Tampilkan postingan dengan label WhatsApp Forum Berbagi Faidah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WhatsApp Forum Berbagi Faidah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Oktober 2015

E-Book: ARAB SAUDI, ANTARA PUJIAN DAN CERCAAN


-----------
Bismillah,
Alhamdulillah...
telah terbit EBOOk GRATIS  di Google playstore:
ⓂJudul:
"ARAB SAUDI, ANTARA PUJIAN DAN CERCAAN"
✏Penulis:
Al-Ustadz Qomar Su'aidy hafizhahullah
Tafaddhol diunduh, Gratis
----------------------------
** Pilih Free Sample (Contoh Gratis) untuk mendapatkan buku ini 100% gratis, bagi anda yang tidak memiliki akun Google Wallet **
Mohon ta'awunnya untuk menyebarkan informasi ini.
Jazakallaahu khairan, baarokallahufiikum
____________________
مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
✆ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] dikutip dari DESAINER SALAFY | www.alfawaaid.net 

Atau dapatkan versi PDF nya, Gratis, di sini: bit.ly/1hHZDXp
 

NASEHAT UNTUK AHLUSSUNNAH[Transkip dari audio Tausiyah Al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizahullah, malam Kamis 02 Muharram 1437 H ll Ma'had As-Salafy Jember]


----------
Ⓜ NASEHAT UNTUK AHLUSSUNNAH
[Transkip dari audio Tausiyah Al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizahullah, malam Kamis 02 Muharram 1437 H ll Ma'had As-Salafy Jember]
=========================
Maka ini sebuah peringatan bagi kita wahai Ahlus Sunnah,
Jangan sampai di muka bumi ini kosong dari Al Mushlihun...
Jangan sampai di muka bumi ini kosong dari orang - orang yang berusaha melakukan pembenahan, dari menyampaikan al amru bil ma'ruf wa nahyu 'anil munkar. Karena kalau sudah seperti itu... habis kita...habis kita semua....
_______________
Thalabatul ilmi Ahlus Sunnah, Selalu ana katakan dan ana ulang-ulang dan semoga tidak bosan untuk mengingatkan bahwa kita di medan tempur....
Kita sekarang di medan juang...
Masing masing berbuat...
Thalabatul ilmi...na'am,
Masing masing serius belajar, Manfaatkan waktu...halaqotul ilmi...halaqoh halaqoh  ilmu dipenuhi, dimanfaatkan, disyukuri...na'am
Baarakalahu fiikum...
Mulai dari thalabatul ilmi, thullab di ma'had kita benar-benar belajar mukhlishan lillah...
Membenahi nawaya wa iradaat. Niat - niat dan kemauan kita masing - masing berbenah diri kepada Allah Subhaanahu wata'ala, berbenah diri...!
❗Kita membutuhkan pertolongan Allah Subhanahu wa ta'ala.
Kemudian ikhwanna selain thalabatul ilmi manfaatkan selagi masih ada, selagi masih punya kesempatan, na'am...
MANFAATKAN CEPAT, SERIUS, BELAJAR YANG SUNGGUH - SUNGGUH, ANAK ISTRI KITA....
SEBELUM NIKMAT INI DICABUT OLEH ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA
APA YANG BISA KITA LAKUKAN UNTUK DAKWAH....? DAKWAH TAUHID...
Kalau saudara kita di Yaman.. Ahlus Sunnah berjuang mengorbankan jiwa mereka, telah mati banyak dari Ahlus  Sunnah di Yaman,
Ahlus Sunnah di banyak tempat dibantai, di Iran.. di Iran Ahlus Sunnah dibunuhi karena mempertahankan sunnah
Di Libiya, di Aljazair...
JANGAN SAMPAI KITA (YANG) MENDAPAT KEMUDAHAN INI LALAI....
KEMUDIAN YANG MENJADI KORBAN...
MENERIMA KORBAN KELALAIAN KITA ADALAH ANAK - ANAK KITA..... ANAK - ANAK KITA... Na'am...
Baarakallahu fiikum...
Maka dari itu...
SIAPA YANG BISA BERBUAT....BERBUAT !!
JANGAN BERPANGKU TANGAN...
JANGAN MALAS...
JANGAN TIDAK PEDULI....
Disamping ini adalah amal buat kita masing masing menghadap Allah. Membela tauhid, berjuang untuk tauhid...
Juga itu untuk... Baarakallahu fiikum (Untuk) Kemaslahatan dakwah kita..
Kalau mereka melakukan kaderisasi siang malam terus menerus, na'am 
Maka kitapun juga  melakukan kaderisasi.
___________
Sekali lagi ana ingatkan kepada ikhwan....
UNTUK BERSYUKUR DAN SAMA - SAMA BERJUANG MELAKUKAN DAKWAH DENGAN SEGALA YANG KITA MAMPU  
PERBAIKI UKHUWAH DIANTARA ANTUM...
Sekali ana ingatkan dan ana tidak bosan untuk mengingatkan ini, na'am...
ADA PROBLEM JANGAN BERPANJANG - PANJANG
JANGAN BERLAMA - DALAM PROBLEM
GA ADA WAKTU KITA...GA PUNYA WAKTU....KITA GA PUNYA WAKTU UNTUK BERLAMA - LAMA.
Qolbu kita hanya satu.....qolbu kita ini hanya satu. Jangan diisi dengan problem-problem seperti itu...na'am...
Baarakallahu fiikum...
Ini yang bisa ana sampaikan pada kajian kali ini...semoga Allah dan ana ingatkan selalu pada ikhwan...
___________
Banyak-banyaklah berdo'a untuk kebaikan muslimin...
Banyak berdoa untuk kebaikan negeri ini...
Negeri kita sedang terancam.
Disamping yang tadi telah disebutkan, masih banyak sisi-sisi lainnya yang dapat mengundang murka Allah Subhaanahu wa ta'ala di negeri ini.. Do'akan waliyul amr... Agar diberi hidayah oleh Allah...
Do'akan antum ya ikhwan...dalam kesempatan- kesempatan... ini perkara sangat serius ! Siapa yang bisa merenungi, memahami dengan benar ucapan al Imam Fudhail bin iyadh dan Imam Ahmad dan yang lainnya,
ﻟﻮ ﺃﻥ ﻟﻲ ﺩﻋـــﻮﺓ ﻣﺴﺘﺠﺎﺑﺔ ﻣﺎ ﺻﻴﺮﺗﻬـــﺎ إﻻ ﻓﻲ ﺍﻻﻣــــﺎﻡ
Siapa yang bisa merenungi ini ??   Apa yang membuat Imam ahmad mengucapkan ucapan ini...??  Coba antum duduk sejenak merenungi apa yang menimpa beliau....
Sampai mengucapkan....
 لو كــــانت لي دعــــوةٌ مستجــابة لدعـوت بها للسلطــــان
" Kalau seandainya aku punya satu kesempatan do'a yang mustajaabah yang akan dijawab dan dikabulkan, kesempatan emas aku gunakan untuk mendo'akan Waliyul 'amr "
Padahal beliau punya hajat yang banyak... Hajat minta tambahan iman, tambahan amal shaleh, minta jannah, hidayah buat anak anaknya, keluarganya, keselamatan mereka, rizki yang halal dan seterusnya...
Satu ini...do'a mustajaabah
Siapa yang merenungi, kenapa sampai melakukan ucapan seperti itu...coba antum renungkan...
___________
Jangan hanya itu.. pelajaran dicatat, dihapal, dimuroja'ah La..
ini perjuangan panjang, sejarah emas, penuh pengorbanan dan perjuangan.
Aimatus sunnah Syaikhul Islam yang antum dengar...
Bagaimana pengorbanannya sampai dipenjara, tidak keluar bebas mendapatkan sanjungan sebagai pahlawan, keluar jenazahnya dari penjara itu....yang keluar adalah keranda jennazah beliau.
Apa itu semua ??!!!
Perjuangan mempertahankan tauhid membantah bid'ah ahli bid'ah ash shufiyah, asy syairah, maturidiyyah, al mu'tazilah, al qidariyyah dibantah semua oleh Syaikhul Islam. Dan itu sebagai akibatnya....Harus beliau terima perjuangan yang besar....
_______________
Maka sekali lagi
Kepada Salafiyyun..., na'am....Bangkit...!!
Banyak ibadah kepada Allah Subhanahu wa ta'ala
Perbanyak ibadah kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.
Jaga ukhuwah diantara kita. Yang malas bukan waktunya malas...! Sekarang ini yang malas bukan waktunya malas...!
Antum tidak bisa menghancurkan ahlul bid'ah bahkan merugikan diri antum dengan kemalasan itu....
Habis waktu antum... habis waktu...
Di akherat ditanya apa yang kamu perbuat...???
Ga bisa menjawab...
Baarakallahu fiikum...
Bukan waktunya lagi masing-masing kita harus dikontrol.. Belajarnya, tasmi'nya, akhlaknya, dikontrol dari waktu... Bukan waktunya sekarang (bermalasan)....!!
☝Waktunya untuk berjuang sekarang..!! Waktunya untuk mempersiapkan diri untuk jihad fii sabilillah...!!
Bi saifil ilmi wa sinanil hujjah !!!Berperang dengan ilmu...
Baarakallahu fiikum...
Link audio:
http://bit.ly/1LcGwiU
(0,91 MB) - durasi [07:51]
____________________
مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
✆ WA Forum Berbagi Faidah [FBF]  | www.alfawaaid.net

Selasa, 05 Mei 2015

APA MAKNA YANG TERKANDUNG PADA HADITS 70.000 ORANG YANG MASUK SURGA TANPA HISAB DAN TANPA ADZAB ?


------------
APA MAKNA YANG TERKANDUNG PADA HADITS 70.000 ORANG YANG MASUK SURGA TANPA HISAB DAN TANPA ADZAB ?

Oleh:
Asy-Syaikh Al-'Allaamah Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin -rahimahullah-

                              ✹✹✹

P E R T A N Y A A N :

Apa arti yang terkandung pada hadist tujuh puluh ribu orang yang masuk surga tanpa hisab dan adzab?

J A W A B A N :

Hadits ini adalah hadits yang panjang lagi masyhur yaitu bahwa Nabi ﷺ melihat sekelompok besar manusia yang memenuhi cakrawala, lalu dikatakan kepada beliau:

« هَذِهِ أُمَّتُكَ وَمَعَهُمْ سَبْعُونَ أَلْفًا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ بِغَيْرِ حِسَابٍ وَلَا عَذَابٍ »

"Ini adalah umatmu dan bersama mereka ada tujuh puluh ribu orang yang masuk surga tanpa hisab dan adzab."

Kemudian para Shahabat -radhiyallahu 'anhum- saling bertanya diantara mereka tentang siapakah orang-orang tersebut? Maka Nabi ﷺ bersabda:

« هُمْ الَّذِينَ لَا يَتَطَيَّرُونَ وَلَا يَسْتَرْقُونَ وَلَا يَكْتَوُونَ وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُون »

"Mereka adalah:
■ Orang-orang yang tidak meminta untuk diruqyah,
■ Tidak melakukan pengobatan dengan metode kay,
■ Tidak ber-tathoyyur,
■ dan hanya kepada Rabb (Allah) mereka bertawakkal.”

===========================

  Sabda beliau: " لا يسترقـــون” ; yakni tidak meminta kepada seorangpun untuk dibacakan kepada mereka (diruqyah), untuk penyakit yang menimpa mereka.

Sabda beliau: "لا يكــتوون” ; yaitu tidak meminta kepada seorangpun untuk diobati dengan metode kay (besi panas semisal moksibusi).

Sabda beliau: "ولا يتطــيرون”; yakni, mereka tidak tasya'um (merasa sial dan pesimis terhadap takdir yang akan terjadi pada mereka).

dan pada sabdanya: " و على ربهم يتوكلـــون”; yakni mereka menyandarkan perkara kepada Allah secara menyeluruh.

===========================

Dan diketahui dari sabdanya " لا يسترقــون” , "tidak meminta diruqyah" bahwa :
▪jika mereka membacakan kepada selain mereka (meruqyah orang lain) maka TIDAK MENGAPA dan mereka tidak diharamkan dari pahala yang besar ini.
▪Jika orang lain membacakan kepada mereka TANPA PERMINTAAN dari mereka maka ini juga TIDAK MENGAPA dan mereka tidak kehilangan dari pahala yang besar ini.
▪Begitu pula barangsiapa yang diobati dengan metode kay oleh orang lain TANPA MEMINTA KEPADANYA maka demikian juga ia tidak akan diharamkan dari pahala tersebut.

أما التطير فهو التشاؤم، قال العلماء: التشاؤم يكون بمرئي، أو مسموع، أو معلوم.

Adapun "tathoyyur” maka itu adalah tasya'um (dia merasa sial / berprasangka akan terjadi sesuatu yang jelek padanya).
Para ulama mengatakan bahwa tasya'um bisa terjadi dengan sebab sesuatu yang DILIHAT atau DIDENGAR atau suatu FENOMENA (yang ditandai).

⭕Tasya'um (merasa sial) dengan sesuatu yang dilihat, seperti jika seseorang melihat sesuatu lalu muncul pada dirinya firasat jelek.
▪Semisal ia melihat burung hitam seketika ia berkata: "Ini adalah hari gelapku."
▪Atau ia melihat seseorang tergelincir di depannya kemudian mati sehingga ia berkata: "Jika aku melewati jalan ini pasti menimpaku sama seperti apa yang terjadi pada orang ini.”

Atau yang semacam dengan ini.

⭕Tasyaum (berfirasat jelek) dengan sesuatu yang didengar, seperti ketika mendengar kata-kata menggelisahkan yang tidak sesuai kemudian ia berfirasat jelek dan mengurungkan (dari menyelesaikan) keperluannya.

⭕Tasya'um dengan suatu fenomena, yaitu menganggap sial pada hari-hari atau bulan-bulan tertentu. Sebagaimana dahulu dilakukan orang-orang jahiliyah:
▪ Diantara mereka ada yang ber-tasya'um dengan datangnya bulan shofar.
▪Sebagian mereka ada yang menganggap sial bulan syawwal,
▪Diantara mereka ada yang berfirasat jelek pada hari Rabu.
Dan perkara yang lainnya sebagaimana telah masyhur dari cara pandang orang-orang jahiliyyah.

❗MAKA  sesungguhnya tathoyyur (bersikap pesimis atau menganggap sial dengan sesuatu) merupakan kesyirikan, sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ :

« الــطِّيَرَةُ شــِرْكٌ، الــطِّيَرَةُ شِــرْكٌ »

"Sikap tathoyyur (menganggap sial dengan sesuatu)merupakan kesyirikan, sikap tathoyyur adalah kesyirikan ”.

☝Dan wajib bagi manusia untuk senantiasa bertawakkal kepada Allah dan bersandar pada-Nya pada setiap urusannya.

Apabila ia melihat sesuatu yang baik untuk dikerjakan maka ia kerjakan. Dan jangan menghiraukan apa yang telah ia dengar dan lihat karena tathoyyur adalah kesyirikan.

Sedangkan definisi tawakkal adalah:

صــدق الاعتمــاد على الله في جلب الـــمنافع ودفــع المضــار مع فعل الأسباب النافعـــة

"Benar-benar bersandar kepada Allah dalam mencari kebaikan dan menolak kejelekan  diiringi dengan melakukan sebab-sebab yang bermanfaat (untuk mencapai tujuannya)."

⚠ KARENA bertawakkal tanpa mengambil sebab dinamakan « تواكــلا » (pura-pura tawakkal), bukan « توكــلا» tawakkal (sejati). 

Sesungguhnya pemimpin orang-orang yang bertawakkal adalah Nabi Muhammad ﷺ-. Bersamaan dengan itu beliau tetap mengambil sebab-sebab yang melindunginya.
▪Sebagaimana yang terjadi pada Perang Uhud dengan memakai dua baju besi khawatir dari hujanan anak panah,
▪juga membuat parit (ketika Perang Khandaq) mengelilingi kota Madinah supaya tidak dimasuki musuh,
▪dan beliau bersembunyi selama tiga hari di dalam Gua Tsur agar tidak ditemukan oleh musuh.

❗Maka melakukan sebab-sebab yang bermanfaat sama sekali tidak menghilangkan sikap tawakkal BAHKAN termasuk kelaziman dalam bertawakkal.

________________
Maka empat sifat ini bahwa:
Mereka tidak meminta untuk diruqyah,
Tidak meminta untuk  berobat dengan besi panas,
Tidak bertathoyyur (pesimis dalam nasib/ berfirasat jelek),
Dan hanya kepada Rabb (Allah) mereka bertawakkal,
☝ADALAH sifat orang yang masuk surga tanpa hisab dan adzab.
AKAN TETAPI perlu diketahui bahwa mereka harus memiliki iman.

⚠ Seandainya kita berasumsi bahwa ada seseorang yang memiliki sifat-sifat itu tapi ia tidak sholat, maka yang seperti ini tidak akan pernah masuk surga, baik dengan hisab ataupun tanpa hisab. KARENA orang yang tidak sholat adalah kafir dan tidak bermanfaat baginya bahwa ia tidak meminta diruqyah, tidak meminta disembuhkan dengan metode besi panas, tidak bertathoyyur, dan dia bertawakkal dan bersandar kepada Allah.

SEHINGGA wajib bagi kita untuk memperhatikan masalah ini."

Sumber: Silsilah Liqoatul Baabil Maftuh (Rangkaian Pertemuan Terbuka ke-12)

〰〰〰〰〰〰〰〰

⚠ Kay adalah salahsatu metode pengobatan dengan menempelkan/ mendekatkan besi panas pada kulit atau daerah tertentu pada tubuh, bahkan dalam suatu riwayat ditempelkan pula ke alis.

                           ----

ـــــــــــــــــــــــــــــ
تطبيق فتاوى بن عثيمين رحمه الله - مـــا المقصـــود بحديث السبعين ألـــفاً الذين يدخلـــون الـــجنة بدون حساب ولا عـــذاب؟

الســؤال:
ما المقصود بحديث السبعين ألفاً الذين يدخلون الجنة بدون حساب، ولا عذاب؟

الجــواب:
هذا الحديث حديث طويل مشهور، وهو أن النبي ﷺ رأى سواداً عظيماً قد سد الأفق فقيل له:
هذه أمتك ومعهم سبعون ألفاً يدخلون الجنة بغير حساب ولا عذاب، فجعل الصحابة -رضي الله عنهم- يتساءلون بينهم من هؤلاء؟ فقال النبي ﷺ :«هم الذين لا يسترقون ولا يكتوون ولا يتطيرون وعلى ربهم يتوكلون».

▪قوله: لا يسترقون، أي: لا يطلبون من أحد أن يقرأ عليهم لمرض كان فيهم.
▪ولا يكتوون، أي: لا يطلبون من أحد أن يكويهم.
▪ولا يتطيرون، أي: لا يتشاءمون.
▪وعلى ربهم يتوكلون، أي: يعتمدون اعتماداً كلياً.

