinPadang
---------------------------
https://telegram.me/SilsilatusSholihin

====================
Ⓜ️Ma'had Silsilatus Sholihin Padang

=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×
SILSILAH FAWAID MUHIMMAH

⚡️LAFAZH-LAFAZH YANG TERLARANG (3)⚠️‼️

❎LAFAZH: “ISRAILIY (ORANG-ORANG ISRAIL / ISRAEL)”

Berkata Asy Syaikh Badr Hafizhahullah :
“Kalimat: “orang-orang  Israel ” sering ditujukan untuk orang-orang Yahudi, dan ini adalah kekeliruan, karena Israil (atau  Israel) adalah nabi Allah; Ya’qub bin Ishaq  Alaihimassalam, yang benar adalah memanggil mereka dengan sebutan Yahudi bukan dengan panggilan Israil (atau israel).

Demikianlah penamaan mereka disebutkan dalam Al Kitab dan As Sunnah. Allah Ta’ala berfirman: (Artinya): “Orang-orang yahudi mengatakan tangan Allah terbelenggu, sebenarnya tangan merekalah yang terbelenggu, dan mereka dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu, padahal tangan Allah terbuka, Allah memberi rezeki sebagaimana yang Allah kehendaki. (Al Maidah : 64)

✅Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu beliau berkata, berkata Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wa sallam (artinya): “Tidaklah seorang anak kecuali pasti dilahirkan dalam keadaan fitrah yang suci, kedua orang tuanyalah yang membuat dia menjadi Yahudi, Nashrani atau Majusi (HR. Al Bukhari 1258, Muslim : 2658).

⚡️Dan salah satu kesalahan yang tersebar dikalangan sebagian manusia perkataan mereka: “Wahai Allah laknatlah Israel !!”, Ini tidak benar,  karena Israil (atau israel) adalah nama lain dari nabi Ya’qub Alaihissalam.  Yang benar adalah mereka mengucapkan: “Laknat Allah atas orang-orang  Yahudi!!” atau “Semoga Allah melaknat orang-orang Yahudi!!”

Sumber : https://telegram.me/baderAlbder

Alih bahasa oleh : Ustadz Abu Khuzaimah Al Fadanji Hafizhahullah

(Padang 26  Rabi’ul Awwal 1437 H, 7 Januari 2016)

_______________
اسرائيلي

يطلق كثير من الناس لفظ (إسرائيلي) على اليهودي ، وهذا غلط لأن إسرائيل هو نبي الله يعقوب بن إسحاق عليهما السلام ، والصواب ينادون باليهود لا إسرائيل ، هكذا جاءت تسميتهم بالكتاب والسنة
قال تعالى: ( وَقَالَتِ الْيَهُودُ يَدُ اللَّهِ مَغْلُولَةٌ ۚ غُلَّتْ أَيْدِيهِمْ وَلُعِنُوا بِمَا قَالُوا ۘ بَلْ يَدَاهُ مَبْسُوطَتَانِ يُنفِقُ كَيْفَ يَشَاءُ ).

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (ما من مولود إلا يولد على الفطرة فأبواه يهودانه وينصرانه ويمجسانه)
رواه البخاري (١٣٥٨) ومسلم (٢٦٥٨)

ومن الأخطاء الشائعة عند بعض الناس قولهم:(اللهم العن إسرائيل) وهذا خطأ لأن إسرائيل هو يعقوب عليه السلام.
والصواب أن يقال: لعنة الله على اليهود أو لعن الله اليهود.
_________________

Hashtag:
#lafadz_terlarang3

Posting:
Kamis, 7 Jan 2016
Jam 11.00 WIB

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Publikasi :
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Link Access :
https://bit.ly/SilsilatusSholihinPadang
---------------------------
https://telegram.me/SilsilatusSholihin

====================
Ⓜ️Ma'had Silsilatus Sholihin Padang

=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×
SILSILAH FAWAID MUHIMMAH

❌❌LAFAZH-LAFAZH YANG TERLARANG (4)

