Sabtu, 28 Juni 2014

Tidak Ada Perkara-Perkara Tertentu dalam Menyambut Datangnya Ramadhan

~~~~~~~~

 TIDAK ADA PERKARA-PERKARA TERTENTU dalam MENYAMBUT DATANGNYA RAMADHAN

asy-Syaikh al-Imam 'Abdul 'Aziz bin Baz rahimahullah

-------------------

Pertanyaan:
Apakah ada perkara-perkara khusus yang disyariatkan bagi seorang muslim untuk menyambut bulan Ramadhan?

✅ Jawaban:

Bulan Ramadhan adalah sebaik-baik bulan dalam setahun. Sebab Allah subhanahu wa ta'ala mengkhususkannya agar ibadah SHAUM di bulan itu menjadi kewajiban dan rukun yang keempat dari rukun-rukun Islam sekaligus men-syariat-kan QIYAM di malam-malamnya, sebagaimana yang telah disabdakan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam,
 "Islam itu dibangun di atas lima perkara: ber-syahadat bahwa tiada ILAH yang berhak diibadahi kecuali Allah dan bahwa Muhammad itu utusan Allah, menegakkan shalat, mengeluarkan zakat, SHAUM di bulan Ramadhan, dan menunaikan haji ke BAITULLAH." (MUTTAFAQQUN 'ALAIHI).

Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda,
 "Dan siapa saja yang QIYAM pada malam Lailatul Qadar dengan beriman dan berharap pahala, maka akan diampuni segala dosanya yang terdahulu." (MUTTAFAQQUN 'ALAIHI)

Dan saya tidak tahu, ada perkara-perkara tertentu untuk menyambut bulan Ramadhan, kecuali bahwa seorang muslim akan menyambutnya dengan rasa senang, bahagia, dan gembira. Dan juga rasa syukurnya kepada Allah bahwa dirinya bisa sampai dan bertemu kembali dengan Ramdhan, sehingga ia pun bisa menjadikan bulan itu sebagai tempat yang ia dapat berlomba-lomba beramal SHALIH.

 Sebab, bertemunya seseorang itu dengan bulan Ramadhan adalah sebuah nikmat yang besar dari Allah. Karena itulah, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam selalu memberi kabar gembira kepada para sahabatnya dengan datangnya bulan Ramadhan, seraya menjelaskan berbagai keutamaan dan pahala besar yang telah Allah siapkan bagi orang-orang yang SHAUM dan QIYAM di bulan itu.

 Disyariatkan bagi seorang muslim untuk menyambut bulan mulia itu dengan taubat yang betul-betul, juga persiapan SHAUM dan QIYAM dengan niat yang benar dan tekad yang jujur.


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

WA MiratsulAnbiya Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar