Senin, 07 November 2016

[ Terjemah Lengkap ] NASEHAT UNTUK KAUM MUSLIMIN INDONESIA TERKAIT DEMONSTRASI DI JAKARTA* (Pada 4 November 2016)


*🚇[ Terjemah Lengkap ] NASEHAT UNTUK KAUM MUSLIMIN INDONESIA TERKAIT DEMONSTRASI DI JAKARTA*
(Pada 4 November 2016)

_Asy-Syaikh DR. 'Abdullah bin 'Abdurrahim al-Bukhari hafizhahullah_

Tanya : "Hari ini (kemarin, Jum'at 4/10/2016, pen) di Ibu kota Indonesia, Jakarta diadakan demonstrasi besar-besar.
Demonstrasi tersebut menuntut diadilinya Gubernur Jakarta, seorang yang beragama kristen, yang telah melecehkan ayat al-Quran dan para da'i!

Tak tersembunyi bagi Anda, akibat dari demonstrasi, yaitu berbagai kerusakan dan kejelekan, meskipun mereka menyebutnya sebagai aksi damai.

👉🏻 Sebagaimana diketahui bahwa yang turut serta dalam demonstrasi tersebut adalah dari berbagai kelompok, seperti shufiyyah, ikhwaniyyah, dan khawarij, serta para politikus, dll.

*Pertanyaan :*

1. Bolehkah bagi kaum Muslimin untuk ikut serta dalam demonstrasi tersebut?

2. Apa cara terbaik yang Anda nasehatkan untuk kaum Muslimin demi mengganti Gubernur tersebut?

3. Apa nasehat dan arahan Anda untuk kaum Muslimin secara umum dan Salafiyyin secara khusus terkait kejadian ini?

                   

*Jawab :*

1⃣ Pertanyaan pertama "Bolehkah bagi kaum muslimin untuk ikut serta dalam demonstrasi tersebut?"

*TIDAK BOLEH, Demonstrasi bukan bagian dari Syari'at Islam.* Sebagaimana telah kami jelaskan berulang-kali.

👉🏽Bahkan kalaupun pemimpin suatu negeri, dan dia Muslim, membolehkan dan mengizinkan demonstrasi, maka tidak ada ketaatan kepadanya dalam masalah ini. Karena tidak dibenarkan baginya mengizinkan perbuatan seperti ini.

Tidak ada kewajiban mendengar dan taat kecuali dalam hal yang ma'ruf (kebaikan).

_"Hanyalah ketaatan itu dalam hal yang ma'ruf (kebaikan)"_

Sedangkan demonstrasi ini bukan termasuk perkara yang ma'ruf. Sebagaimana sudah kami jelaskan berulang kali. Ini jawaban pertama.

2⃣ Cara terbaik yang kami nasehat kaum Muslimin dengannya dalam upaya mengganti gubernur tersebut, adalah menulis surat ditujukan kepada Pemimpin negeri.

Yang menulisnya adalah orang-orang yang berakal jernih dan tokoh terpandang, bukan rakyat jelata atau para pengacau.

Hendaknya mereka menulis surat atau menyampaikan laporan, meminta agar diadili atau yang lainnya.Penulisan surat dilakukan oleh orang-orang yang berakal jernih dan cerdas saja.

❌Tidak ada demonstrasi, orasi, maupun gerakan rakyat. Ini bukan bagian dari agama Allah sama sekali.

3⃣ Nasehatku untuk kaum Muslimin secara umum dan Salafiyyin secara khusus, adalah nasehat sebagaimana di atas :
▪️Jangan ikut dalam demonstrasi!
▪️Jika mau hendaknya menyampaikan pengaduan kepada pemerintah dan memohon agar memberhentikan orang tersebut dari kepemimpinan di propinsi itu, atau mengadilinya.

*Dengan cara ini, telah tertunaikan tanggung jawab. Jika pengaduhan itu dipenuhi, maka Alhamdulilah. Jika tidak terpenuhi, maka telah tertunaikan tanggung jawab. Permasalahannya pun selesai sampai di sini.*

رابط المادة:
📥 http://elbukhari.com/wp-content/uploads/2016/11/fawaid_sawtiyah_sh_albukhary_223.mp3

Lihat Tweet @dr_albukhary: https://twitter.com/dr_albukhary/status/794653121754624000?s=09

*📊 Durasi 02:35 (1,2 MB)*

•••
@ManhajulAnbiya
[5/11 11.36] dr Abu Hana Bandung: ::
*🚇نصيحة للمسلمين في #اندونيسيا حول #المظاهرة المقامة في #جاكرتا*

☀️ الشيخ عبد الله بن عبد الرحيم البخاري حفظه الله

السؤال :
أحسن الله إليكم، أقيمت اليوم في عاصمة إندونيسيا جاكرتا مظاهرة كبرى، يطالب المظاهرون بها محاكمة رئيس منطقة جاكرتا النصراني الذي استهزأ بآية من القرآن والدعاة. والذي لا يخفى عليكم ما يترتب عليها من مفاسد وشرور وإن كانوا سموها سلمية.
وللعلم أن المشاركين فيها أنواع من الأحزاب كالصوفية والإخوانية والخوارج والسياسيين وغيرهم.

فالسؤال :
١. هل يجوز للمسلمين المشاركة في هده المظاهرة؟
٢. ما هي الطريقة المثلى التي تنصحها للمسلمين لتغيير هذا رئيس المنطقة؟
٣. ما نصيحتكم وتوجيهكم للمسلمين عاما وللسلفيين خاصة تجاه هذه الحادثة؟

📇 الجواب :

السؤال الأول :  هل يجوز للمسلمين المشاركة في هده المظاهرة؟
لا يجوز. المظاهرات ليست من شريعة الإسلام، كما تكلمنا مرارا. بل لو أن رئيس بلد من البلاد وهو مسلم أباح وأجاز وسمح بالمظاهرات فلا سمع له ولا طاعة في هذا، لأن ليس له أن يجيز مثل هذا. ولا يسمع ويطاع إلا في المعروف! « إنما الطاعة في المعروف » وهذا ليس من المعروف، كما بيناه مرارا وتكرارا. هذا أولا.

الطريقة المثلى التي ننصح بها المسلمين في تغييره:
يكاتبون رئيس البلد العقلاء منهم والوجهاء لا الغوغاء والدهماء، يكتبون أو يرفعون أمرا يطالبون فيه بالمحاكمة أو غير ذلك.
كتابة يتولاها العقلاء والنبلاء فقط، لا مظاهرات ولا ثرثرات ولا غوغائيات، فليس هذا من دين الله في شيء.

نصيحتي للمسلمين عاما والسلفيين خاصة هي هذه النصيحة:
• أن لا يشاركوا! إذا أرادوا فيرفعون شكاية لولي أمر البلد، ويطالبون فيها بكف يد هذا عن هذه المنطقة أو محاكمته.
بهذا قد برئت الذمة. إن فعل فالحمد لله، لم يفعل برئت الذمة. وانتهى الأمر هنا.

رابط المادة:
http://elbukhari.com/wp-content/uploads/2016/11/fawaid_sawtiyah_sh_albukhary_223.mp3

Lihat Tweet @dr_albukhary: https://twitter.com/dr_albukhary/status/794653121754624000?s=09

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar