Tampilkan postingan dengan label Buletin Al-Ilmu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buletin Al-Ilmu. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Januari 2018

SIAPAKAH 'ULAMA ?


➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
*SIAPAKAH 'ULAMA ?*
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
1⃣

*Rasulullah Shollallohu 'alaihi Wasallam bersabda Sesungguhnya Ulama adalah pewaris para Nabi. (HR. Abu Dawud no. 3641 dan at Tirmidzi no. 2682 dari sahabat Abu Darda' Rodhiyallohu'anhu).*

_Para pembaca yang berbahagia, Ulama memiliki kedudukan yang mulia dan terhormat. Jasa mereka sangat besar bagi umat ini. Merekalah yang menyampaikan syariat Allah ta'ala secara estafet dari Rasulullah Shollallohu ' alaihi Wasallam hingga sampai kepada kita. Pantaslah kalau Rasulullah Shollallohu 'alaihi Wasallam menegaskan bahwa ulama adalah pewaris para nabi. Selama Umat ini memuliakan dan menghormati ulama, niscaya kebaikan akan mengiringi mereka. Sebaliknya, manakala umat ini tidak memuliakan dan menghormati ulama bahkan melecehkan mereka niscaya kerusakan dan kehancuran akan melanda. Wallahul Musta'an._

*KEUTAMAAN DAN KEDUDUKAN ULAMA*

Allah ta'ala telah menyebutkan berbagai ayat dalam Al Qur'an yang menerangkan tentang keutamaan ulama dan kedudukan mereka. Diantara firman Allah ta'ala .

Allah mempersaksikan bahwasannya tidak ada sesembahan yang berhaq diibadahi kecuali Dia, demikian pula para malaikat dan orang orang yang berilmu (Ulama) yang menegakkan keadilan. (Ali Imran: 18).

Ayat tersebut menjelaskan tentang keutamaan dan kedudukan ulama, ditinjau dari berbagai sisinya:

1⃣.Bahwasannya Allah ta'ala menyebutkan persaksian orang orang yang berilmu dan tidak menyebutkan persaksian selain mereka dari kalangan Manusia.

2⃣.Bahwasannya Allah ta'ala menggandengkan persaksian orang orang yang berilmu dengan persaksian Nya sendiri dan para Malaikat Nya.

3⃣. Didalam persaksian tersebut terkandung sebuah rekomendasi dan pengakuan Allah ta'ala akan keadilan orang orang yang berilmu. Karena sesungguhnya Allah ta'ala tidaklah menyebutkan persaksian makhluk Nya melainkan dari orang orang yang adil.

4⃣. Bahwasannya Allah ta'ala meminta persaksian kepada mereka terhadap suatu perkara yang paling mulia dan agung yaitu persaksian bahwasannya tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah ta'ala.

Bersambung...
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
_Sumber, Al Ilmu Edisi No 43/X/XIII/1436H._
Join Chanel telegram
🌍http://bit.ly/FadhlulIslam
🌎 salafymedia.com
_Publikasi, Bandung 12 Rabi'ul akhir 1437 H/ 23 Januari 2016._
*📚 WA Fadhlul Islam Bandung*
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
*SIAPAKAH 'ULAMA ?*
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
2⃣

*Demikian pula disebutkan dalam hadits hadits Rasulullah Shollallohu 'alaihi Wasallam berbagai penjelasan tentang  keutamaan Ulama dan kedudukan mereka, diantaranya adalah:*

Barangsiapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu niscaya Allah ta'ala akan memudahkan baginya jalan menuju surga. Dan sesungguhnya Para malaikat meletakkan sayap sayapnya kepada seorang penuntut ilmu karena ridho (dengan perbuatannya). Dan sesungguhnya orang berilmu akan dimintakan ampunan oleh para penduduk langit dan bumi, demikian pula ikan ikan yang ada didalam air. Keutamaan orang yang berilmu atas ahli ibadah seperti keutamaan bulan purnama atas seluruh bintang bintang yang ada. Sesungguhnya Ulama adalah pewaris para Nabi. (HR. Abu Dawud no. 3641) dan At Tirmidzi no. 2682)

✔Hadits tersebut menerangkan tentang keutamaan dan kedudukan ulama yang sangat mulia dan agung ditinjau dari berbagai sisinya:

1⃣.Pemulian para malaikat dan kecintaan mereka kepada orang orang yang berilmu. Oleh karena itu para malaikat meletakkan sayap sayapnya kepada orang orang yang berilmu sebagai bentuk keridhoan dan pemulian mereka.

2⃣.Rasulullah Shollallohu 'alaihi Wasallam mengabarkan bahwa semua makhluk yang ada dilangit dan bumi akan memohonkan ampunan untuk orang yang berilmu, bahkan ikan ikan yang hidup didalam air pun ikut memintakan ampunan untuk orang yang berilmu.

Mengapa demikian❓ Hal itu karena keberadaan orang orang berilmu dimuka bumi ini menjadi sebab bagi keselamatan hamba hamba Allah ta'ala. Sebab, merekalah yang memerintahkan manusia untuk berbuat kebaikan dan melarang manusia dari berbuat kejahatan. Tak dipungkiri upaya yang dilakukan oleh orang orang yang berilmu tersebut kemanfaatan dan berkahnya menyentuh seluruh makhluk. Hewan hewan pun mendapatkan keberkahan dengan sebab ketaatan hamba hamba Allah ta'ala tersebut. Sehingga atas kebaikan yang telah mereka tebarkan ini, merekapun mendapatkan balasan yang baik pula berupa permintaan ampunan kepada Allah ta'ala untuk mereka dari penduduk langit  dan bumi serta hewan hewan diair.