وعلم من قوله: لا يسترقون أنهم لو قرءوا على غيرهم، فلا بأس، ولا يحرمون من هذا الثواب العظيم، وأنه لو قرأ عليهم غيرهم بلا طلب منهم، فلا بأس، ولا يحرمون من هذا الثواب العظيم، وكذلك من كواه غيره بلا طلب منه، فإنه لا يحرم هذا الثواب.

أما التطير فهو التشاؤم، قال العلماء: التشاؤم يكون بمرئي، أو مسموع، أو معلوم.

والتشاؤم من مرئي: مثل أن يرى شيئاً، فيقع في نفسه التشاؤم، كأن يرى طيراً أسود فيقول: هذا سواد يومي، أو كأن يرى أمامه إنساناً عثر، فمات فيتشاءم ويقول: إن ذهبت في هذا الطريق حصل لي مثلما حصل لهذا الشخص، أو ما أشبه ذلك.

والتشاؤم بمسموع: مثل أن يسمع كلمة نابية فيتشاءم ويرجع عن حاجته.

والتشاؤم بالمعلوم: التشاؤم بالأيام أو بالشهور، كما كان أهل الجاهلية يفعلون، منهم من يتشاءم بشهر صفر، ومنهم من يتشاءم بشهر شوال، ومنهم من يتشاءم بيوم الأربعاء، وغير ذلك مما هو معروف من طرق الجاهلية، فإن الطيرة من الشرك كما قال النبي ﷺ : «الطيرة شرك، الطيرة شرك».

وعلى الإنسان أن يتوكل على الله، ويعتمد عليه في أمره كله، وإذا رأى أن من الخير أن يفعل فليفعل، ولا يهمه ما سمعه وما رآه؛ لأن الطيرة من الشرك.

وأما التوكل فهو: صدق الاعتماد على الله في جلب المنافع ودفع المضار مع فعل الأسباب النافعة
لأن التوكل بدون فعل الأسباب النافعة يسمى تواكلاً وليس توكلاً، فإن سيد المتوكلين محمد ﷺ ومع ذلك كان يفعل الأسباب التي تقيه، ففي غزوة أحد ظاهر بين درعين يعني: لبس درعين خوفاً من السهام، وضرب الخندق على المدينة لئلا يدخلها العدو، واختفى في غار ثور ثلاثة أيام لئلا يدركه العدو، فالأسباب النافعة فعلها لا ينافي التوكل أبداً، بل هو من مقتضى التوكل، فهذه الأوصاف الأربعة أنهم: «لا يسترقون، ولا يكتوون، ولا يتطيرون، وعلى ربهم يتوكلون» ، هي من صفات من يدخل الجنة بلا حساب ولا عذاب، ولكن ليعلم أنه لابد أن يكون عندهم إيمان، فلو فرضنا أن أحداً اتصف بهذه الصفات، لكنه لا يصلي فهذا لا يدخل الجنة أبداً لا بحساب، ولا بغير حساب؛ لأن من لا يصلي كافر، ولا ينفعه أنه لا يسترقي، ولا يكتوي، ولا يتطير، وأنه يتوكل ويعتمد على الله، فيجب أن ننتبه إلى هذه المسألة.

المصدر: سلسلة لقاءات الباب المفتوح > لقاء الباب المفتوح [12]
الحديث وعلومه > شروح الحديث
رابط المقطع الصوتي

                              ✲✹✲

Sumber:
http://zadgroup.net/bnothemen/upload/ftawamp3/od_012_11.mp3
(durasi 05:12)

✏Alih Bahasa:
Abu Kuraib Habib bin Ahmad (Bandung) -hafidzahullah- [FBF-1]

______________
مجموعـــــة توزيع الفـــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

JANGAN BERSEDIH, PARA MUJAHID YANG TERBUNUH SYAHID DI MEDAN TEMPUR (PADA HAKIKATNYA) TETAP HIDUP DI SISI RABB-NYA


------------
JANGAN BERSEDIH, PARA MUJAHID YANG TERBUNUH SYAHID DI MEDAN TEMPUR (PADA HAKIKATNYA) TETAP HIDUP DI SISI RABB-NYA

Oleh:
Asy-Syaikh Al-'Allaamah Al-Mufassir 'Abdurrahman bin Nashir As-Sa'diy -rahimahullah-

                               ✹✹✹

وَلاَ تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُواْ فِي سَبِيلِ اللّهِ أَمْوَاتاً بَلْ أَحْيَاء عِندَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ ﴿١٦٩﴾ فَرِحِينَ بِمَا آتَاهُمُ اللّهُ مِن فَضْلِهِ وَيَسْتَبْشِرُونَ بِالَّذِينَ لَمْ يَلْحَقُواْ بِهِم مِّنْ خَلْفِهِمْ أَلاَّ خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَ هُمْ يَحْزَنُونَ ﴿١٧٠﴾ يَسْتَبْشِرُونَ بِنِعْمَةٍ مِّنَ اللّهِ وَفَضْلٍ وَأَنَّ اللّهَ لاَ يُضِيعُ أَجْرَ الْمُؤْمِنِينَ ﴿١٧١﴾

●169. Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Rabbnya dengan mendapat rezki.

●170. Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

●171. Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman.
[Q.S. Ali-Imraan: 169_171].

_________________
Ayat yang mulia ini terkandung di dalamnya keistimewaan dan kemuliaan orang-orang yang mati syahid (syuhada) dan apa yang Allah anugerahkan kepada mereka dari keutamaan dan kebaikan-Nya.

ﻭﻓﻲ ﺿﻤﻨﻬـــﺎ ﺗﺴﻠﻴﺔ ﺍﻷﺣﻴﺎﺀ ﻋﻦ ﻗﺘﻼﻫـﻢ ﻭﺗﻌﺰﻳﺘﻬﻢ، ﻭﺗﻨﺸﻴﻄﻬﻢ ﻟﻠــﻘﺘﺎﻝ ﻓﻲ ﺳﺒﻴﻞ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﺘﻌﺮﺽ ﻟﻠﺸﻬـــﺎﺩﺓ
Dan termaktub di dalamnya pelipur duka dan penyejuk hati bagi yang masih hidup atas orang-orang yang terbunuh dari mereka. Juga penyemangat untuk berperang fi sabilillah/ di jalan Allah dan mengharapkan syahadah (mati syahid)..

Maka Allah berfirman:

﴿ وَلاَ تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُواْ فِي سَبِيلِ اللّه ﴾
ِ
(Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah)
yaitu yang berjihad melawan musuh-musuh agama dengan tujuan meninggikan kalimat Allah, أَمْوَاتاً (mereka mati)..

ﻻ ﻳﺨﻄﺮ ﺑﺒﺎﻟﻚ ﻭﺣﺴﺒﺎﻧﻚ ﺃﻧﻬﻢ ﻣﺎﺗﻮﺍ ﻭﻓﻘﺪﻭﺍ، ﻭﺫﻫﺒﺖ ﻋﻨﻬــﻢ ﻟﺬﺓ ﺍﻟــﺤﻴﺎﺓ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻭﺍﻟﺘﻤﺘﻊ ﺑﺰﻫﺮﺗﻬــﺎ، ‏ﺍﻟﺬﻱ ﻳﺤﺬﺭ ﻣﻦ ﻓﻮﺍﺗﻪ، ﻣﻦ ﺟﺒﻦ ﻋﻦ ﺍﻟــﻘﺘﺎﻝ، ﻭﺯﻫـــﺪ ﻓﻲ ﺍﻟﺸﻬـــﺎﺩﺓ

yaitu: Janganlah terbetik dibenak dan persangkaanmu bahwa mereka mati dan binasa serta hilang dari mereka kelezatan hidup di dunia dan bersenang-senang dengan kenikmatannya –yang para pengecut dari berperang dan zuhud (menghindar) dari syahadah berwaspada akan lepasnya (nikmat itu dari mereka jika ikut berperang)...

(bahkan) بَلْ  mereka mendapatkan sebesar-besar apa yang dinginkan oleh orang-orang yang saling berlomba untuk mencapainya, sehingga mereka أَحْيَاء عِندَ رَبِّهِمْ (hidup di sisi Rabb mereka) di negeri kemuliaan-Nya(yaitu surga).

Dan perkataan (di sisi Rabb mereka) menunjukkan ketinggian derajat dan kedekatan mereka dari Rabb-nya. يُرْزَقُونَ (mereka mendapat rezeki) dari berbagai jenis kenikmatan yang tidak diketahui sifatnya kecuali orang yang Allah telah beri nikmat itu atas mereka.

Bersamaan dengan hal ini فَرِحِينَ بِمَا آتَاهُمُ اللّهُ مِن فَضْلِهِ (mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka)
yaitu : mereka bersukacita dengan karunia itu yang sungguh menyejukkan pandangan dan menenteramkan jiwa mereka.

Hal itu disebabkan banyak dan melimpah serta agungnya keutamaan itu diiringi kelezatan yang sempurna dan tiada kesulitan dalam mencapainya.

ﻓﺠﻤــﻊ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻬــﻢ ﺑﻴﻦ ﻧﻌﻴﻢ ﺍﻟﺒﺪﻥ ﺑﺎﻟـﺮﺯﻕ، ﻭﻧﻌﻴﻢ ﺍﻟــﻘﻠﺐ ﻭﺍﻟﺮﻭﺡ ﺑﺎﻟﻔﺮﺡ ﺑﻤﺎ ﺁﺗﺎﻫﻢ ﻣﻦ ﻓﻀﻠــﻪ : ﻓﺘﻢ ﻟﻬــﻢ ‏ﺍﻟــﻨﻌﻴﻢ ﻭﺍﻟﺴـــﺮﻭﺭ

☝Maka Allah telah mengumpulkan untuk mereka kenikmatan jasmani berupa rezeki dan kenikmatan hati serta ruh dengan rasa gembira atas anugerah-Nya yang diberi kepada mereka. Sehingga utuh sempurna kenikmatan dan kebahagiaan mereka.

