Tampilkan postingan dengan label arba'in nawawy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label arba'in nawawy. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Juni 2017

JANGANLAH ENGKAU MARAH


👍💥 JANGANLAH ENGKAU MARAH.
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

✅ HADITS KE-16:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلاً قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَوْصِنِي، قَالَ: لاَ تَغْضَبْ فَرَدَّدَ مِرَاراً، قَالَ: لاَ تَغْضَبْ [رواه البخاري]

🍃 Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam: “Berilah wasiat kepadaku”. Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Janganlah engkau marah”. Maka diulanginya permintaan itu beberapa kali. Sabda beliau: “Janganlah engkau marah”. (HR. al-Bukhari).

☀️ PENJELASAN HADITS.

🔖 Seorang laki-laki datang kepada Nabi dan meminta  diberi wasiat. Nabi mewasiatkan kepadanya untuk jangan marah. Hal itu diulangi beberapa kali, menunjukkan pentingnya wasiat tersebut. Hal tersebut menunjukkan bahwa menahan amarah memiliki kedudukan, manfaat, dan keutamaan yang tinggi. Sebagian ulama’ menyatakan bahwa wasiat Nabi disesuaikan dengan keadaan orang yang meminta wasiat. Orang yang meminta wasiat tersebut adalah seorang pemarah, maka Nabi memberikan wasiat kepadanya agar jangan marah.

🔰 “Janganlah engkau marah”, kata sebagian para Ulama’ mengandung 2 makna:

1. Latihlah dirimu untuk senantiasa bersikap sabar dan pemaaf, jangan jadi orang yang mudah marah.

2. Jika timbul perasaan marah dalam dirimu, kendalikan diri, tahan ucapan dan perbuatan agar jangan sampai terjadi hal-hal yang engkau sesali nantinya. Tahan diri agar jangan sampai berkata atau berbuat hal-hal yang tidak diridhai Allah. (disarikan dari penjelasan Syaikh Abdurrahman as-Sa’di).

1️⃣. Marah Sumber Keburukan.

✏️ Dalam hadits riwayat Ahmad, laki-laki yang meminta wasiat kepada Nabi itu berkata: “(kemudian aku memikirkan wasiat Nabi tersebut), ternyata kemarahan adalah mencakup keburukan seluruhnya”.
Jika seseorang marah dan tidak berusaha untuk mengendalikannya, ia akan berbicara atau berbuat di luar kesadaran sehingga nanti akan ia sesali. Betapa banyak kalimat talak diucapkan suami karena marah, dan setelah kemarahannya mereda ia sangat menyesal. Ada juga orangtua yang sangat marah kepada anaknya sehingga memukul dan menganiayanya, akibatnya anaknya menjadi cacat. Betapa banyak kemarahan menyebabkan hubungan persaudaraan menjadi putus, harta benda dirusak dan dihancurkan. Semua itu menunjukkan bahwa kemarahan yang tidak dikendalikan akan menyebabkan keburukan-keburukan.

2️⃣. Keutamaan Menahan Amarah.

🌷 Menahan amarah adalah sebab memperoleh ampunan Allah dan surga-Nya:

وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ (133) الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

🍃 Dan bersegeralah menuju ampunan dari Tuhan kalian dan surga yang lebarnya (seluas) langit dan bumi yang disediakan bagi orang yang bertakwa, yaitu orang yang menginfakkan (hartanya) di waktu lapang atau susah, dan orang-orang yang menahan amarah, dan bersikap pemaaf kepada manusia, dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik (Q.S Ali Imran:133-134).

🌹 Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لاَ تَغْضَبْ وِلَكَ الْجَنَّة

🍃 Janganlah engkau marah, niscaya engkau mendapat surga (H.R at-Thobarony dan dishahihkan oleh al-Mundziri).

🌺 Rasulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam juga bersabda:

مَنْ كَظَمَ غَيْظًا وَهُوَ قَادِرٌ عَلَى أَنْ يُنْفِذَهُ دَعَاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى رُءُوسِ الْخَلَائِقِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُخَيِّرَهُ اللَّهُ مِنْ الْحُورِ الْعِينِ مَا شَاءَ

🍃 Barangsiapa yang menahan amarah padahal ia mampu untuk melampiaskannya, Allah akan panggil ia di hadapan para makhluk pada hari kiamat, hingga Allah menyuruhnya untuk memilih bidadari (terbaik) yang ia inginkan (H.R Abu Dawud, atTirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).

🌻 Sahabat Nabi Ibnu Umar radhiyallaahu ‘anhu berkata: Tidak ada luapan yang lebih besar pahalanya di sisi Allah selain daripada luapan kemarahan yang ditahan oleh seseorang hamba demi menggapai wajah Allah (riwayat al-Bukhari dalam Adabul Mufrad).

3️⃣. Apa yang Harus Dilakukan Ketika Marah.

💎 Jika seseorang mulai tersulut emosinya untuk marah, hal yang harus dilakukan untuk menahan atau meredakan kemarahan adalah:

1. Diam, tidak berkata apa-apa.

وَإِذَا غَضِبْتَ فَاسْكُتْ

🍃 Jika engkau marah, diamlah (H.R al-Bukhari dalam Adabul Mufrad, dishahihkan Syaikh al-Albany).

2. Mengingat-ingat keutamaan yang sangat besar karena menahan amarah.

3. Mengucapkan ta’awwudz: A’udzu billaahi minasysyaithoonir rojiim.
Nabi pernah melihat dua orang bertikai dan saling mencela, sehingga timbul kemarahan dari salah satunya. Kemudian Nabi menyatakan:Aku  sungguh tahu suatu kalimat yang bisa menghilangkan (perasaan marahnya):A’udzu billaahi minasysyaithoonir rojiim (H.R al-Bukhari dan Muslim).

4. Merubah posisi : dari berdiri menjadi duduk, dari duduk menjadi berbaring.

إِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ وَهُوَ قَائِمٌ فَلْيَجْلِسْ فَإِنْ ذَهَبَ عَنْهُ الْغَضَبُ وَإِلَّا فَلْيَضْطَجِعْ

🍃 Jika salah seorang dari kalian marah dalam keadaan berdiri hendaknya ia duduk. Jika dengan itu kemarahan menjadi hilang (itulah yang diharapkan). Jika masih belum hilang, hendaknya berbaring (H.R Abu Dawud).