3⃣.Orang yang berilmu dipermisalkan seperti bulan purnama yang sinarnya memenuhi ufuk dan penjuru alam. Sementara ahli ibadah dipermisalkan bintang bintang yang sinarnya hanya meliputi dirinya sendiri. Dari sini kita mengetahui keistimewaan orang yang berilmu dibandingkan ahli ibadah bahwasannya keberadaan orang yang berilmu kemanfaatan ilmunya akan dirasakan oleh banyak manusia sedangkan ahli ibadah kemanfaatan ibadahnya hanya dirasakan oleh dirinya sendiri. Tentang keistimewaan orang yang berilmu dibandingkan ahli ibadah juga diucapkan oleh Ibnu Abbas Rodhiyallohu 'anhu : Keberadaan 1 orang yang berilmu lebih ditakuti iblis daripada 1000 ahli ibadah. (Man Huwa Al 'Ulama, hlm.8).

4⃣.Ulama merupakan pewaris para nabi. Ini adalah keutamaan yang sangat besar bagi para ulama. Karena para nabi adalah makhluk Allah ta'ala yang terbaik maka pewaris para nabi juga merupakan makhluk yang terbaik setelah para nabi. Lebih dari itu kaum yang paling dekat dengan para Nabi adalah Ulama, Karena tidaklah seorang menjadi ahli waris melainkan disebabkan hubungannya yang amat dekat dengan pihak yang mewariskan.

Bersambung...
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
_Sumber, Al Ilmu Edisi No. 43/X/XIII/1436H._
Join Chanel telegram
🌍http://bit.ly/FadhlulIslam
🌐 salafymedia.com
_Publikasi, Bandung 12 Rabi'ul akhir 1437 H/ 23 Januari 2016._
*📚 WA Fadhlul Islam Bandung*
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
*SIAPAKAH 'ULAMA ?*
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
1⃣

*Rasulullah Shollallohu 'alaihi Wasallam bersabda Sesungguhnya Ulama adalah pewaris para Nabi. (HR. Abu Dawud no. 3641 dan at Tirmidzi no. 2682 dari sahabat Abu Darda' Rodhiyallohu'anhu).*

_Para pembaca yang berbahagia, Ulama memiliki kedudukan yang mulia dan terhormat. Jasa mereka sangat besar bagi umat ini. Merekalah yang menyampaikan syariat Allah ta'ala secara estafet dari Rasulullah Shollallohu ' alaihi Wasallam hingga sampai kepada kita. Pantaslah kalau Rasulullah Shollallohu 'alaihi Wasallam menegaskan bahwa ulama adalah pewaris para nabi. Selama Umat ini memuliakan dan menghormati ulama, niscaya kebaikan akan mengiringi mereka. Sebaliknya, manakala umat ini tidak memuliakan dan menghormati ulama bahkan melecehkan mereka niscaya kerusakan dan kehancuran akan melanda. Wallahul Musta'an._

*KEUTAMAAN DAN KEDUDUKAN ULAMA*

Allah ta'ala telah menyebutkan berbagai ayat dalam Al Qur'an yang menerangkan tentang keutamaan ulama dan kedudukan mereka. Diantara firman Allah ta'ala .

Allah mempersaksikan bahwasannya tidak ada sesembahan yang berhaq diibadahi kecuali Dia, demikian pula para malaikat dan orang orang yang berilmu (Ulama) yang menegakkan keadilan. (Ali Imran: 18).

Ayat tersebut menjelaskan tentang keutamaan dan kedudukan ulama, ditinjau dari berbagai sisinya:

1⃣.Bahwasannya Allah ta'ala menyebutkan persaksian orang orang yang berilmu dan tidak menyebutkan persaksian selain mereka dari kalangan Manusia.

2⃣.Bahwasannya Allah ta'ala menggandengkan persaksian orang orang yang berilmu dengan persaksian Nya sendiri dan para Malaikat Nya.

3⃣. Didalam persaksian tersebut terkandung sebuah rekomendasi dan pengakuan Allah ta'ala akan keadilan orang orang yang berilmu. Karena sesungguhnya Allah ta'ala tidaklah menyebutkan persaksian makhluk Nya melainkan dari orang orang yang adil.

4⃣. Bahwasannya Allah ta'ala meminta persaksian kepada mereka terhadap suatu perkara yang paling mulia dan agung yaitu persaksian bahwasannya tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah ta'ala.

Bersambung...
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
_Sumber, Al Ilmu Edisi No 43/X/XIII/1436H._
Join Chanel telegram
🌍http://bit.ly/FadhlulIslam
🌎 salafymedia.com
_Publikasi, Bandung 12 Rabi'ul akhir 1437 H/ 23 Januari 2016._
*📚 WA Fadhlul Islam Bandung*
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
*SIAPAKAH 'ULAMA ?*
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
3⃣

*KARAKTERISTIK 'ULAMA*

_Sosok ulama tidaklah semata mata dinilai dari kepandaian dan kefasihannya ketika berceramah dimimbar atau dimajlis ilmu. Atau semata mata karena banyaknya karya tulis yang dihasilkan dan tersebar dikalangan umat. Bahkan sahabat Abdullah bin Mas'ud Rodhiyallohu 'anhu  mengatakan kepada murid murid beliau, Sesungguhnya kalian hidup dimasa yang ulamanya terhitung banyak dan orang yang pandai berbicara masih sedikit, Suatu saat akan datang setelah kalian masa yang ulamanya sedikit dan orang yang pandai berbicara banyak sekali. Barang siapa yang banyak ilmunya dan sedikit ucapannya maka dia adalah orang yang terpuji. Namun, bila sebaliknya maka dia adalah orang yang tercela. (Man Hum al 'ulama, hlm 11)._

▪Al Imam Ibnu Rajab al Hanbali Rohimahulloh dalam kitab Fadhlu 'ilmi Salaf 'alal Khalaf membantah pandangan sebagian orang yang meyakini bahwa orang yang berpanjang lebar dalam menyampaikan suatu materi pada zaman ini berarti lebih pandai daripada generasi sebelumnya. Ini Merupakan keyakinan buruk yang mengandung prasangka jelek terhadap generasi pendahulu yaitu para sahabat, tabi'in dan tabiut tabi'in yang nota bene mereka adalah sebaik baik generasi dari umat ini. Ulama yang sejati disamping mereka itu orang orang yang memahami hukum hukum al Qur'an dan al Hadits dengan pemahaman yang benar yaitu sebagaimana yang dipahami oleh para sahabat yang diajar langsung oleh Nabi.