Dan menjadikan mereka,

وَيَسْتَبْشِرُونَ بِالَّذِينَ لَمْ يَلْحَقُواْ بِهِم مِّنْ خَلْفِهِم

(bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka)
yaitu mereka saling memberi kabar gembira -antara satu dengan yang lainnya- dengan akan datangnya saudara-saudara mereka yang belum menyusul mereka dan bahwa mereka (yang belum datang) akan memperoleh apa yang mereka (syuhada) telah mendapatkannya,

أَلاَّ خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَ هُمْ يَحْزَنُونَ

(bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati)
Yaitu: mereka bersenang hati dengan hilangnya hal yang ditakuti dari mereka dan saudara-saudara mereka yang mengharuskan rasa sukacita yang sempurna.

يَسْتَبْشِرُونَ بِنِعْمَةٍ مِّنَ اللّهِ وَفَضْلٍ

(Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah)
Yaitu: saling mengucapkan selamat antara sebagian mereka dengan sebagian lainnya dengan sebesar-besar ucapan selamat karenanya yaitu: tercurahnya karunia nikmat, keutamaan, dan kebaikan dari Rabb mereka.

وَأَنَّ اللّهَ لاَ يُضِيعُ أَجْرَ الْمُؤْمِنِينَ

(dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman)
Bahkan DIA memperbanyak dan mensyukuri serta menambah dari keutamaan-Nya apa-apa yang usaha mereka tidak mampu mencapainya.

ﻭﻓﻲ ﻫــﺬﻩ ﺍﻵﻳﺎﺕ ﺇﺛﺒﺎﺕ ﻧﻌﻴﻢ ﺍﻟﺒﺮﺯﺥ، ﻭﺃﻥ ﺍﻟﺸﻬــﺪﺍﺀ ﻓﻲ ﺃﻋﻠﻰ ﻣﻜﺎﻥ ﻋﻨﺪ ﺭﺑﻬﻢ، ﻭﻓﻴﻪ ﺗﻼﻗﻲ ﺃﺭﻭﺍﺡ ﺃﻫــﻞ ﺍﻟـﺨﻴﺮ، ﻭﺯﻳﺎﺭﺓ ﺑﻌﻀﻬﻢ ﺑﻌﻀـــﺎ، ﻭﺗﺒﺸﻴﺮ ﺑﻌﻀﻬـــﻢ ﺑﻌﻀـــﺎ

❗Dan di dalam ayat ini terkandung penetapan adanya nikmat di alam barzakh dan bahwa para syuhada berada di tempat tertinggi di sisi Rabb mereka. Juga termaktub tentang saling bertemunya ruh-ruh pelaku kebaikan, saling mengunjungi, dan saling mengucapkan selamat antara mereka.

                              ✲✹✲

Sumber:
Taisirul Kariimir Rahman hal. 155
✒ Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya Al-Maidaniy -hafizhohullaah- [FBF-5]

__________________
 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

Sabtu, 25 April 2015

PERNYATAN 'ULAMA TENTANG HAKEKAT KAFIRNYA SYI'AH ROFIDHOH (05)


------------
PERNYATAN 'ULAMA TENTANG HAKEKAT KAFIRNYA SYI'AH ROFIDHOH
(Bagian 5 )
Oleh:
Asy-Syaikh Abu 'Abdirrahman Al-Makki Yusuf bin Faris bin 'Umar Ad-Dighari -waffaqohullah-
                            ✹ ✹ ✹
Dan berkata Al-Imam Al-Bukhari -rahimahullah- (wafat pada tahun 256 Hijriyah) :
ما أبالـــي صـــليت خلـــف الجـــهــمي والـــرافـــضي، أم صــلــيت خــلــف الــيهــود والــنصارى ولا يــسـلــم عــلــيهــم ولا يعــادون ولا ينــاكحــون ولايشـــهــدون ولا تـــؤكل ذبائـــحهــم
"Aku tidak peduli (sama saja) apakah engkau shalat (bermakmum) di belakang seorang Jahmiyyah atau SYI'AH ROFIDHOH ataukah engkau shalat  dibelakang Yahudi atau Nashrani (yakni jahmiyah dan Rofidhoh sama-sama kafirnya dengan Yahudi dan Nashrani dan tidak sah shalat di belakang mereka). Dan tidak diberikan salam atas mereka, tidak di jenguk apabila mereka sakit,  tidak dinikahi, tidak disaksikan jenazahnya dan tidak di makan sembelihan mereka."
Lihat kitab Khalqu Af'alil 'Ibaad hal. 125
............................................................
Dan berkata Abu Zur'ah Ar-Razi -rahimahullah- (wafat pada tahun 264  Hijriyah) :
إذا رأيت الـــرَّجلَ ينتقِــــصُ أحــدًا من أصـــحاب رســـول الله ﷺ فاعْــلــم أنّـــه زنـــدِيــقٌ
"Apabila engkau melihat seseorang merendahkan salah satu dari Shahabat Rasulullah ﷺ , maka ketahuilah bahwasannya ia adalah seorang Zindiq (Munafiq),
وذلــك أن الــرَّســولَ ﷺ عـندنا حــقّ، والــقرآن حــقّ، وإنّمـا أدّى إلــينا هذا الـــقــرآن والـــسّنن أصـــحاب رســـول الله ﷺ
☝Dan demikian itu karena Rasul ﷺ bagi kami adalah kebenaran, Al-Qur’an adalah kebenaran, sesungguhnya yang menyampaikan kepada kita Al-Qur’an dan As-Sunnah ini adalah (melalui) para Shahabat Rasul ﷺ ,
وإنّــمـا يــريــدون أن يجــرِّحُــوا شـــهــودنا لــيبطلــوا الــكتاب والسّنـــة، والـــجرح بــهـم أوْلـى وهــم زنادقــة
Dan tidak lain sesungguhnya mereka (Syi'ah Rofidhoh) menginginkan untuk mendiskreditkan saksi-saksi kita (para Shahabat) untuk membatalkan Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Namun celaan untuk mereka (Syi'ah Rofidhoh) lebih pantas karena mereka adalah orang-orang Zindiq (munafiq)."
Lihat Al-Kifayah fi 'ilmi Ar-Riwayah hal. 49
............................................................
Dan telah meriwayatkan Al-Laalikaai dari jalan 'Abdurrahman bin Abi Hatim: bahwasannya beliau bertanya kepada ayah beliau dan Abu Zur'ah tentang Madzhab As-Sunnah serta akidah mereka berdua yang mereka dapati dari ulama di seluruh kota( yang mereka datangi ketika mencari hadits), diantara penjelasan (tentang akidah ulama) yang datang dari ucapan mereka berdua: 
وإن الــجهـمية كــفار، وإن الــرفــضــة رفــضــوا الإســلام
❗"Dan sesungguhnya Jahmiyyah itu adalah orang-orang kafir dan sesungguhnya ROFIDHOH itu mereka MENOLAK (melawan) ISLAM."
Lihat Syarhu Ushul I'tiqad Ahlissunnah juz 1 hal. 178
                       ------
ــــــــــــــــــــــــ
حقيقــة كـــفر الروافض - جمــــع لفضيلة الشيخ أبي عبدالرحمن المكي يوسف بن فـــارس بن عمر الدغــاري -وفقه الله-
<< كـــلام العلمــــاء في حقيقة كفـــر الــــــروافض>>
وقال ﺍﻹ‌ﻣﺎﻡ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ - ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ - (المتوفى سنة 256هـ) : " ﻣﺎ ﺃﺑﺎﻟﻲ ﺻﻠﻴﺖ ﺧﻠﻒ ﺍﻟﺠﻬﻤﻲ ﻭﺍﻟﺮﺍﻓﻀﻲ ، ﺃﻡ ﺻﻠﻴﺖ ﺧﻠﻒ ﺍﻟﻴﻬﻮﺩ ﻭﺍﻟﻨﺼﺎﺭﻯ ﻭﻻ‌ ﻳﺴﻠﻢ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﻭﻻ‌ ﻳﻌﺎﺩﻭﻥ ﻭﻻ‌ ﻳﻨﺎﻛﺤﻮﻥ ﻭﻻ‌ ﻳﺸﻬﺪﻭﻥ ﻭﻻ‌ ﺗﺆﻛﻞ ﺫﺑﺎﺋﺤﻬﻢ " . - انظر (ﺧﻠﻖ ﺃﻓﻌﺎﻝ ﺍﻟﻌﺒﺎﺩ) (ﺹ125).

