Tampilkan postingan dengan label WhatsApp Al-Manshuroh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WhatsApp Al-Manshuroh. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Oktober 2015

Siapakah Orang yang Ekstrim dan Bermudah-mudahan dalam Agama

✋  MENEPIS TUDUHAN
««««««««««««««««««««««««««««««««
SIAPAKAH ORANG YANG EKSTRIM  DAN BERMUDAH-MUDAHAN DALAM AGAMA
»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»
❔Tanya jawab bersama Syaikh Muqbil Rahimahullah .
Tanya :Sering kali kami mendengar dan membaca :
" Fulan keras dan fulan bermudah-mudahan ( dan Robi' berfatwa dengan fatwa yang sesuai seleranya ) dan juga ungkapan selain itu , maka kami meminta dari anda ( syaikh ) penjelasan dan arahan seputar ini tentang ungkapan-ungkapan diatas ?
✔Jawab : "  Adapun sikap keras dan bermudah-mudahan itu barometernya adalah kitabullah dan sunah rasul , barangsiapa yang mengharamkan pada manusia apa yang Allah halalkan untuk mereka maka dialah mutasysyaddid ( orang yang keras ) .
Dan barangsiapa yang membolehkan untuk manusia perkara yang Allah haromkan maka dialah mutasahhil ( bermudah-mudah ) .
Maka yang menjadi timbangan itu semua adalah kitabullah dan sunah rasul .
Kami tidak berpendapat : Tidak ada mutasyaddid sementara disana ada kelompok bid'ah ( jama'ah takfir ) mereka ada dimesir , sudan , pakistan dan kelompok kecil yang tersisa di yaman .
Mereka adalah kaum yang tergolong keras , dan mereka kaum yang bodoh bahkan lebih bodoh dari keledai piaraannya .
Datang tiba-tiba , mengharamkan sesuatu pada manusia , mengkritik ulama sementara dia bodoh tidak tau apa-apa .
✅ Terkecualikan Syukri mushthofa dia punya sedikit dari ilmu namun dia tidak mendapat taufiq dan tersesat , adapun selain dia maka ada pada puncak kebodohan .
Disana ada golongan yang bersikap bermudah-mudah sebagai contoh : yang mencukur jenggot , memakai bantholun ( celana ketat ) , memiliki televisi , membiarkan istri-istrinya keluar tanpa menutup aurat , mengambil gambar tanpa darurat , meremehkan orang yang berpegang teguh terhadap agamanya maka yang demikian itu adalah orang yang bermudah-mudah .
Adapun ahlussunah adalah orang yang pertengahan. Sesungguhnya bermudah-mudah pada perkara yang Allah haramkan itu tercela .
✅ Nabi A'laihi Shalatuwassalaam bersabda :
يسروا ولا تعسروا ، وبشروا ولا تنفروا
"Permudahlah dan jangan kalian persulit , berilah kabar gembira dan jangan kalian larikan ( membuat manusia dari kebaikan ...) " .
Adapun seseorang yang memelihara jenggotnya , mengharamkan gambar bernyawa dan alat musik , mengingkari apa yang Allah ingkari maka ini tidak boleh dikatakan mutasyaddid .
⛵ Saudara kami ( Abdul Aziz Al Buro'i sekarang terfitnah dengan watsiqoh kufriyah muhammad imam ) punya risalah dalam perkara ini yang tercetak dan sudah tersebar dengan judul ....
Jika Muhammad ghozali dan ikhwanul muflisin menuduh ahlussunah dengan sikap keras karena ahlussunah mengatakan :
" kami tidak menggambar , tidak melanggar apa yang Allah haramkan , tidak masuk ke majlis-majlis thagut , tidak bekerja dikantor perpajakan , tidak pula bekerja pada tempat yang ada keharaman disana , dan bersabar diatas kekurangan maka yang demikian tidak terhitung sebagai sikap keras tapi terhitung sebagai tegar dalam agama , karena agama itu sendiri yang mewajibkan itu semua .
Tasyaddud ( sikap ekstrim ) itu tercela .
⚪ Dalam surat Al Hajj : 78  
ما جعل عليكم في الدين من حرج
" Dia tidak menjadikan atas kalian kepayahan dalam agama ini " .
⚪ Dalam surat Al Baqoroh : 185 .
يريد الله بكم اليسر ولا يريد بكم العسر
" Allah menghendaki kemudahan untuk kalian dan tidak menghendaki kepayahan untuk kalian " .
Sikap Ekstrim itu tercela namun Ahlussunah alhamdulillah bersikap pertengahan tidak mengharamkan apa yang Allah halalkan dan tidak menghalalkan apa yang Allah haramkan . Mereka berpegang teguh kitabullah dan sunnah rasul .
❗kami tentunya tidak mampu untuk memenuhi sesuai apa yang ditanyakan .
⚪ Dalam surat Al Maidah ayat 77  :
يا اهل الكتاب لا تغلوا في دينكم
" wahai ahlul kitab janganlah kalian  berlebihan dalam agama kalian "
✅ Nabi sholallohu alaihi wasalaam bersabda : "
Janganlah kalian berlebihan dalam menyanjungku seperti sanjungan kaum nasrani kepada Nabi Isa , hanyalah aku ini seorang hamba maka ucapkan : " hamba Allah dan rasul-Nya ".
⚪ Allah subhanahu wa ta'alaa berfirman dalam surat Al A'rof ayat 33 ,  menjelaskan jika terjadi penghalalan apa yang diharamkan dan mengharamkan apa yang dihalalkan maka itu sebanding dengan sebuah kesyirikan  :
قل انما حرم ربي الفواحش ما ظهر منها وما بطن و الاثم والبغي بغير الحق وان تشركوا بالله مالم ينزل به سلطانا وان تقول على الله ما لا تعلمون
" katakanlah wahai muhammad " hanyalah Rabbku mengharamkan perbuatan keji yang tampak dan yang tersembunyi darinya  , serta dosa dan kedzaliman tanpa hak , dan engkau berbuat syirik terhadap Allah sesuatu yang tidak diturunkan  penjelasan dalilnya , dan engkau berbicara atas nama Allah yang tidak engkau ketahui " .
⚪ Dalam surat An nahl 116
" Dan janganlah engkau katakan terhadap apa yang disifatkan oleh lisan-lisan kalian dengan kedustaan ini halal dan ini haram untuk kalian berdusta atas nama Allah , sesungguhnya orang-orang yang berdusta atas nama Allah tidak ada memperoleh kebahagiaan " .
. غارة الاشرطة ج 1 ص 181 .
. Transkip oleh  Al Faqir ila Afwi Robbihi : Abul Hasan Al Wonogiri .
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
Dipublikasikan Pada :
Sabtu 18 Muharram1437H/31 Oktober 2015M Jam 06:43 wib
Tholibul Ilmi Cikarang
___________________________
Via WA Al-Manshuroh
Teks arabnya
سُئل العلامة الإمام الوادعي رحمه الله تعالى في كتابه غارة الأشرطه ج1 ص 181 السؤال التالي :
سؤال : كثير ما سمعنا وقرأنا : فلان متشدد وأخرمتساهل ورابع يفتي مما يوافق لمزاجه إلى غير ذلك فنريد منكم توضيح وتحديد المقام للألفاظ السابقه ؟
جواب : أما التشدد والتساهل فالعبره فيه كتاب الله وسنة رسول الله صلى الله عليه وعلى آله وسلم ، فمن حرم على الناس شيء أحله الله لهم فهو متشدداً ومن أباح للناس شيئاً حرمه الله عليهم فهو يعتبر متساهلاً ، فالميزان كتاب الله وسنة رسول الله صلى الله عليه وسلم.
لسنا نقول : إنهلا يوجد متشدد، فهناك الجماعه المبتدعه ( جماعة التكفير ) يوجدون بمصر وبالسودان وبباكستان، ولهم بقايا في اليمن ، فهم يعتبرون متشددين ، وهم من أجهل خلق الله ، بل هم أجهل من حمر أهلهم ، فيأتي ويحرم على الناس وينتقد العلماء وهو جاهل لا يعرف شيئاً ، وإلافقد كان ( شكري مصطفى ) عنده شيء من العلم لكنه لم يوفق وضل . أما هؤلاء فإنهم في غايه من الجهل . وهناك متساهلون ، فمثلاً الذي يحلق لحيته ويلبس البنطلون ويقتني التلفاز وتخرج امرأته كاسيه عاريه ، ويتصور لغير ضروره، ويلمز المتمسكين بدينهم ، فهذا يعتبر متساهلاً ، أما أهل السنه فإنهم وسط ، فإن التساهل الذي يبيح ما حرم الله مذموم .
والنبي صلى الله عليه وعلى آله وسلم يقول ( يسروا ولا تعسروا ، وبشروا ولا تنفروا ).
والذي يعفي لحيته ويحرم التصوير ويحرم آلات اللهووالطرب ، وينكر ما أنكره الله ، فهذا لا يجوز أن يطلق عليه أنه متشدد، ولأخينا في الله( عبد العزيز بن يحيى البرعي ) حفظه الله تعالى رساله قيمه في هذا وهي مطبوعه منشوره بعنوان ( قراع الأسنه في تفي التطرف والغلو والشذوذ عن أهل السنه )
فإذا كان محمد الغزالي أو الإخوان المفلسون يرمون أهل السنه بالتشدد لأنهم يقولون : نحنلا نتصور ، ولا نرتكب ما حرم الله ، ولا ندخل في مجلس النواب الطاغوتي ، ولا نتوظففي ضرائب ولا جمارك ، ولا في وظيفه نرتكب فيها المحرمات ، ونصبر على الفقر ، فهذا لايعد تشدداً ، بل يعد تمسكاً بالدين ، والدين هو الذي فرض علينا هذا .
أما التشدد فهو مذموم ، قال تعالى : ( ما جعل عليكم في الدين من حرج ) الحج 78 ، وقال تعالى : ( يريد الله بكم اليسر ولا يريد بكم العسر) البقره 185 .
فالتشدد مذموم لكن أهل السنه بحمد الله وسط فلم يحرموا ما أحل الله ، ولم يحلوا ما حرم الله، فهم متمسكون بكتاب الله وبسنة رسول الله صلى الله عليه وعلى آله وسلم ، ولا نستطيع أن نفي بالمقصود ، ويقول الله سبحانه وتعالى : ( يا أهل الكتاب لا تغلوا في دينكم) المائده 77 ، والنبي صلى الله عليه وعلى آله وسلم يقول : ( لا تطروني كما أطرت النصارى ابن مريم إنما انا عبد فقولوا : عبد الله ورسوله ) ويقول الله سبحانه وتعالى



Kamis, 29 Oktober 2015

Bersyukur Dengan Kondisi Kita Yang Lebih Baik


--------
Bersyukur Dengan Kondisi Kita Yang Lebih Baik
--------

Bisa istiqomah diatas kebenaran merupakan harapan kita semua. Dan beruntunglah mereka-mereka yang mendapatkannya.

Bisa hadir di majlis-majlis ilmu dengan rutin, memiliki ma'isyah yang tidak banyak mengandung kemaksiatan, plus seorang istri yang sudah berhijab sesuai sunnah.

Rasa-rasanya gambaran kecil diatas sudah bisa dikatakan hidup 'idealnya' seorang ikhwah.

Beruntunglah dan bersyukurlah mereka-mereka yang mendapat karunia ini.

Disana masih ada atau bahkan masih banyak saudara-saudara kita yang sedang berjuang untuk bisa mendapatkan yang lebih syar'i.

Bersyukur atas nikmat yang kita terima merupakan sifat orang-orang yang abror (berbuat baik). Bersyukur dengan menjalankan ketaatan kepada sang pencipta alam semesta ini Allah -عزوجل-

Namun syaithan memang tak lelah berusaha menggelincirkan orang-orang yang berusaha istiqomah diatas kebenaran.

Melihat mereka-mereka yang mungkin kondisinya masih tidak lebih baik dari kita muncul kalimat-kalimat yang tidak selayaknya diucapkan.

" itu si fulanah pakai cadar kalau ketika taklim saja."

" itu pak fulan ternyata kerjanya ikhtilat (campur laki-kaki dan perempuan)."

" itu akh abu fulan taklimnya jarang sekali."

Tahukah anda?
Bagaimana jika ucapan anda ini terdengar sampai kepada orang yang anda bicarakan? Dalam keadaan dia tengah berjuang?

Mungkin dalam hati mereka berkata:

"Aku ingin seperti kalian, namun sekarang belum memungkinkan untukku"

Atau jika dia baru mengenal dakwah justru bisa lari dari dakwah karena ucapan anda ini!

Tidakkah anda memberikan udzur kepada saudara anda ini!
Tidak adakah udzur yang bisa diberikan kepadanya barang satu saja?

Anda telah terjatuh pada tindakan ghibah, memakan daging saudara anda hidup-hidup.

SIMAKLAH UCAPAN IMAM SYAFI'I KEPADA YUNUS BIN ABDUL A'LA:

Berkata Yunus bin Abdul A'la:

Suatu hari Imam Syafi'iy pernah berkata kepadaku:

"Wahai Yunus,,
Jika sampai kepadamu dari temanmu sesuatu yang engkau tidak sukai, maka hati-hatilah kamu dari bersegera untuk memusuhi dan memutus hubungan, sehingga engkau termasuk orang-orang yang  hilang keyakinannya(tentang nilai pertemanan) dengan sebab keraguan.

Namun temuilah dia dan katakan kepadanya: "telah sampai kepadaku berita tentang dirimu demikian dan demikan, dan hati-hatilah untuk menyebutkan nama kepadanya orang yang menyampaikan(keburukannya),
jika dia mengingkari hal tersebut maka katakan lah kepadanya: "Kamu lebih jujur dan lebih baik (daripada orang yang menyampaikan kabar tadi). Dan janganlah engkau menambahkan (ucapan/keterangan) sedikitpun.

Maka jika dia mengakui berita tentangnya(yakni keburukan yang ada padanya), dan engkau melihat udzur yang ada padanya,maka terimalah udzur darinya

Akan tetapi jika engkau tidak melihat sisi udzur padanya,maka katakanlah padanya: Apa yang kamu inginkan dari sesuatu yang telah sampai kapadaku tentangmu(yakni keburukan)?
Maka jika dia menyebutkan udzur       kepadamu dari sesuatu yang ada padanya,maka terimalah udzur tersebut darinya."

---

Bukankah Rasul bersabda:

ﺇِﻥَّ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞَ ﻟَﻴَﺘَﻜَﻠَّﻢُ ﺑِﺎﻟْﻜَﻠِﻤَﺔِ ﻻَ ﻳَﺮَﻯ ﺑِﻬَﺎ ﺑَﺄْﺳًﺎ ﻳَﻬْﻮِﻯ ﺑِﻬَﺎ ﺳَﺒْﻌِﻴﻦَ ﺧَﺮِﻳﻔًﺎ ﻓِﻰ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ

“Sesungguhnya seseorang berbicara dengan suatu kalimat yang dia anggap itu tidaklah mengapa, padahal dia akan dilemparkan di neraka sejauh 70 tahun perjalanan karenanya.” (HR. Tirmidzi)

Beliau juga bersabda:

ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﻌَﺒْﺪَ ﻟَﻴَﺘَﻜَﻠَّﻢُ ﺑِﺎﻟْﻜَﻠِﻤَﺔِ ﻣَﺎ ﻳَﺘَﺒَﻴَّﻦُ ﻣَﺎ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻳَﻬْﻮِﻯ ﺑِﻬَﺎ ﻓِﻰ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ ﺃَﺑْﻌَﺪَ ﻣَﺎ ﺑَﻴْﻦَ ﺍﻟْﻤَﺸْﺮِﻕِ ﻭَﺍﻟْﻤَﻐْﺮِﺏِ

“Sesungguhnya ada seorang hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yang tidak dipikirkan bahayanya terlebih dahulu, sehingga membuatnya dilempar ke neraka dengan jarak yang lebih jauh dari pada jarak antara timur dan barat.” (HR. Muslim no. 2988)

Itulah hakikat ghibah, dimana Rasulullah bersabda:

ﺃﺗﺪﺭﻭﻥ ﻣﺎ ﺍﻟﻐﻴﺒﺔ؟
ﻗﻠﻨﺎ : ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺭﺳﻮﻟﻪ ﺃﻋﻠﻢ . ﻗﺎﻝ: ‏(ﺫﻛﺮﻙ ﺃﺧﺎﻙ ﺑﻤﺎ ﻳﻜﺮﻩ ﻓﻲ ﻏﻴﺒﺘﻪ ‏)، ﻗﺎﻟﻮﺍ : ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺃﺭﺃﻳﺖ ﺇﻥ ﻛﺎﻥ ﻓﻲ ﺃﺧﻲ ﻣﺎ ﺃﻗﻮﻝ؟ ﻗﺎﻝ: ‏(ﺇﻥ ﻛﺎﻥ ﻓﻴﻪ ﻣﺎ ﺗﻘﻮﻝ ﻓﻘﺪ ﺍﻏﺘﺒﺘﻪ ، ﻭﺇﻥ ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﻓﻴﻪ ﻣﺎ ﺗﻘﻮﻝ ﻓﻘﺪ ﺑﻬﺘﻪ )

“Tahukah kalian apa itu ghibah?” Para shahabat menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.”
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : (Ghibah adalah) engkau menyebut-nyebut saudaramu sesuatu yang tidak disukainnya saat dia tidak ada bersamamu.” Para shahabat bertanya : “Ya Rasulullah bagaimana jika ternyata kejelekan itu memang ada pada diri saudaraku tersebut?” Beliau menjawab: “jika memang kejelekan itu ada pada dirinya maka engkau telah berbuat ghibah padanya, dan jika kejelekkan itu tidak ada pada diri sahabatmu maka engkau telah melakukan Buhtan terhadapnya.” (HR. Muslim)

✅ Yang benar adalah engkau suport dia, supaya bisa seperti anda, agar bisa lebih baik kondisinya.

Doakan dia, agar mendapatkan kemudahan keluar dari ujian yang tengah dia jalani.

Kuatkan dia, bukan malah engkau mencibirnya, dan memandangnya dengan sebelah mata.

Mudah-mudahan dengan bantuan anda Allah mudahkan dia mendapatkan hidayah.

ﻓَﻮَﺍﻟﻠﻪِ ﻟِﺄَﻥْ ﻳَﻬْﺪِﻱَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺑِﻚَ ﺭَﺟُﻼً ﻭَﺍﺣِﺪﺍً ﺧَﻴْﺮٌ ﻟَﻚَ ﻣِﻦْ ﺃَﻥْ ﻳَﻜُﻮْﻥَ ﻟَﻚَ ﺣُﻤْﺮُ ﺍﻟﻨَّﻌَﻢِ ‏) ‏( ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻯ ‏)

Demi Allah, Allah memberi petunjuk kepada seseorang lantaran engkau, adalah lebih baik bagimu daripada engkau memiliki unta merah”

(*) unta merah adalah simbol harta yang paling berharga dikalangan bangsa Arab.

✏ Abu Zain Abdulloh Iding
Sabtu, 25 Dzulhijjah 1436 H

WA Berbagi Faedah [WBF] |  https://jendelasunnah.com
------------------------------------------------
                      -WBF-
------------------------------------------------
Via WA Al-Manshuroh

Senin, 26 Oktober 2015

"Meruqyah" Ummat Agar Terbentengi Dari Gangguan JIN (Jaringan Islam Nusantara) (1-2 selesai)


"Meruqyah" Ummat Agar Terbentengi Dari Gangguan JIN (Jaringan Islam Nusantara)
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
Islam Rasulullahصلى الله عليه وسلم, Bukan Islam Nusantara

(Bagian Pertama)

✏ Segala puji bagi Allah yang telah memberikan nikmat begitu banyak kepada kita siang dan malam, baik nikmat lahiriah ataupun nikmat bathiniah. Diantara kenikmatan yang Allah berikan kepada kita, adalah nikmat islam, dimana Allah menjadikan kita sebagai seorang muslim yang tidak ada kenikmatan yang lebih besar dari kenikmatan ini. Yang tidak ada kebahagian didunia dan diakhirat kecuali dengan memeluk agama islam dan istiqamah diatasnya, agama yang satu-satunya diridhai disisi Allah hanyalah islam yang tidak diterima selain dari agama islam.

Allah Subhaanahu wata’ala berfirman:

إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللهِ الإِسْلامُ

“Sesungguhnya agama yang diridhai disisi Allah hanyalah islam “ (AlImran : 19)

وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

“Dan barangsiapa mencari agama selain islam, dia tidak akan diterima dan diakhirat dia termasuk orang yang merugi.” (Ali Imran : 85)

Wahai saudaraku kaum muslimin inilah aqidah yang harus kita yakini, bahwa islam adalah agama yang hak, yang satu-satunya diterima dan diridahi disisi Allah. Yang tidak ada jalan kebahagian didunia dan diakhirat kecuali dengannya. Islam yang dengannya Rasulullah   صلى الله عليه وسلم di utus, mengajak untuk beribadah kepada Allah semata dan melarang dari perbuatan syirik. Memerintahkan untuk shalat, zakat, puasa dan haji.
Islam telah sempurna mengatur segala hal, mengatur hubungan seorang hamba dengan Rabbnya dan hubungan seorang hamba dengan hamba lainnya. Segala hal yang mendatangkan kebaikan didunia dan akhirat telah dijelaskan oleh Rasulullah dan segala hal yang menjadi sebab kejelekkan didunia dan akhirat telah Rasulullah jelaskan. Islam telah sempurna tidak butuh tambahan-tambahan dan tidak boleh dikurangi. Yang dengannya kita beragama. Allah Taaala berfirman:

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلامَ دِينًا

“Pada hari ini telah Ku sempurnkan untuk kamu agamamu, dan telah Ku cukupkan kepadamu nikmatku, dan telah Ku ridhai islam sebagai agama bagimu.“ (Al Maidah : 3)

✏ Berkata al Imam Ibnu Katsir rahimahullah tentang ayat ini:

هذه أكبر نعم الله ، عز وجل، على هذه الأمة حيث أكمل تعالى لهم دينهم ، فلا يحتاجون إلى دين غيره، ولا إلى نبي غير نبيهم، صلوات الله وسلامه عليه؛ ولهذا جعله الله خاتم الأنبياء، وبعثه إلى الإنس والجن، فلا حلال إلا ما أحله، ولا حرام إلا ما حرمه، ولا دين إلا ما شرعه، وكل شيء أخبر به فهو حق وصدق لا كذب فيه ولا خُلْف، كما قال تعالى: { وَتَمَّتْ كَلِمَتُ  رَبِّكَ صِدْقًا وَعَدْلا } [ الأنعام : 115 ] أي: صدقا في الأخبار، وعدلا في الأوامر والنواهي، فلما أكمل  الدين لهم تمت النعمة عليهم ؛ ولهذا قال [تعالى] { الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإسْلامَ دِينًا } أي: فارضوه أنتم لأنفسكم، فإنه الدين الذي رضيه الله وأحبه  وبعث به أفضل رسله الكرام، وأنزل به أشرف كتبه

“Ini adalah nikmat Allah Azza wa Jalla yang terbesar bagi ummat ini dimana Allah Ta’aala telah menyempurnakan agama bagi mereka, maka mereka tidak butuh kepada agama lainnya, dan tidak kepada seorang nabipun selain Nabi mereka. Dengannya Allah menutup para nabi, dan diutus kepada manusia dan jin, tidak ada sesuatu yang halal kecuali telah dihalalkannya, tidak ada perkara yang haram melainkan telah diharamkan, serta tidak ada agama kecuali  yang disyariatkannya, dan segala sesuatu yang di khabarkan oleh Nabi adalah benar dan jujur tidak didapatkan kedustaan dan kebohongan, semoga shalawat dan keselamatan (dari) Allah tercurah kepada beliau,  sebagaimana Allah berfirman: Telah sempurnalah kalimat Rabbmu (Al-Quran) sebagai kalimat yang benar dan adil. (al-Anam:115)
Yaitu jujur dalam peyampaian berita, adil dalam segala perintah dan larangan, tatkala telah sempurna agama bagi mereka  (umat uslam) maka, sempurna pula nikmat atas mereka, oleh karena ini Allah berfirman; Pada hari ini telah Ku sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku cukupkan kepadamu nikmatku, dan telah Ku ridhai islam sebagai agama bagimu. (Al Maidah : 3)

Yaitu Aku meridhainya  atas diri kalian karena islam adalah agama yang diridhai dan dicintai oleh-Nya, padanya diutus seorang Rasul yang paling utama serta mulia dan diturunkan bagi agama islam kitab yang paling mulia” (Tafsir Ibnu Katsir:3/26)

✏ Bukan model islam yang dibawa oleh JIL dan JIN, yang penuh dengan berbagai kesesatan dengan tambahan-tambahan atau pengurangan-pengurangan dari tokoh-tokohnya. Bahkan  tokoh-tokoh JIL dan JIN dalam statmen dan sepak terjangnya berusaha meruntuhkan pokok-pokok ajaran islam bahkan mencela dan merendahkan agama ini. Diantara mereka ada yang mencela atau mengkritisi Nabi, mencela shahabat, mengatakan tidak ada hukum Allah, menggugat dan mencela sebagian syariat, membolehkan homoseksual dan kesesatan lainnya. waliyadzubillah- semoga Allah menjaga kami dan kaum muslimin dari gangguan JIN (jaringan islam nusantara).

▫11 Muharam 1437/25 Oktober 2015

Insya Allah تعالى bersambung

Dipublikasikan Oleh:

Tholibul Ilmi Cikarang

Pada :
Senin13 Muharram1437H/26 Oktober 2015M Jam 15:50 wib
Faidah lainnya silahkan klik www.salafymedia.com

"Meruqyah" ummat membetengi dari ganguan JIN (Jaringan islam nusantara)

°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
Islam Rasulullahصلى الله عليه وسلم, Bukan Islam Nusantara

(Bagian Kedua)

✏ Bersyukurlah wahai kaum muslimin dengan nikmat islam yang Allah karuniakan kepada kalian. Lihatlah bagaimana mereka para tokoh JIL dan JIN yang ktp mereka tercantum sebagai orang yang beragama islam, yang katanya sebagian mereka menempuh pendidikan agama islam, diantara mereka bertitel mentereng tetapi justru malah berusaha memadamkan cahaya agama ini dengan lisan dan perbuatannya, siang dan malam. Mereka adalah orang sesat dan menyesatkan. Jauhilah mereka, jangan dengarkan dan ikuti.
Allah Ta’aala berfirman:

وَأَنَّ هَذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ وَلا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِ

“Dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalanKu yang lurus, Maka ikutilah Dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalan-Nya.” (al An’am:153)

✏ Berkata al Imam Mujahid, seorang ulama dan imam dalam tafsir tentang maksud السبل “jalan-jalan (yang lain) dalam ayat ini adalah bidah (perkara yang baru yang diadakan didalam agama) dan syubuhaat (kerancuan dan kesesatan). (Fadhlul Islam)

Wahai saudaraku hidayah berada ditangan Allah oleh karena itu jagalah nikmat yang besar ini, masuklah kedalam islam secara keseluruhan dan istiqamalah diatasnya.

▫Allah Taaala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (al Baqarah:208).

✏ Berkata al –Imam Ibnu Katsir rahimahullah

يقول تعالى آمرًا عباده المؤمنين به المصدّقين برسوله: أنْ يأخذوا بجميع عُرَى الإسلام وشرائعه، والعمل بجميع
أوامره، وترك جميع زواجره ما استطاعوا من ذلك

“Allah ta’aala memerintahkan hamba-hambanya yang beriman dengan Nya, membenarkan rasul-Nya,  agar kalian mengambil seluruh ajaran agama islam dan syariatnya, dan mengamalkan seluruh perintah-perintahnya dan meninggalkan seluruh larangan-larangannya sesuai dengan kemampuan dari hal itu.” (Tafsir Ibnu Katsir:1/565)

✏ Berkata asy-Syaikh Al Allamah Ibnu Baaz rahimahullah: “Maka wajib atas seluruh mukalaf (orang terbebani syariat) untuk berpegang teguh diatas islam dan bersungguh – sungguh dalam ketaatan kepada Allah, ini  adalah jalan keberuntungan dan kebahagian. Mencukupkan diri diatas islam dan berjalan padanya walaupun sedikit lebih baik  daripada bersungguh-sungguh melakukan banyak amalan diatas selain dari islam dan sunnah (petunjuk rasulullah).” (Syarh Fadhlul Islam, hlm. 3). Wallahu a’lam bish shawwab. (abdullah al jakarty).

Dipublikasikan Oleh:

Tholibul Ilmi Cikarang

Pada :
Senin13 Muharram1437H/26 Oktober 2015M Jam 16:36wib
Faidah lainnya silahkan klik www.salafymedia.com

Via WA Al-Manshuroh

Jumat, 23 Oktober 2015

APAKAH ANDA MERASA AMAN DARI KEMATIAN❓

RENUNGAN YANG MENGGETARKAN JIWA SEORANG MUKMIN

APAKAH ANDA MERASA AMAN DARI KEMATIAN❓

asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah berkata :

Wahai umat Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam...

Apakah salah seorang dari kalian merasa aman dari kematian, sehingga ia mau bertobat dan shalat?

⏰Bukankah setiap orang dari kalian takut akan kematian, dan ia tidak mengetahui kapan ia mati. Apakah di waktu paginya atau sore harinya?!

Dan bukankah kematian itu, datang kepada manusia dengan tiba-tiba. Sementara mereka tidak merasa?

Atau tiba-tiba menghampiri manusia, sementara ia di dunia dalam keadaan lalai?

Atau tiba-tiba menghampiri manusia yang ia keluar dari rumah-rumah mereka, kemudian tidak kembali?

Maka siapakah di antara kalian yang dijamin aman keadaannya tidak seperti mereka?

Wahai kaum muslimin...
Lalu apakah setelah kematian ini, yang engkau tidak mengetahui tiba-tiba mengejutkanmu?

Tidak ada setelah kematian kecuali pembalasan apa yang telah kalian kerjakan;
Bisa itu kebaikan, maka kalian akan bergembira dengannya.

❌Atau justru kejelekan, yang kalian saling bertanya-tanya kemudian kalian sangat menyesal.

Maka sesungguhnya seorang insan apabila telah mati, terputuslah amalnya. Tidak ada yang tersisa kecuali balasan.

adh Dhiya'ul Lami' min Khutabil Jawami' (hal. 299)

■◎■◎■◎■
Forum Salafy Purbalingga

Via WA Al-Manshuroh

Kamis, 22 Oktober 2015

CIRI CIRI DA'I YANG MENGAJAK KEPADA NERAKA JAHANAM...❗

CIRI CIRI DA'I YANG MENGAJAK KEPADA NERAKA JAHANAM...❗
-------------
Berkata Asy-Syaikh Sholeh al fauzan hafizhahullah :

➡" Di Sana Ada Da'i-da'i yang sesat (menyeru kepada jahanam)
Sebagaimana bahwa disana ada Da'i da'i menyeru kepada tauhid (Mengajak untuk masuk surga) ".
_____________

]» Hakekat da'wah Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul wahab rahimahullah .

‏قال العلامة صالح الفوزان -حفظه الله-:

"هناك دعاة ضلال كما أن هناك دعاة توحيد"

[حقيقة دعوة الشيخ محمد بن عبدالوهاب]

1⃣- MEMILIKI KULIT DAN BAHASA YANG SAMA DENGAN MANUSIA

Hudzaifah bin Al-Yaman radhiallahu anhuma berkata:

كَانَ النَّاسُ يَسْأَلُونَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْخَيْرِ وَكُنْتُ أَسْأَلُهُ عَنْ الشَّرِّ مَخَافَةَ أَنْ يُدْرِكَنِي فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا كُنَّا فِي جَاهِلِيَّةٍ وَشَرٍّ فَجَاءَنَا اللَّهُ بِهَذَا الْخَيْرِ فَهَلْ بَعْدَ هَذَا الْخَيْرِ مِنْ شَرٍّ قَالَ نَعَمْ قُلْتُ وَهَلْ بَعْدَ ذَلِكَ الشَّرِّ مِنْ خَيْرٍ قَالَ نَعَمْ وَفِيهِ دَخَنٌ قُلْتُ وَمَا دَخَنُهُ قَالَ قَوْمٌ يَهْدُونَ بِغَيْرِ هَدْيِي تَعْرِفُ مِنْهُمْ وَتُنْكِرُ قُلْتُ فَهَلْ بَعْدَ ذَلِكَ الْخَيْرِ مِنْ شَرٍّ قَالَ نَعَمْ دُعَاةٌ عَلَى أَبْوَابِ جَهَنَّمَ مَنْ أَجَابَهُمْ إِلَيْهَا قَذَفُوهُ فِيهَا قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ صِفْهُمْ لَنَا قَالَ هُمْ مِنْ جِلْدَتِنَا وَيَتَكَلَّمُونَ بِأَلْسِنَتِنَا قُلْتُ فَمَا تَأْمُرُنِي إِنْ أَدْرَكَنِي ذَلِكَ قَالَ تَلْزَمُ جَمَاعَةَ الْمُسْلِمِينَ وَإِمَامَهُمْ قُلْتُ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ لَهُمْ جَمَاعَةٌ وَلَا إِمَامٌ قَالَ فَاعْتَزِلْ تِلْكَ الْفِرَقَ كُلَّهَا وَلَوْ أَنْ تَعَضَّ بِأَصْلِ شَجَرَةٍ حَتَّى يُدْرِكَكَ الْمَوْتُ وَأَنْتَ عَلَى ذَلِكَ

“Dahulu manusia (para sahabat) bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang kebaikan sementara aku biasa bertanya kepada beliau tentang keburukan(kejelekan) karena khawatir/takut kejelekan tersebut menimpaku. Maka aku bertanya, “Wahai Rasulullah, dahulu kami dalam masa jahiliyah dan keburukan, lantas Allah datang dengan membawa kebaikan ini, maka apakah setelah kebaikan ini akan ada keburukan lagi?” Nabi menjawab, “Ya.” Saya bertanya, “Apakah sesudah keburukan itu akan ada kebaikan lagi?” Beliau menjawab, “Ya, tapi ketika itu sudah ada Asap” Saya bertanya, “Apa yang anda maksud dengan asap itu?” Beliau menjawab, “Adanya suatu kaum yang memberikan petunjuk dengan selain petunjuk yang aku bawa. Engkau kenal mereka namun pada saat yang sama engkau juga mengingkarinya.”

Saya bertanya, “Adakah setelah kebaikan itu akan ada keburukan lagi?”

Nabi menjawab, “Ya, yaitu adanya DAI-DAI yang MENYERU menuju PINTU JAHANNAM. Siapa yang memenuhi seruan mereka, niscaya mereka akan menghempaskan orang itu ke dalam jahannam.”

❓Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, tolong beritahukanlah kami tentang CIRI-CIRI mereka!” Nabi menjawab, “Mereka MEMILIKI KULIT seperti KULIT KITA, juga BERBICARA DENGAN BAHASA KITA.”

❓☝Saya bertanya, “Lantas apa yang anda perintahkan kepada kami ketika kami menemui hari-hari seperti itu?”
Nabi menjawab, “Hendaklah kamu selalu bersama jamaah kaum muslimin dan imam (pemimpin) mereka!” Aku bertanya, “Kalau pada waktu itu tidak ada jamaah kaum muslimin dan imam bagaimana?”
Nabi menjawab, “Hendaklah kamu jauhi seluruh firqah (kelompok-kelompok) itu, sekalipun kamu menggigit akar-akar pohon hingga kematian merenggutmu dalam keadaan kamu tetap seperti itu.”
]»(HR. Al-Bukhari no. 7084 dan Muslim no. 1847)

2⃣- PANDAI BERSILAT LIDAH

Rasulullah Shalallahu a'laihi was salam bersabda :

إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَاف عَلَىُ أُمَّتِيْ كُلُّ مُنَافِقٍ عَلِيْمِ اللِّسَانِ

"Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas umatku adalah setiap munafik yang pandai bersilat lidah."
]»Riwayat Ahmad, 1:22. No.143 dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam silsilah shahihah no.1013.