🎯 Faidah : hadits yang menyatakan bahwa jika seseorang marah hendaknya berwudhu’ dilemahkan oleh sebagian Ulama’ di antaranya Syaikh al-Albany dalam Silsilah al-Ahaadits ad-Dhaifah no 582.

4️⃣. Marah Dalam Hal Syariat Allah Dilanggar.

🌏 Bukanlah artinya seseorang tidak boleh marah sama sekali. Marah ketika ada penyelisihan terhadap syariat Allah adalah suatu hal yang diharapkan.
Nabi Muhammad shollallaahu ‘alaihi wasallam tidak pernah membalas perlakuan buruk terhadap diri pribadi beliau, namun jika ada penyelisihan terhadap syariat Allah, beliau bersikap marah dan bertindak dengan tegas. Kemarahan beliau adalah karena Allah.

🌸 Ummul Mu’minin ‘Aisyah –radliyallaahu ‘anha- menyampaikan kepada kita:

مَا خُيِّرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَ أَمْرَيْنِ إِلاَّ أَخَذَ أَيْسَرَهُمَا مَا لَمْ يَكُنْ إِثْمًا فَإِنْ كَانَ إِثْمًا كَانَ أَبْعَدَ النَّاسِ مِنْهُ وَمَا انْتَقَمَ رَسُوْلُ اللهِ  صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  لِنَفْسِهِ إِلاَّ أَنْ تُنْتَهَكَ حُرْمَةُ اللهُ فَيَنْتَقِمُ ِللهِ بِهَا

🍃 “ Tidaklah Rasulullah Shollallaahu ‘alaihi wasallam diberi pilihan di antara 2 hal kecuali beliau ambil yang paling mudah di antara keduanya selama tidak ada (unsur) dosa. Jika ada(unsur) dosa, beliau adalah manusia yang paling jauh darinya. Tidaklah Rasulullah Shollallaahu ‘alaihi wasallam membalas (ketika disakiti) untuk dirinya sendiri, namun jika hal-hal yang diharamkan Allah dilanggar, beliau membalas untuk Allah ‘Azza wa Jalla “(H.R AlBukhari-Muslim).

🔴 Nabi Muhammad shollallaahu ‘alaihi wasallam pernah marah ketika melihat ada gambar makhluk bernyawa di rumahnya, kemudian beliau bersabda:

أَنَّ الْمَلَائِكَةَ لَا تَدْخُلُ بَيْتًا فِيهِ صُورَةٌ وَأَنَّ مَنْ صَنَعَ الصُّورَةَ يُعَذَّبُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَقُولُ أَحْيُوا مَا خَلَقْتُمْ

🍃 Sesungguhnya para Malaikat (penyebar rahmat) tidaklah masuk ke rumah yang di dalamnya ada gambar (makhluk bernyawa), dan barangsiapa yang mengggambar (makhluk bernyawa) akan diadzab pada hari kiamat dan dikatakan kepadanya: Hidupkan makhluk yang kalian ciptakan (H.R al-Bukhari no 2985).

🔑 Kendari, 15 Ramadhan 1438 H / 10 Juni 2017.
=====================

📚 Dikutip dari Buku " 40 HADITS PEGANGAN HIDUP MUSLIM
(Syarh Arbain anNawawiyah) "

▶️ Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah.

=====================
✍️ http://telegram.me/alistiqomah

Senin, 26 Mei 2014

FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA'IN IMAM NAWAWY (10)

〰〰��������〰〰

 FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA'IN IMAM NAWAWY

�� Hadist ke-10

〰〰〰〰〰〰〰〰

 اﻻﻗﺘﺼﺎﺭ ﻋﻠﻰ اﻟﺤﻼﻝ اﻟﻄﻴﺐ
ْ

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :

إِنَّ اللهَ تَعَالَى طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّباً، وَإِنَّ اللهَ أَمَرَ الْمُؤْمِنِيْنَ بِمَا أَمَرَ بِهِ الْمُرْسَلِيْنَ

فَقَالَ تَعَالَى : ,يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحاً

–وَقاَلَ تَعَالَى : , يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ –

ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيْلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ ياَ رَبِّ يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِّيَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لَهُ .
[رواه مسلم]

_______
�� Dari Abu Huroiroh Rodhiyallahu 'anhu Beliau berkata :
Telah bersabda Rosulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam:

"Sesungguhnya Allah itu Maha Baik dan tidak akan menerima sesuatu kecuali yang baik-baik saja.

Dan sesungguhnya Allah memerintahkan kaum mukminin sebagaimana Allah memerintahkan para Rosul.

Allah Ta'ala berfirman:
(Wahai para Rosul makanlah oleh kalian yang baik-baik dan beramallah dengan amalan amalan sholeh)

Dan Allah Ta'ala berfirman :
(Wahai orang-orang yang beriman makanlah oleh kalian dari yang baik-baik yang telah kami rizqikan untuk kalian)

Kemudian beliau menyebutkan tentang seseorang yang melakukan perjalanan panjang kusut masai rambutnya (dan) berdebu, Ia menengadah tangannya ke langit seraya memohon:
Ya Robbi Yaa Robbi !!

Sedangkan makanannya harom dan minumannya harom serta makanannya harom dan ia diberi dari makanan yang harom,

Lalu bagaimana mungkin do'a akan terkabulkan !"
( HR. Muslim )

������

��Faidah hadits sepuluh :

▪Allah Ta'ala Maha Baik DzatNya, sifat-sifatNya , perbuatanNya dan Allah tidak akan menerima sesuatu melainkan Dzatnya baik dan usahanya baik.

Adapun yang jelek Dzatnya seperti khamr atau (perolehan) usahanya jelek seperti Riba maka tidak akan diterima oleh Allah Ta'ala.

▪Beberapa perkara yang bisa menjadi sebab do'a menjadi mustajab (dikabulkan) diantaranya:
�� safar
�� kesulitan yang sangat
�� mengangkat tangan
�� tawasul dengan Nama dan sifatNya

▪Diantara sebab do'a kita menjadi tidak mustajab yaitu dari makanan harom yang kita makan dan pakaian harom yang kita kenakan.

▪Allah Ta'ala memerintahkan kita untuk memakan yang baik lagi halal dan mensyukurinya.

▪Bahwasanya para Rosul juga dibebankan (kewajiban) beribadah sebagaimana kaum mukminin seluruhnya.

▪Wajibnya bersyukur atas nikmat Allah Ta'ala.

▪ Seyogyanya bahkan wajib bagi seorang hamba untuk mengerjakan sebab-sebab yang akan menyampaikan keinginannya dan meninggalkan hal-hal yang akan menghalanginya dari apa yang ia inginkan.

Wallahu 'alam
العلم عند الله تعالى

〰〰〰〰〰〰〰〰
 Ustadz Abu Hammam Al-Atsary (anggota grup FBF 7)

�� WA Forum Berbagi Faidah

FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA'IN IMAM NAWAWY (09)

〰〰��������〰〰

 FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA'IN IMAM NAWAWY

�� Hadist ke-9:

Pembebanan Syari'at Sesuai dengan kemampuan
〰〰〰〰〰〰〰〰

اﻟﺘﻜﻠﻴﻒ ﺑﻤﺎ ﻳﺴﺘﻄﺎﻉ.
ْ
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ صَخْر رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ :

مَا نَهَيْتُكُمْ عَنْهُ فَاجْتَنِبُوْهُ، وَمَا أَمَرْتُكُمْ بِهِ فَأْتُوا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ، فَإِنَّمَا أَهْلَكَ الَّذِيْنَ مَنْ قَبْلَكُمْ كَثْرَةُ مَسَائِلِهِمْ وَاخْتِلاَفُهُمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ .
[رواه البخاري ومسلم]

_______
�� Dari Abu Hurairah Abdurohman bin Shokr Radhiyallahu 'anhu, Beliau berkata:

Aku mendengar Rosulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam Bersabda :

"  Apa yang aku melarang darinya maka jauhilah,
dan apa saja yang aku perintahkan terhadapnya maka kerjakanlah semampu kalian.

Sesungguhnya yang membinasakan orang orang sebelum kalian adalah karena banyaknya pertanyaan mereka terhadap agama dan penyelisihan mereka terhadap para Nabinya "
( HR. Bukhory dan Muslim)

������

�� Faidah hadist kesembilan:

▪Perbuatan menjauhi sesuatu yang dilarang lebih mudah dilakukan oleh seseorang daripada mengerjakan sesuatu perbuatan yang diperintahkan.
Oleh karenanya dalam melaksanakan perintah Allah Ta'ala dikatakan : "semampu kalian".

▪Wajibnya menjauhi semua larangan Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam
dan lebih-lebih larangan Allah Ta'ala selama tidak ada dalil yang memalingkan larangan tersebut menjadi makruh.

▪ Tidak boleh melakukan sebagian dari perbuatan yang dilarang Allah Ta'ala dan RosulNya.
bahkan wajib meninggalkan semuanya (selama bukan pada perkara darurat).

▪Wajib melaksanakan semua perintah Allah Ta'ala selama tidak ada dalil yang (menunjukkan bahwa perintah tsb) menjadikannya sunnah.

▪Tidak ada kewajiban yang melebihi kemampuan seseorang.

▪Mudahnya agama Islam ini dimana tidak membebani manusia melainkan sesuai dengan kemampuannya.

▪Barangsiapa yang tidak mampu untuk mengerjakan suatu kewajiban maka cukuplah ia menunaikan sebagiannya sesuai batas kemampuannya.

✔Contoh:
orang yang tidak mampu sholat berdiri maka boleh dengan cara duduk.

▪Seseorang tidak sepantasnya banyak bertanya terhadap tuntunan agama ini selama tidak ia butuhkan..

Kita dituntunkan agar hanya bertanya sesuatu yang membutuhkan penjelasan saja..

▪Sebab binasanya suatu ummat adalah karena banyak bertanya dalam perkara-perkara agama yang sudah jelas..
serta banyak menyelisihi para Nabi mereka dalam perbuatan, ucapan dan keyakinan mereka.

▪Peringatan bagi kita untuk tidak banyak bertanya terhadap sesuatu yang sudah jelas serta tidak banyak menyelisihi agama ini.. Jika kita melakukan hal-hal di atas, maka kita akan binasa!

نسأل الله السلامة و العافية

〰〰〰〰〰〰〰〰
 Ustadz Abu Hammam Al-Atsary (anggota grup FBF 7)

�� WA Forum Berbagi Faidah

FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA'IN IMAM NAWAWY (08)

〰〰��������〰〰

 FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA'IN IMAM NAWAWY

�� Hadist ke-8:

Kehormatan seorang Muslim
〰〰〰〰〰〰〰〰

ﺣﺮﻣﺔ اﻟﻤسلم
ْ
عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى الله عليه وسلم قَالَ :

أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوا أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّداً رَسُوْلُ اللهِ، وَيُقِيْمُوا الصَّلاَةَ وَيُؤْتُوا الزَّكاَةَ، فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ عَصَمُوا مِنِّي دِمَاءُهُمْ وَأَمْوَالُـهُمْ إِلاَّ بِحَقِّ الإِسْلاَمِ وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللهِ تَعَالىَ
[رواه البخاري ومسلم ]
_______
�� Dari Ibnu ‘Umar Radhiyallahu’anhuma bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

"Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka mau bersaksi bahwasanya tidak ada sesembahan yang haq kecuali hanya menyembah Allah dan bahwasanya Muhammad adalah utusanNya. Mereka melaksanakan sholat dan menunaikan zakat.
Jikalau mereka mengerjakan hal tersebut maka akan terjaga mereka dariku darah mereka dan harta mereka kecuali atas haq Islam dan adapun perhitungan ada disisi Allah azza wa jalla "
( Riwayat Bukhori Muslim )

������

��Faidah hadits ini:

▪Yang memerintahkan dan melarang Rosulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam adalah Allah 'Azza wa jalla.

▪Wajibnya memerangi manusia sampai mereka mau masuk kedalam agama Islam atau membayar jizyah/denda.

▪Apabila seseorang telah beragama Islam secara dzohir maka untuk masalah bathin yang ada didalam dirinya kita serahkan kepada Allah Ta'ala.

▪Barangsiapa yang tidak mau membayar zakat maka ia boleh diperangi sebagaimana Abu Bakr Radhiyallaahu 'anhu memerangi mereka.

▪Menetapkan adanya hisab/perhitungan pada hari kiamat dimana manusia akan dihitung amalannya pada hari tersebut.

Kalau amalannya baik maka akan dibalas dengan kebaikan dan kalau amalannya jelek maka akan dibalas dengan kejelekan pula :

 فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ  وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَه ُ

" Dan barangsiapa yang berbuat kebaikan seberat biji sawi niscaya dia akan melihat balasannya..
Dan barangsiapa yang berbuat kejelekan seberat biji sawi niscaya dia akan melihatnya.."
[QS. Az-Zalzalah: 7-8]

و الله أعلم و العلم عند الله تعالى

〰〰〰〰〰〰〰〰
 Ustadz Abu Hammam Al-Atsary (anggota grup FBF 7)

�� WA Forum Berbagi Faidah

FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA'IN IMAM NAWAWY (07)

〰〰〰〰

 FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA'IN IMAM NAWAWY

Hadist ke-7 :
Agama adalah Nasihat
〰〰〰〰〰〰〰〰
اﻟﺪﻳﻦ اﻟﻨﺼﻴﺤﺔ

 عَنْ أَبِي رُقَيَّةَ تَمِيْم الدَّارِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : الدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ . قُلْنَا لِمَنْ ؟ قَالَ : لِلَّهِ وَلِكِتَابِهِ وَلِرَسُوْلِهِ وَلأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِيْنَ وَعَامَّتِهِمْ .

[رواه مسلم]

_______
Dari Abu Ruqayyah Tamim bin Ausy Ad Daary Radhiyallahu 'anhu
Bahwasanya Nabi Shallallaahu 'alaihi wasallam Bersabda:

"Agama itu merupakan nasehat ! Kami bertanya : untuk siapakah wahai Rosulullah?

Beliau menjawab :

Bagi Allah, Bagi kitabNya, Bagi RosulNya, Dan bagi pemimpin kaum muslimin dan masyarakatnya".
(Riwayat Muslim)



Faidah hadist ini :

Nasihat bagi Allah Ta'ala adalah : 
▪Dengan melaksanakan perintahNya dan menjauhi segala laranganNya.
▪membenarkan kabar beritaNya
▪bertaubat kepadaNya
▪bertawakkal hanya kepadaNya.

Nasihat bagi kitabNya adalah :
▪Mengimaninya sebagai Kalamullah yang mencakup kabar yang benar,hukum yang adil, sejarah yang bermanfaat.
Dan wajib berhukum kepadanya dalam semua aspek kehidupan kita.

Nasihat bagi RosulNya
adalah :
▪Mengimaninya dan meyakini bahwasanya Beliau diutus kepada seluruh alam.
▪Mencintainya
▪Mengikutinya
▪Menjadikannya suri tauladan
▪Membenarkan berita beritanya
▪Melaksanakan perintahnya
▪Menjauhi larangannya
▪Membela agamanya

Nasihat bagi pemimpin adalah :
▪Menasehati mereka dengan kebenaran
▪Tidak mempropaganda (memberontak) kepada mereka.
▪Bersabar atas gangguan mereka.
▪Memberikan hak mereka.
▪Membantu mereka pada apa yang mereka cintai seperti melawan musuh.

Nasihat kepada
masyarakat kaum muslimin adalah:
▪Antusiasme kita dalam memberikan nasehat kepada mereka terhadap dakwah kepada Allah.
▪Mengajak mereka kepada kebenaran dan kebaikan.
▪Mencegah mereka dari kemungkaran.
▪Mengajarkan mereka kebaikan.

Dan yang paling pertama mendapatkan nasehat adalah diri sendiri...



✔Agama ini dibatasi dengan nasehat menasehati.
✔Tempat nasehat dalam agama ada lima:
1.bagi Allah
2.bagi KitabNya
3.bagi RosulNya
4.bagi Pemimpin muslim
5.bagi Masyarakat muslim

✔Semangat untuk saling menasehati karena agama ini adalah nasehat, maka seseorang akan selalu menjaga agamanya dan berpegang teguh dengannya melalui cara nasehat-menasehati.

✔Haramnya saling menipu sesama kaum muslimin..
Karena nasehat itu kebalikannya adalah tipu daya.. dan ini menyelisihi agama..

Sebagaimana sabda Nabi Shallallaahu 'alaihi wasallam:

من غشنا فليس منا

"Barang siapa yang menipu kami, maka bukan termasuk golongan kami"

 نسأل الله السلامة و العافية
〰〰〰〰〰〰〰〰
 Ustadz Abu Hammam Al-Atsary (anggota grup FBF 7)

WA Forum Berbagi Faidah

FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA'IN IMAM NAWAWY [06]

〰〰��������〰〰

 FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA'IN IMAM NAWAWY

�� Hadist ke-6:

Sesungguhnya yang halal jelas dan yang haram jelas
〰〰〰〰〰〰〰〰

 اﻟﺤﻼﻝ ﺑﻴﻦ ﻭاﻟﺤﺮاﻡ ﺑﻴﻦ.

 عَنْ أَبِي عَبْدِ اللهِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيْرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ :

إِنَّ الْحَلاَلَ بَيِّنٌ وَإِنَّ الْحَرَامَ بَيِّنٌ وَبَيْنَهُمَا أُمُوْرٌ مُشْتَبِهَاتٌ لاَ يَعْلَمُهُنَّ كَثِيْرٌ مِنَ النَّاسِ، فَمَنِ اتَّقَى الشُّبُهَاتِ فَقَدْ اسْتَبْرَأَ لِدِيْنِهِ وَعِرْضِهِ، وَمَنْ وَقَعَ فِي الشُّبُهَاتِ وَقَعَ فِي الْحَرَامِ، كَالرَّاعِي يَرْعىَ حَوْلَ الْحِمَى يُوْشِكُ أَنْ يَرْتَعَ فِيْهِ، أَلاَ وَإِنَّ لِكُلِّ مَلِكٍ حِمًى أَلاَ وَإِنَّ حِمَى اللهِ مَحَارِمُهُ

أَلاَ وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلاَ وَهِيَ الْقَلْب
ُ[رواه البخاري ومسلم]
_______
�� Dari Abu Abdillah An-Nu'man bin Basyir Rodhiyallahu 'anhuma berkata:

Aku mendengar Rosulullah
Shallallaahu 'alaihi wasallam Bersabda :

"Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang harom itu jelas dan antara keduanya terdapat perkara yang samar (syubhat) yang tidak diketahui perkara tersebut oleh kebanyakan manusia..