وﻗﺎﻝ ﺃﺑﻮ ﺯﺭﻋﺔ الرازي - رﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ - (المتوفى سنة 264هـ) : " ﺇﺫﺍ ﺭﺃﻳﺖ ﺍﻟﺮَّﺟﻞَ ﻳَﻨْﺘَﻘِﺺُ ﺃﺣﺪًﺍ ﻣﻦْ ﺃﺻﺤﺎﺏِ ﺭﺳﻮﻝِ ﺍﻟﻠﻪ ﷺ ؛ ﻓﺎﻋْﻠَﻢْ ﺃﻧَّﻪ ﺯِﻧْﺪِﻳﻖٌ، ﻭﺫﻟﻚ ﺃﻥَّ ﺍﻟﺮَّﺳﻮﻝَ ﷺ ﻋﻨﺪﻧﺎ ﺣﻖٌّ، ﻭﺍﻟﻘﺮﺁﻥُ ﺣﻖٌّ، ﻭﺇﻧَّﻤﺎ ﺃﺩَّﻯ ﺇﻟﻴﻨﺎ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥَ ﻭﺍﻟﺴُّﻨَﻦَ ﺃﺻﺤﺎﺏُ ﺭﺳﻮﻝِ ﺍﻟﻠﻪ ﷺ ، ﻭﺇﻧَّﻤﺎ ﻳﺮﻳﺪﻭﻥ ﺃﻥ ﻳُﺠَﺮِّﺣُﻮﺍ ﺷﻬﻮﺩَﻧﺎ ﻟِﻴُﺒْﻄِﻠُﻮﺍ ﺍﻟﻜﺘﺎﺏَ ﻭﺍﻟﺴُّﻨَّﺔَ، ﻭﺍﻟﺠَﺮﺡُ ﺑﻬﻢ ﺃَﻭْﻟَﻰ ﻭﻫﻢ ﺯَﻧﺎﺩِﻗَﺔ ".- انظر (ﺍﻟﻜﻔﺎﻳﺔ ﻓﻲ ﻋﻠﻢ ﺍﻟﺮﻭﺍﻳﺔ) (ﺹ49)
وروى اللالكائي من طريق عبدالرحمن بن أبي حاتم : أنه سأل أباه وأبا زرعة عن مذاهب السنة ، واعتقادهما الذي أدركا عليه أهل العلم في جميع الأمصار ، ومما جاء في كلامهما :"وإن الجهمية كفار ، وإن الرافضة ، رفضوا الإسلام ". - انظر (‎شرح أصول اعتقاد أهل السنة) (178/1).
                             ✲ ✹ ✲
Sumber:
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=146029
✒ Alih Bahasa:
Ayyub Wijaya (Balikpapan) Al-Jawiy -hafizhohullah- [FBF-4]
_______________________
مجموعـــــة توزيع الفـــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net


===================================
Baca juga: 
PERNYATAAN PARA ULAMA TENTANG HAKEKAT KAFIRNYA SYI'AH ROFIDHOH (05)

PERNYATAAN ULAMA TENTANG HAKEKAT KAFIRNYA SYI'AH ROFIDHOH (04)


------------
PERNYATAAN ULAMA TENTANG HAKEKAT KAFIRNYA SYI'AH ROFIDHOH
(Bagian 4)
Oleh:
Asy-Syaikh Abu 'Abdirrahman Al-Makki Yusuf Bin Faris Bin 'Umar Ad-Dighari -waffaqohullah-
                           ✹ ✹ ✹
Dan berkata Ahmad bin Yunus Rahimahullah (wafat pada tahun 227 Hijriyah) :
" إنا لا نأكـــل ذبيحة رجـــل رافضي، فإنــه عندي مــرتد "
❗" Sungguh kami tidak memakan sembelihan seorang Syi'ah Rofidhoh, karena sungguh bagiku dia adalah seorang yang murtad (keluar dari Islam)."
lihat Syarah Ushul I'tiqad Ahlissunnah juz 8 hal 459.
............................................................
Dan Beliau (Ahmad Bin Yunus) berkata pula:
" ﻟﻮ ﺃﻥ ﻳﻬﻮﺩﻳﺎً ﺫﺑﺢ ﺷــﺎﺓ ، ﻭﺫﺑﺢ ﺭﺍﻓﻀﻲ ﻷ‌ﻛﻠﺖ ﺫﺑﻴﺤــﺔ ﺍﻟﻴﻬﻮﺩﻱ ، ﻭﻟﻢ ﺁﻛﻞ ﺫﺑﻴﺤــﺔ ﺍﻟــﺮﺍﻓﻀﻲ ﻷ‌ﻧﻪ ﻣﺮﺗﺪ ﻋﻦ ﺍﻹ‌ﺳﻼ‌ﻡ "
☝"Kalaulah seorang yahudi  menyembelih seekor kambing dan seorang Syi'ah Rofidhoh menyembelih pula , niscaya aku memilih memakan sembelihan seorang Yahudi (sembelihan ahlul kitab halal) dan aku tidak akan memakan sembelihan seorang Syi'ah Rofidhoh karena ia telah murtad dari Islam."
Dan Ahmad bin Yunus ini beliau adalah seorang Al-Yarbu'i Al-Kufi (dari kufah, Iraq). Imam Ahmad bin Hanbal berkata tentangnya pada saat Beliau sedang menasehati seseorang  :
❗"Pergilah engkau (menuntut ilmu) kepada Ahmad bin Yunus karena sesungguhnya Ia adalah Syaikhul Islam (seorang ulama besar)."
Lihat Ash-Sharimu Al-Maslul hal 570
............................................................
Dan adapun Imam Ahlusunnah wal Jama'ah Ahmad bin Hanbal (wafat pada tahun 241 Hijriyah) Rahimahullah, maka sungguh telah diriwayatkan dari beliau Riwayat yang banyak tentang peng-kafiran terhadap mereka (Syi'ah Rofidhoh) :
Dari 'Abdillah bin Ahmad (putra Beliau) berkata: "Aku bertanya kepada ayahku tentang orang yang mencela seorang dari sahabat Nabi ﷺ maka Beliaupun (Imam Ahmad) berkata:
" مـــا أراه عــلى الإسلام"
"Aku tidak melihatnya berada diatas Islam."
Lihat Assunnah Lilkhallal juz 1 halaman 493
............................................................
Dan dari Abu Bakr Al-Marwadzi beliau berkata: "Aku bertanya kepada Abu 'Abdillah (Imam Ahmad) tentang orang yang mencela Abu Bakr dan Umar serta 'Aisyah ?
Maka Beliau menjawab :
" مـــا أراه عــلى الإسلام"
"Aku tidak melihatnya berada di atas Islam."
Lihat Assunnah LilKhallal juz 1 hal 493
............................................................
Aku mendengar Abu 'Abdillah (Imam Ahmad) mengatakan , Berkata Malik (Yakni Imam Malik bin Anas) :
" الذي يشتم أصحــاب النبي ﷺ ليس لــه سهــم ، أو قـــال : نصيب في الإسلام "
"Orang yang mencela sahabat Nabi ﷺ Tidak ada baginya Hak atau bagian dalam Islam."
Dan berkata Al-Khallal : "Telah mengkhabarkan kepadaku 'Abdul Malik bin 'Abdil Hamid berkata: "Aku telah mendengar Abu Abdillah (Imam Ahmad) berkata:
" ﻣﻦ ﺷﺘﻢ ﺃﺧﺎﻑ ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﻜــﻔﺮ ﻣﺜﻞ ﺍﻟﺮﻭﺍﻓﺾ ، ﺛﻢ ﻗﺎﻝ : ﻣﻦ ﺷﺘﻢ ﺃﺻﺤـــﺎﺏ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﷺ ﻻ‌ ﻧﺄﻣﻦ ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﻗﺪ ﻣـــﺮﻕ ﻋﻦ ﺍﻟــــﺪﻳﻦ "
"Barang siapa yang mencela (sahabat Nabi) aku mengkhawatirkan padanya kekufuran sebagaimana Syi'ah Rofidhoh,
kemudian Beliau berkata:
❗"Barangsiapa yang imencela sahabat Nabi ﷺ kami tidak merasa aman,  bahwasannya ia benar-benar telah keluar dari agama Islam."
Dan Beliau (Al-Khallal) berkata: "Telah mengkhabarkan kepadaku 'Abdullah bin Ahmad bin Hanbal berkata: "Aku pernah bertanya kepada Ayahku (Imam Ahmad) tentang orang yang mencela seorang dari sahabat Nabi ﷺ maka Baliaupun mengatakan:  "Aku tidak melihatnya berada di atas Islam."
Lihat As-Sunnah LilKhallal juz 3 hal 493
............................................................
Dan Beliau (Al-Khallal) berkata pula tentang Syi'ah Rofidhoh:
" ﻫﻢ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﻳﺘﺒﺮﺃﻭﻥ ﻣﻦ ﺃﺻﺤــﺎﺏ ﻣﺤﻤﺪ ﷺ ﻭﻳﺴﺒﻮﻧﻬﻢ ﻭﻳﻨﺘﻘﺼﻮﻧﻬﻢ ﻭﻳﻜﻔــﺮﻭﻥ ﺍﻷ‌ﺋﻤﺔ ﺇﻻ‌ ﺃﺭﺑﻌـــﺔ : ﻋﻠﻲ ﻭﻋﻤـــﺎﺭ ﻭﺍﻟﻤﻘﺪﺍﺩ ﻭﺳﻠﻤﺎﻥ ﻭﻟﻴﺴﺖ ﺍﻟـــﺮﺍﻓﻀﺔ ﻣﻦ ﺍﻹ‌ﺳﻼ‌ﻡ ﻓﻲ ﺷﻲﺀ "
"Mereka yang berlepas diri dari sahabat-sahabat Muhammad ﷺ , mencelanya ,merendahkannya serta meng-Kafirkan para Aimmah (imam-imam salaf) kecuali empat orang saja:  'Ali, 'Ammar, Al-Miqdad dan Salman (Rahiyallahu 'anhum) ,maka Syi'ah Rofidhoh BUKAN termasuk dari Islam sama sekali."
Lihat Ushulussunnah oleh Al-Khallal halaman 82.
                        ------
ــــــــــــــــــــــــــــــــ
- حقيقـــة كــــفر الروافــــــض -
جمع لفضيلــة الشيخ أبي عبــدالرحمن المـــكي يوسف بن فارس بن عمر الدغاري -وفقـــه الله-
<< كـــلام العلمـــاء في حقيقة كفر الروافض>>
وقال أحمد بن يونس - رحمه الله - (المتوفى سنة 227هـ):" إنا لا نأكل ذبيحة رجل رافضي، فإنه عندي مرتد " - انظر (شرح أصول اعتقاد أهل السنة) (459/8).
وقال أيضا : " ﻟﻮ ﺃﻥ ﻳﻬﻮﺩﻳﺎً ﺫﺑﺢ ﺷﺎﺓ ، ﻭﺫﺑﺢ ﺭﺍﻓﻀﻲ ﻷ‌ﻛﻠﺖ ﺫﺑﻴﺤﺔ ﺍﻟﻴﻬﻮﺩﻱ ، ﻭﻟﻢ ﺁﻛﻞ ﺫﺑﻴﺤﺔ ﺍﻟﺮﺍﻓﻀﻲ ﻷ‌ﻧﻪ ﻣﺮﺗﺪ ﻋﻦ ﺍﻹ‌ﺳﻼ‌ﻡ " ،- وأحمد بن يونس هذا هو اليربوعي الكوفي قال فيه الإمام أحمد بن حنبل ﻭﻫﻮ ﻳﺨﺎﻃﺐ ﺭﺟﻼ‌ً : " ﺍﺧﺮﺝ ﺇﻟﻰ ﺃﺣﻤﺪ ﺑﻦ ﻳﻮﻧﺲ ﻓﺈﻧﻪ ﺷﻴﺦ ﺍﻹ‌ﺳﻼ‌ﻡ "انظر (الصارم المسلول) (ص570).

