Tampilkan postingan dengan label silsilah fawaaid aqidah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label silsilah fawaaid aqidah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Mei 2014

Silsilah Fawaid Aqidah 6 – (asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri)

����
�� Silsilah Fawaid Aqidah 6 –

(asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri)

             ~~~~~~~

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,

"Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur iman mereka dengan kezhaliman, maka bagi mereka keamanan dan mereka mendapatkan hidayah." (al-An'am : 82)

Pada ayat ini ada beberapa faidah,

 Penjelasan tentang keutamaan Tauhid, dan bahwa Tauhid menghapus dosa-dosa.

 Iman adalah Tauhid.

 Bahwa kesyirikan adalah kezhaliman. Bahkan syirik merupakan kezhaliman terbesar.

 Bahwa seorang yang mentauhidkan Allah dan tidak melakukan kesyirikan sedikitpun, serta menjauhi dosa-dosa besar, maka baginya keamanan yang sempurna dari adzab Allah (yakni tidak diadzab sama sekali), dan baginya hidayah yang sempurna menunju al-Jannah (surga).

 Bahwa seorang yang mentauhidkan Allah dan tidak melakukan kesyirikan sedikitpun, namun dia mati dengan membawa sesuatu dari dosa-dosa besar, maka untuknya keamanan yang kurang (tidak sempurna) dan hidayah yang kurang pula. Yaitu apabila Allah berkehendak maka bisa Allah ampuni dia, dan apabila Allah berkehendak bisa Allah adzab dia.

 Pada ayat ini terdapat makna Firman Allah Ta'ala, "Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa Syirik, namun Allah akan mengampuni dosa yang di bawah itu."

 Di sini terdapat bukti yang menunjukkan keistimewaan dan sikap tengah Ahlus Sunnah wal Jama'ah, ath-Tha'ifah al-Manshurah, al-Firqah an-Najiyah, dibandingkan berbagai kelompok sempalan yang binasa.

--------------------
diterjemahkan oleh
�� WhatsApp Miratsul Anbiya Indonesia

��������
---------------------------

Selasa, 20 Mei 2014

Silsilah Fawaid Aqidah ( 5-c )  asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri

��������

���� Silsilah Fawaid Aqidah
           ( 5-c )
 asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,

"Katakan (kepada mereka wahai Muhammad), 'Kemarilah kalian, aku bacakan kepada kalian apa yang diharamkan atas kalian oleh Rabb kalian, yaitu Janganlah kalian menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun."
hingga firman Allah,

"Inilah jalan-Ku yang lurus, ikutilah jalan tersebut. dan jangan kalian mengikuti jalan-jalan (lain), karena itu akan menceraiberaikan kalian dari jalan-Nya." (al-An'am : 151-153)

 Pada ayat ini ada beberapa faidah,

19. Padanya terdapat makna Firman Allah Ta'ala : "Janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa." (al-Ma'idah : 8)

20. Wajib menunaikan janji, meskipun terhadap orang-orang kafir.

21. Bahaya perkara-perkara baru dalam agama, karena itu merupakan senjata syaithan.

22. al-Haq itu satu. Sementara kebatilan itu sangat banyak jumlahnya dan cabangnya.

23. Bahayanya kelompok-kelompok hizbiyyah terhadap keutuhan persatuan kaum muslimin.

24. Tauhid dan Sunnah merupakan asas yang benar dalam persatuan dan ketertautan hati.

25. Syirik dan Bid'ah merupakan dasar perpecahan dan perselisihan hati.

26. Pengagungan para salaf terhadap wasiat-wasiat ini. Sampai-sampai Ibnu Mas'ud menyatakan itu seakan-akan sebagai wasiat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam yang beliau beri stempel padanya.

����
---------------------------
WhatsApp MiratsulAnbiya Indonesia

Silsilah Fawaid Aqidah ( 5-b )  asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri

������

�� Silsilah Fawaid Aqidah
          ( 5-b )

 asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,

"Katakan (kepada mereka wahai Muhammad), 'Kemarilah kalian, aku bacakan kepada kalian apa yang diharamkan atas kalian oleh Rabb kalian, yaitu Janganlah kalian menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun."
hingga firman Allah,

"Inilah jalan-Ku yang lurus, ikutilah jalan tersebut. dan jangan kalian mengikuti jalan-jalan (lain), karena itu akan menceraiberaikan kalian dari jalan-Nya." (al-An'am : 151-153)

✏ Pada ayat ini ada beberapa faidah,

9. Diharamkannya membunuh anak-anak. Masuk dalam larangan ini adalah pembatasan keturunan atau aborsi; dengan alasan takut miskin, atau karena tinjauan ekonomi.

10. Bahwa yang sangat banyak memberikan rizki itu hanya Allah – 'Azza wa Jalla – . Adapun usaha manusia, hanyalah sebab semata.