Mereka juga memiliki karakter sebagai berikut:

1⃣. Mereka adalah orang orang yang mengamalkan ilmunya, mereka memulai dari dirinya sendiri beramal sebelum memerintahkan orang lain untuk beramal.

2⃣. Mereka adalah orang orang yang tawadhu' dan tidak merasa lebih tinggi dari orang lain. Mereka tidak suka mendapatkan pujian atau dianggap sebagai orang suci. Mereka pula tidak menyombongkan diri terhadap yang lainnya. Sungguh ulama sejati itu semakin bertambah keilmuan mereka, semakin bertambah pula rasa tawadhu', kerendahan hati, dan rasa takutnya kepada Allah ta'ala.

3⃣. Mereka menjauhi perkara perkara duniawi terutama jabatan, kursi kepemimpin, kepopuleran, dan pujian. Apabila mereka mendapatkannya dengan niatan atau keinginan maka mereka pun merasa takut sekali.

*👉🏿 Sebagaimana dialami oleh al Imam Ahmad Rohimahulloh yang merasakan ketakutan pada dirinya tatkala nama beliau mulai populer dikalangan umat.*

4⃣. Mereka tidak mempromosikan diri dihadapan umat sebagai ahli ilmu atau menganggap pihak lain sebagai orang orang bodoh. Kecuali terhadap orang orang yang menyelisihi prinsip prinsip agama, maka para ulama pun marah karena Allah ta'ala dan bukan marah karena pribadinya atau marah demi mengangkat derajatnya.

Bersambung...
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
_Sumber, Al Ilmu Edisi No.43/X/XIII/1436H._
join Chanel telegram
🌍http://bit.ly/FadhlulIslam
🌐 salafymedia.com
_Publikasi, Bandung 13 Rabi'ul akhir 1437 H/ 24 Januari 2016._
*📚 WA Fadhlul Islam Bandung*
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
*SIAPAKAH 'ULAMA ?*
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
4⃣

*KEWAJIBAN UMAT KEPADA 'ULAMA*

_Setelah kita mengetahui betapa mulianya upaya yang telah dilakukan oleh para 'ulama untuk memperbaiki kondisi umat menuju kejayaan, maka umat pun berkewajiban untuk memenuhi hak hak mereka. Diantara hak hak 'ulama yang berkewajiban ditunaikan oleh umat adalah sebagai berikut;_

1⃣. Memuliakan , menghormati, dan merendahkan hati dihadapan mereka, tentu dengan batasan batasan syariat (Tanpa berlebihan). Sebagaimana kisah yang menceritakan tentang penghormatan Abdullah bin Abbas Rodhiyallohu 'anhu kepada Zaid bin Tsabit Rodhiyallohu 'anhu tatkala Abdullah bin Abbas menuntut hewan tunggangan Zaid bin Tsabit, Mengapa engkau menuntunnya untuk sementara engkau adalah anak paman Rasulullah❓Abdullah bin Abbas berkata, Demikianlah yang kami lakukan terhadap 'Ulama. (Man Hum Al 'Ulama, hlm. 14).

▪Ali bin Abi Tholib Rodhiyallohu 'anhu berkata, Mencintai 'ulama merupakan tuntunan Agama. (Man Hum al'Ulama, hlm. 9).

▪Al Imam Thawus Rohimahulloh berkata, Termasuk dari tuntunan Rasulullah Shollallohu 'alaihi Wasallam adalah menghormati orang yang berilmu. (Man Hum al 'Ulama, hlm. 14).

▪Al Imam Ahmad Rohimahulloh berkata, Kita diperintahkan untuk merendahkan hati kepada orang yang telah mengajar kepada kita. (Man Hum al 'Ulama, hlm. 14).

2⃣. Mendoakan para 'ulama dengan kebaikan dan memintakan ampun untuk mereka. Sebagaimana telah disebutkan dalam hadits sebelumnya, Dan sesungguhnya orang yang berilmu akan dimintakan ampunan oleh para penduduk langit dan bumi demikian pula hewan hewan yang ada di air. (HR. Abu Dawud no. 3641 at Tirmidzi no. 2682).

*Demikian pula hadits, Dan barang siapa yang berbuat baik kepada kalian maka balaslah dengan balasan yang setimpal, kemudian apabila kalian tidak bisa membalasnya dengan balasan yang setimpal maka do'akanlah kebaikan untuknya sampai kalian merasa bahwa kalian telah membalas kebaikannya. (Jami' Ash Shaghir no. 10965).*

Kebaikan manakah yang lebih besar di dunia ini daripada kebaikan yang diberikan oleh orang yang berilmu kepada kita❓Mereka menunjukkan sebuah jalan yang mengantarkan kepada kebahagiaan kita didunia dan akherat.