❌♨️LAFAZH : MASIHIY

✅Berkata Asy Syaikh Badr Al Anazi Hafizhahullah : "Kebanyakan manusia menggunakan lafazh masihiy untuk menyebut orang-orang Nashrani, ini adalah kekeliruan, karena Al Masih, adalah nabi Allah Isa bin maryam 'alaihimas salam, yang benar adalah mereka dipanggil dengan sebutan Nashara , bukan dengan panggilan Al Masih, karena demikianlah penamaannya, datang dari Al Qur'an dan As Sunnah.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman (artinya) : "Wahai orang-orang yang beriman, jadilah Anshorullah ( Penolong agama Allah) seperti ucapan Isa bin Maryam kepada Al Hawariyyun, siapa yang akan menjadi penolong bagi Allah, maka berkatalah Al Hawariyyun kamilah penolong (agama)  Allah " (surat: Ash Shof : 14)

Dari abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, beliau berkata, Rasulullah Shollallahu 'alaihi wa Sallam, : "Tidaklah seorang anak kecuali pasti dilahirkan diatas fitrah, orang tuanyalah yang menjadikan dia seorang yahudi, Nashrani atau Majusi" (HR Al Bukhari 1358 dan Muslim 2658)"

Sumber : https://telegram.me/baderAlbder

Alih bahasa : Ustadz Abu Khuzaimah Al Fadanji Hafizhahullah

(Padang 28 Rabi'ul Awwal 1437 H, 9 januari 2016)
__________________

Hashtag :
#lafazh_terlarang

Postting :
Sabtu, 09 Jan 2016
Jam. 16.30 wib

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Publikasi :
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Link Access :
https://bit.ly/SilsilatusSholihinPadang
---------------------------
https://telegram.me/SilsilatusSholihin

====================
Ⓜ️Ma'had Silsilatus Sholihin Padang

=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×
SILSILAH FAWAID MUHIMMAH

LAFAZH-LAFAZH YANG TERLARANG (5)✋

❎LAFAZH: DUAT TABSYIR (DA’I  PEMBAWA BERITA GEMBIRA)

Berkata Asy Syaikh Badr Al Anazi Hafizhahullah :
“Kebanyakan manusia menggunakan lafadz Duat Tabsyir (para da’i pembawa berita gembira) untuk menyebut para penyeru agama Nashrani, ini adalah sebuah kekeliruan, bahkan mereka adalah Da’i Tanshir (para penyeru yang memasukkan orang ke dalam agama Nashrani, atau sering disebut misionaris: pen). Mereka bukan para da’i pembawa berita gembira, karena sifat pemberi berita gembira dan pemberi peringatan adalah sifat bagi Para Rasul ‘alaihimus sallam yang mereka memberi berita gembira kepada manusia dan memberi peringatan kepada mereka."

✅Allah Subhanahu wa Ta’la Berfirman (artinya):
“Para Rasul yang memberi berita gembira dan memberi peringatan, agar manusia tidak berhujjah (beralasan untuk membantah Allah) setelah diutusnya para Rasul, sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (An Nisa : 165).

Allah Subhanahu wa Ta’la Berfirman (artinya): “Wahai para Rasul sesungguhnya kami mengutus kalian sebagai saksi dan sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, serta sebagai da’i yang menyeru kepada Allah dengan izinnya dan sebagai cahaya yang menerangi” (Al Ahzab : 45-46)

Sumber : https://telegram.me/baderAlbadr

Alih bahasa oleh : Ustadz Abu Khuzaimah Al Fadanji Hafizhahullah

(Padang  2 Rabi’ul Akhir 1437 H,  12 Januari 2016)

___________________

(دعاة التبشير)