وأما إﻣﺎﻡ أهل السنة والجماعة ﺃﺣﻤﺪ ﺑﻦ ﺣﻨﺒﻞ (المتوفى سنة 241هـ) - رحمه الله - فقد رﻭﻳﺖ ﻋﻨﻪ ﺭﻭﺍﻳﺎﺕ ﻋﺪﻳﺪﺓ ﻓﻲ ﺗﻜﻔﻴﺮﻫﻢ: عن عبدالله بن أحمد قال : سألت أبي عن رجل شتم رجلاً من أصحاب النبي ﷺ فقال : " ما أراه على الإسلام". انظر (‎السنة للخلال) (493/1) .
وعن أبي بكر المروذي قال : سألت أبا عبدالله عن من يشتم أبا بكر وعمر وعائشة ؟ قال : " ما أراه على الإسلام "- انظر (السنة للخلال) (493/1) .
قال وسمعت أبا عبدالله يقول قال مالك : " الذي يشتم أصحاب النبي ﷺ ليس له سهم ، أو قال : نصيب في الإسلام " .
وﻗﺎﻝ ﺍﻟﺨﻼ‌ﻝ : ﺃﺧﺒﺮﻧﻲ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻤﻠﻚ ﺑﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﺤﻤﻴﺪ ﻗﺎﻝ : ﺳﻤﻌﺖ ﺃﺑﺎ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﻗﺎﻝ :" ﻣﻦ ﺷﺘﻢ ﺃﺧﺎﻑ ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﻜﻔﺮ ﻣﺜﻞ ﺍﻟﺮﻭﺍﻓﺾ ، ﺛﻢ ﻗﺎﻝ : ﻣﻦ ﺷﺘﻢ ﺃﺻﺤﺎﺏ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﷺ ﻻ‌ ﻧﺄﻣﻦ ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﻗﺪ ﻣﺮﻕ ﻋﻦ ﺍﻟﺪﻳﻦ " .
ﻭﻗﺎﻝ ﺃﺧﺒﺮﻧﻲ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﺃﺣﻤﺪ ﺑﻦ ﺣﻨﺒﻞ ﻗﺎﻝ :" ﺳﺄﻟﺖ ﺃﺑﻲ ﻋﻦ ﺭﺟﻞ ﺷﺘﻢ ﺭﺟﻼ‌ً ﻣﻦ ﺃﺻﺤﺎﺏ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﷺ ﻓﻘﺎﻝ : ﻣﺎ ﺃﺭﺍﻩ ﻋﻠﻰ ﺍﻹ‌ﺳﻼ‌ﻡ " .- انظر (السنة للخلال) (493/3).
ﻭقال أيضا في ﺍﻟﺮﺍﻓﻀﺔ :" ﻫﻢ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﻳﺘﺒﺮﺃﻭﻥ ﻣﻦ ﺃﺻﺤﺎﺏ ﻣﺤﻤﺪ ﷺ ﻭﻳﺴﺒﻮﻧﻬﻢ ﻭﻳﻨﺘﻘﺼﻮﻧﻬﻢ ﻭﻳﻜﻔﺮﻭﻥ ﺍﻷ‌ﺋﻤﺔ ﺇﻻ‌ ﺃﺭﺑﻌﺔ : ﻋﻠﻲ ﻭﻋﻤﺎﺭ ﻭﺍﻟﻤﻘﺪﺍﺩ ﻭﺳﻠﻤﺎﻥ ﻭﻟﻴﺴﺖ ﺍﻟﺮﺍﻓﻀﺔ ﻣﻦ ﺍﻹ‌ﺳﻼ‌ﻡ ﻓﻲ ﺷﻲﺀ " .- انظر ( أصول ﺍﻟﺴﻨﺔ له) (ﺹ 82 )
                              ✹ ✲ ✹
Sumber:
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=146029
✒ Alih Bahasa:
Ayyub Wijaya (Balikpapan) Al Jawiy hafidzahullah [FBF-4]
__________________
 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net 


===================================
Baca juga: 
PERNYATAAN PARA ULAMA TENTANG HAKEKAT KAFIRNYA SYI'AH ROFIDHOH (05)

PERNYATAAN ULAMA TENTANG HAKEKAT KAFIRNYA SYI'AH ROFIDHOH(03)


------------
PERNYATAAN ULAMA TENTANG HAKEKAT KAFIRNYA SYI'AH ROFIDHOH
(Bagian 3)
Oleh:
Asy-Syaikh Abu 'Abdirrahman Al-Makki Yusuf Bin Faris Bin 'Umar Ad-Dighari -waffaqohullah-
                           ✹ ✹ ✹
Dan berkata Abdurrahman bin Mahdi Rahimahullah (wafat pada tahun 198 hijriah) :
هما مـلتان : الجهميـة، والرافضـــة
"Keduanya Al Jahmiyyah dan SYI'AH ROFIDHOH adalah agama tersendiri (yakni bukan Islam)."
Imam Bukhari menukil dari Beliau (Abdurrahman Bin Mahdi) -Lihat Khalqu Af'aalil 'Ibaad halaman 125
............................................................
Berkata Al-Imam Asy-Syafi'i Rahimahullah (wafat pada tahun 204 Hijriyah) :
ليس لــرافضي شفعــة إلا لمسلـــم
❗"Tidaklah seorang Syi'ah Rofidhoh itu mendengki KECUALI kepada seorang Muslim."
Lihat Alkifayah lilkhatib juz 1 Halaman 126
............................................................
Berkata Muhammad bin Yusuf Al-Faryabi Rahimahullah (wafat pada tahun 212 Hijriyah ) :
مــا أرى الرافضــة والجهميـة إلا زنادقــة
"Tidaklah aku melihat Syi’ah Rofidhoh dan Jahmiyyah kecuali mereka adalah ORANG-ORANG ZINDIQ (Munafiq)."
Lihat Syarah Ushul I'tiqad Ahlissunnah juz 8 Halaman 1457
                        ------
ــــــــــــــــــــــــــــــــ
- حقيقـــة كــــفر الروافــض -
جمع لفضيلــة الشيخ أبي عبــدالرحمن المـــكي يوسف بن فارس بن عمر الدغاري -وفقـــه الله-
<< كـــلام العلمـــاء في حقيقة كفر الروافض>>
وقال عبدالرحمن بن مهدي - رحمه الله - (المتوفى سنة 198هـ) :" هما ملتان : الجهمية، والرافضة " نقله عنه البخاري - انظر (خلق أفعال العباد) (ص125)

وقال ﺍﻹ‌ﻣﺎﻡ ﺍﻟﺸﺎﻓﻌﻲ - ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ - (المتوفى سنة 204هـ) : " ﻟﻴﺲ ﻟﺮﺍﻓﻀﻲ ﺷﻔﻌﺔ ﺇﻻ‌ ﻟﻤﺴﻠﻢ " انظر (الكفاية للخطيب) (126/1)

وقال محمد بن يوسف الفريابي - رحمه الله - (المتوفى سنة 212هـ) : " ما أرى الرافضة والجهمية إلا زنادقــة " - انظر (شرح أصول اعتقاد أهل السنة) (1457/8)
                              ✹ ✲ ✹
Sumber:
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=146029
✒ Alih Bahasa:
Ayyub Wijaya (Balikpapan) Al Jawiy hafidzahullah [FBF-4]
__________________
 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net 


===================================
Baca juga: 
PERNYATAAN PARA ULAMA TENTANG HAKEKAT KAFIRNYA SYI'AH ROFIDHOH (05)


Rabu, 22 April 2015

TEKS FATWA SYAIKH AL-ALBANI TENTANG KAFIRNYA KHUMAINI -GEMBONG ROFIDHOH- DAN PARA PEMBELANYA [ Berdasarkan Tulisan Tangan Syaikh Rohimahulloh]


-----------
TEKS FATWA SYAIKH AL-ALBANI TENTANG KAFIRNYA KHUMAINI -GEMBONG ROFIDHOH- DAN PARA PEMBELANYA
[ Berdasarkan Tulisan Tangan Syaikh Rohimahulloh]

                              ✹✹✹

Teks fatwa:

بســـم اللّٰه الــرحمٰن الـــرحيم.

Sungguh aku telah memahami 5 poin ucapan yang telah kalian nukilkan dari kitab yang berjudul (روح اللّٰه الــخميني) "RUH ALLOH AL-KHUMAINI" dan kalian berharap penilaianku tentangnya dan orang yang mengucapkannya..