*👉🏿✔Inilah beberapa hak hak ulama yang wajib ditunaikan oleh umat dan disana masih banyak hak hak yang lainnya. Maka kita memohon kepada Allah ta'ala agar memberikan Taufik Nya kepada kita untuk mengamalkannya. Wallahu'alam Bish Showab.*

*Selesai.*
_Penulis Ustadz Muhammad Rifqi Hafizhohulloh._
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
_Sumber, Al Ilmu Edisi No.43/X/XIII/1436H._
join Chanel telegram
🌍http://bit.ly/FadhlulIslam
🌐 salafymedia.com
_Publikasi, Bandung 14 Rabi'ul akhir 1437 H/ 25 Januari 2016._
*📚 WA Fadhlul Islam Bandung*
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Jumat, 26 Februari 2016

Berjihad Melawan Teroris Khawarij

➖➖➖➖➖➖➖➖➖
BERJIHAD MELAWAN TERORIS KHAWARIJ
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
No 1⃣

Sejak dulu, aksi teror bertubi tubi menguncang dunia. Berbagai tindakan anarkis yang telah mencoreng kemuliaan Islam. Kawanan perusuh ini bisa saja menolak disebut sebagai TERORIS KHAWARIJ. Apa mau dikata, sepak terjang mereka adalah bukti sekaligus fakta tak terbantahkan.

Kesekian kalinya, para sahabat Nabi Shollallohu 'alaihi Wasallam tergugah untuk menepis berbagai kerancuan. Tak hanya uraian lisan, bahkan mereka tak menghiraukan sabetan pedang, luka yang menganga, maupun gugurnya teman seperjuangan. Sedari dulu, perjuangan membutuhkan pengorbanan.

Di tengah keheningan malam, angin menghembuskan hawa dingin pada tubuh tubuh yang menyimpan kelelahan. Sementara teriknya matahari dilalui dengan cucuran keringat di balik baju besi. Saling bahu membahu dengan sesama layaknya satu bangunan yang kokoh dalam kancah jihad fi Sabilillah.

SKETSA BIOGRAFIS TERORIS KHAWARIJ

Sindikat kejahatan ini seakan bias dipermukaan. Awalnya, ajakan menyimpang tersebut di suarakan oleh DZULKHUWAISHIRAH dimasa Nabi Shollallohu 'alaihi Wasallam.

Mereka begitu Ekstrem dalam peribadahan.
▪Dangkal keilmuaanya, keras kepala,
▪berusia muda,
▪serta sebagian menggundul kepalanya.
▪Mereka berkarakter keras dalam melakukan pengingkaran.
▪Selalu menjatuhkan kredibilitas pemerintah,
▪memvonis kafir selain kelompoknya,
▪dan kerap menumpahkan darah umat islam.
❗Propoganda ini justru di lancarkan dengan slogan Justifikasi agama❗
Sebuah paradigma yang sangat memilukan.

LATAR BELAKANG PERTEMPURAN

Paska perundingan yang dilaksanakan oleh Khalifah Ali bin Abi Thalib Rodhiyallohu 'anhu seusai perang Shiffin, sebanyak 8000 penghafal Al Qur'an ekstremis menyempal dan bermarkas di distrik Harura', Irak. Mereka melontarkan sejumlah protes penolakan atas perjanjian bilateral tersebut. Bahkan konspirasi terselubung ini berpotensi sebagai pemicu gerakan kudeta subversif.

Kemudian Ali bin Abi Thalib Rodhiyallohu 'anhu mengirim Abdullah bin Abbas Rodhiyallohu 'anhu sebagai delegasi kemarkas kelompok bersenjata tersebut. Disana, beliau mengungkapkan bahwa aktivitas mereka begitu kontras dengan bingkai islam, bahkan tidak ada seorang sahabat Nabi Shollallohu 'alaihi Wasallam pun terlihat dalam jaringan mereka. Selama tiga hari Abdullah bin Abbas Rodhiyallohu 'anhu secara intensif mematahkan semua argumen mereka. Hasilnya cukup Signifikan, sebanyak 4000 personel dari komplotan bersenjata ini menemui titik terang dan kembali kepada kebenaran. Sementara selebihnya bersikukuh berada diatas penyimpangan. Berangkat dari sini, pecahlah pertempuran Nahrawan pada tahun 38 H.

Bersambung...

Sumber Al Ilmu Edisi No.16/IV/XII/1435H.

klik Join Chanel telegram ⬇
http://bit.ly/FadhlulIslam
www.salafymedia.com

WA Fadhlul Islam Bandung
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
BERJIHAD MELAWAN TERORIS KHAWARIJ
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
No 2⃣

BUKTI KEJAHATAN TERORIS KHAWARIJ

Para teroris segera menggalang kekuatan dari kota Bashrah dan berbagai kota lainnya. Mereka memusatkan fasilitas militernya dikota Nahrawan, Irak.

⚔ Abdullah bin Wahb Ar Rasibi ketika diangkat sebagai panglima kawanan perusuh ini berkata, DEMI ALLAH, TIDAKLAH AKU MENERIMA KEPEMIMPINAN INI DIKARENAKAN MENGHARAP DUNIA, DAN TIDAK PULA AKU MENOLAKNYA KARENA TAKUT MATI.

Seiring waktu berjalan, mereka memanipulasi substansi agama, memvonis kafir atas sang Khalifah, menyabotase jalan, dan menebar kekacauan.

Pada bulan sya'ban, kaum teroris juga menawan sahabat Nabi Shollallohu 'alaihi Wasallam bernama Abdullah bin Khobbab Rodhiyallohu 'anhu beserta istrinya yang sedang mengandung. Beliau sendiri menjabat gubernur Nahrawan kala itu. Akhirnya, mereka tanpa gentar membunuh beliau. Lebih parah dari itu. Akhirnya, mereka tega membunuh istrinya, lalu membelah perutnya dan mengeluarkan janinya. Bisikan setan telah merasuki pemikiran khawarij tersebut.

Ketika Khalifah Ali bin Abi Thalib Rodhiyallohu 'anhu mengetahui tragedi mengenaskan itu, beliau mengirim al Harb bin Murrah untuk melakukan investigasi secara akurat. Tidak disangka, mereka langsung membunuhnya tanpa basa basi.