يطلق كثير من الناس لفظ (دعاة التبشير) على دعاة النصارى ، وهذا غلط ، بل هم دعاة تنصير لا تبشير.
لأن صفة البشارة والنذارة , جاءت في كتاب الله وصف للرسل عليهم الصلاة والسلام بأنهم يبشرون الناس وينذرونهم.
قال تعالى: (رُسُلًا مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَ لِئَلَّا يَكُونَ لِلنَّاسِ عَلَى اللَّهِ حُجَّةٌ بَعْدَ الرُّسُلِ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا)
وقال تعالى: (يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ إِنَّا أَرْسَلْنَاكَ شَاهِدًا وَمُبَشِّرًا وَنَذِيرًا وَدَاعِيًا إِلَى اللَّهِ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيراً).
_________________

Hashtag:
#lafadz_terlarang5

Posting:
Selasa, 12 Jan 2016
Jam 12.30 WIB

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Publikasi :
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Link Access :
https://bit.ly/SilsilatusSholihinPadang
---------------------------
https://telegram.me/SilsilatusSholihin

====================
Ⓜ️Ma'had Silsilatus Sholihin Padang

=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×
SILSILAH FAWAID MUHIMMAH

✋LAFAZH-LAFAZH YANG TERLARANG (6)⚠️

LAFAZH : (يا حول الله)
“WAHAI KEKUATAN ALLAH”

✅Berkata Asy Syaikh Badr Al Anazi Hafizhahullah :
“Perkataan sebagian manusia (wahai kekuatan Allah) adalah perkataan yang salah, dan tidak diperbolehkan, karena bentuk perkataan yang seperti ini adalah permintaan atau doa kepada sifat. Doa kepada sifat  tidaklah diperbolehkan menurut pendapat mayoritas ulama, dan yang semisal dengan ini adalah perkataan:
يا قوة الله................
يا قدرة الله..................
(Yaa Quwwatallahi………………
Yaa Qudratallahi………………….
(maknanya semuanya sama:  pen)

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Talqishul Istighatsah (80): “Meminta kepada Allah dengan menggunakan nama-nama dan sifat-sifat serta kalimat-kalimat Allah adalah diperbolehkan sebagaimana yang datang dari banyak hadits, adapun berdoa kepada sifat-Nya, dan Kalimat-Nya adalah bentuk kekufuran berdasarkan kesepakatan (ulama) kaum muslimin” (Selesai perkataan Syaikhul Islam).

Yang semisal ini adalah perkataan sebagian manusia “Yaa Haulallahi”  (wahai kekuatan Allah) ini juga merupakan lafazh yang tidak diperbolehkan, karena ini merupakan perbuatan meminta kepada kekuatan, sedangkan yang wajib bagi seorang muslim adalah meminta kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan tidak meminta kepada selainnya.

Berkata Nabi Shollallahu ‘alaihi wa sallam kepada Ibnu Abbas, radhiyallahu ‘anhuma, “jika engkau meminta maka mintalah kepada Allah” (HR At Tirmidzi 2516, beliau mengatakan Hadits Hasan Shohih). Hadits ini dishohihkan oleh Asy Syaikh Al Albany

Sumber : https://telegram.me/baderAlbder

Alih bahasa oleh : Ustadz Abu Khuzaimah Al Fadanji Hafizhahullah

(Padang  4 Rabi’ul Akhir 1437 H, 14 Januari 2016)

__________________

١- (يا حول الله)

قول بعض الناس (يا حول الله) قول خاطئ ولا يجوز ، لأنه سؤال صفة ، وسؤال الصفة لا يجوز عند عامة أهل العلم ، ومثله قول (يا قوة الله) و (يا قدرة الله) و(يا عزة الله).
قال شيخ الإسلام ابن تيمية في تلخيص الاستغاثة (٨٠): إن مسألة الله بأسمائه وصفاته وكلماته جائز مشروع كما جاءت به الأحاديث ، وأما دعاء صفاته وكلماته فكفر باتفاق المسلمين.اهـ

- ومثله قول بعض الناس (يا حول) وهذا أيضاً لا يجوز لأنه سؤال للحول ، والواجب على المسلم أن يسأل الله سبحانه وتعالى ولا يسأل غيره.
قال النبي عليه الصلاة والسلام لابن عباس رضي الله عنه: (إذا سألت فاسأل الله) رواه الترمذي(٢٥١٦) وقال: حديث حسن صحيح.
وصححه الألباني.