Barangsiapa yang menjaga diri dari syubhat maka telah terjaga agamanya dan kehormatannya..

Dan barangsiapa yang jatuh ke dalam syubhat maka telah jatuh ke dalam keharaman..

Ibarat seorang penggembala yang menggembala disekitar perbatasan yang hampir masuk merumput kedalamnya..

Ketahuilah! Setiap raja memiliki tanah perbatasan..

Ketahuilah ! Sesungguhnya batasan Allah adalah apa yang diharamkannya..

Ketahuilah !
Sesungguhnya didalam jasad terdapat segumpal daging..

Apabila baik daging tersebut akan baiklah seluruh jasad..

Apabilah rusak daging tersebut maka akan rusak seluruh jasad..
Ketahuilah ! Dia adalah hati
( Muttafaq 'alaih )

������

��Faidah hadist keenam:

✔perkara dalam agama terbagi tiga :

��Perkara yang sudah jelas kehalalannya.
��Perkara yang sudah jelas keharamannya.
��Perkara yang samar-samar antara halal dan haram yang kita kenal dengan istilah "syubhat".

Dan kita dituntunkan untuk meninggalkan perkara syubhat agar dapat menjaga diri dan agama kita dari perkara yang haram..

✔syari'at Islam ini sudah jelas kehalalan dan keharamannya.. dan perkara syubhat/samarnya sudah diketahui oleh sebagian manusia..

✔seyogyanya bagi kita meninggalkan perkara yang samar hukumnya/syubhat sampai kita meyakini akan kehalalannya.

✔seseorang yang jatuh dalam perkara syubhat sangat besar kemungkinan untuk tidak akan kembali kepada perkara yang jelas sehingga ia akan binasa..

✔baiknya pengajaran Nabi
Shallallaahu 'alaihi wasallam dengan permisalan yang Beliau berikan serta penjelasan terhadap suatu perkara.

✔bahwasanya barometer baik dan buruknya seseorang tergantung hati..

��Maka hendaknya seseorang senantiasa menjaga hatinya sehingga menjadi lurus serta baik tubuhnya dalam segala amalan yang ia kerjakan..

✔ kerusakan pada lahiriyah seseorang menunjukkan rusaknya bathin yang ada didalam dirinya..

Karena apabila baik hati seseorang maka akan baik seluruh amalan zohirnya..

Dan apabila buruk keadaan hatinya maka akan jelek pula seluruh apa yang akan ia kerjakan..

Rusaknya keadaan hati akan mempengaruhi perbuatan amal seseorang.

نسأل الله السلامة و العافية

〰〰〰〰〰〰〰〰
 Ustadz Abu Hammam Al-Atsary (anggota grup FBF 7)

�� WA Forum Berbagi Faidah

FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA'IN IMAM NAWAWY [05]

〰〰��������〰〰

 FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA'IN IMAM NAWAWY

�� Hadist ke-5 :Menghilangkan kemungkaran dan bid'ah
〰〰〰〰〰〰〰〰
ﺇﺑﻄﺎﻝ اﻟﻤﻨﻜﺮاﺕ ﻭاﻟﺒﺪﻉ.
 عَنْ أُمِّ الْمُؤْمِنِيْنَ أُمِّ عَبْدِ اللهِ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ : قَالَ رَسُوْلُ الله صلى الله عليه وسلم :

مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ.
[رواه البخاري ومسلم وفي رواية لمسلم :
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ ]

_______
��Dari 'Aisyah Rodhiyallahu 'anha Beliau berkata :

Telah bersabda Rosulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam:

"Barang siapa yang membuat perkara baru dalam perkara agama kami ini maka dia tertolak"
( Muttafaq 'alaih )

Dan didalam Riwayat Imam Muslim :

"Barangsiapa yang mengerjakan amalan yang bukan diatas perkara agama kami maka ia tertolak"

������

Faidah hadist kelima:

✔hadits ini merupakan barometer amalan yang lahiriyah.

✔siapa saja yang berbuat perkara baru dalam Islam yang tidak ada didalam AlQur`an dan Sunnah maka amalan tersebut sia-sia walaupun niat pelakunya untuk kebaikan.

✔semua bid'ah tertolak walaupun niat orang yang melakukannya bagus.

✔siapa saja yang melakukan suatu amal walaupun asalnya disyariatkan akan tetapi tidak sesuai syariat dalam prakteknya maka tetap tertolak amalan tersebut, berdasarkan riwayat kedua.

Contoh:

��Orang yang menjual barang haram maka jual belinya haram..
��Atau orang yang sholat tanpa sebab pada waktu-waktu terlarang maka sholatnya bathil..
��Atau puasa di Hari Raya..

Karena ini semua tidak sesuai dengan perintah Allah Ta'ala dan RosulNya.

Wallahu 'alam.