UPAYA NEGOISASI JELANG PERTEMPURAN

Sang Khalifah mengapresiasi dengan membentuk detasemen mujahidin dari berbagai kesatuan. Pasukan ini berjumlah 68200 prajurit sayap kanan dibawah komando Hujr bin Adi, sayap kiri di atur Syubaits bin Rib'i dan Ma'qil bin Qais, Kaveleri berkuda dipimpin Abu Ayyub al Anshari, dan pasukan Infanteri diatur Abu Qotadah al Anshari. Bertindak sebagai panglima tertinggi adalah Ali bin Abi Thalib Rodhiyallohu 'anhu sendiri.

Beliau mengirim delegasi kepada mereka agar kawanan ini mau menyerahkan para pembunuh. Tak lupa, beliau pula mendoakan kebaikan untuk mereka. Namun, kenyataan menorehkan cerita lain. Mereka malah sesumbar, kami semua yang telah membunuh rekan rekan kalian. Kami menghalalkan darah mereka dan darah Kalian.

Sejumlah sahabat Nabi Shollallohu 'alaihi Wasallam juga menyuguhkan uraian petunjuk. Sang Khalifah berupaya merajut persatuan yang kian memudar dan memberikan ultimatum keras. Tiada respon dari mereka selain seruan, JANGANLAH BERDIALOG MEREKA. BERSIAPLAH MENGHADAP ALLAH DAN BERSEGERALAH MENUJU SURGA.

AWAL MULA PERTEMPURAN NAHRAWAN

Sebelumnya, sang Khalifah mengedepankan opsi keamanan dengan mengibarkan panji sebagai tawaran bagi yang mau bernaung dibawahnya. Demikian pula opsi keamanan diberikan bagi yang  mau bertolak ke kota Kufah dan Madain. Tak ayal, mayoritas teroris khawarij ini menyongsong jaminan keamanan tersebut. Adapun sisanya berjumlah 1000 personel bersikeras untuk melanjutkan aksi radikal mereka.

Kelompok bersenjata ini bersiap menghadapi pertempuran. Sayap kanan dipimpin Zaid bin Husn, Sayap kiri dibawah komando Syuraih bin Aufa, Kaveleri berkuda diatur Hamzah bin sinan, dan pasukan infanteri dipimpin Hurqush bin Zuhair. Adapun yang memegang pucuk kepemimpinan pasukan ini adalah Abdullah bin Wahb ar Rasibi.

Bersambung...

Sumber Al Ilmu edisi No.16/IV/XII/1436H.

Klik Join Chanel telegram ⬇
http://bit.ly/FadhlulIslam
www.salafymedia.com

WA Fadhlul Islam Bandung
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
BERJIHAD MELAWAN TERORIS KHAWARIJ
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
No 3⃣

BERKOBARNYA API PERTEMPURAN

Para sahabat Nabi Shollallohu 'alaihi Wasallam terpanggil untuk menjadi ujung tombak guna menumpas gerakan pemberontakan ini. Apalagi segala upaya negoisasi telah dilakukan.
Gurun Pasir yang terbentang luas menjadi serpihan kehidupan. Nahrawan menjadi saksi atas perhelatan militer ini. Sementara debu debu membumbung tinggi keangkasa.
Disisi lain, Ali bin Abi Thalib Rodhiyallohu 'anhu memproyeksikan strategi spektakuler guna meredam konspirasi militer musuh. Beliau memerintahkan Kaveleri berkuda menempati posisi depan, sementara satuan pemanah tepat dibelakang Kaveleri berkuda. Adapun pasukan infanteri diposisi belakang.
Para teroris khawarij secara frontal menggempur detasemen mujahidin. Musuh merangsek maju dengan gigih sambil meneriakkan, TIDAK ADA HUKUM MELAINKAN MILIK ALLAH. MARILAH BERSEGERA MENUJU SURGA.
Serbuan brutal ini langsung menyibak formasi kaveleri berkuda. Sehingga sebagian kaveleri berkuda menyingkir kesudut kanan dan kesudut kiri. Musuh tidak sadar bahwa penomena tersebut akan berubah menjadi bumerang atas mereka. Sebuah manuver militer yang sangat terorganisir dengan baik.
Perlahan tapi pasti, satuan pemanah dengan sigap memborbardir pasukan pemberontak dengan anak panahnya. Sementara Kaveleri berkuda memberlakukan status pengepungan dari sudut kanan dan kirinya. Bersamaan dengan itu pasukan infanteri menyerbu dengan kekuatan penuh secara terpusat dan sistematis. Permukaan bumi Nahrawan bersimbah darah. Konfrontasi bersenjata kian meningkat diberbagai lini. Banyak teroris khawarij yang tewas meregang nyawa kala itu. Sampai akhirnya para mujahidin meraih kemenangan.

AKHIR DARI PERTEMPURAN

Banyak korban tewas dari komplotan ini yang terinjak injak oleh kaki kuda. Sejumlah komandan pasukan pemberontak ini juga tewas terbunuh, termasuk Abdullah bin Wahb Ar Rasibi. Sementara dari para mujahidin yang gugur dimedan laga hanya tujuh prajurit saja. Diantaranya adalah Yazid bin Nuwairah al Anshari Rodhiyallohu 'anhu, seorang sahabat Nabi Shollallohu 'alaihi Wasallam.
Sang Khalifah Rodhiyallohu 'anhu kemudian mengintruksikan untuk mengevakuasi para teroris khawarij yang terluka. Selanjutnya beliau mengembalikan semua perlengkapannya, lalu menyerahkan 400 korban luka dari kawanan tersebut kepada keluarganya untuk diobati.
Beliau sempat ditanya tentang Teroris Khawarij, apakah mereka dikategorikan sebagai orang orang kafir. Beliau mengungkapkan, Mereka adalah saudara saudara kita ( Kaum muslimin) yang melancarkan pemberontakan. Kitapun memerangi mereka disebabkan pembangkang tersebut. Demikianlah, terorisme akan selalu mencuat diatas permukaan bumi hingga menjelang akhir zaman. Melalui lisan Nabi Nya Shollallohu 'alaihi Wasallam, Allah ta'ala mempersiapkan balasan yang melimpah bagi hamba hamba Nya yang berjihad meredam penyimpangan teroris khawarij. Semoga Allah ta'ala memberikan Hidayah kepada kita dan mereka.