11. Wajib menjauhi sebab-sebab yang mengantarkan kepada perbuatan kekejian, dan jauh dari melakukannya.

12. Diharamkannya membunuh jiwa yang terlindungi, kecuali dengan tiga sebab saja.

13. Akal yang sehat, dan fitrah yang lurus, akan mengingkari dari keharaman-keharaman yang dijelaskan di ayat ini. Terlebih lagi syari'at.

14. Wajib menjaga harta anak yatim, dan tidak boleh mengotak-atiknya. Kecuali dengan cara yang padanya terdapat mashlahah untuk harta tersebut.

15. Apabila anak yatim telah mencapai usia baligh, maka wajib untuk menyerahkan harta miliknya kepadanya. Apabila sudah diuji dan diketahui secara pasti kesehatan akalnya.

16. Wajib untuk adil dalam takaran dan timbangan. Tidak boleh mengurangi.

17. Pelaksanaan kewajiban, sandarannya adalah pada kemampuannya.

18. Wajibnya untuk  berkata adil, walaupun terhadap diri sendiri.

------- �� ---------
WhatsApp MiratsulAnbiya Indonesia

Silsilah Fawaid Aqidah ( 5-a )  asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri

��������

�� Silsilah Fawaid Aqidah ( 5-a )

 asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,

"Katakan (kepada mereka wahai Muhammad), 'Kemarilah kalian, aku bacakan kepada kalian apa yang diharamkan atas kalian oleh Rabb kalian, yaitu Janganlah kalian menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun."
hingga firman Allah,

"Inilah jalan-Ku yang lurus, ikutilah jalan tersebut. dan jangan kalian mengikuti jalan-jalan (lain), karena itu akan menceraiberaikan kalian dari jalan-Nya." (al-An'am : 151-153)

Pada ayat ini ada beberapa faidah,

 Rahmat Allah terhadap hamba-hamba-Nya, ketika Allah mewasiatkan kepada mereka dengan 10 wasiat yang terkandung di dalamnya kebaikan untuk dunia dan akhirat mereka.

 Yang terbesar di antara wasiat-wasiat tersebut : Haramnya kesyirikan. Maka hal ini menunjukkan bahwa kesyirikan merupakan pangkal kerusakan dunia, dan kerugian di akhirat.

 Pengharaman syirik, terkandung padanya perelealisasian Tauhid.

 Allah memulai wasiat-wasiat tersebut dengan pengharaman terhadap kesyirikan. Dan menutupnya dengan pengharaman mengikuti bid'ah-bid'ah dan hawa nafsu.

 Pengharaman bid'ah, terkandung padanya perelealisasian Sunnah.

 Kebaikan agama dan kebaikan dunia tegak di atas dua prinsip penting :

�� Perelalisasian Tauhid dan Iman;

�� dan perealisasian Sunnah dan Ittiba'

 Pentingnya kedudukan Taqwa, yang itu merupakan buah (hasil) dari wasiat-wasiat ini.

 Besarnya kedudukan berbakti kepada kedua orang tua. 

������������
----------------------------
WhatsApp MiratsulAnbiya Indonesia

Silsilah Fawaaid Aqidah 4 – (asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri)


Silsilah Fawaaid Aqidah 4 –

(asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri)

             ~~~~~~~

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,

"Rabb-mu telah mewasiatkan dan memerintahkan agar kalian jangan beribadah kecuali kepada-Nya, dan hendaknya kalian berbuat baik kepada kedua orang tua." (al-Isra' : 23)

Pada ayat ini ada beberapa faidah,

 Besarnya kedudukan tauhid. Tauhid adalah perintah Allah yang pertama dan terbesar.

 Tauhid dan Ibadah tidak akan terwujud kecuali dengan berlepas diri dari kesyirikan.

 Padanya ayat ini terkandung makna "Lailaha illallah"

 Besarnya kedudukan berbakti kepada kedua orang tua. Karena Allah menghubungkan hak kedua orang tua dengan hak-Nya.

 Berbakti kepada orang tua adalah bentuk ihsan (berbuat baik) kepadanya.

 Bahwa makna ihsan (berbuat baik) mencakup semua perbuatan yang padanya ada kebaikan, muamalah yang bagus, tawadhu, nafkah, dan yang lainnya.

--------------------
diterjemahkan oleh
 WhatsApp Miratsul Anbiya Indonesia


---------------------------

Silsilah Fawaaid Aqidah 3 – ( asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri )


Silsilah Fawaaid Aqidah 3 –

( asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri )

             ~~~~~~~

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,

"Sungguh Kami telah mengutus pada setiap umat seorang rasul, (menyerukan) beribadahlah kalian kepada Allah dan jauhilah thagut."