〰〰〰〰〰〰〰〰
 Ustadz Abu Hammam Al-Atsary (anggota grup FBF 7)

�� WA Forum Berbagi Faidah

FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA'IN IMAM NAWAWY [04]

〰〰��������〰〰

FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA'IN IMAM NAWAWY

�� Hadits Ke-4
〰〰〰〰〰〰〰〰

اﻷﻋﻤﺎﻝ ﺑﺨﻮاﺗﻴﻤﻬﺎ

:: Amalan tergantung akhir kehidupan seseorang ::

عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَبْدِ اللهِ بنِ مَسْعُوْد
ٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : حَدَّثَنَا رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم وَهُوَ الصَّادِقُ الْمَصْدُوْقُ :

إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِيْنَ يَوْماً نُطْفَةً، ثُمَّ يَكُوْنُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُوْنُ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ فَيَنْفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ وَأَجَلِهِ وَعَمَلِهِ وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيْدٌ. فَوَ اللهِ الَّذِي لاَ إِلَهَ غَيْرُهُ إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُوْنُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ فَيَدْخُلُهَا، وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُوْنُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَيَدْخُلُهَا

[رواه البخاري ومسلم]
__________
�� Dari Abu Abdurohman Abdullah bin Mas'ud Rodhiyallahu 'anhu, Beliau berkata:

Telah bercerita kepada kami Rosulullah Shallaahu 'alaihi wasallam, dan Dia adalah orang yang benar lagi dibenarkan :

" Sesungguhnya diantara kalian telah dikumpulkan penciptaannya didalam perut ibunya selama 40 hari berupa nutfah/fase embrionik dan menjadi segumpal darah selama itu pula, kemudian menjadi segumpal daging selama itu pula..

Lalu diutus kepadanya Malaikat yang meniupkan kepadanya Ruh dan diperintahkan menulis 4 perkara :

1.menulis rizkinya
2. ajalnya
3. amalannya
4. kebahagiaan dan kesengsaraannya

Maka demi zat yang tidak sesembahan selain Dia
Sesungguhnya diantara manusia ada yang beramal amalan ahli surga kemudian jarak antara dia dengan surga tinggal satu hasta lalu mendahului dia catatan amalnya kemudian dia beramal dengan amalan penduduk neraka dan dia masuk kedalamnya..

Dan sesungguhnya ada diantara manusia yang melakukan amalan ahli neraka sampai jarak antara dia dengannya satu hasta kemudian mendahuluinya catatan amalnya lalu ia beramal dengan amalan penduduk surga lalu ia masuk kedalamnya "
( Riwayat Bukhory Muslim )

������

Faedah hadist keempat :

✔penjelasan tentang proses penciptaan manusia dalam perut ibu yaitu melalui 4 proses :

▪40 hari berbentuk nutfah/fase embrionik
▪40 hari berbentuk segumpal darah
▪40 hari berupa daging
▪kehidupan setelah ditiupkan ruh.

✔ janin yang belum mencapai 4 bulan tidak dihukumi manusia.

Seandainya keguguran sebelum 4 bulan atau sebelum ditiup ruh maka dianggap sebagai darah biasa yang tidak perlu dimandikan atau dikafani dan tdk disholatkan sebagaimana jenazah yang meninggal dunia.

✔apabila sudah mencapai 4 bulan (sudah ditiupkan ruh) maka apabila keguguran, dihukumi sebagaimana manusia yang meninggal dunia secara sempurna.

✔keadaan manusia sudah tercatat semua sejak dalam perut ibunya dan segala sesuatu sudah ada dalam ketetapan takdir Allah Ta'ala.

✔Seseorang harus memiliki sikap takut terhadap amalan jelek dan berharap taufik dan karunia Allah Ta'ala.

✔hendaknya seseorang harus ikhlas dalam beramal hanya mengharap wajah Allah Ta'ala..

✔Terkadang amal yang baik menjadi rusak disebabkan niat yang jelek...
Sehingga menjadi penutup yang jelek bagi orang yang mengamalkannya.
Mati diatas jalan yang mengantarkannya menuju siksa Allah Ta'ala.
نسأل الله السلامة و العافية
〰〰〰〰〰〰〰〰

 Ustadz Abu Hammam Al-Atsary (anggota grup FBF 7)

�� WA Forum Berbagi Faidah

Minggu, 25 Mei 2014

FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA'IN IMAM NAWAWY [03]

〰〰��������〰〰

 FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA'IN IMAM NAWAWY

�� Hadist ke-3
〰〰〰〰〰〰〰〰

 عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله وسلم يَقُوْلُ :

بُنِيَ اْلإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ : شَهَادَةُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّداً رَسُوْلُ اللهِ وَإِقَامُ الصَّلاَةِ وَإِيْتَاءُ الزَّكَاةِ وَحَجُّ الْبَيْتِ وَصَوْمُ رَمَضَانَ.

[رواه البخاري ومسلم ]

_______
�� Dari Abu 'Abdurrohman 'Abdullah bin 'Umar Rodhiyallaahu 'anhuma:

" Aku mendengar Rosulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam Bersabda :

Islam dibangun diatas 5 perkara :

1.Persaksian bahwasanya tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali hanya menyembah Allah semata dan bahwa Muhammad  adalah utusan Allah
2.menegakkan sholat
3.menunaikan zakat
4.berhaji ke Baitullah
5.berpuasa dibulan Ramadhan

( Riwayat Imam Bukhory dan Muslim )

������

Faidah hadist ini :

✔menjelaskan bahwa Islam ini ibarat bangunan yang akan melindungi pemiliknya dan menjaganya dari dalam maupun luarnya.

✔hadist ini merupakan penjelas secara terperinci terhadap hadist kedua bahwasanya Islam ini terbangun diatas kelima perkara diatas.

〰〰〰〰〰〰〰〰
 Ustadz Abu Hammam Al-Atsary (anggota grup FBF 7)

�� WA Forum Berbagi Faidah

FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA'IN IMAM NAWAWY [02]

〰〰��������〰〰

 FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA'IN IMAM NAWAWY

�� Hadist ke-2
〰〰〰〰〰〰〰〰

 عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَيْضاً قَالَ : بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوْسٌ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ إِذْ طَلَعَ عَلَيْنَا رَجُلٌ شَدِيْدُ بَيَاضِ الثِّيَابِ شَدِيْدُ سَوَادِ الشَّعْرِ، لاَ يُرَى عَلَيْهِ أَثَرُ السَّفَرِ، وَلاَ يَعْرِفُهُ مِنَّا أَحَدٌ، حَتَّى جَلَسَ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَأَسْنَدَ رُكْبَتَيْهِ إِلَى رُكْبَتَيْهِ وَوَضَعَ كَفَّيْهِ عَلَى فَخِذَيْهِ وَقَالَ:

يَا مُحَمَّد أَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِسْلاَمِ، فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : اْلإِسِلاَمُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ وَتُقِيْمَ الصَّلاَةَ وَتُؤْتِيَ الزَّكاَةَ وَتَصُوْمَ رَمَضَانَ   وَتَحُجَّ الْبَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيْلاً قَالَ : صَدَقْتَ، فَعَجِبْنَا لَهُ يَسْأَلُهُ وَيُصَدِّقُهُ، قَالَ: فَأَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِيْمَانِ قَالَ : أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ. قَالَ صَدَقْتَ، قَالَ فَأَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِحْسَانِ، قَالَ: أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ . قَالَ: فَأَخْبِرْنِي عَنِ السَّاعَةِ، قَالَ: مَا الْمَسْؤُوْلُ عَنْهَا بِأَعْلَمَ مِنَ السَّائِلِ. قَالَ فَأَخْبِرْنِي عَنْ أَمَارَاتِهَا، قَالَ أَنْ تَلِدَ اْلأَمَةُ رَبَّتَهَا وَأَنْ تَرَى الْحُفَاةَ الْعُرَاةَ الْعَالَةَ رِعَاءَ الشَّاءِ يَتَطَاوَلُوْنَ فِي الْبُنْيَانِ، ثُمَّ انْطَلَقَ فَلَبِثْتُ مَلِيًّا، ثُمَّ قَالَ : يَا عُمَرَ أَتَدْرِي مَنِ السَّائِلِ ؟ قُلْتُ : اللهُ وَرَسُوْلُهُ أَعْلَمَ . قَالَ فَإِنَّهُ جِبْرِيْلُ أَتـَاكُمْ يُعَلِّمُكُمْ دِيْنَكُمْ
.[رواه مسلم]

_______
��Dari 'Umar Radhiyallaahu 'anhu _ juga, Berkata Beliau :

"Tatkala kami sedang duduk bermajlis bersama Rosulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam tiba-tiba datang seorang laki laki sangat putih pakaiannya sangat hitam rambutnya.

Tidak terlihat padanya bekas bepergian dan tidak ada seorangpun diantara kami yang mengenalnya.
Lalu dia duduk dihadapan Nabi Shallallaahu 'alaihi wasallam, lalu ia menyandarkan lututnya ke lutut Nabi dan ia meletakkan telapaknya ke pahanya
Lalu ia berkata :

"Wahai Muhammad beritahukan aku tentang Islam !"

Maka Rosulullah menjawab :

"Islam adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang hak kecuali hanya menyembah Allah. Dan bahwasanya Muhammad adalah utusan Allah, engkau melaksanakan sholat, engkau menunaikan zakat, engkau berpuasa, dan engkau pergi haji jikalau engkau mampu melakukannya."

Ia berkata : engkau benar !

kami heran kepada orang tersebut ia yang bertanya tetapi ia juga membenarkannya.
Lalu ia berkata lagi :

"kabarkanlah kepadaku tentang iman !"

Beliau bersabda :
"Engkau beriman kepada Allah, para malaikatNya, kitab-kitab Nya, para RosulNya, hari kiamat dan
engkau beriman dengan takdir yang baik dan buruknya.

ia berkata : Engkau benar !

"Beritahukan aku apa itu Ihsan ?"

Beliau bersabda :

Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihatNya, dan kalau engkau tidak melihatnya sesungguhnya Dia melihatmu !"

Ia berkata :
"Beritahukan aku ttg hari kiamat ?"

Beliau bersabda :
"Tidaklah yang ditanya lebih mengetahui dari yang bertanya !"

Ia berkata :

"Beritahu aku tanda-tandanya ?"

Beliau bersabda :
Melahirkan budak wanita tuannya, dan engkau menyaksikan seorang yang tidak beralas kaki telanjang lagi miskin mereka berlomba membuat bangunan tinggi !

Lalu orang tersebut pergi dan aku menunggu sejenak
Kemudian beliau bersabda :

"Wahai Umar kamu tahu siapa yang bertanya tadi ?"

Aku katakan : Allah dan RosulNya Yang Maha Mengetahui !

Beliau bersabda :

"Sesungguhnya ia Jibril datang kepada kalian untuk mengajari agama kalian !"
( hadist Muslim )

������
〰〰〰〰〰〰〰〰

Faedah hadist kedua :

✔termasuk bimbingan Nabi Shallallaahu 'alaihi wasallam duduk bermajlis bersama para sahabatnya
Ini menunjukkan baiknya akhlak beliau.

✔hendaknya seseorang memiliki pergaulan yang baik terhadap manusia dan tidak menjauhi diri (bersifat ekslusif).

✔bergaul  bersama manusia lebih utama daripada mengasingkan diri selama tidak merusak agama seseorang.

✔ malaikat bisa merubah wujudnya menjadi berupa manusia biasa sempurna.

✔ bagusnya keadaan seorang penuntut ilmu dihadapan gurunya dengan adab dan kesungguhan.

✔ bolehnya bertanya dalam rangka mengajarkan orang lain yang belum mengetahui suatu ilmu yang ia tanyakan.

✔penjelasan bahwa Islam memiliki 5 rukun Islam.

✔wajib seseorang bersaksi dengan lisan dan hatinya bahwasanya tidak ada sesembahan yang hak kecuali hanyalah Allah Ta'ala semata.

✔agama ini tidak sempurna kecuali dengan adanya persaksian bahwa Nabi Muhammad Shallallaahu 'alaihi wasallam adalah utusan Allah, beliau berasal dari quraisy al haasyimi.

������

 ibadah tidak akan diterima kecuali apabila memenuhi 2 syarat :

ikhlas karena Allah
 mengikuti dan mencontoh Nabi Shallallaahu 'alaihi wasallam.

✔tidak sempurna Islam seseorang sampai ia mengerjakan sholat.

✔tidak sempurna Islam ini sampai ditunaikan zakat.
kaidah penting bahwasanya tidak ada kewajiban bagi seseorang kalau tidak mampu
Dan tidaklah diharamkan sesuatu kalau dibutuhkan secara darurat.

✔Rukun Iman ada enam.

✔ perbedaan makna Iman dan Islam kalau disebutkan dalam satu teks.

✔ beriman kepada Allah merupakan rukun yang paling penting dan agung.

✔menetapkan adanya para malaikat yang memiliki sifat khusus.