Selesai..

Penulis Ust Muhammad Hadi Hafizhohulloh.

Sumber, Al Ilmu Edisi No.16/IV/XII/1436H.

Klik Join Chanel telegram ⬇
http://bit.ly/FadhlulIslam
www.salafymedia.com

WA Fadhlul Islam Bandung
➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Rabu, 09 Desember 2015

Ada Apa dengan Syi’ah?

▪✏▪▪▪▪1⃣▪

Ada Apa dengan Syi’ah?

✏Al Imam Ahmad bin Yunus berkata:

“Sesungguhnya kami tidak mau memakan sembelihan seorang Syi’ah Rafidhah, karena kami menganggap mereka telah murtad (kafir)”
[Lihat As Sunnah karya Al Khallal, 1/499].

✏Serupa tapi tak sama. Barangkali ungkapan ini tepat untuk menggambarkan agama Islam dan agama Syi’ah. Secara fisik, memang sulit dibedakan antara penganut Islam dengan Syi’ah. Namun jika ditelusuri -terutama dari sisi akidah- perbedaan di antara keduanya ibarat minyak dan air. Sehingga, tidak mungkin disatukan.

✏Agama Syi’ah (Rafidhah) sejak awal kemunculannya hingga hari ini, selalu membuat resah umat Islam. Bagaimana tidak? Pencetus pertamanya adalah Abdullah bin Saba’ Al Himyari, seorang Yahudi dari negeri Yaman (Shan’a) yang menampakkan keislaman di masa kekhalifahan ‘Utsman bin Affan. Di awal kemunculannya, ia tampakkan sikap ekstrim dalam memuliakan sahabat Ali bin Abi Thalib, dengan suatu slogan bahwa beliau lah yang berhak menjadi imam (khalifah) dan beliau adalah seorang yang  terjaga dari segala dosa (ma’shum). (Lihat Al Kamil Fit Tarikh karya Ibnul Atsir 3/154, Al Bidayah Wan Nihayah karya Ibnu Katsir 7/176, dan Majmu’ Fatawa Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah 4/435).

✏Dalam perjalanannya, agama Syi’ah merobohkan tonggak-tonggak agama Islam yang dibawa oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Betapa tidak?! Al Qur’anul Karim, kitab suci umat Islam divonis tidak asli dan telah terjadi perubahan/penyimpangan. Para istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dituding sebagai pelacur. Sedangkan para shahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mulia divonis murtad (keluar dari Islam) kecuali beberapa orang  saja dari mereka. Wallahul Musta’an.

Al Imam Abu Zur’ah Ar Razi rahimahullah berkata: “Jika engkau melihat orang yang mencela salah satu dari sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka ketahuilah bahwa ia seorang zindiq (musuh Islam yang berkedok keislaman, pen.).

✏Demikian itu karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bagi kita adalah benar dan Al Qur’an adalah benar. Sesungguhnya yang menyampaikan Al Qur’an dan As Sunnah kepada umat adalah para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sungguh mereka mencela para saksi kita (para sahabat) dengan tujuan untuk meniadakan Al Qur’an dan As Sunnah. Mereka (Syi’ah Rafidhah) lebih pantas untuk dicela dan mereka adalah zanadiqah.” (Lihat Al Kifayah karya Al Khathib Al Baghdadi, hlm. 49).

Insya Allah تعالى bersambung ke no2⃣

Buletin Islam Al Ilmu Edisi No:  25/VI/IX/1432

http://buletin-alilmu.net/2011/05/27/ada-apa-dengan-syiah/

Telegram Selamatkan Indonesia Dari Syiah

https://telegram.me/SelamatkanIndonesiadariSyiah

▪✏▪▪▪▪1⃣▪
▪✏▪▪▪▪2⃣▪

Ada Apa dengan Syiah...?

✏Untuk lebih mudanya, berikut ini kami sajikan beberapa perbedaan antara agama islam dengan Syai'ah.

A. Agama Islam

1⃣Pembawa Agama Islam adalah Muhammad Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

2⃣Rukun Islam menurut agama Islam; Dua Syahadat, Shalat, Puasa, Zakat, Haji.[HR Muslim no. 16 dari Ibnu ‘Umar]

3⃣Rukun Iman menurut agama Islam ada 6, yaitu; Iman kepada Allah, iman kepada malaikat-malaikat, iman kepada kitab-kitab Allah, iman kepada para rasul Allah, iman kepada hari kiamat, iman kepada qadha dan qadar.

4⃣Kitab suci umat Islam adalah Al Qur’an yang berjumlah 6666 ayat (menurut pendapat yang masyhur).

5⃣Islam meyakini bahwa shalat diwajibkan pada 5 waktu.

6⃣Islam meyakini bahwa shalat Jum’at hukumnya wajib. [QS Al Jumu’ah:9]

7⃣Islam menghormati seluruh sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan meyakini mereka orang-orang terbaik yang digelari g oleh Allah. (At Taubah:100)

8⃣Islam meyakini bahwa Abu Bakar adalah orang terbaik dari umat ini setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian Umar bin Al Khaththab, lalu Utsman bin ‘Affan, lalu ‘Ali bin Abi Thalib

9⃣Islam meyakini bahwa Abu bakar adalah orang yang paling berhak menjadi khalifah sepeninggal Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Islam meyakini bahwa Abu Bakar adalah khalifah pertama yang sah.