3⃣- IMAM-IMAM SESAT...❗

عَنْ ثَوْبَان رضي الله عنه قال :َ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا أَخَافُ عَلَى أُمَّتِي الْأَئِمَّةَ الْمُضِلِّينَ

Dari tsauban Radhiyallahu anhu berkata : bahwasanya Rasulullah Shalallahu a'laihi was salam bersabda :
( Sesungguhnya yang aku takutkan terhadap umatku adalah para pemimpin yang menyesatkan ). ]»[HR. Darimi No.2634].

4⃣- ❌PEMIMPIN SESAT DAN MENYESATKAN

عن عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرِو بْنِ الْعَاص رضي الله عنهِ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنْ النَّاسِ وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ حَتَّى إِذَا لَمْ يَتْرُكْ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالًا فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا .
رواه مسلم

Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla tidak mengangkat ilmu agama dengan cara mencabutnya secara langsung dari hati manusia. Tetapi Allah akan mengangkat ilmu agama dengan mewafatkan para ulama, hingga tak ada seorang ulama pun yg akan tersisa. Kemudian mereka akan mengangkat para pemimpin yg bodoh. Apabila mereka, para pemimpin bodoh itu dimintai fatwa, maka mereka akan berfatwa tanpa berlandaskan ilmu hingga mereka TERSESAT DAN MENYESATKAN ).

5⃣- ❌ORANG-ORANG BODOH BERBICARA

Hadits Abu Hurairah riwayat Ibnu Majah dan lain-lainnya, Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam bersabda :

سَيَأْتِيْ عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتٌ يُصَدَّقُ فِيْهَا الْكَاذِبُ وَيُكَذَّبُ فِيْهَا الصَّادِقُ وَيُؤْتَمَنُ فِيْهَا الْخَائِنُ وَيُخَوَّنُ فِيْهَا الْأَمِيْنُ وَيَنْطِقُ فِيْهَا الرُّوَيْبِضَةُ قِيْلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ قَالَ الرَّجُلُ التَّافِهُ يَتَكَلَّمُ فِيْ أَمْرِ الْعَامَّةِ

“Akan datang kepada manusia tahun-tahun yang menipu, akan dipercaya/dibenarkan padanya orang yang berdusta dan dianggap dusta orang yang jujur, orang yang berkhianat dianggap amanah dan orang yang amanah dianggap berkhianat dan akan berbicara Ar-Ruwaibidhoh. Ditanyakan : “Siapakah Ar-Ruwaibidhoh itu ?”. Beliau berkata : “ORANG-ORANG yang BODOH BERBICARA dalam perkara umum”.
]»Dishohihkan oleh Syeikh Muqbil dalam Ash-Shohih Al-Musnad Mimma Laisa Fi Ash-Shohihain.

6⃣- MENYERU KEPADA NERAKA

{ وَلَا تَنْكِحُوا الْمُشْرِكَاتِ حَتَّىٰ يُؤْمِنَّ ۚ وَلَأَمَةٌ مُؤْمِنَةٌ خَيْرٌ مِنْ مُشْرِكَةٍ وَلَوْ أَعْجَبَتْكُمْ ۗ وَلَا تُنْكِحُوا الْمُشْرِكِينَ حَتَّىٰ يُؤْمِنُوا ۚ وَلَعَبْدٌ مُؤْمِنٌ خَيْرٌ مِنْ مُشْرِكٍ وَلَوْ أَعْجَبَكُمْ ۗ أُولَٰئِكَ يَدْعُونَ إِلَى النَّارِ ۖ وَاللَّهُ يَدْعُو إِلَى الْجَنَّةِ وَالْمَغْفِرَةِ بِإِذْنِهِ ۖ وَيُبَيِّنُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ }

Artinya :
{ Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. MEREKA MENGAJAK KE NERAKA, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran }.
]»(Al-Baqarah:221)

{ إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا ۚ إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ }

Artinya :
{ Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya MENGAJAK GOLONGANNYA supaya mereka MENJADI PENGHUNI NERAKA yang menyala-nyala } .
]»(Fãtir:6)

Berkata Asy-Syaikh Sholeh al fauzan hafizhahullah :

" هؤلاء هم الدعاة إلى أبواب جهنم ، يدعونكم إلى أن يتخلوا عن دينكم "

Mereka Adalah Da'i Da'i menyeru kepada pintu pintu jahanam , mengajak kalian untuk meninggalkan agama kalian .
--------
]»Syarah hadits Inna kuna fil jahiliyah .

❗HATI HATI DARI DA'I-DA'I SESAT YANG MENGAJAK KEPADA NERAKA JAHANNAM
➖〰➖〰➖〰➖

                  ——— ✧ ※❉※ ✧ ———

Admin Group:
]»WA FAWAID ILMIAH WAL DURUS | www.salafykolaka.net

MADINAH,Selasa 6 Muharram 1437 H
——————— ✧ ※※ ✧ ———————

Via WA Al-Manshuroh

KETIKA TERJADI KERAGUAN DALAM MENETAPKAN HILAL MUHARRAM


بسم الله الرحمن الرحيم

(فائدة)
قال الامام احمد رحمه الله تعالى فى صوم عاشوراء:
اذا اشتبه عليه اول الشهر صام ثلاثة ايام و انما يفعل ذلك ليتيقن صوم التاسع و العاشر.
انتهى من المغنى لابن قدامة رحمه الله تعالى ٤/٢٥٧ ط.دار الحديث القاهرة.

Faedah:
Berkata imam Ahmad  رحمه الله تعالى di dalam (permasalahan) puasa asyuro:
"Apabila meragukan baginya awal bulannya (bulan Muharram -pent) maka dia berpuasa tiga hari. Sesungguhnya dia melakukan yang demikian itu agar yakin berpuasa tanggal sembilan dan sepuluh."

—selesai—

Dari kitab Almughni 4/257
libniqudaamah رحمه الله تعالى  
Cetakan darulhadits qohiroh.

Faedah dari AlUstadz Afifuddin حفظه الله

Allohua'lam
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
✏Alih bahasa : Muhammad ibn Istimror
غفر الله له ولوالديه
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Whatsapp Salafy Wonosobo Muharrom 1437 H

بسم الله الرحمن الرحيم

KETIKA TERJADI KERAGUAN DALAM MENETAPKAN HILAL MUHARRAM

Syaikh Abdullah Abu Buthain rahimahullah ditanya : Bagaimana jika terjadi keraguan dalam menentukan Hilal Muharram?

Beliau menjawab,

▫Diriwayatkan dari Ahmad ia berkata : "Apabila tersamarkan atas kita awal bulan maka kita berpuasa tiga hari." [Ad Durarus Saniyyah, jilid 3 hal 360].

▫Imam Ibnu Qudamah rahimahullah berkata : Ahmad berkata : "Jika awal bulan itu samar maka hendaknya berpuasa tiga hari. Hal itu dilakukan untuk meyakinkan bahwa ia telah berpuasa pada tanggal 9 dan 10." [ Al Mughni, jilid 3 hal 178].

▫Berkata 'Allamah Ibnu Qasim rahimahullah :
"Dan hal itu(puasa tiga hari karena ragu) bukan termasuk puasa syak (ragu) yang dilarang. Karena puasa syak yang dilarang adalah pada awal ramadhan." [Hasyiyah ar Raudhul Murabbi', jilid 3 hal 451].

Alih Bahasa : Abdurrahman bin Harun

Majmu'ah Ittiba'us Salaf (Sumpiuh)

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Via WA Al-Manshuroh

Jumat, 09 Oktober 2015

Benarkah Gusdur Merupakan Wali Allah...? (3-5 selesai)

▪▫▪▫▪▫▪▫

Benarkah Gusdur Merupakan Wali Allah...?

□□□ Bagian ke (3) □□□

Berikut penjelasan sebagian kesesatan dan penyimpangan Gusdur

✏Pada kesempatan ini kami hanya menjelaskan sebagian kecil kesesatan dan penyimpangan Gusdur. Dengan hal ini saja atau bahkan dengan sebagian yang kami sebutkan saja, sudah cukup untuk membuat seseorang untuk sadar bahwa gusdur tidak pantas disebut sebagai wali Allah.

Gusdur Mencela Al-Qur’an, -waliyadzubillah- dengan mengatakan kitab suci paling porno sedunia.

✏Seorang muslim yang paling bodoh sekalipun selama dia masih memiliki akal yang sehat akan menilai ucapan ini adalah bentuk dari celaan terhadap al-Qur’an. Dan ini bentuk dari kekufuran.

✏Allah Ta’aala berfirman:

وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ لا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ

“Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan manjawab, “Sesungguhnya Kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.” Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?” tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman.” (at-Taubah:65-66)

✏Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah: “Ini adalah nash (dalil) tentang orang yang bersendau gurau/mengolok-ngolok Allah, Ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya adalah bentuk kekufuran, memaksudkan (dengan sengaja) untuk mencela lebih-lebih jelas kufurnya. Dan sungguh dari ayat ini ditunjukkan tentang setiap orang yang merendahkan Rasulullah dengan sungguh-sungguh atau bersenda gurau sungguh dia telah kafir.” (Shaarimul Masluul : 2/70)

✏Berkata Asy-Syaikh Al-Allaamah Sulaiman Alu Syaikh rahimahullah : “Para Ulama sepakat atas orang yang bersendau gurau/ mengolok-ngolok Allah atau kitab-Nya atau Rasul-Nya atau Nabi-Nya adalah kekufuran walaupun dilakukan dengan bercanda tidak bermaksud sengaja untuk mengolok-ngolok, dan adanya ijma’ (kesepakatan para ulama) tentang hal ini.” (Taisirul Azizil Hamid : 617)

✏Berkata asy-Syaikh Al Allamah Abdurrahman Nashir As Sa’di: “Sesungguhnya mengolok-ngolok Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya adalah kekufuran yang mengeluarkan pelakuknya dari agama, dikarenakan pokok agama adalah mengaggungkan Allah, agama dan rasul-Nya. Dan mengolok-ngolok dengan hal tersebut meniadakan pokok agama ini dan bertolak belakang dengan sebesar-besar bertolak belakang.” (Taisirul Karimir Rahman pada ayat ini)

✏Berkata asy-Syaikh Al-Allamah Shalih al Fauzan: “Bahwasannya ayat tersebut menunjukan tentang kafirnya seseorang yang mengolok-ngolok dengan sesuatu yang didalamnya menyebutkan Allah, Rasulullah atau al-Qur’an.” (al Mulakhos, hlm.326)

Kaum muslimin yang semoga dirahmati Allah. Apakah pantas seorang yang mencela al-Qur’an dikatakan wali Allah…? atau lebih pantas dikatakan sebagai musuh-musuh Allah atau wali-wali syaithan…? –kemana perginya orang yang berakal itu-

Bersambung insya Allah تعالى

▫▪▫▪▫▪▫▪

di tulis oleh beliau;

✒Ustadz Abdullah al jakarty hafidhohullohu ta'ala

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

☆F A W A I D   I L M I Y Y A H☆

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ ▪▫▪▫▪▫▪▫

Benarkah Gusdur Merupakan Wali Allah...?

□□□ Bagian ke (4) □□□

Gusdur meninggalkan sholat wajib kecuali hanya kadang-kadang saja jika ia anggap penting.

✏Berkata al Imam Adz Dzahabi رحمه الله : “Dosa besar yang keempat adalah meninggalkan sholat” (Kitab al Kaba’ir)

Berikut sebagian dalil yang menunjukkan dosa meninggalakn shalot wajib merupakan dosa besar bahkan dosa kekufuran.