✔beriman tentang adanya hari kiamat.

✔ wajib beriman dengan takdir yang baik dan buruknya, dengan  4 perkara:

 engkau mengimani bahwasanya Allah meliputi segala sesuatu dengan ilmuNya secara terperinci dan global.

 mengimani bahwasanya semua takdir telah ditulis di Lauhul mahfuz.

semua yang terjadi atas kehendak Allah.

Allah yang telah mencipta semua makhluk dan selainNya adalah makhluk.
〰〰〰〰〰〰〰〰

 Ustadz Abu Hammam Al-Atsary (anggota grup FBF 7)

�� WA Forum Berbagi Faidah

FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA'IN IMAM NAWAWY [01]

 FAIDAH RINGKAS DARI SYARH KITAB ARBA'IN IMAM NAWAWY

�� Muqoddimah

بسم الله الرحمن الرحيم
و الصلاة و السلام على النبي

Akhwatiy wa ikhwatiy fillah
Kita akan mengisi forum ini dengan "Kitab Arba'in Nawawiyah" dan faidah yg kita ambil dari Syeikh Utsaimin Rohimahullah.

Semoga Allah Ta'ala memudahkan Dakwah kita melalui media yang mulia ini.  Aamin....

〰〰〰〰〰〰〰〰
�� Hadits Ke-1

عَنْ أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ أَبِيْ حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ :

إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى . فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ .

[رواه إماما المحدثين أبو عبد الله محمد بن إسماعيل بن إبراهيم بن المغيرة بن بردزبة البخاري وابو الحسين مسلم بن الحجاج بن مسلم القشيري النيسابوري في صحيحيهما اللذين هما أصح الكتب المصنفة]

__________
�� Dari Amirul Mukminin Abu Hafs Umar bin Khottob Rodhiyallahu 'anhu. Beliau berkata :

Aku mendengar Rosululloh Shallallaahu 'alaihi wasallam Bersabda :

"Sesungguhnya setiap amalan tergantung niat yang ada pada seseorang. Barang siapa yang berniat Hijrah karena Allah dan RosulNya maka hijrahnya menuju Allah dan RosulNya.

Dan barangsiapa yang hijrahnya karena ingin meraih dunia yang dikejarnya atau karena wanita yang ingin ia nikahi maka hijrahnya tergantung apa yang ia niatkan kepadanya."
( Riwayat Imam Bukhory dan Muslim)

������

Faidah hadist pertama : **

✔hadist ini separuh ibadah karena dia merupakan timbangan amalan-amalan bathin.

✔bantahan bagi orang yang selalu beramal berulang kali karena keraguan dan was-was.

Padahal cukuplah dia berniat lalu meyakini apa yang telah dikerjakannya.

✔bahwasanya seseorang itu diberi pahala atau mendapat dosa dan dihitung tergantung niatnya.

✔seluruh amalan tergantung niat, terkadang amalan mubah akan menjadi ketaatan apabila diniatkan untuk kebaikan.

✔bolehnya memberi permisalan untuk memperjelas hukum terhadap sesuatu.

Baarokallahu fiikum.

_________

** Ucapan Ibnu Utsaimin dari syarah Beliau Rohimahullah secara ringkas dan secara makna.

〰〰〰〰〰〰〰〰
الفقير إلى الله تعالى
أبو همام الأثري

�� WA Forum Berbagi Faidah

Selasa, 20 Mei 2014

Hadits tentang niat



FAEDAH HADITS ARBA’IN NAWAWI

HADITS PERTAMA

عَنْ أَمِيرِ المُؤمِنينَ أَبي حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الخَطَّابِ - رضي الله عنه - قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ - صلى الله عليه وسلم - يَقُولُ : " إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ ، وَإنَّمَا لِكُلِّ امْرِىءٍ مَا نَوَى ، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلى اللهِ وَرَسُوله فَهِجْرتُهُ إلى اللهِ وَرَسُوُله ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا ، أَو امْرأَةٍ يَنْكِحُهَا ، فَهِجْرَتُهُ إِلى مَا هَاجَرَ إلَيْهِ "

Dari Amirul Mukminin Abu Hafsh ‘Umar bin Khaththab, beliau berkata: saya mendengar Rasulullah --shallallahu 'alaihi wa sallam-- bersabda, “Semua amalan tergantung pada niatnya. Dan (balasan) bagi setiap orang (tergantung) apa yang diniatkan. Barangsiapa niat hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya dipersembahkan kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barang siapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya pun dipersembahkan kepada apa yang dia diniatkan"

(Muttafaqun ‘Alaihi)

Faedah Hadits:

✅ Hadits ini merupakan salah satu poros Islam. Ulama’ mengatakan, “Poros Islam ada pada dua hadits; ini salah satunya dan yang kedua hadits, ‘Barangsiapa beramal tanpa petunjuk kami, maka amalan tersebut tertolak.”

Hadits pertama berbicara tentang ikhlas dan hadits kedua tentang ittiba’ (mengikuti) sunnah Nabi. Dan dua hal ini merupakan syarat sah diterimanya suatu amalan.

✅ Fungsi niat adalah membedakan ibadah dengan kebiasaan, dan membedakan suatu ibadah dengan ibadah lainnya.

Contoh niat yang membedakan ibadah dengan kebiasaan adalah niat untuk mandi junub dan niat untuk mandi untuk membersihkan badan semata. Walaupun sama-sama mandi, namun niat membedakan antara keduanya.

Dan contoh niat yang membedakan suatu ibadah dengan ibadah lainnya adalah niat untuk sholat subuh dan niat untuk sholat sunah rawatib. Walaupun cara pengerjaannya sama, demikian pula bilangannya, namun terbedakan dengan niat.

✅ Pentingnya menjaga keikhlasan. Berkata Ibnul Mubarak, “Bisa saja amalan besar menjadi kecil disebabkan niat, dan bisa pula amalan kecil menjadi besar disebabkan niat.”

✅ Hijrah merupakan salah satu amalan yang harus dijaga keikhlasannya.

Wallahu A’lam.

Daarul Hadits, Fuyush
Abu Thalha Alwindany



Whatsapp Salafy Lintas Negara