1⃣1⃣Islam meyakini bahwa para istri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah wanita terbaik umat ini.                                                                                            
1⃣2⃣Islam meyakini bahwa ‘Aisyah termasuk istri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang paling dicintai beliau.                                                              
1⃣3⃣Islam menggelari istri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam Ummul Mukminin (ibunya kaum mukminin).                                                                              
1⃣4⃣Islam meyakini bahwa nikah Mut’ah telah diharamkan hukumnya berdasarkan hadits riwayat Al Bukhari no. 5119 dari ‘Ali bin Abi Thalib. Dan homoseks adalah perbuatan haram yang menjijikkan.

1⃣5⃣Islam meyakini bahwa meratapi orang yang telah meninggal adalah HARAM.

1⃣6⃣Al Qur’an milik kaum Muslimin:

1.  Dalam Surat Al Baqarah: 257

وَالَّذِيْنَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوْتُ …

“Dan orang-orang kafir itu, pelindung-pelindung mereka adalah Syaitan…”

2.  Dalam surat Al Lail: 12-13

إِنَّ عَلَيْنَا لَلْهُدَى(12) وَإِنَّ لَنَا لَلْآخِرَةَ وَالأُولَى(13)

“Sesungguhnya kewajiban Kami-lah yang memberi petunjuk, dan sesungguhnya kepunyaan Kami-lah akhirat dan dunia”.

3. Dalam Surat Al Insyirah: 7

فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ

“Maka apabila kamu (Muhammad) telah selesai dari suatu urusan, kerjakanlah dengan sungguh-sungguh urusan yang lainnya”.

1⃣7⃣Islam mengharamkan perbuatan taqiyyah, yaitu berkata atau berbuat sesuatu yang berbeda dengan keyakinan, dalam rangka nifaq, dusta, dan menipu umat manusia. (Lihat Firaq Mu’ashirah, 1/195).

Insya Allah تعالى bersambung.

Buletin Islam Al Ilmu Edisi No:  25/VI/IX/1432

http://buletin-alilmu.net/2011/05/27/ada-apa-dengan-syiah/

Telegram Selamatkan Indonesia Dari Syiah

https://telegram.me/SelamatkanIndonesiadariSyiah

▪✏▪▪▪▪2⃣▪
▪✏▪▪▪▪3⃣▪

Ada Apa dengan Syi’ah?

B. Agama Syi’ah

1⃣Pembawa Agama Syi’ah adalah seorang Yahudi bernama Abdullah bin Saba’ Al Himyari. [Lihat Majmu’ Fatawa, 4/435].

2⃣Rukun Islam ala Agama Syi’ah; Shalat, Puasa, Zakat,Haji, Wilayah/Kekuasaan.[Lihat Al Kafi Fil Ushul 2/18].

3⃣Rukun Iman ala Agama Syi’ah ada 5 perkara, yaitu; tauhid, kenabian, imamah, keadilan, kiamat.

4⃣Kitab suci kaum Syi’ah ialah Mushaf Fathimah yang berjumlah 17.000 ayat (lebih banyak, tiga kalid lipat dari Al Qur’an milik kaum Muslimin). [Lihat kitab mereka Ushulul Kafi karya Al Kulaini 2/634].

5⃣Agama Syi’ah meyakini bahwa shalat diwajibkan hanya pada 3 waktu saja.

6⃣Agama Syi’ah meyakini bahwa shalat jum’at hukumnya tidak wajib.

7⃣Agama Syi’ah meyakini bahwa seluruh sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah kafir (Murtad) kecuali Ahlul Bait (versi mereka), Salman Al Farisi, Al Miqdad  bin Al Aswad, Abu Dzar Al Ghifari. [Ar Raudhoh Minal Kafi karya Al Kulaini 8/245, 296].

8⃣Agama Syi’ah meyakini bahwa orang terbaik setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah Ali bin Abi Thalib, adapun Abu Bakar dan Umar bin Al Khaththab adalah dua berhala Quraisy yang terlaknat. [Lihat Ajma’ul Fadha’ih karya Al Mulla Kazhim hal. 157].

9⃣Agama Syi’ah meyakini bahwa orang yang paling berhak menjadi khalifah sepeninggal Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah Ali bin Abi Thalib.

Agama Syi’ah memposisikan Abu Bakar sebagai perampas kekhalifahan dari ‘Ali bin Abi Thalib. [Lihat Al Amaali karya Al Qummi hal. 586].

1⃣1⃣Agama Syi’ah menuduh bahwa para istri  Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah para pelacur sepeninggal Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. [Lihat Ikhtiyar Ma’rifatur Rijal karya At Thusi hal. 57-60].

1⃣2⃣Syi’ah meyakini bahwa Ummul Mukminin ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha adalah setan, telah murtad dan menjadi penghuni Jahannam. [Lihat kitab Tafsirul Iyasi 2/2433 dan 269]

1⃣3⃣Agama Syi’ah menggelari istri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai Ummusy Syurur (ibunya kejelekan), dan Ummusy Syaithan (ibunya Setan). [Lihat kitab Ash Shirathal Mustaqim 3/135 dan 161]

1⃣4⃣Agama Syi’ah menghalalkan kawin kontrak (Mut’ah), bahkan perbuatan tersebut boleh dilakukan sesama pria (homoseks). [Lihat kitab Lillahi…Tsumma Lit Tarikh karya As Sayyid Husain Al Musawi hal 54].

1⃣5⃣Agama Syi’ah meyakini bahwa meratapi kematian Al Husain pada tanggal 10 Muharram dapat menghapus dosa. [Lihat kitab Jala`ul ‘Uyun karya Al Majlisi Al Farisi, 2/464 dan 468].