Pada ayat ini ada beberapa faidah,

 Sesungguhnya Allah ketika menciptakan makhluk dan memerintahkan mereka untuk mentaati-Nya, tidaklah membiarkan mereka begitu saja, namun Allah mengutus kepada mereka para rasul.

 Bahwa tidak satu umatpun kecuali pasti Allah mengutus rasul pada mereka. Ini termasuk di antara kesempurnaan rahmat Allah dan kesempurnaan hikmah-Nya, serta keterpujian-Nya.

 Bahwa dakwah para nabi dan rasul adalah DAKWAH KEPADA TAUHID ULUHIYYAH, bukan kepada tauhid rububiyyah, karena masalah itu (tauhid rububiyyah) sudah diakui oleh makhluk.

 Bahwa ibadah itu adalah tauhid.

 Tauhid adalah Islam, Islam adalah Tauhid. Tidak akan terwujud agama seseorang kecuali dengan dua hal : mentauhidkan Allah Ta'ala, dan mengkufuri thaghut.

 Pada ayat ini terdapat tafsir untuk firman Allah Ta'ala : "Maka barangsiapa yang mengingkari thaghut dan beriman kepada Allah maka sungguh dia telah berpegang teguh dengan buhul tali yang sangat kuat yang tidak akan terlepas."

 Thaghut adalah setiap yang diibadahi selain Allah dalam keadaan ridha. Atau, thaghut adalah sesuatu yang dengannya seorang hamba melampaui batasannya (sebagai seorang hamba). Baik berupa sesuatu yang diibadahi, atau diikuti, atau ditaati.

 Barangsiapa yang meninggalkan "dakwah kepada tauhid dan tahdzir dari syirik", maka dia telah menyelisihi dakwahnya para nabi dan rasul.  

--------------------
diterjemahkan oleh
 WhatsApp Miratsul Anbiya Indonesia


---------------------------

Silsilah Fawaaid Aqidah 2 – ( asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri )

����
�� Silsilah Fawaaid Aqidah 2 –
( asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri )

             ~~~~~~~

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,

"Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah kepada-Ku. Aku tidak menghendaki mendapatkan rizki dari mereka adanya, tidak pula Aku menginginkan agar mereka memberikan makan (kepada-Ku). Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi Rizki dan memiliki kuatan yang sangat kokoh." (adz-Dzariyat : 56-58)

Pada ayat ini ada beberapa faidah,

 Kewajiban beriman kepada Tauhid Rububiyyah. Tauhid inilah yang diakui pula oleh kaum musyrikin Quraisy. Namun hal itu tidak bermanfaat bagi mereka, karena mereka tidak mau merealisasikan Tauhid Uluhiyyah.

 Tujuan dari penciptaan jin dan manusia adalah mengesakan Allah dalam peribadahan. Ibadah yang dimaksud adalah Tauhid.

 Bahwa para mukallaf dari kalangan hamba adalah : jin dan manusia.

 Kewajiban atas hamba adalah menjadikan mayoritas perhatian mereka dalam kehidupan ini adalah merealisasikan Ibadah dan Tauhid.

 Allah tidak butuh terhadap hamba-hamba-Nya. Adapun hamba beribadah kepada-Nya, maka itu justru untuk kemashalatan mereka sendiri di dunia dan di akhirat.

 Ibadah dan perealisasian Tauhid merupakan di antara sebab terbesar untuk mendapatkan rizki dan keamanan.

 Pada Nama Allah (ar-Razzaq = Maha Pemberi Rizki) adalah sifat mubalaghah (yang menunjukkan kepada makna sangat dan lebih) tentang besarnya pemberian-Nya, kemurahan-Nya, serta kerajaan-Nya. Yang itu semua semakin menguatkan ketergantungan hati kepada Allah dalam mencari rizki, walaupun tidak berarti membuang upaya mengambil sebab. 

--------------------
diterjemahkan oleh
�� WhatsApp Miratsul Anbiya Indonesia

��������
---------------------------

Silsilah Fawaaid Aqidah 1 – ( asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri )


Silsilah Fawaaid Aqidah 1 –
( asy-Syaikh 'Abdullah azh-Zhafiri )

             ~~~~~~~

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,

"Berilmulah bahwa tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Allah, dan mohonlah ampun atas dosa-dosamu." (QS. Muhammad :19)

 Pada ayat ini ada beberapa faidah,

 Kewajiban memulai dengan ilmu sebelum beramal. Supaya amal menjadi benar.

 Seorang muslim wajib mempelajari tauhid sebelum segala sesuatu.

 Amal tanpa dilandasi dengan tauhid, tidak bermanfaat.

 Kewajiban dan pentingnya beristighfar (memohon ampunan atas dosa)

--------------------
diterjemahkan oleh
 WhatsApp Miratsul Anbiya Indonesia


---------------------------