☝Maka aku katakan dan hanya kepada Alloh semata aku memohon bantuan:

❗إن كــل قول من تلك الأقــوال الخمسة كفـــر بواح ، وشــرك صــراح ، لمخالفته للقرآن الكــريم ، والسنة المطهرة وإجماع الأمة ، وما هو معلوم من الدين بالضرورة . ولذلك فكـــل من قال بهـــا ، معتقـــداً ، ولو ببعض مافيها ، فهو مشرك كافر ، وإن صام وصلى وزعم أنه مسلم..

"Sesungguhnya  5 ucapan tersebut semuanya adalah KEKUFURAN YANG NYATA DAN KESYIRIKAN YANG JELAS karena menyelisihi :
   ■   Al-Qur`an yang mulia
   ■   Sunnah yang suci
   ■   Ijma' (kesepakatan) umat
   ■   dan menyelisihi suatu yang telah dimaklumi secara mendasar dari perkara Ad-diin.

❗Oleh karenanya setiap orang yang mengucapkannya dengan penuh keyakinan -walaupun hanya sebagian poin yang ada di dalamnya- MAKA dia musyrik kafir, walaupun dia melaksanakan puasa dan sholat serta menyangka bahwa dirinya Muslim.."

Dan Alloh Subhanahu wa Ta'ala berfirman di dalam kitab-Nya yang terjaga dari segala bentuk penambahan maupun pengurangan:

﴿ وَمَنْ يُشَاقِقِ الرَّسُولَ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدَىٰ وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ نُوَلِّهِ مَا تَوَلَّىٰ وَنُصْلِهِ جَهَنَّمَ ۖ وَسَاءَتْ مَصِيرًا ﴾ [النساء 115]

"Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalannya orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali." [Qs. An-Nisaa: 115]

Dan terkait dengan ini maka aku katakan:

إن عجبي لا يكــاد ينتهي من أناس يدعــون أنهم من أهل السنة والجمــاعة ، يتعاونون مع (الــخمينيين ) في الدعوة إلى إقامــة دولتهم ، والتمكين لها في أرض المسلمين ، جاهلين أو متجــاهلين عما فيها من الكفــر والضلال ، والفســاد في الأرض : ( والله لا يحب الفساد ) .

◾Sungguh! keherananku hampir tidak pernah hilang dari segelintir orang yang MENGAKU-AKU bahwa mereka termasuk dari Ahlussunnah wal Jamaah, namun mereka saling bahu-membahu BERSAMA PARA PENGIKUT KHUMAINI di dalam propaganda  untuk menegakkan daulah (negara) mereka dan mengokohkan seruan itu di negeri kaum muslimin.
Baik itu (disebabkan) KARENA mereka bodoh atau  berpura-pura bodoh dari perkara-perkara yang terkandung di dalam seruan itu berupa kekufuran dan kesesatan serta perusakan di muka bumi:

﴿ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الْفَسَادَ ﴾ [ البقرة : ٢٠٥]

"Dan Allah tidak menyukai kebinasaan." [Q.S. Al-Baqoroh: 205].

◾Dan seandainya udzur/halangan mereka (memahami kandungan seruan ucapan sesat itu) adalah karena:
Kejahilan terhadap aqidah mereka (rofidhoh)
dan berprasangka bahwa perbedaan yang terjadi diantara kita dengan mereka hanyalah perbedaan dalam perkara furu' (cabang-cabang agama, pent) dan bukan dalam perkara ushul (pokok-pokok agama, pent),

❗MAKA apa (masih ada lagi) uzur bagi para pembela ini setelah mereka (rofidhoh) menyebarkan kitab kecil mereka berjudul: (الحكومــة الإسلاميــة) "Pemerintahan Islami"?!

Mereka telah mencetaknya beberapa kali cetakan dan menyebarkannya di negeri-negeri islam.
❌Di dalam kitab "Pemerintahan Islami" tersebut terdapat berbagai KEKUFURAN sebagaimana telah datang penukilan sebagiannya di dalam pertanyaan pertama-- yang sudah mencukupi bagi orang yang jahil untuk mengilmuinya dan membangunkan orang yang lalai --

◾Meskipun kitab kecil tersebut merupakan kitab propaganda dan politik, namun seharusnya kitab itu tidak memuat keyakinan-keyakinan yang merupakan kekufuran yang nyata di hadapan para pembacanya -walaupun syi'ah kerap kali melakukan hal keagamaan dengan menjalankan TAQIYYAH (kedustaan) yang diperbolehkan bagi mereka untuk mengatakan dan menuliskan apa yang tidak mereka yakini, sebagaimana firman Alloh Azza wa Jalla tentang sebagian pendahulu mereka:

﴿ يَقُولُونَ بِأَلْسِنَتِهِمْ مَا لَيْسَ فِي قُلُوبِهِمْ ۚ ﴾ [ الفتح 11]

" Mereka mengucapkan dengan lidahnya apa yang tidak ada dalam hatinya." [Qs. Al-Fath: 11]

Hingga aku membaca tulisan sebagian dari mereka yang hidup di zaman ini yang menyebutkan beberapa keharaman di dalam sholat: "dan bersedekap di dalam sholat (tidak boleh) kecuali dalam rangka taqiyyah", yakni meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri di dalam sholat.

◾Dan bersamaan dengan itu semua sungguh "mereka telah mengatakan KALIMAT KEKUFURAN" di dalam kitab kecil mereka, sebagai pembenar atas firman Alloh tentang orang-orang semisal mereka:

﴿ وَاللَّهُ مُخْرِجٌ مَا كُنْتُمْ تَكْتُمُونَ ﴾ [ البقرة 72]

" Dan Allah hendak menyingkapkan apa yang selama ini kamu sembunyikan." [QS. Al-Baqoroh: 72]

﴿ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ ﴾ [آل عمران 118]

"Dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi." [QS. Ali Imron: 118]

◾Dan sebagai penutup aku katakan dalam rangka memberikan peringatan kepada segenap kaum muslimin dengan firman Robb alam semesta:

﴿ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِنْ دُونِكُمْ لَا يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ ۚ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآيَاتِ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُون﴾ [سورة آل عمران 118]

" Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya." [QS. Ali Imron: 118]

سبحــانك اللهـــم وبحمــدك ، أشهــد أن لا إلٰه إلا أنت ، استغفـــرك وأتوب إليك.

☝Maha suci Engkau ya Alloh dan dengan memuji Engkau, aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan (yang haq) kecuali Engkau, aku memohon ampunan-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu.

Dan ditulis oleh:
Muhammad Nashiruddin Al-Albani, Abu Abdirrohman.
⛺ Amman, 26/12/1407 H.

                              ✲✹✲

ــــــــــــــــــــــــــــ
Unduh disini untuk mendengar fatwa syaikh: http://goo.gl/ZpvNUd
Sumber:
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=114211
✒ Alih Bahasa:
Al Ustadz Muhammad Sholehuddin Abu 'Abduh -hafizhohullah- [FBF-2]
                       
_______________
مجموعـــــة توزيع الفــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

PERNYATAAN PARA ULAMA TENTANG HAKEKAT KAFIRNYA SYI'AH ROFIDHOH (02)


------------
PERNYATAAN PARA ULAMA TENTANG HAKEKAT KAFIRNYA SYI'AH ROFIDHOH
(Bagian 2)
Oleh:
Asy-Syaikh Abu Abdirrahman Almakki Yusuf Bin Faris Bin Umar Ad Dighari -waffaqollaahu-
                              ✹✹✹
Dan berkata Imam Negeri Hijrah (Madinah An-Nabawiyyah) Malik Bin Anas Al Ashbahi Rahimahullah [wafat pada tahun 179 Hijriyah ] :
ﺍﻟﺬﻱ ﻳﺸﺘﻢ ﺃﺻﺤــﺎﺏ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﷺ ﻟﻴﺲ لــه سهـــم ﺃﻭ ﻗـــﺎﻝ : ﻧﺼﻴﺐ ﻓﻲ ﺍﻹ‌ﺳﻼ‌ﻡ.
" Orang yang mencaci maki para sahabat Nabi ﷺ tidak ada  untuknya hak atau bagian dalam Islam "[Lihat Assunnah lilkhulaal juz 3 hal 493].
Dan Al Laalikaai meriwayatkan dari Beliau (Imam Malik) bahwasannya Beliau mengatakan :
من سب أصحــاب رسول الله ﷺ فليس لــه في الفيء حــــق
" Barangsiapa yang mencela Sahabat Rasulullah ﷺ maka tidak ada hak baginya menerima Al Fai'( Harta rampasan perang yang diperoleh dari musuh tanpa terjadinya pertempuran ) ".
Allah 'Azza Wa Jalla berfirman,
﴿ لِلْفُقَرَآءِ الْمُهَاجِرِينَ الَّذِينَ أُخْرِجُوا مِن دِيارِهِمْ وَأَمْوَالِهِمْ يَبْتَغُونَ فَضْلاً مِّنَ اللَّهِ وَرِضْوَانًا ﴾ ً
"(Juga) bagi orang fakir yang berhijrah yang diusir dari kampung halaman dan dari harta benda mereka (karena) mencari karunia dari Allah dan keridhaan-Nya". (Q.S. Al-Hasyr ayat 8)
❗Mereka adalah para sahabat Rasulullah ﷺ yakni Orang-orang yang berhijrah bersama Beliau.
Kemudian Allah berfirman,
﴿ وَٱلَّذِينَ تَبَوَّءُو ٱلدَّارَ وَٱلْإِيمَٰنَ ﴾
"Dan orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman". (Q.S. Al-Hasyr ayat 9)
❗Mereka yang dimaksud adalah para shohabat Anshar.
Kemudian Allah berfirman,
﴿ وَالَّذِينَ جَاؤُوا مِن بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ ﴾
"Dan orang-orang yg datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar) mereka berdoa : Yaa Rabb Kami, beri ampunlan kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami". (Q.S. Al-Hasyr ayat 10)
Maka Al Fai' diberikan untuk tiga golongan tersebut, sehingga barangsiapa yang MENCELA SHAHABAT Rasulullah ﷺ dia tidak termasuk dari tiga golongan tersebut dan  tidak berhak mendapatkan Al Fai'". [Lihat syarah Ushul I'tiqad Ahlissunnah juz 7 hal 1268]
Dan berkata Al Qadhi Abu Yusuf Rahimahullah (wafat pada tahun 182 Hijriyah) :
لا أصلي خلــف جهـــمي، ولا رافضي، ولا قـــدري
"AKU TIDAK MAU SHALAT (BERMAKMUM) DI BELAKANG JAHMIYYAH, TIDAK PULA SYI'AH RAFIDHOH DAN TIDAK PULA QADARIYYAH " [Lihat Syarah Ushul i'tiqad Ahlissunnah juz 4 hal 733]
                         ------
__________________
- حقيقـــة كــــفر الروافــض -
جمع لفضيلــة الشيخ أبي عبــدالرحمن المـــكي يوسف بن فارس بن عمر الدغاري -وفقـــه الله-
<< كـــلام العلمـــاء في حقيقة كفر الروافض>>
وﻗﺎﻝ إمام دار الهجرة ﻣﺎﻟﻚ بن أنس الأصبحي - رحمه الله -(المتوفى سنة 179هـ) : " ﺍﻟﺬﻱ ﻳﺸﺘﻢ ﺃﺻﺤﺎﺏ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﷺ ﻟﻴﺲ له سهم ﺃﻭ ﻗﺎﻝ : ﻧﺼﻴﺐ ﻓﻲ ﺍﻹ‌ﺳﻼ‌ﻡ ". انظر ( ﺍﻟﺴﻨﺔ ﻟﻠﺨﻼ‌ﻝ ) ( 493/3 ) .