✏Allah Subhaanahu wata’aala berfirman :

وَأَقِيمُوا الصَّلاةَ وَلا تَكُونُوا مِنَ المُشْرِكِينَ

“Serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah.”   (ar-Ruum : 31)

✏Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكَ الصَّلاَةِ

“Sesungguhnya pembatas antara seseorang dan kesyirikkan dan kekufuran adalah meninngalkan shalat.” (HR. Muslim)

✏Dalam hadits lain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

الْعَهْدُ الَّذِي بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمُ الصَّلاَةُ ، فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ

“Perjajian antara kami dengan mereka adalah shalat, barangsiapa yang meninggalkan shalat sungguh dia telah kafir.” (HR. An-Nasai, At-Tirmidzi dan Ibnu Majah dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

✏Berkata Syaikh Al ‘Allamah Muhammad Bin Shaleh Al Utsaimin Rahimahullah: ”Kami mendapati didalam Al-kitab (Al-Qur’an) dan as-Sunnah dalil keduanya menunjukkan atas kafirnya orang yang meninggalkan shalat, dengan kekufuran yang besar yang mengeluarkan pelakunya dari agama islam.” (Hukmu Taarikis Shalah, Syaikh Muhammad bin Shaleh Al Utsaimin: 6).

Bersambung insya Allah تعالى

▪▫▪▫▪▫▪▫

Di tulis oleh beliau;

✒Ustadz Abdulloh al jakarty hafidhohullohu ta'ala

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

☆F A W A I D   I L M I Y Y A H☆

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
▪▫▪▫▪▫▪▫

Benarkah Gusdur Merupakan Wali Allah...?

□□□ Bagian ke (5) □□□
    (Bagian Terakhir)

Gusdur dengan sikap dan statmen-statmenya yang sering meperlihatlan loyalitasnya kepada orang-orang kafir.

Berteman dekat dan membela orang-orang kafir. Mendukung kristenisai, membela agama ahmadiyah, membela agama Syiah  dan yang lainnya.

Wahai kaum muslimin ketahuilah, -semoga Allah merahmati kalian-

Wali-wali Allah akan memberikan wala’nya (kencintaan, loyalitasnya) kepada Allah, Rasul-Nya dan orang-orang beriman bukan malah kepada orang-orang kafir dari kalangan yahudi, nasrani dan orang-orang munafik. Allah Ta’aala berfirman:

لا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ أُوْلَئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ الإِيمَانَ وَأَيَّدَهُمْ بِرُوحٍ مِنْهُ وَيُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا رَضِيَ اللهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ أُوْلَئِكَ حِزْبُ اللهِ أَلا إِنَّ حِزْبَ اللهِ هُمُ المُفْلِحُونَ

“Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, Sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. meraka Itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. dan dimasukan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. mereka Itulah golongan Allah. ketahuilah, bahwa Sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung.” (al Mujadilah:22).

✏Berkata asy-Syaikh Ibnu Baaz rahimahullah: “Maka harus membenci dan memusuhi musuh-musuh Allah, dan berkasih sayang serta mencintai orang-orang beriman. Demikianlah seorang yang beriman memencintai wali-wali Allah, saling tolong menolong dalam kebaikkan, dan membenci musuh-musuh Allah dan memusuhi mereka karena Allah.” (Syarh Tsalatul Ushul, hlm. 51)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

الْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ

“Seseorang itu bersama dengan orang yang dicintai.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ini diantara kesesatan dan penyimpangan Gusdur yang menunjukkan sama sekali tidak pantas dengan apa yang dilakukan oleh Gusdur lalu setelah itu dianggap sebagai wali dari wali-wali Allah. Wallahu a’lam bis shawwab.

□□□□□ SELESAI □□□□□

▪▫▪▫▪▫▪▫

Di tulis oleh beliau;

✒Ustadz Abdulloh al jakarty hafidhohullohu ta'ala

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

☆F A W A I D  I L M I Y Y AH☆

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Kamis, 08 Oktober 2015

SEBAGIAN KEUTAMAAN AYAT KURSI

SEBAGIAN KEUTAMAAN AYAT KURSI

Ayat al-Kursiy adalah salah satu ayat dalam Surat al-Baqoroh. Tepatnya di ayat ke-255. Ayat tersebut adalah ayat yang paling agung dalam al-Quran, sebagaimana yang disabdakan Nabi shollallahu alaihi wasallam kepada Ubay bin Ka’ab dalam hadits riwayat Muslim.

Berikut ini adalah beberapa keutamaan ayat al-Kursiy:

✅Pertama: Barangsiapa yang membiasakan membacanya setiap selesai sholat 5 waktu, itu akan menghantarkannya menuju Jannah (Surga)
Dari Abu Umamah –radhiyallahu anhu- beliau berkata: Rasulullah shollallahu alaihi wasallam bersabda: Barangsiapa yang membaca ayat Kursi selesai sholat wajib, tidaklah menghalanginya dari masuk surga kecuali kematian (H.R anNasaai, dishahihkan Ibnu Hibban dan al-Albany)

✅Kedua : Barangsiapa yang membacanya di waktu pagi, dirinya akan terlindungi dari Syaithan hingga sore hari. Jika dibaca di sore hari, akan terlindungi dari Syaithan hingga pagi hari.
Dari Muhammad bin Ubay bin Ka’ab dari ayahnya bahwasanya ia memiliki semangkuk kurma yang berkurang jumlahnya. Maka suatu malam ia menjaganya. Ternyata ada binatang yang sebesar anak remaja baru baligh. Maka ia mengucapkan salam, dan makhluk itu menjawab salamnya. Kemudian Ubay bin Ka’ab bertanya: Apakah engkau ini? Manusia atau Jin? Ia mengatakan: Aku adalah Jin. Ubay berkata: Ulurkan tanganmu. Iapun mengulurkan tangannya. Ternyata tangannya adalah tangan anjing dan bulunya bulu anjing. Ia berkata: Demikianlah perawakan Jin. Para Jin telah mengetahui bahwa tidak ada seorangpun yang lebih kuat dari saya. Ubay bertanya: Apa yang menyebabkan engkau ke sini? Ia berkata: Telah sampai kepada kami bahwa engkau suka bershodaqoh. Maka kami datang untuk mengambil sebagian makananmu. Ubay bertanya: Apa yang bisa menyelamatkan kami dari kalian? Ia mengatakan: Ayat dalam surat al-Baqoroh: Allaahu Laa Ilaaha Illaa huwal Hayyul Qoyyum (ayat kursi), barangsiapa yang membacanya ketika sore, akan dilindungi dari kami hingga pagi. Barangsiapa yang membacanya ketika pagi, akan dilindungi dari kami hingga sore. Pagi harinya Ubay bin Ka’ab menceritakan kejadian itu kepada Rasulullah shollallahu alaihi wasallam dan beliau bersabda: telah benar ucapan al-Khobits (Jin syaithan)(H.R anNasaai dan atThobarony, dinyatakan sanadnya jayyid (baik) oleh al-Mundziri dan dishahihkan al-Albany)

✅Ketiga: Barangsiapa yang membacanya sebelum tidur di waktu malam, ia akan terlindungi dari Syaithan hingga pagi hari. Sebagaimana disebutkan dalam hadits Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh al-Bukhari.

(Abu Utsman Kharisman)

WA Al-I'tishom via WA Al-Mansuroh

Rabu, 07 Oktober 2015

Benarkah Gusdur Merupakan Wali Allah..? (1-2)

▪▫▪▫▪▫▪▫

Benarkah Gusdur Merupakan Wali Allah..?

□□□□ Bagian (1) □□□□

✏Walaupun Gusdur sudah mati sekian tahun yang lalu namun pengaruh buruknya masih sangat terasa sampai sekarang. Nama Gusdurpun masih laku disebut-sebut oleh para tokoh sesat, atau bahkan nama Gusdurpun masih laku dijual untuk komoditas politik pada kelompok tertentu.

✏Berikut ini sedikit dari sekian banyak bukti dari apa yang saya katakan. Prof. DR Said Aqil Siraj dalam ceramahnya yang nyeleneh dan mengandung sekian banyak kesesatan belum lama ini mengatakan, Wahid Hasyim wafat punya putra diatas cerdas. Kalau Wahid Hasyim cerdas, putranya sak nduwure diatasnya cerdas, Kyai haji Abdurrahman Wahid….”dst

✏Tak ketinggalan perkataan seorang Syiah Jalaludin Rahmat yang dia ucapkan belum lama ini. “…Jadi, kalau ada yang nanya, dulu kan anda Muhammadiyah, kok sekarang jadi Syiah. Siapa yang mengsyiahkan Anda? Maka saya jawab, Kyai Haji Abdurrahman Wahid..”

Para pembaca yang kami hormati, pada kesempatan ini kami hanya membahas tentang sebuah kesesatan dan pembodohan ketika banyak dari orang-orang awam terkhusus orang-orang NU yang meyakini Gusdur sebagai wali Allah. Dengan berbagai kesesatan dan penyimpangan yang dilakukan oleh gusdur. Hal ini kami lakukan dalam rangka menjelaskan kebenaran dan bentuk kasih sayang kami kepada saudara-saudara kami kaum muslimin agar tidak terjatuh pada kesesatan.

Para pembaca yang semoga dirahmati Allah, pembahasan tentang siapa itu wali Allah, kreteria dan sifatnya sangatlah penting karena banyak orang yang tidak mengetahui siapa itu wali Allah. Bahkan karena kebodohannya terhadap agama seseorang memasukkan orang-orang yang merupakan musuh-musuh Allah sebagai wali dari wali-wali Allah. Disamping ada upaya-upaya dari ahlu bathil untuk menanamkan hal tersebut.

Berkata asy-Syaikh Al-Allamah Shalih al Fauzan: “Ini adalah pokok yang sangat agung yaitu perbedaan antara wali-wali Allah dan wali-wali syaithan, dikarenakan para ahlu bathil menamakan wali-wali syaithan sebagai wali-wali Allah sehingga perkara ini menjadi tersamar atas manusia. (Syarh al Ushul as-Sittah, hlm.35)

Bersambung insya Allah تعالى

▫▪▫▪▫▪▫▪

✒Ustadz Abdullah al jakarty hafdhohullohu ta'ala

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

☆F A W A I D   I L M I Y Y AH☆

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

▫▪▫▪▫▪▫▪

Benarkah Gusdur Merupakan Wali Allah...?

□□□Bagian ke (2)□□□

✏Lalu siapa wali Allah itu?

Al Imam Ibnu Katsir Rahimahullah berkata:

يخبر تعالى أن أولياءه هم الذين آمنوا وكانوا يتقون، كما فسرهم ربهم، فكل من كان تقيا كان لله وليا

“Allah mengkhabarkan bahwa wali-wali Nya adalah mereka orang-orang yang beriman dan bertakwa sebagaimana telah dijelaskan oleh Allah tentang mereka sehingga setiap orang yang bertakwa adalah wali-Nya.” (Tafsir Ibnu Katsir 4/278)

Al Hafidz Ibnu Hajar berkata: Wali Allah adalah orang yang berilmu tentang Allah dan terus menerus diatas ketaatan kepada –Nya dengan mengikhlasakan peribadatan.” (Fathul Bari, 11/432)

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, “Tidaklah seorang hamba dikatakan wali Allah kecuali apabila dia beriman kepada Allah, dan beriman dengan apa yang datang dari Rasulullah, dan mengikutinya secara lahiriah dan batiniyah, barangsiapa yang mengaku mencintai Allah tetapi tidak mengikuti Rasulullah maka dia bukan wali Allah bahkan barangsiapa yang menyelisihinya maka dia termasuk musuh-musuh Allah, wali-wali syaithan. Allah Ta’aala berfirman;

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah Aku, niscaya Allah mencintaimu.”(ali Imran:31)

Maka barangsiapa yang mengikuti rasulullah maka Allah mencintainya, barangsiapa yang mengaku mencintai Allah dan tidak mengikuti Rasulullah maka dia bukan termasuk wali-wali Allah.” (al Furqan, hlm. 542)

Berkata asy-Syaikh al-Allamah Muhammad al-Utsaimin: Wali-wali Allah Ta’aala meraka adalah orang-orang yang beriman kepada Nya, bertakwa kepada Nya dan istiqamah diatas agamaNya. Mereka adalah arang yang disifati oleh Allah Ta’alah didalam firman Nya,

أَلا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللهِ لا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ

“Ingatlah, Sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.” (Yunus:62-63) (syarh al Ushul as Sittah )

Dari penjelasan diatas kita ketahui wali-wali Allah adalah orang-orang yang beriman dan bertakwa. Takwa adalah menjalankan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan Allah. Adapun Gusdur malah menjalankan larangan-larangan Allah, bahkan larangan terbesar yaitu kekufuran. Seperti mencela al –Qur’an, meninggalkan sholat dan yang lain.