_________________

Hashtag:
#lafadz_terlarang6

Posting:
Kamis, 14 Jan 2016
Jam 11.30 WIB
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Publikasi :
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Link Access :
https://bit.ly/SilsilatusSholihinPadang
---------------------------
https://telegram.me/SilsilatusSholihin

====================
Ⓜ️Ma'had Silsilatus Sholihin Padang

=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×
SILSILAH FAWAID MUHIMMAH

✋LAFAZH-LAFAZH YANG TERLARANG (7)

❌BERTAWASSUL DENGAN KEDUDUKAN NABI SHOLLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM‼️

✅Berkata Asy Syaikh Badr Al Anazi Hafizhahullah :
“Meminta kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan kedudukan Nabi Muhammad Shollallahu ‘alaihi wa sallam atau kedudukan orang lain selain beliau, tidak diperbolehkan karena ini adalah bentuk tawassul yang dilarang”

⚠️Asy Syaikh Sholih Al Fauzan mengatakan : 
“Tawassul dengan kedudukan Nabi Muhammad Shollallahu ‘alaihi wa sallam atau kedudukan orang lain selain beliau, tidak diperbolehkan.

❌Hadits yang ada tentang perkara ini adalah dusta, Hadits tersebut adalah :
«إذا سألتم الله فاسألوه بجاهي، فإن جاهي عند الله عظيم»

(artinya) : “Jika kalian meminta kepada Allah maka mintalah dengan kedudukanku karena kedudukanku agung disisi Allah”

✖️Hadits ini tidak terdapat satupun kitab kaum muslimin yang bisa disandarkan kepadanya, tidak ada satu orang pun dari para ulama yang menyebutnya sebagai sebuah hadits, jika dalil ini tidak shohih maka tidak boleh mengamalkannya, karena Ibadah tidak bisa ditetapkan kecuali dengan dalil yang jelas. (Akidah Tauhid 174)

▶️Adapun hadits Sahl bin Hanif Radhiyalllahu anhu:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِنَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ، إِنِّي تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّي فِي حَاجَتِي هَذِهِ لِتُقْضَى لِيَ، اللَّهُمَّ فَشَفِّعْهُ فِيَّ.

Artinya : “Wahai Allah sesungguhnya aku meminta kepada Engkau, aku menghadap kepada Engkau dengan  Nabi-Mu Muhammad Nabi (yang diutus sebagai) Rahmat, sesungguhnya aku menghadap kepadamu (Muhammad) menuju kepada Rabb-ku dalam kebutuhanku ini, supaya engkau (Muhammad) menunaikan kebutuhanku ini (dengan  syafaat darimu) Wahai Allah terimalah syafatnya (Muhammad) atas kebutuhanku ini” (HR At Tirmidzi 3578)

⚠️‼️Hadits ini diperselisihkan keshohihannya, jika hadits ini shohih maka maknanya adalah : “Aku meminta kepada-Mu, aku menghadap kepada-Mu dengan doa Nabi untukku”

(Akan tetapi) ini hanya dipraktekkan dimasa hidup Nabi Shollallahu ‘alaihi wa sallam, tidak setelah meninggalnya.
Meminta Doa kepada Nabi Shollallahu ‘alaihi wa sallam dimasa hidup beliau, adalah perkara yang disyariatkan .

Sumber : diringkas dari:  https://telegram.me/baderAlbder

Alih bahasa oleh : Ustadz Abu Khuzaimah Al Fadanji Hafizhahullah

(Padang  9  Rabi’ul Akhir 1437 H, 19 Januari 2016)

______________

Hashtag:
#lafadz_terlarang7

Posting:
Selasa, 19 Jan 2016

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Publikasi :
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Link Access :
https://bit.ly/SilsilatusSholihinPadang
---------------------------
https://telegram.me/SilsilatusSholihin

====================
Ⓜ️Ma'had Silsilatus Sholihin Padang

=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×=×