وروى اللالكائي عنه أنه قال : " من سب أصحاب رسول الله ﷺ فليس له في الفيء حق يقول الله عز وجل:
    ■  {للفقراء المهاجرين الذين أخرجوا من ديارهم وأموالهم يبتغون فضلاً من الله ورضواناً} الآية . هؤلاء أصحاب رسول الله ﷺ الذين هاجروا معه ثم قال:
    ■  {والذين تبؤوا الدار والإيمان} الآية. هؤلاء الأنصار، ثم قال:
    ■  {والذين جاءوا من بعدهم يقولون ربنا اغفرلنا ولأخواننا الذين سبقونا بالإيمان } ، فالفيء لهؤلاء الثلاثة فمن سب أصحاب رسول لله ﷺ فليس من هؤلاء الثلاثة ولا حق له في الفيء "- انظر (شرح أصول اعتقاد أهل السنة) (1268/7).

وقال القاضي أبو يوسف - رحمه الله - (المتوفى سنة 182هـ) :" لا أصلي خلف جهمي، ولا رافضي، ولا قدري " .
- انظر (شرح أصول اعتقاد أهل السنة) (4/733)
↪(Bersambung In syaa Allah)
                             ✲✹✲

Sumber:
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=146029
✒ Alih Bahasa:
Ayyub Wijaya (Balikpapan) Al Jawiy hafidzahullah [FBF-4]
_____________________
مجموعـــــة توزيع الفـــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net


===================================
Baca juga: 
PERNYATAAN PARA ULAMA TENTANG HAKEKAT KAFIRNYA SYI'AH ROFIDHOH (05)

MAKNA HADITS "AKAN KELUAR DARI ADEN ABYAN 12 RIBU PENOLONG AGAMA ALLAH"


------------
✨ MAKNA HADITS "AKAN KELUAR DARI ADEN ABYAN 12 RIBU PENOLONG AGAMA ALLAH"

Oleh:
Asy-Syaikh Al-'Allaamah Muqbil bin Hadi Al-Wadi'iy -rahimahullah-

                           ✹ ✹ ✹

PERTANYAAN :

Rasulullah ﷺ bersabda:

" يخـــرج من عـــدن أبين أثنى عشر ألفــــا ً.. "

"Akan keluar dari Aden Abyan dua belas ribu (Mujahidin)..." [al-hadits].

Apakah mereka berasal dari Aden Abyan atau mereka berkumpul di Aden Abyan lalu keluar (bersama-sama)?

JAWABAN :

Yang terlihat (dari lafal hadits) bahwa mereka keluar dari Aden dan dari penduduk Aden. Dan tidak ada larangan untuk keluar bersama mereka yaitu seseorang yang akidahnya semisal akidah mereka.

❌Akan tetapi mereka bukanlah جمــاعة الفســـاد/ kelompok perusak! SEHINGGA hendaknya yang hadir menyampaikan kepada yang tidak hadir (tentang poin penting ini)!

(Bukanlah mereka yang disebut dalam hadits tersebut adalah) orang-orang yang MELETAKKAN BOM WAKTU DI MASJID-MASJID dan yang ingin menyalakan fitnah di negeri Yaman. Jama'ah yang dipuji Nabi Muhammad ﷺ  bukan kalian bersama dengan mereka. Kalian tidak sama dengan mereka, wahai jama'ah perusak! Kalian adalah pengacau yang rusak..

☝Yang dimaksud dengan mereka (dalam hadits) adalah orang-orang yang berpegang teguh dan MENOLONG AGAMA ALLAH sebagaimana disabdakan Nabi ﷺ.

Adapun GEROMBOLAN PENGACAU maka pertolongan apa yang mereka dapatkan sejak awal kegaduhan mereka sampai waktu sekarang ini?

Tidak lain mereka TUKANG RIBUT/ perusuh. Sebagian mereka telah menjadi mata-mata bagi Ali Abdulloh Shalih (presiden Yaman yang dilengserkan tahun 2011). Benar demikian wahai ikhwan!

Sebagian lainnya telah menjadi bos setelah sebelumnya dulu mereka anggota kelompok jihad yang ingin meledakkan hotel dan putus tangannya terkena bom. Setelah ia "ikut jihad" lalu berganti melakukan spionase kepada teman-temannya. Ia menjadi bos setingkat komandan atau lebih tinggi. Allah lah tempat memohon pertolongan.

Poin terpenting bahwa kelompok PENGACAU ini adalah kumpulan (PECINTA) DUNIA. Tidaklah yang mereka cita-citakan kecuali dunia dan harta. Dan Allah semata tempat memohon pertolongan..

Kaset Pertanyaan dari daerah Baitul Faqih.

                        ------

ـــــــــــــــــــــــــ
معنى حـــديث : يخــرج من عــــدن أبين اثنــــا عشر ألفاً

نص الســــؤال:
قال عليه الصلاة والسلام : " يخرج من عدن أبين أثنى عشر ألفا ً.. " الحديث هل هم من أصل عدن أبين أم انهم يجتمعون في عدن أبين ثم يخرجون ؟

نص الإجــــابة:

الظاهر أنهم يخرجون من عدن ويكونون هم من أهل عدن ، ولا يمنع أن يخرج معهم من عقيدته عقيدتهم ، لكن ليسوا بجماعة الفساد فليبغ الشاهد الغائب ، الذين يلغمون المسلمين في المساجد ، والذين يريدون إثارة الفتن في البلد اليمنية التي أثنى عليها نبينا محمد  ﷺ ، فلستم بهم ، لستم بأولئك يا جماعة الفساد، أنتم مفسدون فاسدون .
المراد بهم أناسٌ يتمسكون بدين الله ، وينصرون دين الله كما قال النبي ﷺ .
أما جماعة الفساد فأي نصر قد حصل لهم من بدء فسادهم إلى الآن ؟! .
ولكن هم جماعة مادة ، بعضهم قد أصبح جواسيس لعلي عبدالله صالح صحيح يا إخوان ، وبعضهم قد أصبح من الفنادمة بعد أن كانوا جماعة الجهاد وجماعة الجهاد ، وأراد أن يلغم فندقاً وقطعت يده من اللغم ، بعد ذلك قد أصبح ما هو بعد الجهاد ممكن يتجسس على أصحابه ، وقد أصبح فندماً برتبة ضابط أو أرفع والله المستعان .
فالمهم جماعة الفساد هم جماعة الدنيا ما همهم إلا الدنيا والمال والله المستعان .

---------------
من شريط : ( أسئلــة من بيت الفقيه)

                                ✲✹✲

Sumber:
http://www.muqbel.net/fatwa.php?fatwa_id=2305 (durasi 02:57)
✒ Alih Bahasa:
Al Ustadz Abu Yahya (Solo) Al Maidaniy -hafidzahullah- [FBF-5]

_________
Hadits yang dimaksud :     Dari Abdullah bin Abbas Radhiyallaahu 'anhuma, Rasulullah  ﷺ bersabda,

يَخْرُجُ مِنْ عَدَنِ أَبْيَنَ اثْنَا عَشَرَ أَلْفًا يَنْصُرُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ هُمْ خَيْرُ مَنْ بَيْنِي وَبَيْنَهُمْ

“Akan muncul dari Aden Abyan, 12.000 orang yang menolong Allah dan Rasul-Nya. Mereka adalah sebaik-baik orang di antaraku dan mereka.” [HR. Ahmad: 2918, 2079 dan Ath-Thabrani dalam Al-Kabir: 11029 (11/56)].

______________
مجموعـــــة توزيع الفـــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net