Wali Allah bukanlah orang gila, bukan juga orang yang melakukan kekufuran dan kesyirikkan, bukan juga orang yang meninggalkan sholat, bukan juga orang yang memberikan loyalitasnya kepada orang kafir dan yang lainnya.

Bersambung insya Allah تعالى

▫▪▫▪▫▪▫▪

✒Ustadz Abdullah al jakarty hafidhohullohu ta'ala

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

☆F A W A I D   I L M I Y Y A H☆

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Sabtu, 26 September 2015

MUSIBAH MINA 2015 M

⌚ MUSIBAH MINA
.................................
(Update)
Semoga Allah merahmati para jama'ah haji Baitullah Ka'bah yang wafat dalam insiden Mina 10 Dzulhijjah 1436 H / 24 September 2015 M
☀ Semoga Allah mengampuni mereka dan menempatkannya di Surga-Nya.
Inna lillahi wa Inna ilaihi Raji'un
Semoga Para Jama'ah yang mengalami luka-luka segera terobati.
Mina menjadi tempat bagi hamba-hamba-Nya yang Allah pilih mereka untuk wafat
ketika melaksanakan ibadah yang agung,
di tempat yang mulia, 
pada bulan yang agung,  dan
pada hari yang agung pula.
Mina sebagai tempat terjadinya peristiwa yang sudah Allah taqdirkan.
Sungguh Saudi Arabia telah MEMBERIKAN KHIDMAT DAN PELAYANAN YANG SANGAT BESAR DAN LUAR BIASA TERHADAP PARA JAMA'AH HAJI.
Saudi Arabia telah mencurahkan upaya yang sangat besar dalam memberikan khidmat dan pelayanan untuk pelaksanaan ibadah Haji dan para Jama'ah Haji.
Pemerintah Saudi Arabia tidak kurang dalam mengeluarkan dana dan upaya demi kenyamanan para jama'ah haji.
Namun taqdir Allah di atas itu semua
WASPADA!!!  dari berbagi pemberitaan di media-media yang memanfaatkan kejadian musibah Mina ini untuk menjatuhkan dan mencela segala upaya besar pelayanan Pemerintah Saudi Arabia terhadap para Jama'ah Haji.
...........................
Disarikan dari
@aboalmubarak
@Arafatbinhassan
@amri3232
@Salaf_70
•••••••••••••••••••••••
Majmu'ah Manhajul Anbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Bandingkan dan Renungkan!
〰〰〰〰〰〰〰
Seluruh Eropa bersatu padu kepayahan untuk menyambut 120 ribu pengungsi Syiria dan mengadakan beberapa kali pertemuan dan ... dan ...
Irak kepayahan untuk menyambut 50 ribu pengungsi dari Sholahuddin dan mayoritas mereka mati di depan pintu-pintu gerbang.
Juga Amerika kepayahan untuk menyambut 10 ribu pengungsi.
Sementara Kerajaan Saudi Arabia menyambut 2,5 juta pengungsi tanpa ribut-ribut di media masa dan tanpa menyebutkan keberadaan satu pengungsi pun.
Kerajaan Saudi Arabia memperbaiki kondisi ½ juta pengungsi Yaman yang bermukim di KSA.
Kerajaan Saudi Arabia menjamu 3 juta jamaah haji di satu lokasi, yang mereka berbeda-beda ras, bahasa, asal-usul dan umur dalam kondisi cuaca yang panas.
Lalu, jika mereka saling dorong mendorong di atas jembatan lempar jumrah dan terjatuh dan sebagiannya wafat; SANGAT DISAYANGKAN ada di sana orang-orang yang memanfaatkan  peristiwa-peristiwa yang terjadi secara sederhana ini dan memang diprediksi kemungkinan bisa terjadi, mereka memanfaatkannya untuk mencaci seluruh proyek yang dihasilkan negeri ini dan para tokohnya.
Namun, tidak ada yang bisa kami ucapkan selain:
"KAFILAH BERLALU meskipun ANJING-ANJING TERUS MENGGONGGONG".
Semoga Allah memelihara dirimu wahai Negeri Tauhid, wahai Negeri Dua Tanah Suci, dan semoga senantiasa tanganmu langgeng terjulur memberikan bantuan untuk seluruh orang-orang yang lemah dari kaum muslimin di seluruh penjuru bumi.
(SUÛDIYAH negeri kami yang kami berbangga dengannya, semoga Allah menjaganya dan memberikan tambahan baginya dari karunia-Nya.
Ditulis oleh:
Syekh Fawaz al-Madkholy hafidhohulloh.
〰〰〰〰〰〰〰
فواز المدخلي:
ﺍﻭﺭﻭﺑﺎ ﻣﺠﺘﻤﻌﺔ ﻋﺠﺰﺕ ﻓﻲ ﺍﺳﺘﻘﺒﺎﻝ ١٢٠ ﺍﻟﻒ ﻣﻬﺎﺟﺮ ﻭﻋﻘﺪﻭﺍ ﻋﺪﺓ ﺍﺟﺘﻤﺎﻋﺎﺕ ﻭﻭ .. ﻭﺍﻟﻌﺮﺍﻕ ﻋﺠﺰ ﻓﻲ ﺍﺳﺘﻘﺒﺎﻝ ﺧﻤﺴﻴﻦ ﺍﻟﻒ ﻣﻦ ﺻﻼﺡ ﺍﻟﺪﻳﻦ ﻭﺍﻏﻠﺒﻬﻢ ﻣﺎﺕ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﺒﻮﺍﺑﺎﺕ . .
ﻭﺍﻣﺮﻳﻜﺎ ﺗﻌﺠﺰ ﻓﻲ ﺍﺳﺘﻘﺒﺎﻝ ﻋﺸﺮﺓ ﺍﻻﻑ ﻣﻬﺎﺟﺮ . ﻭﺍﻟﻤﻤﻠﻜﺔ ﺍﻟﻌﺮﺑﻴﻪ ﺍﻟﺴﻌﻮﺩﻳﻪ ﺗﺴﺘﻘﺒﻞ ﻣﻠﻴﻮﻧﻴﻴﻦ ﻭﻧﺼﻒ ﺳﻮﺭﻱ ﺑﺪﻭﻥ ﺿﺠﻴﺞ ﺍﻋﻼﻣﻲ ﻭﺑﺪﻭﻥ ﺫﻛﺮ ﻻﺟﻲ ﻭﺍﺣﺪ .. ﺍﻟﻤﻤﻠﻜﺔ ﺍﻟﻌﺮﺑﻴﺔ ﺍﻟﺴﻌﻮﺩﻳﺔ ﺗﺼﺤﺢ ﺃﻭﺿﺎﻉ ﻧﺼﻒ ﻣﻠﻴﻮﻥ ﻳﻤﻨﻲ ﻣﻘﻴﻢ ﺑﻬﺎ . ﺍﻟﻤﻤﻠﻜﺔ ﺍﻟﻌﺮﺑﺒﺔ ﺍﻟﺴﻌﻮﺩﻳﺔ ﺗﺴﺘﻀﻴﻒ ﺛﻼﺛﺔ ﻣﻼﻳﻴﻦ ﺣﺎﺝ ﻓﻲ ﻣﺮﺑﻊ ﻭﺍﺣﺪ ﻣﺨﺘﻠﻔﻲ ﺍﻻﺟﻨﺎﺱ ﻭﺍﻟﻠﻬﺠﺎﺕ ﻭﺍﻷﻋﺮﺍﻕ ﻭﺍﻻﻋﻤﺎﺭ ﻓﻲ ﻇﻞ ﺣﺮﺍﺭﺓ ﺍﻷﺟﻮﺍﺀ .. ﻓﺈﺫﺍ ﺗﺪﺍﻓﻌﻮ ﻋﻠﻰ ﺟﺴﺮ ﺍﻟﺠﻤﺮﺍﺕ ﻭﺳﻘﻄﻮﺍ ﻭﺗﻮﻓﻲ ﺍﻟﺒﻌﺾ ﻣﻊ ﺍﻷﺳﻒ ﻫﻨﺎﻟﻚ ﻣﻦ ﻳﺴﺘﻐﻞ ﻣﺜﻞ ﻫﺬﻩ ﺍﻷﺣﺪﺍﺙ ﺍﻟﺒﺴﻴﻄﺔ ﻭﺍﻟﻤﺘﻮﻗﻌﺔ ﻟﻠﻨﻴﻞ ﻣﻦ ﻛﻞ ﺍﻧﺠﺎﺯﺍﺕ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻮﻃﻦ ﻭﺭﺟﺎﻟﻪ .. ﻭﻟﻜﻦ ﻣﺎﻧﻘﻮﻝ ﺍﻻ ﺍﻟﻘﺎﻓﻠﺔ ﺗﻤﻀﻲ ﻭﺍﻟﻜﻼﺏ ﺗﻨﺒﺢ .. ﺭﻋﺎﻙ ﺍﻟﻠﻪ ﻳﺎﻭﻃﻦ ﺍﻟﺘﻮﺣﻴﺪ ﻭﻳﺎﺍﺭﺽ ﺍﻟﺤﺮﻣﻴﻦ ﻭﺗﺒﻘﻲ ﻳﺪﻙ ﻣﻤﺪﻭﺩﻩ ﻟﻜﻞ ﺿﻌﻔﺎﺀ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻓﻲ ﺃﺻﻘﺎﻉ ﺍﻻﺭﺽ . ( ﺍﻟﺴﻌﻮﺩﻳﻪ ﺩﻭﻟﺘﻨﺎ ﻧﻔﺘﺨﺮ ﺑﻬﺎ ﻓﺤﻔﻈﻬﺎ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺯﺍﺩﻫﺎ ﻣﻦ ﻓﻀﻠﻪ ) ...
11 Dzulhijjah 1436 H
✍ WA KaPuas KalBar
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
AWAS!!!  HATI-HATI TERHADAP MEDIA SEKULER YANG MEMUAT BERITA TRAGEDI DI MINA, dengan MEMUTAR BALIK FAKTA... ↩ ↪
❌ Terungkap, Putera Raja Salman Penyebab Tragedi Mina -
⛔  http://www.satuislam.org/internasional/terungkap-putera-raja-salman-penyebab-tragedi-mina/?utm_source=WhatsApp&utm_medium=IM&utm_campaign=share
❌ Surat Kabar Lebanon Tuduh Menhan Arab Saudi Penyebab Tragedi… -
⛔  http://m.metrotvnews.com/read/2015/09/25/173519
Disadari atau tidak, pola pikir dan perilaku masyarakat saat ini kebanyakan terpengaruh oleh kultur media massa. Bermunculannya media informasi yang sangat pesat bak jamur tumbuh di musim hujan disambut layaknya makanan lezat oleh orang yang lapar atau air yang sejuk oleh orang yang haus.
Mirisnya, kebanyakan media massa tersebut berada di genggaman musuh-musuh Islam. Melalui media-media tersebut, mereka tebarkan virus yang bisa membunuh agama seseorang. Media dijadikan alat propaganda untuk memberi gambaran buruk tentang Islam dan kaum muslimin. Islam diopinikan sebagai batu ganjalan tercapainya kemodernan. Di sisi lain, mereka mengemas kekafiran dan kemaksiatan sebagai sesuatu yang lumrah dan hak setiap individu.
Memang, sebagian media massa ada yang dimiliki oleh orang-orang Islam. Akan tetapi, kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik dan tidak paham tentang agama. Di samping itu, yang dikejar hanyalah profit. Bahkan, karena ketidakpahaman tentang agama, sebagian media massa yang bernapaskan keislaman terkadang menyuguhkan info dan menyajikan tayangan yang berbau syirik, bid’ah, dan khurafat. Sangat minim media massa-media massa yang mengusung risalah Islam yang sesungguhnya. Karena itu, mengetahui hakikat media massa menjadi sesuatu yang urgen agar seorang tidak salah menerima informasi
Ditulis oleh Al-Ustadz Abdul Mu’thi Sutarman dalam asy syariah online
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
TERNYATA  ULAH JAMA'AH HAJI IRAN SEBAB TRAGEDI MINA 10 Dzulhijjah 1436 H / 24 September 2015 M
................................................
Sejumlah saksi mata di lokasi tragedi Mina mengatakan, bahwa insiden diawali ketika para jamaah haji dari Iran melakukan PELANGGARAN dengan :
⚫ melewati dan
⚫ menerobos
rute jamaah lainnya seraya
berkampanye tentang ide revolusi Iran.
Mereka menolak diatur saat diminta oleh para petugas haji untuk kembali ke rute yang sudah ditentukan.
Pejabat Keamanan di Saudi mengatakan, penyebab insiden Mina lantaran jamaah haji dari Iran tidak mengikuti rute yang sudah ditentukan pemerintah Saudi. Hal seperti ini selalu terjadi setiap tahun.
“Jamaah dari Iran tidak mendengarkan dan mengabaikan instruksi kemudian bentrok dengan kami dan meneriakkan slogan-slogan revolusi sebelum terjadinya musibah Mina” ungkap seorang pejabat keamanan Saudi seperti dikutip akun @SaudiNews50 Kamis (24/9)
Para saksi mata mengungkap, bahwa mereka sering menyaksikan jamaah haji dari Iran mempropagandakan apa yang mereka sebut sebagai “Revolusi Islam” kepada jamaah haji dari negara lain. “Mereka juga kerap mengambil keuntungan dengan memprovokasi jamaah untuk bentrok antar jamaah dan pasukan keamanan Saudi.”
--------------------
Saksi mata di lokasi kejadian melaporkan, jamaah haji Iran kembali dari jamarat melalui jalan yang sama, seharusnya melalui jalur lain.
Tentu saja arus Jamaah Haji Iran ini berlawanan arah dengan arus jama’ah yang hendak berangkat ke Mina untuk melontar jumrah.... Maka terjadilah musibah Mina tersebut.
....................................
Asalnya ada suara teriakan dari jamaah haji yang meneriakkan agar rombongan jamaah haji dari Iran memutar arah ke belakang. Sehingga mereka pun bergerak ke arah yang berlawanan dengan arah para jamaah haji lain yang juga menggunakan jalan yang sama untuk menuju ke jamarot. Inilah sebab utama terjadinya musibah di Mina.