1⃣6⃣Al Qur’an palsu versi Agama Syi’ah:

1.  Surat Al Baqarah palsu milik mereka:

وَالَّذِيْنَ كَفَرُوا بِوِلاَيَةِ عَلِيِ بْنِ أَبِيْ طَالِبٍ أَوْلِياؤُهُمُ الطَّاغُوْتُ …

“Dan orang-orang yang kafir terhadap kepemimpinan Ali bin Abi Thalib itu, pelindung-pelindung mereka adalah Syaitan …”

2. Surat Al Lail palsu milik mereka:

إِنَّ عَلِيًا لَلْهُدَى (12) وَإِنَّ لَهُ لَلْآخِرَةَ وَالأُولَى(13)

“Sesungguhnya Ali benar-benar sebuah petunjuk dan kepunyaan dia-lah akhirat dan dunia.”

3. Surat Al Insyirah palsu milik mereka:

فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصِبْ عَلِيًّا لِلْوِلاَيَةِ

“Maka apabila kamu (Muhammad) telah selesai dari suatu urusan, maka berilah Ali kepemimpinan”

1⃣7⃣Dalam agama Syi’ah, taqiyyah adalah bagian dari agama. Bahkan sembilan per sepuluh dari agama mereka adalah taqiyyah. Tidak ada agama bagi siapa saja yang tidak ber-taqiyyah. (Lihat Firaq Mu’ashirah, 1/196)

Insya Allah تعالى bersambung

Buletin Islam Al Ilmu Edisi No:  25/VI/IX/1432

http://buletin-alilmu.net/2011/05/27/ada-apa-dengan-syiah/

Telegram Selamatkan Indonesia Dari Syiah

https://telegram.me/SelamatkanIndonesiadariSyiah

▪✏▪▪▪▪3⃣▪
▪✏▪▪▪▪4⃣▪

Ada Apa dengan Syi’ah.....?

Para pembaca yang semoga dirahmati Allah, bila mencermati berbagai perbedaan antara agama Islam dan agama Syi’ah di atas, maka seorang yang berakal sehat dan berjiwa bersih akan dapat menyimpulkan bahwa agama Syi’ah itu telah menyimpang dari agama Islam yang diwariskan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para shahabatnya. Padahal Allah berfirman: “Dan barangsiapa menentang Rasul setelah jelas baginya kebenaran, dan mengikuti selain jalannya orang-orang mukmin (para shahabat, pen.), Kami biarkan ia leluasa bergelimang dalam kesesatan dan kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali.” (An Nisa’: 115).

Lebih dari itu, apakah imam yang empat; Abu Hanifah, Malik, Asy-Syafi’i, dan Ahmad bersama mereka? Jawabnya adalah tidak. Mereka semua justru sangat antipati terhadap agama Syi’ah. Cukuplah penilaian dua imam besar berikut ini sebagai landasan kita dalam bersikap:   

Al Imam Asy-Syafi’i rahimahullah berkata: “Aku belum pernah tahu ada yang melebihi Syi’ah Rafidhah dalam hal persaksian palsu.” (Lihat Mizanul I’tidal, 2/27-28).

Al Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah berkata: “Menurutku orang yang mencela Abu Bakr, ‘Umar, dan ‘Aisyah, bukanlah orang Islam.” (Lihat As-Sunnah, karya Al-Khallal 1/493).       

Oleh karena itu kita harus waspada terhadap agama Syi’ah. Menjauhkan diri dan keluarga dari orang-orang Syi’ah dan buku-buku mereka. Wallahu a’lam bish shawab…

Selesai

Buletin Islam Al Ilmu Edisi No:  25/VI/IX/1432

http://buletin-alilmu.net/2011/05/27/ada-apa-dengan-syiah/

Telegram Selamatkan Indonesia Dari Syiah

https://telegram.me/SelamatkanIndonediadariSyiah

▪✏▪▪▪▪4⃣▪

Jumat, 16 Oktober 2015

MINA BERDARAH, ULAH SYIAH❓

BULETIN AL-ILMU EDISI 1 / 1437H

MINA BERDARAH, ULAH SYIAH❓

/✉ Pemesanan: 085330724419

Situs resmi http://buletin-alilmu.net
〰〰〰〰〰〰〰〰〰

Senin, 12 Oktober 2015

SIAPAKAH ULAMA?

BULETIN AL-ILMU EDISI 43

☀SIAPAKAH ULAMA? ☀

/✉ Pemesanan: 085330724419

Situs resmi http://buletin-alilmu.net
〰〰〰〰〰〰〰〰〰
WhatsApp Manhajul Anbiya

Jumat, 02 Oktober 2015

SYIAH ADALAH KAUM PENDUSTA

BULETIN AL-ILMU EDISI 42
SYIAH ADALAH KAUM PENDUSTA

/✉ Pemesanan: 085330724419

Situs resmi http://buletin-alilmu.net
〰〰〰〰〰〰〰〰〰

Senin, 28 September 2015

MENGENAL SANG PENCIPTA MELALUI ASMAUL HUSNA

BULETIN AL-ILMU EDISI 41
• MENGENAL SANG PENCIPTA MELALUI ASMAUL HUSNA

/✉ Pemesanan: 085330724419

Situs resmi http://buletin-alilmu.net
〰〰〰〰〰〰〰〰〰

Jumat, 01 Mei 2015

FATWA ULAMA AHLUS SUNNAH tentang SYIAH

⛵ Buletin AL-ILMU edisi 25 - Manhaj | FATWA ULAMA AHLUS SUNNAH tentang SYIAH | Majmu'ah Manhajul Anbiya

------------------------------------------

Rabu, 22 April 2015

Tanya Jawab Seputar Aqiqah (1)

Buletin AL-ILMU | edisi 23 / Jumadal Akhirah 1436 H / Fatawa | "Tanya Jawab Seputar Aqiqah" (Bagian 1)
•••••••••••••••••





Majmu'ah Manhajul Anbiya
------------------------

Sabtu, 11 April 2015