Maka sangat Ironis, ketika pemerintah Iran menampilkan diri sebagai pihak yang menuntut, menghujat, dan menyalahkan pemerintah Saudi Arabia.
disarikan dari banyak sumber
••••••••••••••••••••
Majmu'ah Manhajul Anbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
○●○●○●○
Seputar Tragedi Mina 10 Dzulhijjah 1436 H - 24 September 2015 M
————————————————
BERBAIK SANGKA-LAH DAN JANGAN KALIAN MENYEBARKAN RUMOR !
————————————————
● Jama'ah haji berjuta-juta
● Dan pengetahuan wawasan beraneka ragam
○ Pada mereka ada yang lanjut usia dan anak-anak serta kaum wanita...dst.
→ Dan kita tidak akan menemukan adanya orang yang membuat keraguan -dengan menggambarkan adanya kekurangan pada para petugas keamanan- dan upaya propaganda untuk menegaskan bahwa negeri (Saudi Arabia) tidak mampu mengurusi penyelenggaraan haji
◎ KECUALI ROFIDHOH
❌ maka JANGAN MENJADI PEMBANTU bagi mereka tanpa kita ketahui.
Sepanjang sejarah telah terjadi desak-desakan dan kematian sekalipun pada zaman sahabat kendati kaum muslimin sedikit (di masa itu) dalam haji wada' rosululloh ﷺ mendengar dari arah belakang beliau suara yang keras dan bentakan serta pukulan terhadap unta. Maka beliau ﷺ memberi isyarat kepada mereka dengan cambuknya agar tenang. Beliau bersabda:
« أيها الناس، عليكم بالسكينة فإن البرّ ليس بالإيضاع »
"Wahai manusia, kalian harus tenang, karena kebaikan bukanlah dengan tergesa-gesa". [HR. Bukhari no . 1671- Al-Fath]
✒__ Yang dimaksud Al-iedho' ialah tergesa-gesa.
☝ Maka wajib atas kita dalam kejadian seperti ini untuk kita mendoakan bagi yang telah wafat dengan doa rahmat dan ampunan dan bahwasanya apa yang telah terjadi merupakan qodho dan qodar dari Allah - (ini yang) pertama -
kemudian karena para jemaah haji Baitullah Al-Haram tidak mengindahkan rambu-rambu.
※ Wajib atas kita untuk bersikap dewasa terhadap mereka dan kita menguatkan keteguhan hati kita dan memperbaharui keimanan kita serta keyakinan kita dengan mengerahkan kemampuan dan kita sibuk kan diri-diri kita dengan sesuatu yang dapat menghidupkan kebulatan tekad sebagai ganti dari menyebarkan tuduhan !!
Saudaraku, aku ajak kalian dengan segala kekuatan kepada jihad di jalan pembelaan terhadap negeri (Saudi Arabia) ini,
✋ jangan kalian terlalaikan dengan ucapan-ucapan selamat hari raya,
Karena disana ada serangan sengit di jejaring media sosial (twitter dan whatsapp)
→ melawan negeri ini dan usahanya, oleh sebab kejadian saling dorong jemaah haji.
☝ wajib atas kita memberikan arahan untuk mendoakan bagi siapa saja yang berjumpa dengan Robb-nya, dan kesembuhan bagi yang sakit, dan menjalankan rambu-rambu yang tertulis dan yang didengar serta lainnya demi tegaknya negeri ini dengan memberikan pelayanan kepada para tamu Allah dengan setinggi-tingginya..
⚠ Dan wajib atas kita untuk memperingatkan
seputar kejadian ini, kejadian bentrokan antar jemaah haji di kota Mina.
❌ TIDAK DIPERKENANKAN menyebarkan
video apapun
atau gambar tentang kejadian
Karena padanya akan tersingkap aurot kaum muslimin dan orang-orang yang terluka dari mereka dan akan melukai keluarga mereka.
☝ Aku berharap demi Allah agar tidak melewatkan tulisan ini wahai saudaraku terhormat begitu saja!!
☝ Semoga Allah meluruskan (langkah)mu, dan mengalirkan kebenaran melalui tanganmu dan lisanmu...
☝ Negeri tauhid dan sunnah membutuhkanmu untuk membelanya...maka segera dan segeralah.
Dikutip dari channel:
قناة# بذرة_خير
https://telegram.me/bethratkhir_ch
――――――――――――――――
احسنو الظن ولا تنشروا الاشاعات
➖➖➖➖
▫حجاج بالملايين
▫وثقافات مختلفة
فيهم  الكبير السن والصغير والنساء ... الخ
ولا نجد من يشكك في تقصير رجال الأمن  ومحاولة إظهار أن الدوله غير قادره على تنظيم الحج
⛔ إلا الرافضه
❌فلا نكن المعين لهم من حيث لا نعلم
على مر العصور حصل تدافع وموت حتى في زمن الصحابه رغم قلة المسلمين
في حجة الوداع سمع النبي ﷺ وراءه زجرا شديدا وضربا وصوتا للإبل، فأشار بسوطه إليهم وقال:
(أيها الناس عليكم بالسكينة فإن البرّ ليس بالإيضاع)
✏والايضاع تعني السرعه
⬅فيجب علينا في مثل هذه الاحداث أن ندعوا للأموات بالرحمه والمغفره وأن ماحصل هو قضاء وقدر من الله أولاً
➖ ثم عدم التزام حجاج بيت الله الحرام بالتعليمات
▫علينا أن نستلهم رشدنا ونقوي عزائمنا ونجدد إيماننا ويقيننا بنفوذ القدر ونشغل أنفسنا بما يحيي الهمم بدلاً من إرجاف التهم ❗❗
اخواني ادعوكم بكل قوة الى الجهاد في سبيل الدفاع عن هذه البلاد ،
➖ لا تغفلوا بالمعايدات ،
⬅ هناك هجوم شرس في وسائل التواصل الاجتماعي
( تويتر - واتس آب )
⭕ضد هذه الدولة وجهودها ،
➖ بسبب حادثة تدافع الحجاج ،
⬅يجب علينا التوجيه بالدعاء لمن لقي ربه ، الشفاء للمصاب ،
✏ وإقامة الدلائل المكتوبة والمسموعة وغيرها في قيام هذه الدولة بخدمة ضيوف الرحمن على اعلى مستوى ..
وعلينا ان ننتبه
حول هذه الحادثة
➖ تدافع الحجاج في منى
❌انه  لا يصح نشر
⭕أي فيديو
⭕أو صور عن الحادث
➖مما فيه من كشف عورات المسلمين
➖ومصابهم
➖وجرح ﻷهاليهم .
اتمنى والله ألا تمر على هذه الرسالة اخي الكريم مرور الكرام !!
سددك الله ، وأجرى الحق على يدك ولسانك ..
دار التوحيد والسنة تحتاجك للذبِّ عنها .. فالبدار البدار
✏__ Alih Bahasa: Muhammad Sholehuddin Abu 'Abduh عفا الله عنه.
―――――――――――――――
WA Ahlus Sunnah Karawang | www.ahlussunnahkarawang.com
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
PERHATIKAN FAKTA-FAKTA  BERIKUT
Ternyata Iran menyiapkan Konspirasi Besar dalam musim haji 1436 H ini :
27 Dzulqa’dah 1436 H/ 11 September 2015 M
Terjadi musibah Crane. Setelah kejadian tersebut Iran menuntut dibentuknya "Komite Terpecaya" untuk menangani pengurusan Dua Tanah Haram.
Dalam versi lain tuntunan ini disuarakan dalam bentuk permintaan kepada OKI untuk mengambil alih kepengurusan Haramain.
28 Dzulqa’dah 1436 H/ 12 September 2015 M
Terjadi perbincangan di Sosmed tentang adanya niatan Iran menyusupkan orang-orang dari Asia dan Afrika untuk membawa misi membuat kekacauan pada tempat pelaksanaan haji tahun ini.
6 Dzulhijjah 1436 H/ 20 September 2015 M
Putra Mahkota Muhammad bin Nayif telah menegaskan bahwa tidak boleh menjadikan momen haji sebagai kesempatan untuk kepentingan-kepentingan politik dan kelompok manapun.
Sebuah himbuan bijak dari seorang pemimpin yang sangat memperhatikan pelayanan haji dan kenyamanan para jama'ah haji.
10 Dzulhijjah 1436 H/ 24 September 2015 M
JAMA’AH Haji terkonsentrasi di Mina, di jalan yang bukan jalan utama di Mina. JAMA’AH haji IRAN bergerak dengan tidak mematuhi ketentuan yang ada, untuk membuat kekacauan, sebagaimana telah dijelaskan.
11 Dzulhijjah 1436 H/ 25 September 2015 M
Iran langsung bersuara lantang memojokkan Saudi Arabia.
Iran kembali meneriakkan pembentukan "Komite Terpecaya" untuk mengambilalih pengurusan Haramain.
Salah satu tokoh sentral Iran mengecam Saudi dengan tuduhan tidak mampu mengurus pelaksanaan haji dengan baik.
Ia juga meminta pertanggungjawaban dari pemerintah Saudi.
❌ Hujatan-hujatan ini resmi disuarakan oleh para pimpinan Iran. Jangan tanya lagi bagaiamana hujatan para pengikut dan pembela Syi'ah,  atau orang-orang yang teracuni propaganda Iran. Termasuk yang ada di Indonesia.
Tak ketinggalan Kaum Liberal pun, mendapatkan banyak "amunisi" untuk melontarkan berbagai hujatan dan cemoohan kepada Negeri Tauhid Saudi Arabia
diterjemahkan bebas dari akun @SaudiNews50 (dengan beberapa tambahan dari penerjemah)
••••••••••••••••••
Majmu'ah Manhajul Anbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
❓“Kejanggalan-Kejanggalan” yang menarik untuk dicermati pada Tragedi Mina 1436 H kali ini :
~~~~~~~~~~~~~
Di luar dugaan, jumlah korban meninggal Tragedi Mina kali ini sangat besar, ditambah korban cidera dan luka-luka.
☁ Tampaknya ada yang tidak wajar. Kenapa?
▪Dahulu ketika Jamarat masih sempit (tidak seluas sekarang), ketika terjadi insiden desak-desakan jumlah korban meninggal tidak sampai di atas 200 jama’ah.
▪ Petugas Haji Saudi Arabia yang diturunkan sangat banyak dan sangat lebih dari cukup. Mereka sigap dan tangkas bekerja di lapangan memberikan pelayanan yang terbaik. Mereka adalah para petugas yang terlatih, professional, dan berpelangalaman. Komitmen Pemerintah Saudi Arabi tidak main-main dalam memberikan khidmat terhadap Haramain dan pelayanan haji. Biaya besar dikeluarkan, berbagai saran dan masukan diterima dengan lapang dada, berbagai evaluasi dan perbaikan pelayanan terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. Bahkan ada departemen dan kementrian khusus yang mengatur urusan haji dan pengelolaannya. Di antara hasil nyatanya, dalam waktu 10 tahun terakhir hampir-hampir tidak terdengar ada musibah yang berarti. Tentu saja itu semua berkat karunia Allah Subhanahu wa Ta'ala Sang Pencipta dan Pemelihara manusia beserta jagat raya ini.
▪ pada tahun-tahun sebelumnya, pada jam yang sama dengan waktu kejadian tragedi Mina kemarin, arus jama’ah memang padat, namun karena tertib dan teratur semuanya berjalan dengn lancar, termasuk jama’ah haji bisa melempar jumrah dengan tertib, lancar, dan aman.
Tragedi kemarin terjadi BUKAN di jalan utama, melainkan di jalan cabang. Di tengah perkemahan resmi jama’ah haji. Sebagaimana dilaporkan oleh Jubir Resmi Saudi Arabia, bahwa jalan tersebut merupakan jalan cabang, dan penumpukan jama’ah dalam jumlah besar di jalan cabang tersebut BELUM PERNAH TERJADI SEBELUMNYA!!
Tempat terjadi tragedi, masih sangat jauh dari Jamarat, kurang lebih 2 Km!!
Jadi, lokasi tragedi tersebut di tengah perkemahan resmi, maka korbannya kemungkinan besar adalah jamaah haji resmi yg memiliki tenda resmi.
Jadi sekali lagi, insiden bukan di Jamarat, bukan pula di jalur utama pejalan kaki!!
Biasanya di jalan cabang ini, minim kerawanan insiden. Tingkat kepadatannya pun tidak seperti di jalur utama pejalan kaki. Kalau Jama’ah berjalan searah, walaupun dalam jumlah banyak, insya Allah aman dan lancar, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.
Maka sangat besar kemungkinan tragedi memilukan ini memang SUDAH DIDESAIN sedemikian rupa, ada orang-orang yang disiapkan untuk membuat kegaduhan dan keributan, kemudian sudah disiapkan pula statement-statement politiknya.
  Jelas ada kepentingan besar untuk menjatuhkan Saudi Arabia di mata internasional. Musim haji merupakan waktu yang sangat tepat untuk membuat kegaduhan, yang dengan itu menjadi sarana sangat efektif untuk memojokkan Pemerintah Negeri Tauhid tersebut.
Fakta di lapangan membuktikan, bahwa tragedi berawal dari jama’ah haji Iran yang sengaja bergerak melawan arus. Sebagaimana dilaporkan di media, pengakuan salah seorang pimpinan Jama’ah haji Iran, bahwa gerakan 300 jama’ah haji Iran yang melawan arus sebagai sebab di balik tragedi Mina.
Iran sangat berkepentingan untuk membuat keributan pada musim haji, untuk menjatuhkan Saudi Arabia, menyusul kekalahan Syi’ah Hutsi di Yaman dukungan Iran, yang dengan rahmat Allah bala tentara Tauhid berhasil memukul mundur kaum Syi’ah Hutsi di Yaman.
dilaporkan oleh salah satu media juga, bahwa Mantan diplomat Iran mengungkap rencana intelijen pemerintah Iran untuk mempermalukan Kerajaan Arab Saudi dengan merusak pelaksanaan haji di musim ini. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan elemen-elemen ISIS dan beberapa elemen yang berada di bawah intelijen Iran.
Dinyatakan juga oleh mantan diplomat Iran tersebut bahwa pemerintah Iran telah menyepakati bahwa cara terbaik dan waktu terbaik untuk menghadapi Arab Saudi adalah ketika musim haji. Pemerintah Iran juga bersepakat bahwa kalau sekiranya tidak bisa menimbulkan keributan pada musim haji tahun ini, mereka akan kehilangan kesempatan dan harapan untuk membalas kekalahan sekutu mereka di Yaman (kelompok Houtsiyin) yang diserang oleh koalisi negara-negara Arab pimpinan Arab Saudi.
Mantan diplomat Iran tersebut juga menuturkan bahwa rencana ini telah dibahas dalam sebuah pertemuan, sepekan setelah bulan suci Ramadhan. Hadir dalam perencanaan tersebut adalah Ali Khamenei, beserta dengan tokoh-tokoh keamanan Iran seperti Qasem Sulaimany, Ali Akbar Wilayaty, Ali Larijani dan Alauddin Baroujerdi. Pertemuan tersebut digelar selama berjam-jam!!
Tepat sehari sebelum tragedi Mina, ketika jama’ah Haji kaum muslimin sedang khusyu’ melaksanakan ibadah wuquf di Arafah, sebuah akun facebook milik Hassan M Assegaf menebar provokasi melakukan pergerakan. Yang ternyata isi tulisan di facebook milik Irancorner Hassan M Assegaf itu SAMA PERSIS dengan isi akun resmi IJABI Pusat, juga diposting sehari sebelum tragedi Mina!!
Patut kita renungkan :
.......................................
Bertahun-tahun pemerintah Saudi Arabia memberi pelayanan dengan tanpa ada insiden, pernahkah ada yang memberi apresiasi? Terkhusus negara Iran, pernahkah mengungkapkan penghargaan dan rasa terima kasih pada saat musim-musim  haji yang telah lalu yang berlangsung sangat tertib dan khidmat? Tapi, mengapa begitu ada musibah, negara Iran tidak menampakan keinginan membantu pemerintah Saudi bahkan berlaku murka kepada pemerintah Saudi. Itu ditandai dengan kecaman Ali Khameini terhadap pemerintah Saudi.
❓❗ Ada apa dibalik ini semua??
Di mana suara kaum liberal, syiah, dan orang-orang berpenyakit hatinya kala pemerintah Saudi bertahun-tahun mampu dan sangat perhatian terhadap keberlangsungan ibadah haji dengan penuh khidmat? Adakah mereka mengapresiasi pemerintah Saudi? Walaupun, penulis yakin, pemerintah Saudi sendiri tidak mengharap pujian dan sanjungan dari negara dan atau individu manapun.
☀ Tahun ini pun,  pelayanan pemerintah Saudi Arabia terhadap Jama'ah Haji tidak ada yang berkurang,  bahkan makin meningkat sebagaimana diakui oleh para jama'ah Haji.
Namun tidak ada seorang pun yang bisa melawan Kuasa Allah. Dengan Hikmah dan Keadilan-Nya, Allah menghendaki terjadinya Tragedi ini.
Sungguh bertentangan dengan agama dan akal yang sesat,  apabila tragedi ini dijadikan alasan untuk memojokkan dan menjatuhkan Saudi Arabia, seraya melupakan berbagai jasa baik yang sangat banyak, bahkan lupa atas kekuasaan dan keadilan Allah 'Azza wa Jalla??
••••••••••••••••••••••••
Majmu'ah Manhajul Anbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Publikasi:
WA Salafy Solo
26 September 2015
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
AKHIRNYA IRAN MENGAKU: 300 JAMAAH HAJI IRAN MELAWAN ARUS
Akhirnya mereka mengaku kalau mereka bertanggjnbjawab dalam tragedi dorong mendorong hingga lebih dari 700 wafat kamis lalu.
Petugas  haji iran mengatakan kepada harian syarq ausath bahwa 300 jamaah haji iran menyalahi aturan pengaturan gelombang melempar. Hal ini menyebabkan dorong mendorong di jalan 204, yg berakibat 717 wafat , (131 dari jamaah iran).
واخيرا اعترفوا بأنهم هم المسؤولون في حادث التدافع بمنى
مسؤول في البعثة الإيرانية :
الارتداد العكسي لـ 300 حاج إيراني وراء حادثة التدافع | الشرق الأوسط
http://aawsat.com/node/461006#.VgXo-J2Cx2k.whatsapp
---_-----_--_-_---_-----
SAUDI ARABIA SEBAGAI PELAYAN HAJI dan HARAMAIN
Di antara nikmat dan karunia-Nya :
Allah menjadikan yang mengatur urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi,  Pengelolaan Haji dan Umrah adalah Saudi Arabia, Negeri Tauhid dan Sunnah
❌ BUKAN Iran yang beragama Syi'ah
~~~~~~~~~~~~
☀ Semata-mata rahmat Allah dan penjagaan dari-Nya
Jika dihitung sejak tahun 1400 H,  Saudi Arabia menerima dan melayani tamu lebih dari 70 Juta jama'ah haji.
↔ Dalam kurun waktu tersebut hingga musim haji tahun ini (36 tahun) ,  dalam berbagai musibah yang terjadi — yang tidak sedikit penyebabnya adalah orang-orang Syi'ah — jumlah korban meninggal tidak lebih dari 5 ribu jiwa.
➡ Sekali lagi,  dalam sekian kali musibah dan insiden tersebut, penyebabnya adalah ORANG-ORANG SYI'AH
........................
BAGAIMANA JIKA SYIAH yang memegang urusan haji?
Na'udzubillah, semoga Allah menjaga kaum muslimin, JANGAN SAMPAI SYI'AH YANG KEJAM ITU memegang urusan haji.
Namun,  sejarah menunjukkan pada kita,  pada SATU KALI MUSIM HAJI saja,  yaitu pada tahun 317 H silam....
➡ Ketika kaum Syiah Qaramithah menyerang Masjidil Haram dan mengusai kendali pengurusan haji waktu itu,  yang dipimpin oleh Abu Thahir al-Qirmithi....
APA YANG TERJADI...??
Jangan bicara soal pelayanan apalagi kenyamanan terhadap jama'ah haji... Yang ada adalah PEMBANTAIAN.
Para jama'ah haji DIBANTAI...
❓ tahukah Anda berapa korbannya??
30 RIBU jama'ah haji menjadi korban. Itu sekali musim haji..... 30 RIBU nyawa melayang dalam SEKALI musim haji.
Lalu,  bagaimana kaum Syiah yang kejam dan sadis itu memperlakukan para jamaah haji yang mereka bunuh itu?
⚠ Abu Thahir al-Qirmithi memerintahkan untuk DIKUBUR di sumur ZAM-ZAM!!! Sisanya DIKUBUR di Masjidil Haram!!!
Yang lebih MEMILUKAN lagi adalah : Syiah kemudian MENCURI Hajar Aswad yang mulia dan membawanya ke negeri mereka.
Sehingga pada tahun-tahun berikutnya,  kaum muslimin berhaji TANPA Hajar Aswad selama ± 22 musim haji!!!
Dan masih BANYAK LAGI KEJAHATAN yang dilakukan oleh kaum Syi'ah pada musim haji tahun 317 H itu. Penyebutan di atas hanyalah penggambaran singkat saja.
Padahal kejahatan Syi'ah terhadap umat Islam sepanjang sejarah sangatlah banyak. Termasuk kejahatan Syiah di Tanah Haram,  pada musim haji,  terhadap para jama'ah.  Tak ketinggalan, tragedi Mina musim haji 1436 H kali ini pun Syi'ah ternyata juga menjadi penyebabnya.
•••••••••••••••••••••
Majmu'ah Manhajul Anbiya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Via WA Al-Manshurah